Meimo News

Meimonews.com – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Lady D. Ante menegaskan, data yang dihasilkan dalam pendataan keluarga ini akan menjadi fondasi penting bagi berbagai program nasional.

Program nasional itu mulai dari percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, program Bangga Kencana, hingga kebijakan perlindungan sosial.

Penegasan tersebut disampaikan Lady pada acara penutupan Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 di Sulawesi Utara, Kamis (10/7/2025).

Workshop ini diselenggarakan Kemendukbangga / BKKBN Perwakilan Sulut di Aston Hotel Manado, Rabu – Kamis (9 – 10/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga / BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ini diikuti para pengelola data dan informasi Dinas PPKB kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta PKB/PLKB selaku Manager Data dan Manager Pengelola.

Bahkan, sambung Lady (mewakili Kaper), data ini juga akan digunakan oleh berbagai lembaga dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di tingkat pusat maupun daerah.

“Para pengelola data di daerah harus mampu membuktikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Lady yang didampingi Ketua Tim Kerja Pelaporan dan Statistik serta Pengelolaan TIK Fuad Saud menyampaikan 5 (lima) poin penting sebagai arahan yang harus ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota.

Pertama, memahami pentingnya data sebagai dasar intervensi program strategis; kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor, dari tingkat provinsi hingga kelurahan/desa.

Ketiga, mempercepat tindak lanjut berupa sosialisasi internal, pembekalan petugas, serta kesiapan logistik dan anggaran; keempat, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan aplikasi SIGA, disertai peningkatan kapasitas SDM; dan kelima, melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menjamin kualitas proses dan hasil pendataan.

“Workshop ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif dan meningkatkan kesiapan seluruh stakeholder daerah dalam menghadapi pelaksanaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025,” sebutnya.

Lady menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta workshop atas partisipasi aktif dan komitmen luar biasa selama kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Lady menyampaikan optimisme bahwa provinsi Sulawesi Utara akan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan pendataan keluarga yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

Lady mengajak seluruh peserta untuk kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh demi kemajuan program pembangunan keluarga.

“Berencana itu keren ! Salam sehat dan sejahtera untuk seluruh keluarga di Sulawesi Utara,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Polres Bitung berhasil menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang diduga akan diberangkatkan ke Kamboja.

Hal tersebut berawal dari informasi terkait adanya anak-anak muda yang akan berangkat menuju ke Kamboja, yang diterima oleh Unit Opsnal dan Piket Sat Intelkam Polres Bitung, Sabtu (5/7/2025 pukul 04.45 Wita

Dari hasil penyelidikan diketahui ada beberapa korban TPPO ini dihubungi oleh seseorang lelaki yang berinisial ADC melalui pesan WhatsApp dan ditawari pekerjaan dengan gaji yang besar.

Korban kemudian diarahkan untuk menghubungi nomor manager perusahaan yang mengaku bernama Koko R melalui aplikasi Telegram.

“Polres Bitung berhasil mengidentifikasi beberapa korban TPPO, yaitu perempuan berinisial ANB (24), lelaki SMR (20), lelaki AGR (19), lelaki CRK (19), dan lelaki CRS (17). Mereka semua diiming-imingi pekerjaan dengan gaji besar dan dijanjikan akan diberangkatkan ke Kamboja melalui jalur Bitung-Gorontalo-Jakarta-Malaysia-Kamboja,” ujar Kapolres Bitung melalui Kasat Intelkam AKP Slamet.

Polres Bitung kemudian mengundang orang tua dari para korban untuk diberi penjelasan dan kemudian menyerahkan para korban kepada orang tua mereka masing-masing.

“Perlu adanya pengawasan dari orang tua kepada anak-anaknya agar tidak terjadi peristiwa yang dapat menimbulkan keresahan dan tindak pidana,” ucapnya.

Para orang tua korban TPPO mengucapkan terima kasih kepada Polres Bitung karena telah menyelamatkan anak-anak mereka dari TPPO.

“Terimakasih kami sampaikan kepada pihak Polres Bitung yang sudah membantu menjaga anak kami dari tindakan oknum yang akan menjerumuskan anak kami pada tindakan melanggar hukum,” kata salah satu orang tua korban. (*/AF)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang mengadakan kegiatan turun lapangan (turlap) ke 3 lokasi Sentra industri kecil dan menengah (IKM) yang ada di Kota Manado, Rabu (9/7/2025).

Pelbagai kondisi yang ada dilihat langsung oleh Wawali di tiga lokasi tersebut yakni pengelolaan sentra IKM Pasar Restorasi Kayu Bulan, Pengelolaan Ikan di Sentra Promosi IKM Manado dan Sentra Konveksi Pasar Wisata Bunaken.

Diketahui, lewat Kementrian Perdagangan RI, Pemerintah telah menyiapkan sarana prasana yang memadai untuk dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka.

Di Kota Manado sendiri, pengembangan kemitraan, peningkatan kualitas SDM, serta penyediaan sarana dan prasarana IKM tersebut disediakan oleh Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Masyarakat bisa memanfaatkan untuk mengembangkan usaha seperti pengelolaan keripik, ikan tuna, pembuatan furniture serta konveksi.

Dengan peralatan yang modern, ini bukan hanya menjadi tempat untuk kita belajar tapi juga ini harus dimanfaatkan sehingga berkesinambungan.

“Hari ini, saya mengecek dan meninjau langsung pengelolaan sentra IKM yang ada Pasar Restorasi Kayu Bulan, Pengelolaan Ikan di Sentra Promosi IKM Manado dan di Sentra Konveksi Pasar Wisata Bunaken,” ujar Wawali. (elka)

Meimonews,com – Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid melaksanakan kegiatan panen jagung bersama Kelompok Tani (Poktan) Poposaden I dan beberapa pejabat Pemkot Manado di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (8/7/2025).

Kehadiran pejabat Pemerintahan Kota (Pemkot) Manado yakni Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel dan Kepala Dinas Pertanian Kota Manado M. Soyan ini merupakani bentuk dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan lokal.

Panen jagung ini merupakan bagian dari sinergitas antara Kepolisian, Pemerintah Kota, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan ekonomi dan pangan.

Kehadiran Kapolresta Manado menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani atas kerja keras dan semangat gotong royong yang ditunjukkan. “Pertanian adalah kekuatan bangsa. Polri siap mendukung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan produksi pertanian demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Manado juga mengapresiasi keterlibatan aktif kepolisian dalam mendukung program pertanian pemerintah, yang dinilai mampu memberikan motivasi dan dampak positif bagi para petani lokal.

Dengan semangat kolaboratif, kegiatan panen jagung ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Manado sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. (AF)

Meimonews.com – Guna memastikan pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Mandiri penerimaan mahasiswa baru (Maba) Strata 1 (S1) Unsrat Manado Tahun Akademik (TA) 2025/2026 berjalan sesuai tata tertib (tatib) dan standar akademik, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie turun langsung ke lapangan.

Ruangan-ruangan yang menjadi tempat pelaksanaan ujian di UPT TIK Unsrat ini didatangi langsung oleh Rektor, Rabu (9/7/2025).

Kendatipun memasuki ruangan-ruangan tempat ujian tersebut, Rektor yang di dampingi penanggung jawab kegiatan/panitia tetap menggunakan prosedur yang ada dalam penerimaan Maba Jalur T2 (Tumou Tou).

Pembukaan pelaksanaan UTBK Jalur Mandiri T2 Unsrat oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur G. Pinaria

Pelaksanaan UTBK Jalur Mandiri Tumou Tou Unsrat Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur G. Pinaria, Senin (7/7/2025).

Pelaksanaan UTBK jalur mandiri yang tidak membebankan uang pangkal, dan biaya kuliah sepenuhnya berdasarkan UKT yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi orang tua ini akan berlangsung hingga Jumat (11/7/2025).

Ada sebanyak 2.868 quota yang tersedia yang tersebar di 11 fakultas dari berbagai program studi (prodi) di lingkungan Unsrat.

Jalur Mandiri T2 ini merupakan jalur terakhir dari mekanisme penerimaan Maba Unsrat tahun akademik ini, setelah jalur prestasi (Seleksi Nasional Berbasis Prestaai/SNBP) dan jalur tes (Seleksi Nasional Berbais Tes/SNBT). (FA)

Meimonews.com – Tahun 2025 merupakan momentum nasional untuk kembali melakukan pemutakhiran data keluarga secara menyeluruh.

Karena itu, workshop ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan pemahaman teknis di lapangan, memperkuat proses verifikasi dan validasi (verval) Keluarga Risiko Stunting (KRS), serta membangun komitmen dan sinergi lintas sektor.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Perwakilan (Kaper) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memberikan sambutan pada Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 di Aston Hotel Manado.

Kegiatan yang berlangsung, Rabu – Kamis (9-10/7/2025) ini diikuti 30 peserta yakni 15 pengelola data dari OPD-KB kabupaten/kota dan 15 orang dari PKB/PLKB selaku manager data.

Turut hadir pula pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kaper di dampingi Ketua Tim Kerja Data dan Teknologi Informasi Moh. Fuad Saud adalah seluruh Ketua Tim Kerja di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Sulut.

Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola data serta memastikan bahwa proses pemutakhiran berjalan dengan baik dan akurat.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain mekanisme teknis pemutakhiran data berbasis teknologi digital melalui aplikasi SIGA, Tatakelola pelaporan dan supervisi berjenjang,

Selain itu, peran strategis mitra kerja seperti pemerintah desa, kader PKK, kader KB, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK); Strategi identifikasi dan verifikasi keluarga berisiko stunting secara lebih akurat.

Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021 dan pemutakhiran data hingga tahun 2024, telah terdata lebih dari 700 ribu kepala keluarga di Sulut.

Data ini menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis, mulai dari penentuan keluarga berisiko stunting, intervensi program Bangga Kencana, hingga perumusan kebijakan perlindungan sosial berbasis keluarga.

Sebagaimana diketahui, pendataan keluarga merupakan kegiatan strategis lima tahunan yang dilanjutkan dengan proses pemutakhiran berkala.

Workshop ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemendukbangga/BKKBN tetapi merupakan bagian dari kerja bersama seluruh pemerintah daerah.

Data yang dihasilkan menjadi pijakan dalam menyusun intervensi pembangunan keluarga lintas sektor.

Itulah sebabnya dalam rangka menyukseskan agenda tersebut, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut menggelar workshop ini.

Kaper menegskan juga bahwa worksohp ini menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa data adalah roh dari kebijakan.

“Tanpa data yang akurat dan mutakhir, kebijakan bisa tidak tepat sasaran. Maka dari itu, tanggung jawab seluruh peserta hari ini sangat mulia: memastikan data keluarga Indonesia benar-benar mencerminkan realitas di lapangan,” ujarnya,

Ditekankan bahwa penyediaan data KRS yang mutakhir sangat penting dalam menajamkan sasaran intervensi program percepatan penurunan stunting.

Oleh karena itu, proses verval KRS tahun 2025 dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan pemutakhiran data keluarga.

Di akhir sambutannya, Kaper mengajak seluruh peserta workshop untuk menguatkan komitmen bahwa pemutakhiran data bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas.

Diajak pula untuk menjadikan data keluarga sebagai dasar utama dalam mengatasi stunting, kemiskinan ekstrem, dan ketimpangan akses layanan dasar, serta Mengintegrasikan hasil pemutakhiran dengan sistem informasi daerah guna memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat.

Diingatkan bahwa keberhasilan pemutakhiran data sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor dan penguatan kapasitas SDM di semua tingkatan. (Afer)

 

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa (8/7/2025).

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan jasa keuangan, serta mendorong pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung antusias ini dihadiri oleh Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Minahasa Selatan Joins Langkun (mewakili Bupati Minahasa Selatan Franky D. Wongkar).

Selain itu, Asisten Direktur Kantor OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGoMalut), Rizky Betadi Putra (mewakili Kepala OJK SulutGoMalut Rizky) dan Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan (mewakili Dirut Revino M. Pepah).

Dalam sambutannya, Langkun mengapresiasi kolaborasi antarlembaga ini dan menekankan pentingnya literasi keuangan bagi kemajuan ekonomi masyarakat. “Peningkatan literasi keuangan adalah kunci agar masyarakat dapat membuat keputusan finansial yang tepat, terhindar dari investasi bodong, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Rizky menyampaikan bahwa OJK berkomitmen penuh dalam melindungi konsumen jasa keuangan dan terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat vital untuk memastikan masyarakat Modoinding mendapatkan akses informasi yang akurat dan komprehensif mengenai berbagai produk keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Louisa memberikan pemahaman mengenai produk-produk perbankan yang ditawarkan oleh Bank SulutGo, khususnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan dan pelaku UMKM.

“Kami berharap masyarakat Modoinding dapat memanfaatkan berbagai fasilitas perbankan yang kami sediakan untuk mendukung kegiatan ekonomi mereka, baik itu untuk tabungan, kredit usaha, maupun transaksi digital,” tutur Ibu Louisa.

Kepala Cabang BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Amurang Aloysius Yadhi Kustanto menjelaskan berbagai produk dan layanan BRI yang dirancang untuk mendukung sektor pertanian dan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi di Modoinding.

“BRI selalu siap menjadi mitra bagi para petani dan pelaku usaha kecil di Modoinding. Kami memiliki berbagai program pembiayaan dan layanan keuangan yang dapat membantu mengembangkan usaha mereka,” ujar Aloysius.

Melalui kegiatan yang diisi dengan sesi interaktif, tanya jawab, dan pembagian materi edukasi ini diharapkan masyarakat Modoinding semakin melek finansial dan dapat memanfaatkan layanan perbankan secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup mereka.(Afer)

Meimonews.com – Walikota Palu Hadianto Rasyid di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu Diah Puspita dan rombongan betkunjung ke Manado, Jumat (4/7/2025).

Di momen kunjungan yang sekaligus ajang silaturahmi sekaligus tukar pikiran antardua kota bertetangga yang memiliki potensi besar di berbagai sektor ini, Walikota Manado Andrei Angouw mengantar tamu/undangan ini ke Pasar Tematik Tongkaina.

Mendampingi Walikota Manado dalam kegiatan ini adalah Ketua TP PKK Manado Irene Pinomtoan dan beberapa pejabat Pemkot (Pemerintah Kota) Manado.

Walikota Manado menyampaikan selamat datang kepada Walikota Palu beserta rombongan Pemkot Palu, seraya menjelaskan bahwa Pasar Tematik Tongkaina merupakan bagian dari program strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Walikota juga memaparkan tantangan pembangunan di Kota Manado, terutama keterbatasan lahan yang mendorong dilaksanakannya pembangunan hunian vertikal sebagai upaya menjaga ruang terbuka hijau. Namun, fokus utama tetap diarahkan pada penguatan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua DPRD Sulut ini turut menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu, khususnya dari sektor kesehatan melalui rumah sakit.

Menanggapi hal itu, Walikota Palu menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Manado.

Walikota Palu menegaskan, kunjungan ini bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana studi pembelajaran lintas daerah.

Ia berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara Kota Manado dan Kota Palu. (Afer)

Meimonews.com – Wujud upaya memperkuat komitmen lintas sektoral dalam menjadikan keluarga sebagai pusat dan fondasi utama pembangunan nasional, Pemerijtah Provinsi (Pemprov) Sulut dan jajaran menggelar Apel serentak, Jumat (4/7/2025).

Pelaksanaan apel merujuk pada Surat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Nomor B-263/KK.02/HARGANAS32/F4/2025, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 005/25.G301/SEKR-DIS-DUKCAPIL yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Melalui surat ini, seluruh perangkat daerah, termasuk DPRD Provinsi, instansi vertikal, dan lembaga pemerintahan lainnya, diminta melaksanakan apel serentak sebagai bentuk penghormatan terhadap momen penting pembangunan keluarga.

Apel dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado, dan dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah serta ASN yang berkantor di wilayah tersebut. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay. (BACA : Keluarga Kuat dan Harmonis, Lahirkan Generasi Berkualitas, Berakhlak Mulia dan Mampu Bersaing di Era Global)

Sementara itu, bagi instansi yang berkantor di luar jalur 17 Agustus, apel dilaksanakan secara mandiri di kantor masing-masing, yang dipimpin Pejabat Administrator atau Pejabat Fungsional Madya.

Skema pelaksanaan ini mencerminkan semangat sinergi menyeluruh dari seluruh jajaran pemerintahan dalam mendukung pembangunan keluarga secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan apel serentak di seluruh unit pemerintahan ini, Pemprov Sulut menunjukkan keseriusan dan keselarasan langkah dalam menjadikan keluarga sebagai pusat kebijakan dan fondasi utama pembangunan berkelanjutan di daerah maupun nasional.

Dalam apel tersebut, dibacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Wihaji.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN telah meluncurkan sejumlah program strategis Quick Win.

Program ini tidak hanya responsif terhadap isu-isu aktual keluarga, tetapi juga ditujukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan manusia dan penguatan keluarga.

Adapun lima program unggulan yang diperkenalkan adalah pertama Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan gotong royong yang menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan satu juta keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, non-nutrisi, pemantauan kesehatan, dan pengasuhan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penyediaan layanan penitipan anak dengan standar nasional pengasuhan yang membantu orang tua bekerja serta menjawab kekhawatiran sosial terhadap tren child-free, yang muncul karena anggapan bahwa memiliki anak memperberat beban hidup.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Inisiatif untuk meningkatkan peran ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja dan pra-remaja, serta pembentukan karakter generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.

Keempat, Lansia Berdaya (SIDAYA). Program yang mendorong keterlibatan lansia dan keluarganya agar tetap aktif, sehat, tangguh, dan produktif, dengan dukungan berbagai sektor dan berbasis pada potensi individu lansia itu sendiri.

Kelima, Superapps Keluarga. Platform digital terintegrasi yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, data, dan intervensi keluarga, menjawab kebutuhan masyarakat modern akan akses layanan keluarga berbasis teknologi.

Kelima program ini menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan layanan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendorong kolaborasi multisektor dalam membangun keluarga berkualitas di seluruh Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus dilakukan Universitas Negeri Manado (Unima) terkait dengan memperluas jejaring dan meningkatkan mutu pendidikan.

Itulah sebabnya, pimpinan Unima melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan melakukan benchmarking terkait pembukaan Fakultas Kedokteran dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Rektorat USU, Kamis (3/7/ 2025).

Agenda utama pertemuan ini meliputi pendampingan untuk rencana pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) di Unima, pembahasan persiapan teknis dan strategis yang diperlukan, serta penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hadir mewakili Unima adalah Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Akademik Mister G. Maru, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Lenny Leorina Evinita, Ketua Senat Unima Herry Sumual,l serta konsultan tim pembukaan Faked Angelheart Joy Maynard Rattu.

Dari USU hadir Rektor Muryanto Amin; Wakil Rektor II Muhammad Arifin Nasution, Wakil Rektor III Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, Ketua Senat Akademik Budi Agustono, Dekan Faked Aldy Safruddin Rambe, Wakil Dekan I Faked Delyuzar, serta Sekretaris Direktorat Pengembangan Pendidikan Joiverdia Arifiyanto

Turut hadiriInspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Chatarina Mulyana, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Unima dalam memperluas program akademik, khususnya rencana pembukaan Faked.

Melalui kerjasama strategis ini, Unima diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas institusi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mempersiapkan secara matang seluruh aspek yang diperlukan dalam pembentukan Faked (*/FA).