Meimonews.com – Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang (PMKP) RSUP Kandou Wega Sukanto mewakili Direktur Utama (Dirut) Starry Homenta Rampengan hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Akselerasi Kinerja Pelayanan Rumah Sakit di Tengah Transisi Iuran Tunggal BPJS Kesehatan yang diadakan di Kantor DPD RI Sulit, Senin (16/03).

Kehadiran Direksi RSUP Kandou tersebut menunjukkan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan (yankes) khususnya dalam menghadapi dinamika kebijakan pembiayaan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

FGD ini turut dihadiri pimpinan BPJS Kesehatan, perwakilan farmasi, serta Dinas Kesehatan Sulut.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pandangan, menyampaikan masukan, serta merumuskan langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan di tengah masa transisi kebijakan iuran tunggal BPJS Kesehatan.

FGD yang dirangkaikan dengan sesi diskusi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan untuk membahas strategi peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di tengah perubahan kebijakan sistem iuran BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wega memaparkan kesiapan rumah sakit dalam penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai kebijakan pemerintah.

Wega menjelaskan, terdapat 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, di mana 9 kriteria harus siap diterapkan, sementara 3 kriteria lainnya bisa dapat menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang ada.

Selain itu, Wega juga menjelaskan tentanh pentingnya transformasi layanan rujukan serta peningkatan berbagai fasilitas pendukung rumah sakit, seperti penataan area parkir, taman, toilet, hingga ruang tunggu pasien dan keluarga.

Tidak hanya itu, aspek waktu tunggu pelayanan dan tingkat kepuasan pelanggan juga menjadi indikator penting yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan RI (Fer)

Meimonews.com – Guna memastikan kondisi sarpras (sarana dan prasarana) serta mutu pelayanan kepada pasien tetap terjaga, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan melakukan kegiatan telusur fasilitas dan pelayanan rumah sakit, Selasa (10/3/2026).

Mendampingi Dirut pada kegiatan ini Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Dalam telusur tersebut, Dirut memantau langsung berbagai perbaikan yang sementara berjalan di sejumlah ruangan rawat inap dan poliklinik, mulai dari peralatan kesehatan, troli, wastafel, toilet, pintu hingga atap bangunan.

Dirut juga mengecek kondisi jaringan internet guna memastikan kelancaran sistem pelayanan dan administrasi di rumah sakit.

Dirut menginstruksikan agar seluruh fasilitas yang mengalami kerusakan segera didata dan dilakukan perbaikan serta menekankan pentingnya gerak cepat dalam menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.

“Setiap telusur harus ada hasilnya. Jangan hanya telusur tetapi tidak ada tindak lanjut. Setiap minggu kita telusur sekaligus melihat hasil perbaikan dari temuan sebelumnya,” ujarnya.

Instruksi yang diberikan langsung ditindaklanjuti oleh tim terkait, sementara Dirut sendiri terus mengawasi secara langsung sejauh mana proses perbaikan yang sedang berlangsung.

Selain memantau sarana prasarana, Dirut juga meninjau langsung pelayanan kepada pasien dengan mengunjungi beberapa ruangan perawatan. Dirut berdiskusi dan melakukan evaluasi bersama dokter serta tim medis mengenai kondisi pasien dan pelayanan yang diberikan.

Sikap humanis Dirut terlihat saat berinteraksi dengan pasien. Orang nomor satu di Rumah Sakit Pendidikan Pengelpla Utama (RSPPU) ini sesekali menyapa dan menanyakan langsung pengalaman pasien terkait pelayanan di RSUP Kandou.

“Cepat sembuh ya,” ujar Dirut kepada pasien sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada pasien.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut juga mengecek absensi dokter dan perawat sebagai bagian dari upaya menjaga disiplin serta kualitas pelayanan di rumah sakit.

Kepada tenaga kesehatan, Dirut juga mengingatkan pentingnya bekerja dengan integritas dan panggilan hati.”Kita bekerja untuk Tuhan, bukan untuk manusia,” pesannya kepada para tenaga kesehatan saat berinteraksi di sela-sela kegiatan telusur. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, momen buka puasa bersama menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kebersamaan di lingkungan kerja.

Siasana kekeluargaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut, jelasnya, menjadi nilai penting dalam membangun kerja sama dan kekompakan antar pegawai.

Hal tersebut disampaikan Dirut ketika memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama Direktorat SDM, Pendidikan dan Penelitian (SPP) RSUP Kandou di Hotel Quality Manado, Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Manajer Tim Kerja Organisasi dan SDM Abram Babakal, serta Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Frets Melope, bersama jajaran Direktorat SPP.

“Melalui kegiatan ini tercipta suasana yang indah, penuh persahabatan dan kekeluargaan. Kekompakan harus terus dijaga, apalagi dalam menyambut hari-hari baik ke depan,” ujarnya

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbuka puasa bersama jajaran Direktorat SPP.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas berbagai masukan serta arahan yang diberikan Dirut dalam mendukung peningkatan kinerja dan pengembangan sumber daya manusia di RSUP Kandou.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, serta ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri ibadah ucapan syukur atas satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Purnm Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay di Graha Gubernuran Sulut, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Kehadiran Dirut RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan serta sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat (kesmas), khususnya di bidang kesehatan.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Eva Monginsidi, S.Th.

Dalam ibadah tersebut, seluruh hadirin diajak untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan doa syafaat yang dipanjatkan oleh para pimpinan kerohanian dari berbagai denominasi, sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews,com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menjadi pemateri pada kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI, K3RS, dan Pelayanan Prima bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis – 1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di aula lantai dua RS Kandou, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan orientasi ini merupakan tahapan awal bagi PPDS baru sebelum menjalani proses pendidikan klinis di berbagai instalasi dan departemen di RSUP Kandou Manado.

Dengan orientasi tersebut, diharapkan para peserta didik dapat beradaptasi secara cepat serta menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara profesional.

Dalam pemaparannya, Dirut menegaskan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang menjalankan kebijakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta didik sesuai regulasi yang berlaku.

Kebijakan tersebut, jelasnya berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta aturan turunannya.

“Sebagai rumah sakit pendidikan, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, tetapi juga memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, etika, dan profesionalisme,” ujarnya,

Ditegaskan, seluruh peserta didik PPDS, wajib memahami sistem, budaya kerja, serta aturan yang berlaku di RSUP Kandou. Hal ini penting guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dirut menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta komunikasi yang baik antarprofesi dalam mendukung pelayanan dan pendidikan klinis. Menurutnya, sinergi antara peserta didik dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan di rumah sakit rujukan tersebut. (Fer)

Meimonews.com – Kerja keras dan tak kenal lelah ditunjukkan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan. Tak segan pula, bahkan terus berulang, Dirut turun lapangan (turlap) melakukan telusur untuk mengetahui kondisi yang ada.

Bila ditemukan ada permasalahan, Dirut langsung melakukan penanganan/diambil tindakan sesuai standar.

Terbaru (Senin, 2 Maret 2026), Dirut di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto dan staf melakukan telusur di unit-unit pelayanan strategis,

Telusur kali ini difokuskan pada evaluasi progres temuan sebelumnya sekaligus memastikan seluruh rekomendasi telah ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku.

Dirut bersama jajaran direksi meninjau langsung sejumlah unit pelayanan strategis, mulai dari Radiologi, Registrasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi SIRS, hingga ruang perawatan Irina F Bawah dan Irina C secara menyeluruh.

Di Instalasi Radiologi, dilihat kesiapan menuju RSPPU (Rumah Sakit Pendididkan Penyelenggara Utama), termasuk sarana pendukung dan alur pelayanan.

Sementara di Registrasi Rawat Jalan, perhatian tertuju pada kestabilan jaringan serta sistem antrean guna memastikan waktu tunggu pasien tetap terkontrol.

Tak hanya itu, Instalasi SIRS juga menjadi fokus pemantauan, khususnya terkait jaringan dan server rumah sakit guna menjamin kelancaran sistem informasi pelayanan.

Di IGD, Dirut mengevaluasi alur layanan pasien emergensi agar tetap responsif dan optimal.
Aspek kedisiplinan dan tata kelola pelayanan medis turut menjadi perhatian.

Fasilitas finger print bagi dokter DPJP juga ditinjau untuk memastikan waktu visite berjalan sesuai ketentuan serta mengawasi sarana dan prasarana di setiap titik layanan.

Budaya kerja responsif dan berbasis evaluasi terus diperkuat di bawah kepemimpinan Starry. Setiap temuan dalam telusur langsung diinstruksikan kepada bagian terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Bahkan, seluruh pejabat dan penanggung jawab unit dihadirkan saat telusur berlangsung agar evaluasi dapat dilakukan di tempat dan solusi bisa segera diputuskan.

Menurut Humas RSUP.Kandou, tidak ada satu pun temuan yang tidak dieksekusi. Semua dipantau progresnya dan ditindaklanjuti sesuai regulasi. Hal ini menjadi komitmen manajemen dalam mendorong perbaikan berkelanjutan.

“Langkah ini menunjukkan komitmen Pak Dirut Rampengan bersama Dewan Direksi dalam meningkatkan mutu layanan dan memastikan setiap aspek pelayanan berjalan optimal demi keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujar Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Erwin Kristanto kepada Meimonews.com, usai kegiatan penelusuran. (Fer)

Meimonews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) menggelar Bazaar Ramadhan di Aula Lantai 1 Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (2/3/2026).

Menurut Humas RSUP Kandou, kegiatan yang berlangsung selama dua pekan hingga pertengahan Maret ini diikuti oleh 15 stand yang menampilkan beragam produk kreatif anggota, mulai dari kuliner hingga kebutuhan menyambut bulan suci Ramadhan.

Ketika membuka kegiatan ini, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menyampaikan apresiasi atas inisiatif DWP yang secara konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi civitas hospitalia.

Dirut berharap bazaar ini tidak hanya menjadi ajang ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan RSUP Kandou.

“Tentu harapan kita kegiatan bazaar seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi agenda rutin,” ujarnya pada kegiatan yang turut dihadiri Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Selain mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita dan pegawai, tambahnya, kegiatan ini juga memberi ruang promosi produk kreatif serta membantu memenuhi kebutuhan menyambut Ramadhan dengan hangat dan terjangkau.

Ketua Panitia Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou Eny Samiran dalam laporannya menyampaikan, bazaar ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk-produk kreatif keluarga besar Kandou.

“Kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan serta peluang bagi anggota untuk mempromosikan produk dan kuliner, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan persiapan Ramadhan dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Elisa Mavilinda, mewakili Ketua DWP RSUP Kandou menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian DWP dalam mendukung dan memudahkan civitas RSUP Kandou dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou diharapkan menjadi momen kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai dan keluarga besar RSUP Kandou Manado. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan melakukan telusur pasien secara langsung, Sabtu (28/2/2026).

Dirut melakukan telusuran tersebut walau ada titik tertentu mengalami gangguan listrik karena adanya maintenance dari PLN pada pukul 08.00-17.00 Wita.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama para perawat, dokter, tenaga kesehatan (nakes) lainnya, serta dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

Dalam telusur tersebut, Dirut meninjau langsung kondisi pasien di ruang perawatan sekaligus memastikan pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar operasional dan prinsip keselamatan pasien.

Dirut berdialog dengan pasien dan keluarga untuk mendengar secara langsung masukan terkait pelayanan yang diterima.

Tak hanya itu, Dirut turut berdiskusi dengan DPJP dan tim medis mengenai perkembangan kondisi pasien, rencana tindakan, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya manajemen dalam memperkuat koordinasi tim serta memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal, profesional, dan humanis.

Kegiatan telusur pasien ini merupakan langkah konsisten pimpinan dalam membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Dengan turun langsung ke ruang pelayanan,

Dirut menegaskan, peningkatan kualitas layanan bukan hanya menjadi komitmen tertulis, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. (“/Fer)

Meimonews,com – Komitmen Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dalam memastikan pelayanan prima kembali terlihat pada Jumat (27/2/2026).

Di dampingi Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta pejabat terkait, Dirut dari ordo Dipteraturun langsung memantau pelayanan di sejumlah unit, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga bagian pelayanan penunjang.

Dalam agenda tersebut, Dirut melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Ia tidak hanya meninjau kondisi pasien, tetapi juga memberikan edukasi terkait pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

Bahkan, Dirut turut mewawancarai pasien secara langsung untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Interaksi aktif juga dilakukan bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien.

Dirut menggali informasi terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, Dirut turut mengecek sistem rujukan rumah sakit guna memastikan alur rujukan berjalan optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan, ” ujarnya.

Di IGD, Dirut menanyakan secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Perhatian Dirut juga menyentuh lini pelayanan non-medis. Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tak luput dari pemantauan guna menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang rekam medik (medrek) untuk memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Selain aspek pelayanan, sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus. Kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran turut dicermati untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen RSUP Kandou dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Kandou berkolaborasi dengan Yayasan Humanis Insani Indonesia (HATI) menggelar Bakti Sosial di Aula Klinik Kesehatan SMK Negeri 1 Tondano, baru-baru.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kasih, Solidaritas Nusantara Bagi Sesama ini dirangkaikan dengan pembagian paket sembako serta layanan pengobatan gratis bagi 100 lanjut usia (lansia).

Aksi ini menjadi wujud kepedulian sosial untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di momen Hari Kasih Sayang (Valentine Day).

Sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara, RSUP Kandou menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi guna memberikan pelayanan kesehatan dalam baksos tersebut.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemberian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyediaan alat kesehatan habis pakai yang dibutuhkan dalam pelayanan.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Starry Hamenta Rampengan turut hadir dan turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Dirut menyapa para lansia, memantau jalannya pelayanan kesehatan, serta memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan optimal dan humanis.

Dirut menyatakan bahwa keterlibatan RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas akses layanan kesehatan (yankes), khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama HATI Indonesia dan komunitas lokal. Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ketua Wanita Ne Toudano Patris Rumbayan menegaskan, organisasinya hadir sebagai wadah untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan semangat berbagi.

“Kami percaya bahwa gerakan sosial yang lahir dari ketulusan hati akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bersama rakyat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, RSUP Kandou dan HATI Indonesia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh, serta akses pelayanan kesehatan yang bermutu dapat semakin dirasakan masyarakat hingga ke daerah. (Fer)