Meimonews,com – Komitmen Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dalam memastikan pelayanan prima kembali terlihat pada Jumat (27/2/2026).

Di dampingi Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta pejabat terkait, Dirut dari ordo Dipteraturun langsung memantau pelayanan di sejumlah unit, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga bagian pelayanan penunjang.

Dalam agenda tersebut, Dirut melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Ia tidak hanya meninjau kondisi pasien, tetapi juga memberikan edukasi terkait pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

Bahkan, Dirut turut mewawancarai pasien secara langsung untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Interaksi aktif juga dilakukan bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien.

Dirut menggali informasi terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, Dirut turut mengecek sistem rujukan rumah sakit guna memastikan alur rujukan berjalan optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan, ” ujarnya.

Di IGD, Dirut menanyakan secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Perhatian Dirut juga menyentuh lini pelayanan non-medis. Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tak luput dari pemantauan guna menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang rekam medik (medrek) untuk memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Selain aspek pelayanan, sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus. Kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran turut dicermati untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen RSUP Kandou dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Kandou berkolaborasi dengan Yayasan Humanis Insani Indonesia (HATI) menggelar Bakti Sosial di Aula Klinik Kesehatan SMK Negeri 1 Tondano, baru-baru.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kasih, Solidaritas Nusantara Bagi Sesama ini dirangkaikan dengan pembagian paket sembako serta layanan pengobatan gratis bagi 100 lanjut usia (lansia).

Aksi ini menjadi wujud kepedulian sosial untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di momen Hari Kasih Sayang (Valentine Day).

Sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara, RSUP Kandou menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi guna memberikan pelayanan kesehatan dalam baksos tersebut.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemberian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyediaan alat kesehatan habis pakai yang dibutuhkan dalam pelayanan.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Starry Hamenta Rampengan turut hadir dan turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Dirut menyapa para lansia, memantau jalannya pelayanan kesehatan, serta memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan optimal dan humanis.

Dirut menyatakan bahwa keterlibatan RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas akses layanan kesehatan (yankes), khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama HATI Indonesia dan komunitas lokal. Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ketua Wanita Ne Toudano Patris Rumbayan menegaskan, organisasinya hadir sebagai wadah untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan semangat berbagi.

“Kami percaya bahwa gerakan sosial yang lahir dari ketulusan hati akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bersama rakyat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, RSUP Kandou dan HATI Indonesia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh, serta akses pelayanan kesehatan yang bermutu dapat semakin dirasakan masyarakat hingga ke daerah. (Fer)

Meimonews.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31, civitas RSUP Kandou Manado menggelar kegiatan Jalan Sehat, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan pegawai ini dilepas secara oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta  Rampengan.

Turut hadir Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

 

Kegiatan jalan sehat ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Rute jalan sehat dimulai dari Kantor Pusat Administrasi RSUP Kandou dan berakhir di Manado Beach Walk (MBW).

Setibanya di garis finis, kegiatan dilanjutkan dengan senam sehat bersama serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan civitas hospitalia dalam suasana perayaan HUT.

Dalam salabutannya, Dirut menegaskan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang teratur.

Diingatkan agar olahraga dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan serta kondisi lingkungan sekitar.

“Kesehatan harus dijaga, salah satunya dengan berolahraga. Namun tetap perhatikan keselamatan dan lingkungan, agar aktivitas yang kita lakukan benar-benar memberi manfaat,” ujarnya.

“Ketua Panitia HUT RSUP Kandou Manado yang juga Manajer Tim Kerja OSDM Ns. Abram Babakal menyampaikan apresiasi dan atas dukungan penuh pimpinan rumah sakit sehingga seluruh rangkaian kegiatan HUT dapat berjalan dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama Prof Starry Rampengan, beserta jajaran direksi yang terus memberikan dukungan dan support kepada panitia, serta kepada seluruh tim yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan,” ujarnya. (Fer)

 

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan membuka kegiatan Learning IPM in Manado & Bunaken 2026 (LIM26) yang diadakan di aula lantai dua RSUP Kandou, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (15/2/2026) ini menjadi wadah pembelajaran komprehensif manajemen nyeri intervensional berbasis ultrasonografi bagi tenaga medis di kawasan Indonesia Timur.

Kegiatan ini diselenggarakan secara kolaboratis oleh RSUP Kandou melalui Kandou Pain Rehab Center (KPRC) dan Klinik Eksekutif Mawar Sharon, Program Studi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) Fakultas Kedokteran Unsrat, Perdosri Cabang Sulawesi 1, Pain Management Network, Puskesmas Bunaken, serta AMSA Unsrat.

Rangkaian kegiatan meliputi webinar, simposium, dan workshop luring pembelajaran manajemen nyeri intervensional berpandu ultrasonografi.

Usai membuka kegiatan, Dirut didaulat panitia untuk menyampaikan materi bertajuk Beyond Relief: Pain Clinics as the Future of Quality Healthcare.

Dalam paparannya, Dirut menekankan pentingnya penguatan layanan klinik nyeri sebagai bagian integral dari transformasi mutu layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, kualitas hidup, dan keberlanjutan sistem pelayanan.

“Pengelolaan nyeri yang komprehensif dan berbasis teknologi mutakhir bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kehadiran klinik nyeri yang terstandar akan menjadi wajah baru layanan kesehatan berkualitas, khususnya di rumah sakit rujukan nasional seperti RSUP Kandou,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas tenaga kesehatan, LIM26 juga menghadirkan bakti sosial pengobatan gratis bagi masyarakat Kepulauan Bunaken yang menderita nyeri berat dan berkepanjangan.

Kegiatan ini memberikan layanan intervensi nyeri berpandu ultrasound dengan nilai manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Sebagai bagian dari medical tourism, peserta juga mengikuti kegiatan fun diving serta pelatihan selam bersertifikat PADI.

Dengan LIM26, puluhan dokter umum dan residen mendapatkan pembelajaran manajemen nyeri, sementara puluhan dokter spesialis memperoleh pelatihan intervensi nyeri berpandu ultrasound pada lutut dan bahu, termasuk penggunaan viskosuplementasi dan agen regeneratif. Sebanyak 15 dokter mengikuti pelatihan scuba diving hingga meraih sertifikat open water dan advanced open water diving dari PADI.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari LIM23 yang diselenggarakan pada 1–6 Agustus 2023 dengan pola serupa. LIM dirintis oleh Dr. dr. Theresia CT Novy, SpKFR, FIPM, FIPP, CIPS, pengajar dan penguji kredensial intervensi nyeri dunia (WIP), dan telah menjadi rujukan pembelajaran manajemen nyeri berkualitas. Sejak 2019, Pain Management Network secara konsisten menyelenggarakan pelatihan manajemen nyeri berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan LIM, Kota Manado bersama RSUP Kandou kian mengukuhkan diri sebagai pusat pembelajaran intervensi nyeri berkualitas di kawasan Indonesia Timur. Keberadaan Kandou Pain Rehab Center (KPRC) di Klinik Eksekutif Mawar Sharon juga memperkuat posisi RSUP Kandou sebagai pusat layanan pengobatan nyeri paripurna bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi RSUP Kandou, Senin (9/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema One Spirit, One Commitment ini menjadi penguatan dan komitmen seluruh insan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada pasien.

Turut hadir pada momen istimewa ini, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut.

Kehadiran Gubernur dan Forkopimda disambut Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Diklat Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

Dirut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulut beserta Forkopimda yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung dalam peringatan HUT ke-31 RSUP Kandou.

Kehadiran mereka, menurut Dirut, merupakan kehormatan dan penyemangat besar bagi seluruh civitas hospitalia RS Kandou. “Ini menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan layanan kesehatan di RSUP Kandou,” ujar Dirut ketika memberikan sambutan.

Menyinggung tentang tema peringatan yakni One Spirit, One Commitment, Dirut menjelaskan, tema ini mencerminkan semangat kolektif seluruh civitas hospitalia RS Kandou untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“One Spirit, One Commitment adalah simbol bahwa seluruh insan RS Kandou harus melayani dengan hati dan terus bertransformasi untuk negeri. Ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Dirut juga menekankan tentang pentingnya pelayanan yang berlandaskan empati serta transformasi berkelanjutan guna menjawab tantangan pelayanan kesehatan ke depan.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pelayanan prima di seluruh fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit yang berada di bawah pemerintah daerah dan pusat.

Diingatkan agar tidak ada ego sektoral dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. “RS Kandou berada di Provinsi Sulawesi Utara dan melayani masyarakat Sulawesi Utara, sehingga patut mendapat perhatian bersama,” ujar Gubernur.

Gubernur juga berbagi pengalaman pribadi saat menjalani tindakan operasi jantung di RSUP Kandou. Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RS Kandou atas pelayanan yang diterimanya.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Prof Starry Rampengan dan seluruh tim. Saya mempercayakan tindakan operasi jantung di RS Kandou, dan pelayanan yang saya terima sangat baik,” ungkapnya.

Memasuki usia ke-31, Gubernur berharap RSUP Kandou dapat menjadi role model bagi rumah sakit lainnya di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Ditekankan pula tentang pentingnya kolaborasi antarfasilitas kesehatan, bukan kompetisi, dalam memperkuat sistem layanan kesehatan. “RS Kandou adalah rumah sakit milik Kementerian Kesehatan. Jadilah contoh bagi rumah sakit lainnya, tuntun dan bimbing rumah sakit di daerah agar pelayanan kesehatan semakin merata,” pesannya.

Rangkaian peringatan HUT ke-31 RSUP Kandou diwarnai pula dengan prosesi tiup lilin dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian rumah sakit dalam melayani masyarakat Sulut dan sekitarnya. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Dewan Direksi melakukan telusur lapangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (27/1/2026).

Direksi yang bersama Dirut melakukan kegiatan telusur adalah Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, dan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Sp.B.TKV (K).

Turut mendampingi, para manajer, asisten manajer, tim akreditasi, dan tim teknis RSUP Kandou Manado.

Telusur difokuskan pada lantai 1 hingga lantai 4 IGD, dengan meninjau kondisi gedung, termasuk kebocoran akibat rembesan air, kondisi pintu pintu ruangan, toilet, AC, serta pemantauan ruangan yang akan difungsikan sesuai kebutuhan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, kebersihan ruangan menjadi perhatian khusus Dirut. Selain itu, instalasi listrik turut diperiksa guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menimbulkan risiko kebakaran. Dirut menginstruksikan bagian terkait untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman.

Dirut dan Direksi juga meninjau fungsi alat-alat medis, kerapian ruangan, serta penataan area pelayanan agar lebih tertib dan efektif. Pemeriksaan turut dilakukan di ruang operasi guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pelayanan medis. (Fer)

Meimonews.com -.Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan membuka pelaksanaan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklar) bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter dan Dokter Gigi, Senin (26/01/2025).

Kegiatan yang diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat RSUP Kandou ini meliputi Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta penerapan Pelayanan Prima bagi peserta didik yang akan melaksanakan praktik di RSUP Kandou.

Dalam sambutannya, Rampengan menegaskan, RSUP Kandou Manado sebagai institusi pelayanan publik memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan kesehatan (yankes) yang bermutu dan aman bagi pasien.

Menurut Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) ini, orientasi dan pelatihan tersebut wajib diikuti oleh seluruh peserta didik sebelum menjalani praktik klinik.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh berbagai pengetahuan penting yang dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Intinya, kita harus melayani pasien dengan penuh kasih sayang, memiliki rasa empati, serta tulus dalam memberikan pelayanan,” ujarnya di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati.

Selain itu, Rampengan menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan. Diingatkan seluruh peserta didik untuk senantiasa menerapkan budaya 5 S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam setiap interaksi pelayanan.

“Wajah rumah sakit, di mana pun kalian bekerja nanti, terletak pada sikap dan perilaku adik-adik sekalian,” ujar dokter spesialis jantung dan pembulu darah ini.

Dirut berharap seluruh peserta didik dapat disiplin dan serius mengikuti seluruh rangkaian orientasi dan diklat, sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Fer)