Meimonews.com – Di RS Kandou, pelayanan bukan hanya tentang kesembuhan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa dihargai. Dan melalui langkah-langkah kecil yang konsisten, nilai itu terus dijaga dan dihidupkan.

Hal tersebut diwujudkan oleh kepemimpinan yang kuat, yang seringkali tidak ditunjukkan lewat kata-kata panjang, melainkan melalui kehadiran yang sederhana namun bermakna.

Itulah yang tergambar saat Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan mengunjungi pasien-pasien pasca tindakan bypass, Senin (30/3/2026).

Di ruang-ruang perawatan, Dokter Subspesiqlie Kardiologi Intervensi dan mantan Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini tidak sekadar meninjau tapi memastikan setiap kebutuhan layanan terpenuhi, sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan pasien untuk mendengar pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Bagi mantan Wakil Ketua Komite Medik RSUP, Kandou dan Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat 2015 – 2023 ini patient experience bukan sekadar istilah, melainkan tolok ukur nyata dari kualitas pelayanan.

Kehadirannya pejabat karier kelahiran Manado, 7 September 1973 ini di tengah pasien menghadirkan suasana yang hangat. Sapaan, senyum, dan perhatian yang ditunjukkan menjadi cerminan dari nilai yang terus ditanamkan kepada seluruh civitas rumah sakit. Bahwa pelayanan kesehatan harus dilandasi sikap manusiawi: senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Apa yang dilakukan itu sejalan dengan pesan yang berulang kali disampaikan, baik saat apel pegawai maupun dalam sambutan pembukaan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Sebuah pesan yang sederhana namun mendasar: agar setiap insan pelayanan kesehatan bekerja dengan hati. “Sayangilah pasien, bekerjalah untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk manusia,” ujarnya.

Nilai tersebut tidak berhenti sebagai imbauan tapi menjelma dalam tindakan, dalam cara melayani, dan dalam bagaimana seorang pemimpin memberi teladan langsung di lapangan. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Manado menjadi pusat perhatian bagi para ahli kardiologi pediatrik dari seluruh Indonesia dalam rangka Pediatric Cardiology Update XII.

Hal tersebut terlihat saat diadakannya Workshop Intervention Consultant di Gedung Cardio Vasculer Brain Venter (CVBC) Lantai 4 rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Selasa (30/4/2024).

Dalam kegiatan yang menampilkan para ahli terkemuka tersebut, perkembangan terbaru dalam diagnosis dan pengobatan penyakit jantung pada anak-anak mendapat sorotan.

Para peserta berkesempatan untuk belajar langsung dari praktisi-praktisi terbaik dalam teknik intervensi terbaru untuk kasus-kasus yang kompleks secara live.

Ketua Panitia Kegiatan Dr.dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K) menyampaikan, pihaknya sangat senang dapat memberikan pengetahuan yang berharga dalam bidang kardiologi pediatrik.

Acara ini juga menjadi platform penting bagi pertukaran pengetahuan antara para profesional medis, memperkuat jejaring kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan kesehatan Jantung anak di Indonesia.

“Pediatruc Cardiology Update XII di Manado merupakan kegiatan tahunan, Jadi setiap tahunnya dokter  spesialis anak, konsultan jantung anak (super spesialis) berkumpul di center-center yang melaksanakan kegiatan pelayanan jantung anak, diantaranya Workshop Consultan Cardiologi,” jelas dokter David.

Disebutkan, Workshop Consultan Cardiologi dikhususkan untuk dokter-dokter konsultan jantung anak, akan diberikan ilmu-ilmu yang terupdate

Sehubungan dengan pelayanan jantung anak, di antaranya ada intervensi jantung anak yaitu tindakan  intervensi untuk kelainan jantung bawaan (penutupan jantung bocor) atau penutupan devec atau kelainan jantung.

“Di samping itu, ada juga pembahasan-pembahasan kasus dan metode terbaru tentang  pelayanan jantung anak dan penanganan-penangan terbaru,” ujarnya.

Diungkapkan, workshop dilaksanakan secara online. “Jadi, ada yang langsung mengerjakan, ada yang memantau langsung di ruangan kateterisasi laboratorium dr. David Waworuntu, Sp.A (K).

Ada juga yang dibicarakan di dalam workshop secara online. Begitu tindakan langsung dishot secara online baik tindakan maupun alat  penunjang diagnosis seperti ekocardiografi penunjangnya kateterisasi intervension, (Katerisasin jantung untuk melakukan tindakan intervensi),”sebutnya.

Ketua UKK (Unit Kerja Koordinasi) dr. Rizky Adriansyah, M.Ked (Ped), Sp.A(K) memberikan apresiasi dan terima kasih  kepada RSUP Kandou dan anggota dari UKKnya.

“Kegiatan ini sudah kita rencanakan dari tahun yang lalu sejak terakhir dilakukan di Bali, dan tentunya kita berharap layanan jantung anak berkembang tidak hanya di Indonesia bagian barat tapi juga di Indonesia bagian timur juga perlu pengembangan layanan jantung anak,” ujarnya

Ditambahkan, kalau dibandingkan dengan negara- negara lain kita masih jauh, tapi kita harapkan dengan pemerataan pelayanan yang ada, juga mendukung program Kemenkes untuk bagaimana menurunkan angka kematian bayi baru lahir, yang salah satu penyebab penyakit jantung bawaan.

Untuk  itu, diupayakan agar seluruh  dokter mulai dari layanan primer dan sekunder dari seluruh Rumah Sakit Umum Kabupaten/ Kota juga RSUP Kandou sebagai pusat rujukan, untuk layanan jantung anaknya berkembang lebih cepat.

Menurut dr. Rizky, melihat perkembangan yang ada, untuk itu kita mengundang para dokter terutama dokter-dokter yang selama ini kalau kita adakan acara di Indonesia bagian barat dokter dokter bagian timur sulit hadir .

“Sengaja kita buat khusus dokter-dokter yang ada di Indonesia bagian timur, (Sulawesi, Papua, Maluku) agar bisa belajar bersama-sama di sini untuk bagaimana layanan jantung anak di bagian timur bisa berkembang, dan kita memilih Manado karena dilihat lebih strategis untuk rujukan papua dan maluku,” ujarnya

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pediatric Cardiology Update XII dan Workshop Intervention Consultant.

Dirut berharap, kegiatan ini dapat mengembangkan pengetahuan keterampilan serta pemahaman layanan kardiologi pediatric dalam melakukan tindakan intervensi yang aman dan tepat. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 354 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan penandatanganan perjanjian kerja  di RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado, Kamis (28/3/2024).

Penandatanganan ini disaksikan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Dr. dr. ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes dan jajaran Dewan Direksi di aula lantai 2 rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou.

Perjanjian ini menandai komitmen RSUP Kandou dan Kemenkes dalam memberikan perlindungan hukum dan kesejahteraan bagi para pegawai. Dengan penandatanganan perjanjian kerja ini, para PPPK mendapatkan hak dan kewajiban yang jelas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Banyak selamat bagi para SDM yang telah lulus sebagai PPPK. Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah yang benar benar memperhatikan mereka yang sudah mengabdi untuk pemerintah sehingga dibuka formasi penerimaan PPPK,” ujar Dirut.

Dirut berharap, dengan adanya perjanjian kerja ini, para pegawai dapat bekerja dengan lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien, tunjukan etos kerja serta budaya kerja.

“Untuk menjawab harapan dari pemerintah, bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab, tunjukan prestasi kerja, target kerja dan budaya kerja sesuai dengan tranformasi kesehatan Internal Kemenkes,” pinta Dirut.

Dikemukakan, penandatanganan kontrak kerja ini dilaksanakan antara PPPK dan Kementerian Kesehatan sebagai pihak pertama dalam hal ini Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Andi Saguni, MA, kemudian pihak kedua para PPPK.

Adapun penempatan PPPK yang baru saja melakukan penandatanganan ini yaitu 333 orang di RSUP Kandou, Makasar 12 orang dan Ibukota Negara (IKN) 9 orang. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 46 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado melakukan praktik di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou).

Program praktek ini merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan mereka, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di lapangan dan memperdalam pemahaman mereka tentang dunia medis.

Selain itu, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan Covid-19.

Sebelum melakukan praktik, mahasiswa tersebut menjalani program orientasi di rumah sakit pemerintah tersebut, Selasa (20/2/2024).

Kegiatan tersebut dibuka Plh. Direktur Utama dr. Wega Sukanto, SpB.TKV, di dampingi Plt. Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, S.Kep, M. Kes.

“Terima kasih telah memilih RSUP Kandou sebagai tempat belajar adik-adik Mahasiswa, dengan bertujuan untuk mendapatkan kompetensi dari peserta Diklat,” ujar Sukanto dalam sambutannya

Direktur Layanan Operasional ini mengemukakan, selama praktik, mahasiswa akan bekerjasama dengan dokter dan tenaga medis profesional lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien.

“Program praktik ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis yang telah mereka pelajari di kampus ke dalam praktik nyata. Mereka akan terlibat dalam berbagai tugas dan prosedur medis, seperti observasi pasien, serta membantu dalam proses diagnosa dan perawatan pasien,” sebutnya.

Dalam pelatihan ini lanjut Direktur termuda rumah sakit vertikal di lingkungan Kementerian Kesehatan ini, selain etika profesional, kerjasama tim, dan berbagai aspek lain yang terkait dengan pelayanan kesehatan,

Direktur termuda rumah sakit vertikal di lingkungan Kemenkes RI ini menyampaikan pula Instruksi dari Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/1512/2023, tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan Terhadap Peserta Didik Pada Rumah Sakit Pendidikan di Lingkungan Kementerian Kesehatan

“Setiap peserta didik atau magang di RS Kandou, kami wajib untuk sosialisasikan instruksi dari Menteri Kesehatan RI, terkait dengan regulasi perundungan,” tandasnya

Praktek ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi tenaga medis yang berkualitas dan berkompeten di masa depan.

RSUP Kandou dan Universitas Muhammadiyah Manado berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dalam mendukung pendidikan medis yang berkualitas

Diketahui, RSUP Kandou merupakan rumah sakit umum pusat yang institusi diklatnya sudah terakreditasi secara nasional, telah menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Manado untuk memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan klinis mereka. (Fer)