Meimo News

Meimonews.com – Momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Sulut memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay di dampingi Sekretaris TP-PKK Sulut Merry Mailangkay, Sekdaprov Sulut Thalis Galang, Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan serta Kadis Dukcapil Provinsi Sulut Chistodharna Sondakh pada upacara Peringatan ke-32 Harganas di halaman Kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado, Jumat (4/7/2025).

Penghargaan dan apresiasi diberikan kepada pemangku kepentingan pengelola Program Bangga Kencana dan pendukung percepatan penurunan stunting di Sulut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi terhadap pembangunan keluarga di daerah ini.

Penghargaan dan apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mendukung ketahanan serta kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Penghargaan dan apresiasi itu, antara lain Piagam Penghargaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang diberikan kepada 15 Kepala OPD KB Kabupaten/Kota di Sulut atas dukungan dan kerja keras dalam menyukseskan program-program Kemendukbangga/BKKBN.

Penyerahan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada 10 Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai dukungan penguatan ekonomi keluarga.

Penyerahan sertifikat dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI yang diberikan kepada dua keluarga yang melahirkan bayi pada 29 Juni 2025, bertepatan dengan Harganas.

Piagam Apresiasi TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) diberikan kepada dua pengelola Tamasya tingkat Provinsi atas kontribusi mereka dalam pengasuhan anak berbasis komunitas.

Piagam Apresiasi SIDAYA (Lansia Berdaya) diberikan kepada lima penerima dari Kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa Selatan, yang aktif dalam pemberdayaan lansia di komunitas.

Penghargaan untuk Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Data Kependudukan, dan Sekolah Siaga Kependudukan diberikan kepada tiga penerima terpilih yang berhasil mengimplementasikan program secara optimal. (Afer)

Meimonews.com – Guna melihat kondisi sarana/prasarana yang ada, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan turun lapangan (turlap). Kali ini, Kamis (3/7/2025), setidaknya, ada lima lokasi yang dikunjungi.

Lokasi-lokasi yang didatangi langsung itu adalah Pasar Bersehati, Lapangan Sparta Tikala, Pedestrian Jalan Piere Tendean, hingga ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45.

Di Lapangan Sparta Tikala, mantan Ketua DPRD Sulut ini mengecek langsung kondisi lapangan dan fasilitas yang tersedia, sambil mengamati aktivitas olahraga masyarakat.

Walikota juga menganalisis kebutuhan perbaikan, khususnya pada bagian belakang tribun dan toilet, demi menunjang kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.

D Pasar Bersehati, Walikota meninjau kondisi area pasar dan sarana yang tersedia, serta membahas rencana penambahan fasilitas.

Walikota kemudian melanjutkan tinjauan lapangannya dengan berjalan kaki menyusuri area Pedestrian Jalan Piere Tendean mulai dari SPBU depan Megamall hingga ke depan IT Center, guna mengecek langsung kondisi pedestrian, fasilitas, serta sistem drainase di sepanjang area tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga memeriksa detail kualitas pengerjaan pedestrian dan memastikan fungsi drainase berjalan dengan baik.

Selain itu, Walikota turut menyusuri area yang belum dibangun jalur pedestrian, sekaligus menganalisis potensi pengembangan dan pembangunan lanjutan di masa mendatang, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Tinjauan lapangan dilanjutkan ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45, untuk melihat langsung kondisi serta potensi pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut. (Afer)

Meimonews.com – Tunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor-sektor unggulan daerah, Bank SulutGo (BSG) menyalurkan bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 3 pelaku usaha.

Penyerahan bantuan KUR tersebut dilakukan di tengah Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo tahun 2025 di Hotel Luwansa, Kamis (3/7/2025).

Penyerahan KUR ini menjadi sorotan dalam agenda penting percepatan akses keuangan di wilayah tersebut.

Penyaluran KUR ini diserahkan Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah di dampingi Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku (SulutGoMalut) Robert HP Sianipar serta Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay.

Kehadiran para pimpinan ini menegaskan sinergi antara perbankan, regulator, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Para penerima KUR merupakan pelaku usaha di sektor-sektor yang memiliki potensi besar di Sulawesi Utara.

Jerry Wongkar, pengusaha budidaya nilam, menerima KUR dengan plafon Rp. 50 juta. Kemudian, Eko Budi Prianto Bobuyongki, yang bergelut di usaha pembibitan kakao, mendapatkan KUR sebesar Rp. 38 juta. Terakhir, Ronald Michael Ngantung, seorang pengusaha penangkapan ikan tuna, menerima dukungan KUR signifikan dengan plafon Rp. 250 juta.

Pepah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bagian dari upaya Bank SulutGo untuk turut serta dalam program pemerintah dalam memajukan UMKM dan sektor-sektor produktif.

“Kami berharap bantuan KUR ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sianipar mengapresiasi peran aktif Bank SulutGo dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat. “Akses permodalan yang mudah dijangkau adalah kunci bagi pengembangan UMKM. Kolaborasi seperti ini antara perbankan, OJK, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mencapai target inklusi keuangan,” kata Siianipar.

Mailangkay turut memberikan dukungannya, menekankan pentingnya sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi Sulawesi Utara.

“Pemerintah Provinsi Sulut sangat mendukung inisiatif seperti ini. Kami berharap lebih banyak lagi pelaku usaha yang dapat merasakan manfaat dari program KUR, sehingga ekonomi daerah kita semakin kuat dan berdaya saing,” tutup Victor Mailangkay.

Penyerahan KUR ini menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam mempercepat akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo, khususnya melalui penguatan sektor-sektor unggulan. (Afer)

Meimonews.com – Guna mendukung program Pemerintah RI yakni Makan Bergizi Gratis, Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) menugaskan 70 dosen untuk menjadi instruktur Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Hal tersebut terungkap ketika Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, di dampingi antara lain Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan Dekan Faperta Dedie Tooy berkunjung ke Rindam XIII Merdeka, Kinilow Tomohon, Kamis (3/7/2025).

70 dosen tersebut berasal dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Perikanan dan Peternakan untuk menjadi instruktur di bidang pangan dan gizi, serta agrosistem agribisnis, pertanian, perikanan dan peternakan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan pelaksana di daerah Sulut adalah Kodam XIII Merdeka.

Ada sebanysk 334 sarjana (sebagian besar alumni Unsrat) yang menjadi peserta dilatih dalam komcad dan manajerial.

Tugas utama peserta SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) Batch 3 adalah menjadi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengelola program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah di Indonesia.

Mereka akan bertugas memastikan ketersediaan gizi anak-anak, mengawasi distribusi makanan bergizi, memberikan edukasi gizi kepada masyarakat, serta menyusun laporan dan evaluasi pelaksanaan program.(FA)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan kepada 6 pegawai PPNN jadi PPPK di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut dilakukan di Aula Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini disaksikan Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, Ketua Tim Kerja Linlap Alfrida Bajang serta perwakilan tokoh agama dari Kementerian Agama Sulut.

Selain itu, diikuti seluruh ASN, CPNS, dan PPNPN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut sebagai wujud dukungan terhadap transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas SDM aparatur.

Keenam pegawai tersebut dinyatakan lulus seleksi PPPK yang sebelumnya diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka merupakan sosok-sosok yang telah lama mengabdi, bahkan hingga puluhan tahun, sebelum akhirnya resmi diangkat sebagai PPPK.

Kaper memberikan apresiasi atas dedikasi dan ketekunan para pegawai. “Setiap kerja keras hari ini akan jadi kebanggaan anak cucu kelak. Tokoh besar lahir dari orangtua yang berjuang luar biasa, termasuk bapak ibu sekalian. Bagi saya, bapak ibu adalah pahlawan kementerian,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Kaper menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan semangat pelayanan publik, terutama dalam mendukung program-program strategis di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Pelantikan ini adalah bentuk apresiasi negara sekaligus awal dari tanggung jawab baru yang besar. Tugas-tugas ke depan memerlukan komitmen jangka panjang,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sulut menggelar upacara dan syukuran, Selasa (1/7/2025). Upacara diadakan di Halaman Kantor Gubernur Sulut sementara syukuran di Aula Mapalus kantor Gubernur Sulut

Upacara yang dipimpin (Inspektur Upacara) Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus s di dampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay,, Forkopimda Sulut, para pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri dari personil TNI-Polri, PNS Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Senkom, Ormas serta Pramuka.

Rangkaian kegiatan upacara di antaranya ditandai dengan pemeriksaan pasukan, penghormatan kepada pataka Polda Sulut, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, penganugerahan tanda penghargaan serta doa.

Usai upacara, dilanjutkan dengan peragaan kemampuan Polri oleh personil, defiley, peninjauan bazar UMKM dan syukuran.

Syukuran diisi dengan beberapa acara yaitu penampilan grup musik kolintang, Tarian Maengket, penampilan polisi cilik (Pocil) Polres Minut, pemutaran selayang pandang Hari Bhayangkara ke-79, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan atas prestasi olahraga, penyerahan hadiah lomba Hari Bhayangkara dan penyerahan bansos secara simbolis.

“Hari ini hari yang berbahagia, hari yang penuh semangat. Tentunya, kami semua yang ada di Sulawesi Utara kami semua sangat bersyukur banyak yang telah dilakukan Polri untuk masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.

Menurutnya, selain kegiatan kamtibmas, banyak juga kegiatan yang telah dilakukan Polri khususnya Polda Sulut dalam bidang sosial.

“Saya sebagai gubernur sangat berterima kasih kepada Polri atas karya-karya dan jasa serta dedikasinya selama ini. Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Polri untuk Masyarakat,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado memasuki babak baru kepemimpinannya, yang ditandai serahterima jabatan (sertijab) Dirut dari Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, kepada Prof. Dr.dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA,MARS,

Acara sertijab yang disaksikan Dewan Pengawas, pimpinan lain dan staf RSUP Kandou tersebut dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi rumah sakit, Senin (30/6/2025).

Dalam sambutannya, Starry mengungkapkan bahwa ia menyadari tantangan besar yang menanti di era kepemimpinannya sebagai Dirut di rumah sakit ini.

“Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang dan kompleksitas yang tinggi. Kepercayaan masyarakat yang besar menjadi tanggung jawab moral dan profesional yang harus kita emban bersama,” ujarnya.

Untuk itu, Starry memaparkan lima strategi utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Pertama, peningkatan mutu dan keselamatan pasien : Implementasi standar pelayanan yang lebih tinggi dan berkelanjutan, dengan prioritas utama pada keselamatan pasien.

Kedua, transformasi digital yang komprehensif : pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, aksesibilitas layanan, dan kualitas data. Ketiga, penguatan riset dan pendidikan klinis : Peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan serta dukungan penuh terhadap riset klinis yang berdampak nasional.

Keempat pelayanan humanis berbasis hospitality : Pengembangan budaya pelayanan yang ramah, empati, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Kelima, peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi: Pengelolaan rumah sakit yang lebih efisien, akuntabel, dan transparan untuk memastikan penggunaan sumber daya yang optimal.

Visi kepemimpinan Starry dipadukan dengan semangat “Satu Hati, Satu Rumah Sakit, Satu Tujuan,” menunjukkan komitmennya untuk memimpin RSUP Kandou menuju masa depan yang lebih gemilang.

Starry mengajak seluruh staf, dari manajemen hingga tenaga medis dan administratif, untuk bersatu dalam mencapai tujuan tersebut.

Kepada pejabat lama (Saripawan), Starry
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Saripawan atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan selama sembilan bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama.

“Ibu Drg. Saripawan telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi RSUP Kandou untuk terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan nasional yang unggul dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian,” ujar Starry.

Dalam pesan perpisahannya, Saripawan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memimpin RSUP Kandou. Disebutkan, penugasannya sebagai Plt. Direktur Utama oleh Kementerian Kesehatan merupakan sebuah kehormatan.

Saripawan optimistis RSUP Kandou akan semakin berkembang pesat di bawah kepemimpinan Starry. (Fer)

Meimonews,com – Walikota Manado Andrei Angouw mengikuti Upacara dan Syukuran Polresta Manado dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Selasa (1/7/2025).

Rangkaian kegiatan dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala dan dilanjutkan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan yang diikuti seluruh jajaran Polresta Manado, TNI, serta para undangan.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado. Dalam kesempatan ini, Kapolresta Manado membacakan sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Polri yang memperingati Hari Bhayangkara ke-79, serta mengapresiasi sinergi dan kerjasama yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kota Manado dan Polresta Manado.

“Terima kasih atas sinkronisasi dalam melayani masyarakat Kota Manado. Kami pemerintah berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan. Tujuan kita sama, yaitu untuk melayani masyarakat,” ujar Walikota,

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga mengapresiasi kecepatan respon jajaran kepolisian dalam menangani aduan masyarakat melalui call center 112.

“Tingkatkan terus kecepatan respon, terutama pada layanan call center 112. Respon dalam 10 menit itu luar biasa. Koordinasi yang baik akan menjaga Kota Manado tetap aman dan nyaman. Jika kota ini kondusif, maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara dimeriahkan pula dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolresta, Walikota, jajaran Forkopimda, dan perwakilan Polresta Manado.

Selain itu, turut diluncurkan aplikasi absensi digital Polresta Manado yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Manado dan Polresta Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kota Manado, Ketua Bhayangkari Cabang Manado Ny. Melanie Julianto, para Kepala SKPD, jajaran Polresta Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. (Afer)

Meimonews.com – Keluarga adalah pondasi utama dalam menopang pembangunan berkelanjutan. Pesan utama yang disampaikan tahun ini adalah urgensi membangun keluarga yang tangguh, sebagai prasyarat untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan adaptif terhadap dinamika zaman. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi elemen krusial dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis nasional.

Demikian penegasan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) R Wihaji dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan pada upacara memperingati Harganas kr-32 di Halaman Kantor Perwakilan Sulut, Senin (30/6/2025.

Penegasan tersebut terkait dengan tema peringatan Harganas (Hari Keluarga Nasional) tahun ini, yakni “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional.

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan memimpin upacara peringatan Harganas ke-32 dan membacakan sambutan Mendukbangga/BKKBN RI Wihaji

Disebutkan, Smsejak pertama kali ditetapkan pada tahun 1993, Harganas menjadi momen reflektif untuk menegaskan bahwa keluarga adalah pilar utama dalam menciptakan generasi masa depan yang unggul.

Dikemukakan, peringatan Harganas (29 Juni) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dengan berbagai kegiatan edukatif dan kampanye sosial yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para orangtua, mengenai peran penting keluarga dalam pembentukan karakter anak dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Harganas menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menanamkan nilai-nilai kekeluargaan,” tandasnya.

Ini, sambungnya, adalah ajakan bersama untuk menjadikan keluarga sebagai pusat kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan, guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia.

Peringatan kali ini, baik di tingkat nasional maupun perwakilan (provinsi se-Indonesia), seluruh peserta dianjurkan menggunakan pakaian tradisional/adat setempat.

Hal ini merupakani bentuk pelestarian budaya dan penanaman nilai cinta tanah air. Pakaian tradisional bukan sekadar simbol seremonial, melainkan sarana memperkuat identitas nasional dan keberagaman budaya Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) yang dipimpin Revino M. Pepah (Dirut) dan direksi lainnya kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Paritrana Award 2025 untuk kategori Perusahaan Besar.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025-2029 di Hotel Sentral Manado, Senin (30/6/2025).

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Wakil Gubernur di dampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Mintje Wattu.

Penghargaan ini diterima Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bank SulutGo dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerjanya.

Paritrana Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan dan instansi yang memiliki kepatuhan dan kepedulian tinggi terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pencapaian ini menunjukkan dedikasi Bank SulutGo dalam memberikan kesejahteraan dan perlindungan optimal bagi seluruh karyawan, sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk menjadi bank yang terkemuka dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Louisa mengungkapkan rasa terima kasih dan bangga atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Bank SulutGo terhadap kesejahteraan karyawan,” ujarnya.

Pihaknya percaya bahwa karyawan adalah aset terbesar perusahaan, dan dengan memberikan perlindungan jaminan sosial yang optimal. Louisa berharap dapat meningkatkan produktivitas dan loyalitas mereka.

Pencapaian Paritrana Award 2025 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Bank SulutGo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan, serta menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. (Afer)