Meimo News

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dan Bank SulutGo (BSG) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait penetapan dana dan pengelolaan keuangan (Cash Management) untuk institusi pendidikan.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di ruang rapat senat E.A Worang, Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (16/6/2025)

Acara penandatanganan dihadiri jajaran pimpinan Unima, antara lain Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Lenny Leorina Evinita, Kepala-kepals Biro, pimpinan Senat, serta beberapa civitas akademika Unima.

Dari pihak Bank SulutGo hadir Direktur Pemasaran Pius Batara dan Pemimpin Divisi Pemasaran Yunike Paputungan.

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Unima, khususnya dalam pengelolaan dana institusi pendidikan melalui sistem cash management yang terintegrasi.

Melalui kemitraan ini, Unima berharap dapat memberikan layanan keuangan yang lebih baik bagi seluruh civitas akademika, serta mendukung pengembangan institusi menuju tata kelola keuangan yang modern dan akuntabel.

Rektor Unima, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan Bank SulutGo. “Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional dan transparan di lingkungan Unima. Kami percaya, sinergi dengan Bank SulutGo akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan institusi,” ujarnya.

Direktur Kepatuhan BSG menyampaikan komitmen BSG untuk terus mendukung sektor pendidikan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. “Kami siap memberikan solusi layanan keuangan terbaik bagi Unima, demi tercapainya pengelolaan dana yang optimal dan efisien,” katanya.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Unima dapat semakin maju dalam pengelolaan keuangan, serta menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam penerapan cash management yang modern dan terpercaya. (Afer)

Meimonews.com – Gedung baru gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi diresmikan penggunaannya di momen Pesta Pelindung Paroki, Jumat (13/6/2025).

Acara peresmian diawali pembukaan kain selubung nama gereja, penekanan tombol sirena, penandatangan prasasti oleh Mgr. Rolly (sapaan akrab uskup) dan Kadis Kominfo Minut Robby Parengkuan (mewakili Bupati Minut Joune JE Ganda, pengguntingan pita, penyerahan kunci pintu gereja baru kepada Pastor Paroki, pembukaan pintu gereja dan perayaan ekaristi (misa) yang juga diwarnai pemberkatan bagian dalam gereja termasuk patung-patung yang ada.

Misa dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi Pastor Johanis Pinontoan Pr dan beberapa pastor se-Kevikepan Tonsea.

Dalam homilinya, saat misa, Mgr. Rolly mengatakan, pemberkatan dan peresmian gedung gereja ini bersamaan dengan pesta pelindung Paroki Antonius de Padua Airmadidi.

Gedung gereja ini dimulai pembangunannya sekitar 10 tahun silam oleh Pastor Yus Talangi Pr bersama umat yang bahu-membahu serta dilanjutkan oleh Pastor Pastor Abraham Mantow Pr serta akhirnya diberkati dan diresmikan di saat Pastor Johanis Pinontoan Pr memimpin Paroki Santo Antonius de Padua Airmadidi.

“Dalam perjalanan waktu, kita tahu bagaimana pelaksanaan pembangunan gereja ini. Pastor, umat, panitia dan mereka yang terlibat serta tergerak baik memberikan tenaga, pikiran, dan apa yang ada pada mereka,” sebut Mgr. Rolly.

Menurut uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara) ini, umat layak untuk bersukacita dan bergembira karena semangat dan persekutuan dari umat yang diberdayakan terus, sehingga bisa menyelesaikan pembangunan gedung gereja tersebut. “Ini salah satu gereja yang indah di Keuskupan,” ujarnya.

Bentuk dekorasi, fasilitas, bagian dalam dan luar, dengan kekokohan dari gedung gereja, menurut uskup, merupakan lambang dari kekokohan umat. Dengan demikian, perayaan itu menjadi perayaan umat.

Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Kehutanan Sulut Rheiner Dondokambey mengatakan, pembangunan gereja itu tidak hanya kemajuan fisik tapi iman, semangat gotong royong dalam membangun rumah Tuhan yang nyaman.

“Ini adalah simbol iman kasih dan harapan umat. Tempat mendapat kekuatan rohani, nilai kebaikan, keluarga-keluarga dipersatukan, dan tempat menemukan inspirasi moral,” sebutnya.

Keberhasilan pembangunan gedung gereja, menurut Wagub, menjadi bukti kekuatan dan kebersamaan umat. Karena membangun gereja bukan mudah, butuh waktu, tenaga, dana dan pengorbanan.

Ditegaskan, gereja bukan sekedar tempat ibadah, tapi tempat di mana dialog antarumat beragama tercipta. Karena selama ini gereja banyak memberi kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tidak hanya hidup dalam tembok sendiri, tambahnya, tapi menjadi garam dan terang bagi dunia sekitar. Terus perlebar sayap pelayanan, dan dampak pelayanan dapat dirasakan lingkungan sekitar.

Wagub berharap, gereja dapat terus memberi kontribusi bagi daerah dan bangsa, berjalan dengan pemerintah mencapai visi dan misi.

Acara peresmian gedung gereja yang dilakukan panitia yang diketuai Helda Lumi ini disemarakkan pula dengan pentas seni dan ramah tamah di halaman gedung gereja. (GL/elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) memdapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Wicara Regional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI Wilayah XIV.

Kegiatan bertemakan Mepo Waya (torang samua basudara) yang diadakan di Auditroium Maria Walanda Maramis Unima, Kamis – Selasa (12-17/6/2025) ini diikuti mahasiswa teknik sipil yang berasal dari empat provinsi di Indonesia, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Kehadiran perwakilan mahasiswa teknik sipil dari 13 perguruan tinggi di empat provinsi menandai kesuksesan Unima dalam menyelenggarakan forum ilmiah dan kemahasiswaan skala regional ini untuk pertama kalinya.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama FKMTSI Wilayah XIV dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Unima, yang bertindak sebagai panitia lokal.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, mulai dari seminar nasional, lomba miniatur jembatan, studi tour, hingga kongres mahasiswa.

Kegiatan yang dibuka Dekan Fatek Unima Hendra Sumual ini turut dihadiri Wakil Dekan 2 Eugene Kawatu, Wakil Dekan 3 Chrisant Lotulung, serta dosen pembina HMTS yaitu Rocky Roring dan Prylita Rombot.

Tema yang diangkat tersebut mencerminkan semangat persaudaraan, kolaborasi, dan kesatuan di antara mahasiswa teknik sipil se-Wilayah XIV.

Temu wicara ini menjadi ajang strategis untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta menambah pengalaman mahasiswa dalam ruang lingkup keilmuan dan profesi teknik sipil.

“Kegiatan ini pastinya sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam peningkatan ilmu, implementasi teknik, hingga proyeksi ke dunia kerja di masa depan,” ujar Koordinator Program Studi Teknik Sipil Unima Toar UY Pangkey.

Ketua panitia George Mitang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi forum silaturahmi dan kolaborasi antar mahasiswa, sekaligus memantik semangat menjadi agen perubahan di bidang pembangunan nasional dan daerah.

“Kegiatan ini menarik dan memotivasi kami sebagai mahasiswa untuk mempererat tali persaudaraan, membangun relasi, dan saling berbagi pengalaman antar sesama mahasiswa teknik sipil,” ujar Ketua HMTS Unima. (*/FA)

Meimonews.com – Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado menggelar Temu Alumni di salah satu restoran di Manado, Jumat (13/6/2025)

Sebanyak 200-an mantan mahasiswa Faperta Unsrat terlihat senang bisa bakudapa di momen penuh keakraban/kebersamaan, apalagi ada yang sudah lama tak ketemu atau jarang-jarang ketemu karena tempat kerja/beraktivitas atau tempat tinggal yang jauh atau sebab lainnya.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy menyampaikan terima kasih kepada Ketua Panitia Dies 2025 Jeanne Paulus, Pengurus IKA dan Tim Kerja John Tasirin, Erny Nurali, Yefta Pamandungan, Ade Lumingkewas, Merlyn Meray, tim dosen/tenaga kependidikan Faperta Unsrat dan, tentunya, semua alumni Faperta Unsrat yang hadir.

“Bersyukur acara Temu Alumni berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Di pertemuan yang berkaitan dengan peringatan Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat ini, Gusnar Ismail (alumni 79) yang kini menjadi Gubernur Gorontalo dan istri (alumni 79) menunggu kegiatan pengabdian di Gorontalo dengan Ketua dan Sekretaris Panitia Gorontalo Muljadi Mario dan Ramdan Pade (Kadis Pertanian dan Kadis Pangan Provinsi Gorontalo). (FA)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang menghadiri Wisuda Standart 2 Sekolah Lansia Basudara BKL Pelangi Kasih di Ruang Serbaguna Kantor Pemerintah Kota Manado. Jumat (13/6/2025).

Ada sebanyak 35 lansia (lanjut usia) yang diwisuda oleh Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Wakil Kepala (Waka) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Para lansia yang terdiri dari 30 perempuan dan 5 laki-laki berusia 60-85 tahun ini telah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini mulai dari 21 Juni 2024  – 13 Juni 2025. Ada 9 materi yang mereka dapatkan pada proses pendidikan dengan metode tatapmuka, diskusi kelompok, senam lansia, konseling individu dan kelompok, kunjungan rumah dan evaluasi berkala.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami mendampingi Wakil Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN Ibu Isyana Bagoes Oka, S.Sos dalam kunjungan kerja di Kantor Pemerintah Kota Manado untuk mewisuda sebanyak 35 orang lansia yang telah mengikuti Sekolah Lansia Basudara Standart 2 di bawah naungan BKL Pelangi Kasih yang berlokasi di Kelurahan Mahakeret Barat Kecamatan Wenang,” ujar Wawali.

Mewakili Walikota Manado Andrei Angouw, Wawali menyampaikan banyak selamat kepada oma/opa yang baru saja diwisuda dan kepada Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI yang sudah hadir dalam rangka menjalankan program kerja Lansia Berdaya.

 

“Semoga program yang sangat bagus ini tetap berlanjut dan para lansia dapat merasakan manfaatnya dengan lebih menjaga kesehatan di hari tua untuk peningkatan kualitas hidup,” ujar Wawali,

Dalam sambutannya, Wamen mengaku sangat senang dapat bertemu dengan para lansia di Manado. Di matanya para lansia Manado sangat bersemangat. Wamen berharap para lansia dapat sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat.

“Senang sekali saya bisa hadir di sini, melihat langsung semangat oma-opa yang luar biasa. Tadi saya lihat ada yang berusia 84 tahun, tapi masih aktif dan antusias belajar,” ujarnya.

Wamen mengungkapkan apresiasinya dan
memuji perhatian Pemkot Manado terhadap para lansia. Kepada Wawali Manado pun demikian, Wamen mengapresiasi Wawali Manado yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Di momen ini, Wamen menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota Manado yang diterima Wawali.

Turut hadir, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Kepala Dinas Dukcapil Sulut Christo Dharma Sondakh serta jajaran Pemerintah Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Sejumlah narasumber/pembicara ditampilkan pada Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaksi) ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah yang diselenggarakan Kemendukbangga/BKKBN RI di Hotel Four Point Manado, Jumat/13/6/2025).

Salah satu narasumber/pembicara pada kegiatan yang panitianya diketuai Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kemendukbangga/BKKBN RI Bonavasius Prasetya Ichtiarto.

Materi yang dibawakan Bonevasius adalah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaks).

Dalam pemaparan materinya, Deputi Dalduk mengungkap hasil evaluasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) lima pilar. Dari data yang ada, hasil yang ada menunjukkan masih adanya tantangan

Beberapa hasil tersebut, menurutnya, pertama, GDPK belum mencakup keseluruhan pilar di beberapa daerah. Kedua, Konten GDPK antarwilayah cenderung seragam, tanpa mempertimbangkan konteks lokal.

Ketiga, Output GDPK seperti visi, misi, dan roadmap masih lemah dalam mendefinisikan arah pembangunan kependudukan berkelanjutan. Keempat, IPBK (Indeks Pembangunan Kependudukan) belum digunakan secara optimal sebagai indikator keberhasilan PJPK.

Dijelaskan kedudukan GDPK dan PJPK dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan nasional.

Dalam rangka memperkuat implementasi, Deputi Dalduk menyampaikan pula perkembangan instrumen pemantauan serta langkah-langkah operasional internalisasi PJPK ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Deputi Dalduk berharap kegiatan ini mampu menghasilkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pengelolaan kependudukan yang lebih baik, serta mendorong tercapainya Indonesia Emas 2045 yang ditopang oleh SDM berkualitas, keluarga yang tangguh, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

Diketahui, sebagaimana diberitakan Meimonews.com sebelumnya (Baca : Wamen : Kehadiran pada Regional Internalisasi PJPK 2025-2029 dan Renaksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah, Wujud Komitmen Bersama), Kemendikbangga/BKKBN RI menggelar Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependuduoan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah di Four Point Hotel Manado, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaan oleh Wakil Menteri Dukbangga/Wakil Kepala BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ini diikuti ratusan peserta dari Bappeda, OPD terkait Dalduk dan KB serta Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan provinsi-provinsi yang ada di Sulawesi.

Turut hadir, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay yang juga memberikan ucapan selamat datang dan sambutan mewakili Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini, ada empat materi yang disampaikan secara panel yakni Pengendalian dan pengawasan PJPK 2025-2029 dan renaksi; Dukungan teknis internalisasi PJPK dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah, Peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029 dan rencana aksi; serta Paparan dari masing-masing provinsi terkait internalisasi PJPK dalam dokumen perencanaan daerah. (elka)

Meimonews.com – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana (Wamen Dukbangga)/Wakil Kepala (Waka) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, turun langsung ke lapangan dalam kegiatan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Saronsong I, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (13/6/2025).

Didampingi Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Kadis Dukcapil Sulut Christodharma SM Sondakh, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi dan beberapa pejabat lainnya,, Wamen meninjau langsung kesiapan dapur MBG dan ikut membagikan makanan bergizi kepada peserta didik di SDN 2 dan SDN 3 Airmadidi.

Selain itu, makanan juga disalurkan kepada target sasaran Kemendukbangga/BKKBN yaitu ibu hamil dan ibu menyusui di Kelurahan Rap-Rap dengan memanfaatkan kendaraan dinas PLKB roda dua.

Wamen menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya ditujukan bagi anak sekolah tetapi juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta), sebagai bagian dari strategi nasional percepatan penurunan stunting.

“Program ini berjalan berdampingan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) agar tidak terjadi tumpang tindih penerima manfaat. Evaluasi dan perbaikan terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Wamen juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam penyediaan data dan distribusi yang tepat sasaran.

Menurutnya, 1.000 hari pertama kehidupan adalah masa krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat tentang urgensi gizi yang cukup dan seimbang. Kita ingin stunting di Indonesia terus menurun. Ini bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” sebutnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengikuti sekaligus menerima penghargaan dalam kegiatan Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC).

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu-Jumat (11-13/6/2025) ini diinisiasi oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) dan berkolaborasi dengan penyelenggaraan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan.

IWWEF 2025 mengusung tema besar “Transformasi Air Minum Menuju Swasembada Air.”

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Manado menerima piagam penghargaan kepala daerah atas komitmen dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan sektor air minum. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto.

IWWEF merupakan agenda dua tahunan yang menghadirkan pameran inovasi teknologi terkini di bidang air minum dan air limbah, serta forum yang membahas isu-isu strategis berskala regional, nasional, hingga internasional.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan kepala daerah di Indonesia serta asosiasi air minum dan air limbah negara-negara Asean yang tergabung dalam Southeast Asian Water Utilities Network (Seawun). (Afer)

Meimonews.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pusat Penilaian Kompetensi kembali melakukan Asesmen Pemetaan/Penilaian Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Manado (Unima) di Laboratoriun Komputer UPA TIK Unima, Kamis (12/6/2025).

Asesmen ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN tenaga kependidikan di lingkungan Unima sebagai dasar dalam perencanaan pengembangan karier, mutasi, promosi, serta peningkatan kapasitas pegawai.

Pelaksanaan asesmen ini sejalan dengan amanat reformasi birokrasi untuk menciptakan tata kelola kepegawaian yang transparan, profesional, dan berbasis merit.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Unima Donal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami menyambut baik asesmen kompetensi ini sebagai bentuk nyata komitmen institusi dalam mendorong pengembangan SDM tenaga kependidikan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Proses asesmen dilakukan dengan metode Computer Assisted Competency Assessment (CACA), yang terdiri dari penilaian potensi, integritas, orientasi pelayanan, serta kemampuan manajerial dan sosial kultural. Tim asesor dari BKN memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan secara profesional dan terstruktur.

Perwakilan dari BKN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi manajemen ASN di lingkungan pendidikan tinggi, guna memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatannya, sekaligus sebagai referensi objektif dalam pengambilan kebijakan kepegawaian di masa mendatang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hasil asesmen dapat dimanfaatkan secara optimal oleh UNIMA dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya menuju kinerja organisasi yang semakin unggul dan adaptif.

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum .Jodia Meyke Rangkang dan tim kepegawaian Unima. (*/FA)

Meimonews,com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Job Fair di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (12/6/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, Unsrat terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sejalan dengan semangat “Diktisaintek Berdampak” serta mewujudkan “Unsrat Berdampak” maka kegiatan Job Fair menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat peran Unsrat dalam menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja.


Gubernur Sulut yang diwakili Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Michael Kelah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud energi yang nyata antara dunia pendidikan, dunia usaha, industri dan sangat selaras dengan salah satu misi pembangunan daerah kita, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif dan siap berkontribusi bagi kemajuan Sulawesi Utara.

Kegiatan ini, menurutnya, adalah momentum yang strategis yang memfasilitasi kalian para mahasiswa, alumni maupun para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan para pelaku industri, menggali peluang kerja serta membangun jejaring profesional.

“Dan ini adalah kesempatan emas untuk mengenalkan diri memperkenalkan kompetensi serta menguji kesiapan di hadapan calon pemberi kerja,” ujarnya. (FA)