Meimonews.com – Setelah melalui proses panjang, Universitas Negeri Manado (Unima) resmi memiliki Fakultas Kedokteran (Faked), yang merupakan Faked kedua di wilayah Sulawesi Utara, setelah yang pertama Faked Unsrat.

Peresmian (launching) fakultas kedelapan di perguruan tinggi negari yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan intrepreneurial ini dilaksanakan di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).

Peresmian ditandai pemukulan tetangkoren oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Gubernur Sulut Mayjen TNI Yulius Selvanus dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey, penyerahan surat keputusan oleh Mendiktisaintek kepada Rektor Unima.

Selain itu, pemotongan tumpeng syukur oleh Rektor untuk diserahkan antara lain kepada Mendiktisaintek, Gubernur Sulut, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Rektor Unklab dan Rektor Unibraw (universitas pendamping), serta penyerahan jaket almamater kepada calon mahasiswa baru Faked Unima.

Ratusan civitas akademika, pimpinan Unima, Senat Unima, pimpinan fakultas se-Unima, Forkopimda Sulut, Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Gregorius Hertanto Dwi Wibowo, Ketua YPTU De La Salle Manado Pastor Melky Malingkas, sejumlah pimpinan rumah sakit seperti Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan, Bupati/Walikota se-Sulut dan undangan lainnya serta serta puluhan calon mahasiswa baru Faked Unima hadir pada momen bersejarah ini.

Di penghujung acara, setelah Mendiktisaintek, Gubernur dan sejumlah tamu/undangan VIP mengunjungi sejumlah ruangan di Faked Unima, Tenaga Ahli Kemendiktisaintek Tri Hanggono Achmad memberikan materi pada diskusi yang membahas Academic Health System (AHS) yang diikuti sejumlah tenaga pendidikan dan kependidikan serta mahasiswa baru.

Turut hadir pada diskusi tersebut, Wakil Rektor 1/Plt Dekan Faked Unima Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Ketua Tim Pendiri Faked Unima Joy Ratu, Sekretaris Rektor/Humas Unima Marcia Imelda Watulingas dan Kepala UPT TIK Unima Quido Conferti Kainde.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam laporannya menyebutkan, hari ini tonggak sejarah baru bagi Tanah Minahasa dan Kawasan Indonesia Timur. Berdiri di sini kita tidak hanya merayakan lahirnya sebuah fakultas baru melainkan kita sedang menyaksikan manifesto dari sebuah komitmen panjang untuk menjawab panggilan kemanusiaan, pemenuhan keadilan akses kesehatan, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Ada lima poin penting diurai Rektor terkait catatan sejarah yang telah diukir perguruan tinggi yang memiliki visi Menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini.

Kelima poin penting tersebut adalah pertama, Akar sejarah dan fondasi transformasi kelembagaan; kedua, Urgensi strategis dan realitas kesehatan wilayah kepulauan; ketiga, Visi genetic berbasis keadilan spsial; keempat, Peta jalan pengembangan akademik dan infrastuktiur; dan kelima, Sistem rekruitmen afirmatif dan standar mutu ketat.

Rektor menyakini, peresmikan Faked Unima akan menjadi gelombang perusahaan beaar di masa depan. “Dari kampus biru ini, dari tanah Tondano dan.Tomohon ini akan lahir dokter-dokter humanis, petarung kemanusiaan yang siap berlayar menembus ombak, mendatangi pulau-pulau terluar demi memastikan tidak ada satupun anak bangsa di negeri ini yang kehilangan haknya untuk sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Tenaga Ahli Kemendiktisantek Tri Hanggono Achmat saat memberikan materi pada diskusi yang membahas AHS

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di awal sambutannya mengungkapkan proses pencalonan mahasiswa baru Faked Unima, yang ditopang Pemerintah Provinsi Sulut dan kabupaten/kota ss-Sulut.

Para calon mahasiswa tersebut, sebutnya, diseleksi oleh Tim Seleksi termasuk dari Universitas Brawijaya (Unibraw) yang merupakan mentor/pembimbing, sesuai aturan yang ada, yang dimulai dari kabupaten/kota diseleksi 10 calon menjadi 3 sementara dari provinsi 5 calon.

Gubernur melaporkan kepada Menteri bahwa calon mahasiswa baru Faked Unima masuk tidak dengan adanya KKN. ‘Ini murni. Tidak ada titipan-titipan,” tandas Gubernur.

Para lulusan Faked Unima ini diharapkan Gubernur akan menjadi dokter-dokter yang handel dan nantinya mengabdi di kampung-kampung halamanya

Gubernur menegaskan, lahirnya Faked Unima adalah sebuah angin segar sekaligus tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Sulut.

“Peristiwa ini menjadi sangat esnsial karena Fakultas Kedokteran Unima kini resmi menjadi Fakultas Kedokteran kedua yang berdiri di Sulawesi.Utara,” ujarnya.

Kehadiran Faked Unima, menurut Gubernur, adalah jawaban progesif atas harapan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah. Sebagai kepala daerah, Gubernur melihat momentum ini dari sudut pandang strategis.

Mendiktisaintek di awal sambutannya menyampaikan rasa syukur dan gembira Presiden Prabowo Subianto karena telah lahir Faked Unima. Ini adalah inisiatif langsung dari Presiden yang disampaikan kepadanya kemudian dibantu Rektor dan Gubernur Sulut dan teman-teman dari Istana Keprisidenan dan dari kementerian.

“Tidak lebih dari 1 tahun, kita telah melahirkan FK (Fakultas Kedokteran – Red) Unima ini untuk menemani FK di Universitas Sam Ratulangi,” ujar Menteri, yang langsung direspon dengan tepuk tangan dari para hadirin/undangan.

Presiden, menurut Menteri, menitipkan pesan agar menjaga amanah Presiden Prabowo Subianto yakni membesarkan dan melahirkan dokter-dokter yang nantinya penuh semangat dan berdedikasi dengan kemampuan/skill yang sangat baik memberikan yang terbaik untuk rakyat Sulut. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AARS) menghadiri kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat Redistribusi Tanah Kota Manado, di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (8/2/2023)

Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan selesainya rangkaian kegiatan redistribusi tanah Kota Manado Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan diawali penyampaian laporan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado Drs. Alexander Wowiling, M.Si. Selanjutnya, sambutan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulut Lutfi Zakaria, SIP, MH.

Walikota Manado Andrei Angouw saat menyerahkan sertifikat kepada salah satu warga

Kakanwil mengungkapkan, redistribusi tanah untuk Kota Manado merupakan bagian dari penyelesaian masalah tanah. “Kota Manado sangat baik karena redistribusi yang diperuntukan untuk warga relokasi bencana merupakan satu-satunya di Indonesia,” ujar Lutfi.

Selanjutnya, sambung Kakanwil, akan dilakukan redistribusi tanah bagi masyarakat di Pulau Bunaken yang sebelumnya berada di lokasi kawasan hutan lindung.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada 8 orang penerima redistribusi tanah Tahun Anggaran 2022.

Sertifikat tanah diserahkan Walikota Manado, Wakil Walikota Manado, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulut dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Manado.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang menyerahkan sertifikat kepada salah satu warga

Walikota dalam sambutannya, menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga sertifikat tanah redistribusi ini dapat diserahkan kepada warga.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan terkait peningkatan status Pandu Relokasi menjadi kelurahan baru dengan dua lingkungan pada tahap awal bagi dua ribuan rumah yang ada. Selain itu, disampaikan pula  terkait perbaikan infrastuktur termasuk pengadaan air bersih lewat PDAM, transportasi, dan lain-lain.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Atto Bulo, SH., MM, Forkopimda Kota Manado, anggota Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) Kota Manado, serta perwakilan masyarakat Kota Manado yang tinggal di Pandu Relokasi. (elka)

Meimonews.com –  Sebanyak 27 personil berprestasi mendapat penghargaan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado.

Penghargaan diserahkan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait pada upacara yang digelar di Mapolresta Manado, Senin (14/11/2022)

Kombes Pol. Sirait menjelaskan, penghargaan yang diterima adalah berkat kerja keras seluruh Personil Polresta Manado. “Penghargaan ini bukan karena saya, bukan karena kerjaan saya saja, tetapi karena usaha kerja keras kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan ini kepada rekan-rekan karena sudah meningkatkan kegiatan vaksinasi tertinggi, pengungkapan kasus-kasus viral, penginputan data emp serta penyelesaian kasus terbanyak baik yang ada di Polres maupun Polsek.

Kombes Pol Sirait mengapresiasi kinerja dan keberhasilan tersebut, karena meskipun di tengah pandemi Covid-19, personil yang menerima penghargaan tetap mampu bertugas dengan baik. “Mereka mampu memberikan kontribusi yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kombes Pol. Sirait mengucapkan selamat atas penghargaan yang diraih. “Saya harapkan pemberian penghargaan ini juga bisa memacu personil lainnya untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pinta Kapolresta. (AF)

Meimonews.com – Meninggalnya wartawan senior Times Indonesia Herry Djon Dumais akibat kecelakaan bersama istrinya di jalan raya Girian (Bitung), Jumat (18/2/2022) mendapat perhatian dari Wakil Ketua Umum (Waketum) GM FKPPI Pusat Ir. Ages Soerjanto.

Melalui Ketua GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri) Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH MH, Soerjanto memberikan bantuan dana sebagai bentuk kepedulian sosialnya.

Bantuan dana tersebut diserahkan Mailangkay kepada anak satu-satunya almarhum yakni Danny Dumais, mahasiswa semester 2 Fakultas Hukum Unsrat Manado.

Bantuan yang diberikan tersebut, jelas Mailangkay kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (18/2/2022), memang tidak seberapa tapi merupakan bentuk empati dari pak Ir. Ages Soerjanto terhadap keluarga yang mengalami musibah, dalam hal ini kecelakaan yang mengakibatkan kematian.

Upacara pemakaman almarhum dilaksanakan di rumah duka, Perum Girian Indah, Sabtu (19/2/2022) jam 12.00 Wita. (lk)