Uskup Manado Berikan Sakramen Krisma kepada 104 Umat Paroki SJPP Manado di Momen Pesta Pelindung Paroki

oleh

Meimonews.com – Setelah melalui proses pembinaan selama beberapa hari, sebanyak 104 orang mendapat Sakramen Krisma oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Gereja Paroki Santu Josep Pelindung Pekerja (SJPP) Manado, Kamis (1/5/2025).

Misa Krisma yang dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Wilfrits Siunta Pr (Pastor Paroki), Pastor I Made Pantyasa Pr dan Frater Diakon Damianus Daga Pr ini dilaksanakan pada momen Peringatan Pesta Pelindung Paroki SJPP Manado. Sebagai Wali Krisma, Vecky Kaligis dan Febiani Mangulu,

Krismawan/wati (51 laki-laki dan 54 perempuan) tersebut ada yang masih anak-anak tapi ada juga yang sudah dewasa tapi belum kawin dan ada pula yang sudah menikah. Mereka yang menerima Sakramen Krisma, setelah menerima Sakramem Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.

Uskup Manado dalam kotbahnya menjelaskan, Sakramen Krisma adalah sakramen kepenuhan iniisiasi. Dengan demikian keanggotaan para calon krismawan/wati dikukuhkan dalam kesatuan dengan gereja Kristus.

Menurut Mgr. Rolly, tentu saja mereka telah disiapkan untuk memahami dan menerima Sakramen Krisma, sakramen inisiasi, yang diketahui bersama adalah orang dengan segala persiapan dipersatukan dengan Kristus dan diparsatukan dalam suatu komunitas umat Allah, gereja kudus.

Disebut kepenuhan karena orang-orang dewasa akan iman yang sudah ditanamkan dan diberikan sebelumnya. Itu berarti Sakramen Krisma berkaitan dengan dua sakramen sebelumnya, yakni Sakramen Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi.

Dibaptis, dijadiikwn satu dengan Tuhan, menjadi anak-anak Allah, dan ekaristi bahwa ketika disampaikann Tubuh Kristus, kita menjawab amin. Tuhan ada di dalam diri kita.

Melalui sakramen Krisma, keanggotaan itu, menjadi anak-anak Allah, menjadi anggota keluarga besar Allah, dan kemudian lewat Sakramen Krisma dipersatukan dengan Kristus, kita menjadi penuh dengan Roh Kudus..

Mantan Provinsial MSC Indonssia ini mengajak untuk melihat peristiwa besar dalam diri kita sebagai kepenuhan keanggotaan sebagai anggota gereja.

Dalam Sakramen Krisma,i kita dicurahkan Roh yang sama untuk pergi, menjadi saksi Kristus. “Ini anugerah khusus, memberi damai di manapun kamu berada,” ujar uskup kelahiran 4 Januari, yang pada keesokan harinya (5 Januari) menerima Sakramen Pembabtisan.

Lewat Sakramen Krisma ini, sebut Uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara), para krismawan/wati diingatkan akan.pembabtisan sebagai anak-anak Allah, dan Tuhan mau anda tetap menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk mengangkat kita sebagai anak-anak tunggal Allah supaya bersama dengan Dia kita dibangkitkan, dan mengambil bagian dalam kebangkitanNya dan diangkat ke Surga, dimuliakan.

Diingatkan, dimuliakan dengan pembaptisan, menyambut Tuhan sesering mungkin, lalu diberikan kekuatan dalam menghadapi hidup ini, untuk menghadapi hari-hari ke depan, anda tetap kuat, tumbuh, berkembang dan berbuah dengan rupa-rupa cara dan rupa-rupa karunia.

Kalak BPBD Manado Donald Sambuaga saat membacakan sambutan Wakil Walikota Manado Richard Sualang

Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggunggilangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Donald Sambuaga menegaskan, perayaan Pesta Pelindung dan Penerimaan Sakramen Krisma menjadi momen yang sangat berharga bagi yang menerimanya.

“Sakramen Krisma ini bukan hanya tentang menerima Roh Kudus tetapi juga tentang komitmen baru dalam hidup iman melalui Krisma. Mereka dipanggil untuk menjadi saksi Kristus, membawa terang dan damaiNya ke dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat,” sebutnya,

Wawali mengajak untuk mendukung para krismawan/wati dalam petjalanan mereka dalam keyaikinan iman ini agar mereka semakin teguh dalam keyakinan dan semakin bersemangst dalam pelayanan. (elka)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Meimo News di saluran WHATSAPP