Meimo News

Meimonews.com – Polda Sulut di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Roycke Harry Langie (Kapolda) menegaskan agar masyarakat tidak bermain judi online (judol). Stop judi online.

“Karena judol tidak membuat membuat masyarakat kaya,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil kepada Meimonews.com, Senin (10/3/2025).

Dijelaskan, judol adalah bentuk perjudian yang dilakukan secara elektronik melalui internet. Dalam judi online pemain dapat memasang taruhantaruhan, bermain permainan kasinokasino atau bertaruh pada hasil olahraga secara virtual.

Online gambling, tambahnya, menjadi bentuk modern dari perjudian yang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Ditegaskan, ada beberapa dari kecanduan judi online. Di antaranya, terlilit masalah finansial, kesehatan mental yang terpengaruh, kecurangan dan penipuan.

Selain itu, gangguan dalam hubungan sosialsosial, gangguan kesehatan fisik, penurunan kualitas hidup, dan potensi hukum pidana. (AF)

Meimonews.com – Keberhasilan Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz dalam menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan disalirkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya Papua diapresiasi Komisi 3 DPR RI.

Keberhasilan ini dinilai Anggota Komisi 3 DPR RI Mangihut Sinaga kepada wartawan, Minggu (9/3/2025) sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Mangihut menegaskan, kerja keras aparat keamanan dalam operasi yang berlangsung pada 1-7 Maret 2025 ini patut diapresiasi, mengingat potensi ancaman yang ditimbulkan jika senjata-senjata tersebut jatuh ke tangan KKB.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Satgas Damai Cartenz yang berhasil menggagalkan penyelundupan senjata ini. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga keamanan dan memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan lebih tenang,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam operasi tersebut petugas berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk dua pucuk senjata laras panjang, empat pistol G2 Pindad, serta ratusan butir amunisi. Selain itu, turut disita beberapa perlengkapan lainnya seperti senapan angin, kompresor udara, dan uang tunai sebesar Rp 369,6 juta.

Salah satu pihak yang diduga terlibat dalam jaringan ini adalah Yuni Enumbi, yang disebut sebagai penghubung utama dalam penyelundupan senjata. Aparat masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan lebih luas yang terlibat dalam pasokan senjata ilegal bagi KKB.

Dikemukakan, langkah tegas semacam ini harus terus dilakukan guna mencegah senjata ilegal beredar dan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Keamanan di Papua harus dijaga dengan ketat. Kami mendukung penuh upaya aparat dalam menindak penyelundupan senjata agar tidak ada celah bagi kelompok bersenjata untuk memperkuat diri,” ujarnya.

Mantan Staf Ahli Jaksa Agung itu juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari aparat keamanan dalam mencegah masuknya senjata ilegal ke wilayah konflik. Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan penindakan terhadap jaringan penyelundupan senjata yang lebih luas.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa aparat kita tidak tinggal diam. Kami berharap operasi serupa terus dilakukan agar tidak ada celah bagi kelompok-kelompok bersenjata untuk merusak kedamaian di Papua,” ujar mantan Kajati Sulawesi Utara itu.

Dengan adanya operasi semacam ini, diharapkan keamanan di Papua semakin terkendali dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman tanpa ancaman dari kelompok bersenjata. (AF)

Meimonews.com – Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Manado Wilhelmus Thome Pr melantik Pengurus Orang Muda Katolik (OMK) St. Valentinus dan Dewan Pengurus Stasi (DPS) tambahan Santo Blasius Kalasey Paroki St. Fransiskus Xaverius Mokupa.

Pelantikan yang dilakukan Pastor Wil (sapaan akrabnya) saat memimpin Misa Minggu 1 Prapaskah di stasi tersebut, Minggu (9/3/2025).

Sebelum melantik dan memberikan berkat pengutusan berupa pemercikan air kudus doa kepada mereka yang dilantik, Pastor Wil menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukannya mewakili Pastor Paroki Mokupa Pastor Berty Rumondor Pr.

Selain itu, mantan Pastor Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja (SJPP) Manado ini memberikan motivasi kepada pengurus OMK dan beberapa pengurus DPS yang dilantik.

“Selamat melaksanakan tugas dengan ketulusan, keikhlasan, jujur, dengan semangat pengabdian, dengan penuh rasa tanggung jawab terutama dengan semangat kesetiaan dan cinta kasih sama seperti Yesus Kristus Juru Selamat dalam melaksanakan tugas pelayanan,” ujar Pastor yang ditujukan kepada pengurus OMK yang dilantik.

 

Wakil Ketua DPS Blasius Kalasey Meithi Panambunan atas nama DPS Blasius menyampaikan selamat bertugas baik kepada Pemgurus OMK baik kepada beberapa pengurus tambahan DPS.

Pengurus OMK yang dilantik terdiri dari Ketua Yoshua Manumpil, Wakil Ketua Geovanni Marjun, Sekretaris Cellina Tampatty, Bendahara Rocky Mongisidi, Seksi Liturgi Mario Lenak dan Angela Talindong dan Seksi Dokumentasi Lenny Ingkiriwang dan Sevira Kamudi.

Moderator/Pendamping OMK Debby Ingkiriwang, Meithi Panambunan dan Deity Pangau.

Pengurus tambahan DPS masa bakti 2024-2027 diketuai Debby Ingkiriwang yang dilantik terdiri dari Seksi Dekorasi Jelly Rindengan dan Hetty Lasut, Seksi Dokumentasi Geralda Kodoati dan Seksi Perlengkapan Novinus Mongisidi.

Stasi St. Blasius memiliki 3 (tiga wilayah rohani) yakni Wilayah Rohani St. Bonifasius yang diketuai Verly Datu, Wilayah Rohani Sta Marta diketuai Danny Walelangi dan Wilayah Rohani St. Yohanes Bosco Inggrit Langi. (lk)

Meimoews.com – Setelah sempat melarikan diri ke Morowali, pelaku penganiayaan berinsial YH ditangkap Tim Operasoonal (Opsnal) Polsek Malalayang, Sabtu (8/3/2025) pukul 00.40 Wita.

YH yang berusia 36 tahun yang sempat buron hampir dua bulan ini ditangkap di rumahnya di Kelurahan Malalayang Satu Timur Kota Manado.

Kasus penganiayaan yang dilakukan YH terjadi pada Sabtu (18/1/2025) sekitar pukul 13.30 Wita di Kelurahan Malalayang Satu Timur, Lingkungan III Kecamatan Malalayang Kota Manado.

Peristiwa bermula saat pelaku merasa tidak terima karena korban mengambil penumpang di pangkalan ojek tempat pelaku biasa mangkal. Akibatnya, pelaku langsung melakukan pemukulan berulang kali ke bagian wajah dan kepala korban, menyebabkan luka serius.

Korban yang merasa keberatan atas kejadian tersebut akhirnya melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku yang sebelumnya melarikan diri ke Morowali terlihat berada di sekitar Bahu, Manado.

Tim Opsnal Polsek Malalayang kemudian melakukan pencarian intensif dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Saat ini, YH telah diamankan di Mapolsek Malalayang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Malalayang AKP Elwin Kristanto mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan segera melaporkan kejadian serupa guna mencegah tindak kriminal di wilayah tersebut. (AF)

Meimonews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Talaud menggelar kegiatan bagi-bagi makanan takjil gratis kepada para pengguna jalan, Jumat (7/3/2025 pukul 16.30 Wita.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Kepulauan Talaud Iptu Christian Y. Mewengkang ini berlangsung di kompleks perkantoran dan di depan Masjid Agung Jabal Rahmah Melonguane.

Iptu Christian menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di bulan yang penuh berkah.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang mungkin belum sempat membeli makanan takjil untuk berbuka. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wujud pendekatan humanis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Di sela-sela pembagian takjil, personil Satlantas Polres Kepulauan Talaud juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalulintas (tiblantas). (AF)

Meimonews.com – Dikasteri untuk Dialog Agama mengeluarkan pesan yang ditandatangani George Jacob Kardinal Koovakad (Prefek) dan Mgr. Indunil Kodithuwakku Janakaratne Kankanamalage

(Sekretaris) sehubungan dengan Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam konteks bersama dengan Masa Prapaskah bagi kita umat Kristen.

Berikut Pesan Vatikan yang dikeluarkan Selasa (4/3/2025) dengan tema ”Kristen dan Muslim: Apa yang kita harapkan dari menjadi bersama” tersebut.

Di awal bulan Ramadan, Dikasteri untuk Dialog Antar Agama, menyampaikan salam hangat dan salam persahabatan kepada anda semua.

Waktu berpuasa, berdoa dan berbagi ini merupakan kesempatan istimewa
untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan diperbaharui dalam nilai-nilai dasar agama, kasih sayang dan solidaritas.

Tahun ini, bulan suci Ramadan sebagian besar berlangsung bersamaan dengan masa Prapaskah, yang bagi umat Kristiani merupakan masa puasa, doa dan pertobatan kepada Kristus.

Kedekatan dalam agenda kerohanian ini menawarkan kesempatan unik bagi kita untuk berjalan berdampingan, sebagai umat
Kristiani dan Muslim, dalam proses pemurnian, doa dan amal yang sama.

Bagi kami umat Katolik, adalah suatu sukacita untuk berbagi waktu ini dengan anda, karena hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua
adalah peziarah di bumi ini, dan bahwa kita semua berusaha untuk hidup lebih baik.

Tahun ini, kami ingin merefleksikan bersama anda tidak hanya tentang apa yang dapat kita lakukan bersama untuk menjalani hidup yang lebih baik, tetapi di atas semua itu, kami ingin menjadi seperti apa kita bersama, sebagai orang Kristen dan Muslim, di dunia yang sedang mencari harapan.

Apakah kita ingin menjadi rekan kerja yang
sederhana untuk dunia yang lebih baik, atau menjadi saudara dan saudari yang tulus, memberikan kesaksian bersama tentang persahabatan Tuhan dengan seluruh umat manusia ?

Lebih dari sekadar bulan puasa, Ramadan bagi kita umat Katolik merupakan sebuah sekolah transformasi batin. Dengan berpantang makanan dan minuman, umat Muslim belajar untuk mengendalikan keinginan mereka dan beralih kepada apa yang penting.

Masa disiplin rohani ini adalah sebuah undangan untuk memupuk kesalehan, sebuah kebajikan yang membawa seseorang lebih dekat kepada Tuhan dan membuka hati kepada orang lain.

Seperti yang anda ketahui, dalam tradisi Kristen, masa Prapaskah mengundang kita untuk mengikuti jalan yang sama: melalui puasa, doa, dan sedekah, kita berusaha memurnikan hati kita dan memusatkan perhatian kembali pada Dia yang membimbing dan mengarahkan hidup kita.

Praktik-praktik spiritual ini, meskipun diekspresikan secara berbeda, mengingatkan kita bahwa iman tidak hanya tentang ekspresi lahiriah, tetapi juga tentang jalan pertobatan batiniah.

Di dunia yang ditandai dengan ketidakadilan, konflik dan ketidakpastian tentang masa depan, panggilan kita bersama melibatkan lebih dari sekadar praktik spiritual yang serupa.

Dunia kita haus akan persaudaraan dan dialog yang tulus. Bersama-sama, umat Islam dan Kristen dapat menjadi saksi atas harapan ini, dengan keyakinan bahwa persahabatan itu mungkin terjadi terlepas dari beban sejarah dan ideologi yang mendorong pengucilan.

Harapan bukanlah sekedar optimisme: harapan adalah sebuah kebajikan yang berakar pada iman kepada Allah, Sang Maha Penyayang, Pencipta kita.

Bagi anda, teman-teman Muslim
yang terkasih, harapan dipupuk oleh kepercayaan pada belas kasihan ilahi, yang mengampuni dan membimbing. Bagi kami umat Kristiani, harapan ini didasarkan pada keyakinan bahwa kasih Allah lebih kuat dari segala cobaan dan rintangan.

Maka, kami ingin, bersama-sama, menjadi saudara dan saudari dalam kemanusiaan yang sangat menghargai satu sama lain. Kepercayaan kita kepada Allah adalah harta yang menyatukan kita, jauh melampaui perbedaan-perbedaan kita.

Hal ini mengingatkan kita bahwa kita semua adalah makhluk rohani, berinkarnasi, makhluk yang dikasihi, yang dipanggil untuk hidup bermartabat dan saling menghormati. Terlebih lagi, kita ingin menjadi penjaga martabat suci ini dengan menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan pengucilan.

Tahun ini, ketika dua tradisi spiritual kita bertemu dalam merayakan Ramadan
dan Prapaskah, kita memiliki kesempatan unik untuk menunjukkan kepada dunia bahwa iman mentransformasi orang dan masyarakat, dan bahwa iman adalah kekuatan untuk persatuan dan rekonsiliasi.

Di dunia di mana “godaan untuk membangun budaya benteng, untuk membangun tembok, tembok di hati, tembok di tanah untuk mencegah perjumpaan dengan budaya lain, dengan orang lain” muncul kembali
(Paus Fransiskus, Fratelli Tutti, 27), tantangan kita adalah untuk membangun, melalui dialog, masa depan bersama yang didasarkan pada persaudaraan.

Kita tidak hanya ingin hidup berdampingan; kita ingin hidup bersama dengan tulus dan saling menghargai. Nilai-nilai yang kita anut bersama, seperti keadilan, kasih sayang dan penghormatan terhadap ciptaan, seharusnya mengilhami tindakan dan hubungan kita, dan menjadi kompas kita dalam membangun jembatan dan bukannya tembok, membela keadilan dan bukannya penindasan, melindungi lingkungan hidup dan bukannya menghancurkannya.

Iman kita dan nilai-nilainya harus membantu kita untuk menjadi suara yang berbicara menentang ketidakadilan dan ketidakpedulian, dan menyatakan keindahan keragaman manusia.

Di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini, kami dengan senang hati berbagi harapan ini dengan anda.

Semoga doa-doa, sikap solidaritas dan upaya kami untuk perdamaian menjadi tanda nyata dari persahabatan kami yang tulus dengan anda. Semoga hari raya ini menjadi kesempatan untuk perjumpaan persaudaraan antara umat Muslim dan Kristen, di mana kita dapat merayakan kebaikan Tuhan bersama-sama.

Momen-momen berbagi yang sederhana namun mendalam ini merupakan benih-benih harapan yang dapat mengubah komunitas dan dunia kita. Semoga persahabatan kita menjadi angin segar bagi dunia yang haus akan perdamaian dan persaudaraan !

Semoga puasa dan amal saleh lainnya selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri di akhir bulan Ramadhan, memberikan anda buah-buah perdamaian, harapan, persaudaraan dan kegembiraan yang melimpah. (*)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang menghadiri Gerakan Pangan Murah di Masjid Nur Muhamad Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, Manado, Jumat (7/3/2025).

Kehadiran dua pimpin Kota Manado di kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pangan Sulut tersebut adalah untuk mendampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus.

Hadir pada kegiatan ini, Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, Ketua TP PKK Sulut Ny. Anik Fitri Wandriani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut, Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan undangan lainnya.

Gerakan Pasar Murah ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2025.

Dalam kegiatan ini, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, minyak goreng, daging ayam, serta air mineral tersedia bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan lebih mudah, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado acapkali melaksanakan pula kegiatan pasar murah dengan tujuan yang seperti ini. Beberapa lokasi/tempat menjadi pelaksanaan kegiatan. (Afer)

Meimonews.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat profesionalisme, transparansi, dan integritas di bidang pendidikan serta pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Pakta integritas ini berkaitan dengan pendidikan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-I) Program Studi Ilmu Kedokteran Faked Unsrat yang menjalani pendidikan dan praktik klinik di RSUP Kandou.

Hadir pada acara penandatangan Pakta Integritas yang dilaksanaksn di Aula Unsrat, Jumat (7/3/2025) ini jajaran pimpinan rumah sakit yakni Plt. Dirut Yuli Astuti Saripawan dan Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Suwandi I. Luneto.

Dari Faked Unsrat yakni Dekan Billy Johnson Kepel serta Damayanti Pangemanan dan Nurdjanna Jane Niode (Wakil-wakil Dekan), Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie dan akademisi Faked Unsrat.

Selain itu, tenaga medis yang berperan dalam dunia pendidikan dan layanan kesehatan.

Penandatanganan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam mengelola pendidikan kedokteran, praktik klinik mahasiswa, serta pengembangan penelitian medis yang berkualitas.

Sinergi antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou bukanlah hal baru. Namun, dengan adanya pakta ini, kedua institusi semakin menegaskan komitmen mereka dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.

“Penandatanganan ini harus ditindaklanjuti sesuai isi komitmen bersama,” ujar Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menekankan pentingnya konsistensi dalam implementasi kerjasama ini.

Pihak RSUP Kandou berharap kolaborasi ini semakin solid, sehingga rumah sakit sebagai lahan praktik dan penelitian tetap selaras dengan visi pendidikan kedokteran Unsrat.

Selain itu, pakta integritas ini juga menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi peserta didik.

Hal ini mencakup larangan terhadap tindakan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis, serta pelecehan dalam bentuk apa pun terhadap peserta didik.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas ini, diharapkan hubungan kerjasama antara Faked Unsrat dan RSUP Kandou semakin erat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan dunia medis di Indonesia, khususnya di wilayah Manado. (Fer)

Meimonews.com – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Republik Indonesia (Kemenkes RI), dalam hal ini Tim Penilian Kesesuaian Perizinan Berusaha Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Lanjutan melakukan evaluaai perizinan berusaha Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou.

Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 2 kantor administrasi rumah sakit pemerintah yang akrab disebut RSUP Kandou, Jumat (7/3/2025) ini di awali pemaparan profil rumah sakit serta presentasi capaian oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Jehezkiel Panjaitan.

Plt Direktur Utama RSUP Kandou Yuli Astuti Saripawan, dalam sambutannya menegaskan, proses penilaian ini merupakan bagian dari kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan regulasi perizinan yang berlaku.

“Kegiatan ini adalah suatu proses yang harus diikuti. Semua aturan perizinan harus diselesaikan sesuai ketentuan. Dasar kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2024, yang mengatur tata kelola organisasi rumah sakit, termasuk penilaian kesesuaian, kualitas, serta tertib administrasi,” ujarnya.

Ditambahkan, penilaian ini menjadi momentum bagi RSUP Kandou untuk terus membangun dan meningkatkan mutu layanan dengan komitmen bersama.

Diharapkan, melalui proses evaluasi ini, RSUP Kandou dapat memastikan kesesuaian perizinan berusaha dengan standar yang telah ditetapkan, guna mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dua (2) pengelolaan pekerjaan Balai Prasarana Pemukiman (BPP) Wilayah Sulut diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Acara serahterima pekerjaan tersebut dilakukan di Area Wedding Hall Malalayang Beach Walk (MBW) 2 Manado, Kamis (6/3/2025).

Serah terima ini mencakup Pengelolaan Pekerjaan Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II tahun anggaran 2023-2024 serta Pembangunan Reservoir Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Manado tahun anggaran 2024.

Penataan kawasan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui BPP Wilayah Sulut. Proyek ini terdiri dari dua bagian, yakni Penataan Kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap II.

Walikota Manado Andrei Angouw secara resmi menerima pengelolaan proyek yang ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima.

Kawasan sepanjang kurang lebih 800 meter ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang menawarkan pesona alam tepi pantai, serta menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan kawasan Pantai Malalayang sebelumnya telah dilakukan melalui proyek MBW Tahap I dengan panjang 1,2 km. Dengan selesainya MBW Tahap II, total panjang kawasan yang telah ditata kini mencapai 2 km.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi kepada BPP Wilayah Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta seluruh pihak yang telah mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan ini.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta dikelola secara profesional, baik untuk kawasan MBW II maupun reservoir.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Manado, Pemerintah Provinsi Sulut, dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan visi pembangunan nasional sesuai dengan program Presiden RI.

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BPP Wilayah Sulut, Asisten II Setkot Manado Atto Bulo, Kepala Dinas PUPR Manado Johny Suwu, Kepala Disdukcapil Erwin Kontu, Kabag Tata Pemerintah Setda Kota Manado Sonny Takumansang, Direktur Utama PDAM dan PD Pasar Manado, pengelola MBW Stevanus Polii, serta undangan lainnya. (Afer)