Meimo News

Meimonews,com – Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier, Konjen Australia di Makassar Todd Dias dan tim berkunjung ke North Sulawesi ACIAR – Unsrat Manado di Tomohon, Jumat (24/10/2025).

Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) memiliki proyek yang berfokus pada kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata.

Proyek ini bertujuan membantu petani kecil beradaptasi dengan perubahan dan peluang pasar, serta meningkatkan keterlibatan mereka dengan industri pariwisata setempat.

North Sulawesi ACIAR – Unsrat ini merupakan projek kerjasama Australia dan Indonesia. Projek di Sulut ini dipimpin Suhartati Djarkasi dengan anggota Maria Sumual, Dora Katiandagho , Tineke Langi, Sesilia Wanget , dan Ireine Adriana Longdong (semuanya dosen Fakuktas Pertanian Unsrat).

Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Manado Dedie Tooy menjelaskan North Sulawesi ACIAR – Unsrat ini berlangsung hingga 3 tahun ke depan.

Kerjasama ini, sebut Tooy berdampak positif tidak saja bagi petani tapi juga bagi masyarakat umum di daerah ini.

Itulah sebabnya, Dubes Konjen Australia untuk Indonesia di Makassar dan tim memberi perhatian dan mengadakan kunjungan ke lokasi ACIAR – Unsrat di Tomohon.

Dubes berharap, manfaat teknologi dan kemitraan yang terjalin semakin bermanfaat bagi semakin banyak petani dan masyarakat serta Sulawesi Utara.

Tooy mengapresiasi dan menyampaikan penghargaannta atas kerja dan semangat Tim di bawah pimpinan Djarkasi serta para mitra, dan tak lupa pula menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor dan jajarannya, para mitra BRIN, Universitas Udayana dan Universitas Mataram, serta University of Adeleide, Australia. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier di dampingi Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Bias dan staf di Ruang Kerja Walikota Manado, Kamis (23/10/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama antara Australia dan Pemerintah Kota Manado di berbagai bidang, khususnya pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam suasana pertemuan yang penuh keakraban ini, Walikota dan Dubes membahas berbagai peluang kolaborasi strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Beberapa di antaranya mencakup kerjasama di sektor akademik, inovasi penelitian, serta penguatan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Walikota menyampaikan terima kasih atas kunjungan kehormatan Duta Besar dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan Australia.

“Kami menyambut baik inisiatif kerjasama ini karena dapat membuka peluang pengembangan di bidang pendidikan, riset, dan pariwisata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Dubes menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Manado, serta menyoroti hubungan baik yang telah terjalin antara Walikota dan pihak Australia.

“Kami merasa bangga karena Walikota Manado memiliki kedekatan dengan Australia. Hal ini menjadi simbol hubungan yang positif antara masyarakat Australia dan Indonesia, khususnya dengan Kota Manado,” ujar Dubes kelahiran Indonesia ini.

Dubes juga menambahkan, Kota Manado memiliki potensi besar di sektor pariwisata, dan pihaknya berharap semakin banyak wisatawan asal Australia datang untuk menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Kota Manado.

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama. (elka)

Meimonews.com – Duta Besar Australia untuk Indonesia HE Rod Brazier menegaskan, Australia tidak saja hanya memperkuat perdagangan tapi juga membuka banyak peluang bagi generasi muda Indonesia. Salah satu contoh nyata adalah peningkatan kuota kerja dari 1.000 menjadi 5.000 pertahun. Kuota telah besar yang diberikan.

“Ini merupakan langkah besar untuk mendukung mobilitas pengembangan keterampilan anak muda di Australia,” ujarnya ketika memberikan Kuliah Umum di Aula Lantai 4 Kantor Pusat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (23/10/2025).

Sekitar 100-an mahasiswa dan dosen termasuk sejumlah Dekan Fakultas di lingkungan Unsrat menghadiri kuliah umum yang mengangkat tema Hubungan Australia – Indonesia dan Peluang Studi Di Australia oleh Dubes yang di dampingi Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Makassar Todd Dias.

Dari pimpinan Unsrat, hadir Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Pinaria dan Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat) Steenie E. Wallah.

Dubes Australia untuk Indonesia HE Rod Brszier saat memaparkan materi kuliah umum

Dubes mengungkapkan, kerjasama Australia – Indonesia mencakup setiap sektor. Namun, pendidikan dan hubungan antarmasyarakat masih menjadi inti hubungan itu, seperti hubungan antarsekolah, universitas, organisasi, budaya dan asosiasi pemuda.

Dijelaskan, Indonesia masih menjadi destinasi utama Australia. Pendidikan adalah ekspor jasa terbesar Australia, yang merupakan cerninan kualitas tinggi institusi pendikan mereka yang bertaraf dunia dan tenaga kerja yang terampil.

Pria kelahiran Indonesia ini mengungkapkan, jumlah pelajar Indonesia di Australia mencapai rekor tertinggi, lebih dari 24.000. Banyak universitas di Australia telah membuka kampus cabang di Indonesia. Sehingga semakin banyak warga Indonesia merasakan pendidikan dari Australia.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Pinaria saat memberikan sambutan mewakil Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie

Australia memiliki program beasiswa asing paling lama di Indonesia yang bernama Australia Awards, yang mendukung generasi pemimpin berikutnya.

Para pelajar yang melanjutkan studi di Australia akan bergabung dengan lebih dari 200.000 alumni di Indonesia. “Para alumni kami memberikan kontribusi besar terhadap hubungan bilateral dengan membangun relasi pribadi yang mendalam dan berkelanjutan,’ ujarnya.

Disebutkan, bagi rekan-rekan akademisi, terdapat peluang kolaborasi riset melalui program seperti koneksi dan Partnership for Indonesia -Australia Research (PIAR).

Foto bersama Dubes bersama Konjen, Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 4 Unsrat usai penyerahan cenderamata

“Kami bangga bahwa Universitas Sam Ratulangi merupakan bagian aktif dari PIAR yang menunjukkan komitmen bersama dalam menghasilkan riset berkualitas tinggi dan berdampak nyata,” tandasnya.

Saat memaparkan materinya, Dubes mengurai perjalanan panjang hubungan Australia dengan Indonesia termasuk dengan Sulawesi Utara.

Peserta Kuliah Umum yang mengangkat tema Hubungan Australia – Indonesia dan Peluang Studi di Australia

Dijelaskan, Indonesia dan Australia adalah sahabat, tetangga dan mitra. Hubungan ini didasarkan kepada sejarah panjang persahabatan antara masyarakat dan pemerintah kedua negara.

Bahkan hubungan Indonesia dan Australia sudah terjalin sejak pelaut dari Makassar berlayar ke Autralia Utara berdagang di First Nations kami,” ujarnya.

Di tengah tantangan gkobal dan ketidakpastian, Australia berkomitmen bekerjasama dengan Indonesia dan mitra lainnya untuk menjaga keamanan, stabilitas dan kemakmuran bersama.

Salah satu mahasiswa saat memanfaatkan sesi tanya-jawab dengan mengajukan beberapa pertanyaan dalam bahasa Inggris

Terkait dengan wilayah Sulut, Dubes mengungkapkan, “Pada Oktober 1945, Pasukan Manado Force yang dibentuk Australia memainkan peran dalam mendukung pembebasan wilayah Sulawesi Utara yang saat itu berada di wilayah pendudukan Jepang.”

Peristiwa ini, sambungnya, menjadi peristiwa bersejarah yang menunjukkan kerjasama dalam perjuangan meraih kemerdekaan. Ada foto-foto yang merekam sambutan hangat masyarakat Manado kepada tentara Australia.

Gerdy Worang (salah satu dosen) saat bertanya kepada pemateri/Dubes

Foto-foto tersebut bukan hanya dokumentasi sejarah tetapi juga bukti nyata persahabatan dan solidaritas sudah terjalin sejak lama. Dan, kini terus diperkuat melalui pendidikan, penelitian dan kerjasama lintasgenerasi.

Dikemukakan, seperti Indonesia, perdagangan menjadi tulang punggung Australia. 1 dari 5 pekerja di Australia terkait dengan sektor perdagangan. Australia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan banyak negara termasuk kemitraan economic komprehensif Indonesia – Australia.

Di akhir pemaparannya, Dubes berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk berbicara (memberi kuliah umum) dan mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexnder Sompie, Wakil Rektor 1 mengungkapkan, Unsrat telah menikmati kerjasama yang panjang dengan berbagai universitas dan lembaga riset di Australia. Bentuk kerjasama tersebut sangat beragam, mencakup proyek penelitian bersama, pertukaran staf dan mahasiswa, serta kemitraan akademik.

“Banyak dosen kami yang merupakan lulusan universitas-universitas di Australia, beberapa bahkan sejak era Colombo Plan, dan banyak lainnya melalui berbagai program beasiswa yang lebih baru,” ujar Pinaria.

Jaringan ini, sebutnya, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan komunitas akademik kami dan memperkuat jejaring internasional universitas.

“Kami sangat senang bahwa Yang Mulia hadir di sini hari ini untuk memberikan kuliah umum mengenai hubungan bilateral Australia–Indonesia serta berbagi wawasan mengenai peluang beasiswa di Australia. Kami yakin sesi ini akan menginspirasi para mahasiswa dan staf kami untuk melanjutkan studi dan memperluas kerja sama dengan Australia,” jelasnya.

Unsrat sangat menghargai dukungan Pemerintah Australia dalam mendirikan Aussie Banget Corner (ABC) di Gedung Kantor Urusan Internasional Universitas Sam Ratulangi. Inisiatif ini, yang didukung oleh Konsulat Jenderal Australia di Makassar, menjadi jembatan penting dalam mempererat pertukaran budaya dan pendidikan antara kedua negara.

Unsrat dengan tulus berharap bahwa melalui kunjungan ini, kerja sama antara kedua pihak akan semakin kuat—meluas ke lebih banyak fakultas, program bersama, dan bidang penelitian yang membawa manfaat bagi kedua bangsa.

“Sekali lagi, terima kasih banyak, Yang Mulia, atas kunjungannya ke universitas kami dan atas wawasan berharga yang telah dibagikan,” ujar alumni salah satu universitas di Austarlia ini.

Momen tanya-jawab dimanfaatkan beberapa mahasiswa dan dosen, Sejumlah pertanyaan dan masukkan diajukan/disampaikan dan direspons positif baik oleh Dubes maupun Konjen Australia di Makassar yang mendampingi Dubes. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas dan birokrasi yang bersih.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dilaksanakan di Ruang Rapat Toar Lumimuut, Kantor Walikota Manado, Selasa (21/10/2025).

Pentingnya membangun kepercayaan publik tersebut, ditegaskan Walikota terkait dengan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) yang menjadi salah satu tolok ukur persepsi masyarakat terhadap integritas instansi pemerintah.

“Integritas adalah fondasi utama. Pemerintah harus terus berbenah agar masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap kinerja pemerintahan,” ujar Walikota.

Walikota juga menyinggung pentingnya pembinaan mental dan motivasi aparatur sipil negara.

Walikota mencontohkan, persoalan internal seperti kekecewaan dalam penempatan jabatan perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan disharmoni yang berpengaruh terhadap jalannya pemerintahan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Satgas IV KPK yang turut mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kota Manado.

Walikota menegaskan pentingnya dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintah daerah terhadap program dan agenda KPK.

“Saya berharap kita semua dapat memberikan dukungan sepenuhnya kepada Satgas ini, serta mengikuti seluruh proses dengan kesadaran dan tanggung jawab,” ujarnya.

Walikota berharap koordinasi antara KPK dan Pemerintah Kota Manado dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam memperkuat sistem pencegahan dan pengawasan terhadap potensi praktik korupsi.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Inspektur Kota Manado Judhy Eduard, Tim IV KPK RI, para Kepala SKPD, Camat, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) menjadi perhatian nasional setelah menjadi Co-Host acara Penyaluran Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Launching resmi KUR Program Perumahan (KUR KPP).

Acara yang menandai perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di seluruh Indonesia ini diselenggarakan secara serentak dan terpusat di berbagai provinsi, dengan titik utama di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Selasa (21/10/2025).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertindak sebagai Host dan Bank SulutGo sebagai Co-Host untuk wilayah Sulut.

Acara tersebut tersambung secara virtual dengan lokasi utama di Surabaya dan disiarkan live streaming di 38 provinsi, di mana Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keynote speech secara virtual.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mendukung pertumbuhan UMKM. “Bank SulutGo tidak hanya fokus pada penyaluran KUR reguler untuk modal kerja dan investasi, tetapi hari ini, kami bangga dapat menjadi bagian dari peluncuran nasional KUR KPP. Inovasi ini akan membantu para pelaku UMKM, debitur KUR, untuk juga memiliki akses pembiayaan rumah yang terjangkau,” ujar Pepah.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 500 orang pelaku UMKM di Sulawesi Utara, yang merupakan debitur dan calon debitur KUR dari berbagai bank penyalur, termasuk Bank SulutGo (BSG), Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, dan Bank BSI. Kehadiran ratusan UMKM ini menjadi simbol optimisme ekonomi kerakyatan di Sulut.

Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, regulator, dan perbankan tampak jelas dengan kehadiran sejumlah tokoh kunci.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Sulut Christiano Talumepa menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Pemerintah Provinsi Sulut siap mendukung penuh program penyaluran KUR dan KUR KPP ini. Kehadiran 500 UMKM hari ini adalah bukti bahwa akses permodalan telah menjadi kunci penting dalam memajukan ekonomi daerah,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan lembaga keuangan dan perbankan utama di Sulut, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irawan, Direktur Pemasaran BSG Pius Batara, dan Komisaris Utama BSG Ramoy Markus Luntungan.

Selain itu, RCEO BRI Elizabet Primasari, Area Head BNI Lucky Lahope, Pincab BTN Manado Raja David Pasaribu, dan Perwakilan Bank Mandiri Bangun Utomo, dan Pejabat Ditjen Perbendaharaan Sulut.

Acara ditutup dengan prosesi Seremonial Akad Massal KUR Serentak dan Simbolis Penyaluran KUR, KUR PMI, dan KUR KPP, yang menunjukkan peran aktif Bank SulutGo dan perbankan lainnya dalam memperkuat tulang punggung ekonomi Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Barisan Solidaritas Muslim Indonesia (BSMI) menegaskan dukungan mereka terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) khususnya Polda Sulut dalam penegakkan hukum.

Selain itu, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Penegasan tersebut diungkapkan pengurus dan anggota ormas BSMI saat mengadakan Doa Bersama di Markas BSMI Kota Bitung, baru-baru.

Doa bersama ini dipimpin Ustadz Rio Efendi Suripno selaku Sekretaris Barisan Solidaritas Muslim Indonesia (BSMI).

Hadir pada kegiatan ini, Ketua BSMI Sapiin Palkua, Wakil Ketia Jerry Sangka dan anggota Ormas BSMI yang berada di Kota Bitung.

Tujuan dari kegiatan Doa bersama ini adalah untuk mendoakan Sulawesi Utara agar tetap aman dan tetap menjadi percontohan daerah yang menjadi simbol kerukunan antar umat beragama.

Dukungan ini sejalan dengan tugas utama Polri sebagaimana diatur dalam UU Kepolisian No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam Undang-undang ini ditetapkan tugas utama Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat, Tondano, Selasa (21/10/2025).

Penandatangan kerjasama berupa Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Manager Area Sulut PT BFI Finance Indonesia Tbk Leri Melki Sitanggang tentang Tridharna Perguruan Tinggi.

Setelah itu dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Pelaksanan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemanfaatan serta Penyediaan Sumber Daya Manusia oleh Regional HCBP Head PT BFI Finance Indonesia Tbk Meggy Marheydy Wetter dengan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Aldjon Dapa.

Penandatangan MoA oleh Dekan-dekan Fakultas

Dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Sjeddie Rianne Watung. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) FA Makadada, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Grace Luntungan dan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Joy Kumaat.

Dalam sambutannya, Sitanggang mengungkapkan sangat bangga dan senang diberikan kesempatan untuk menandatangani MoU dengan Unima.

Penandatangan kerjasama ini, sebutnya, menunjukkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan swasta. Kerjasama ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan sumber daya manusia yang unggul, yang tidak hanya memberikan kesempatan akademik tetapi juga untuk dunia usaha.

“Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya seraya berharap lulusan dari Unima bisa bekerja di lingkungan perusahaan mereka.

Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, dengan adanya kerjasama ini maka dari BFI bisa memberikan materi atau memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di Unima berkaitan dengan hal seperti perbankan dan bisnis.

Demikiam pula dengan para dosen Unima bisa melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan-kepentingan penelitian dan pengabdian.

Turut hadir pada kegiatan yang dipandu Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas ini, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, (FA)

Meimonews.com – Polresta Manado bekerjasama Pemkot Manado mengadakanA pel Tanggap Bencana di Lapangan Sparta Tikala Manado, Selasa (21/10/2025).

Apel yang dipimpin Walikota Manado Andrei Angouw ini diadakan berupa gladi kesiapan terhadap bencana dan simulasi penanganan korban bencana gempa bumi dalam rangka Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2025 di Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Manado, Kapolres Kota Manado Kombes Pol. Ilham Halid, Asisten I Julises Ohlers bersama Pejabat Eselon 2, Para Camat dan Lurah di tiga Kecamatan Wenang, Paal 2 dan Tikala serta unsur-unsur terkait Penanggulangan Bencana seperti Tim Basarnas, TRC BPBD, tim Damkar, beberapa dinas, Tagana, Kodim 1309, anggota Polri, KSOP, PLN, dan Anggota Pramuka.

Sejumlah peralatan yaitu kendaran-kendaraan operasional roda 2 dan roda 4, ambulance, mobil rescue serta alat berat seperti koader dihadirkan pada kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan pesan mendalam. Walikota mengingatkan, bencana bisa datang tanpa aba-aba, dan kesiapan adalah satu-satunya senjata untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkannya.

“Terima kasih atas dedikasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang hadir hari ini. Kita tidak bisa menghindari bencana, tapi kita bisa belajar, berlatih, dan bersinergi untuk mengurangi risikonya,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan pentingnya simulasi, pelatihan teknis, dan kerjasama lintas sektor sebagai pilar utama dalam membangun ketangguhan kota.

“Kita semua memiliki peran. Jangan tunggu bencana datang baru kita panik. Hari ini kita bersiap, agar kita bisa menyelamatkan sesama,” ujarnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan korban bencana gempa bumi yang menggambarkan situasi darurat sesungguhnya.

Dalam hitungan menit, tim evakuasi gabungan bergerak cepat mengevakuasi korban, melakukan penyelamatan, hingga menangani gangguan infrastruktur.

Tim gabungan dari Basarnas, Polresta Manado, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, PLN, Tagana, Rapi, dan berbagai unsur lainnya melakukan koordinasi yang solid dan terlatih.

Simulasi ini, sebut Kepala Pelaksana BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com, usai kegiatan, bukan sekadar latihan.

“Ini adalah pesan kuat bahwa Kota Manado adalah kota yang tangguh dan siap melindungi warganya, dari segala resiko bencana,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Sejumlah upaya dilakukan Universitas Negeri Manado (Unima) yang kini dipimpin Rektor Joseph Philip Kambey agar perguruan tinggi negeri ini terus maju dan berkembang.

Salah satu yang mendapat perhatian penting adalah Case Based Learning (pembelajaran berbasis kasus) atau Challenge Based Learning (pembelajaran berbasis tantangan).

Oleh karenanya, lewat Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima, diadakan Penguatan Case Method.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung B UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Unima, Tondano, Senin – Jumat (20-24/10/2025).

 

Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu dan beberapa Dekan dan tim terus melakukan pemantauan pelaksanaan Penguatan Case Method

Peserta berjumlah sekitar 135 orang yang merupakan perutusan dari fakultas-fakultas di lingkungan Unima.

Selama pelaksanaan kegiatan para peserta di dampingi para Wakil-wakil Rektor, Kepala Biro PKHM Vivi M. Saroinsong, Kepala Unit Pelaksana (UP) Puskom (Pusat Komputer) Quido Kainde, dan tim.

Kegiatan ini, menurut Karo Vivi (sapaan akrab Kepala Biro PKHM) di dampingi Kepala UP Puskom kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Selasa (21/10/2025), menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital kampus serta penguatan tata kelola berbasis data.

Quido menambahkan, IKU (indeks kinerja utama) 1 berfokus pada penelusuran lulusan yang bekerja atau berwirausaha, IKU 2 menyoroti pengalaman mahasiswa di luar kampus melalui program MBKM, sedangkan IKU 7 menekankan penerapan pembelajaran kolaboratif, termasuk metode case method dan project-based learning.

“Melalui kegiatan ini, Unima menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lulusan yang kompeten, pembelajaran yang partisipatif, dan ekosistem digital yang terintegrasi dalam setiap aspek kegiatan akademik,” ujar Karo Vivi. (FA)

Meimonews,com – Menteri Kedutaan (Pendidikan) Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia Jakarta Hasnul Faizal Bin Hushin Amri dan rombongan berkunjung ke Universitas Negeri Manado (Unima), Selasa (21/10/2025).

Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, Pimpinan Lembaga Universitas, Kepala Biro PKHM Unima Vivi Saroinsong, serta sejumlah Dekan dan Wakil Dekan se-Unima, menerina para tamu di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Pusat Unima, Tondano.

Sejumlah hal berkaitan dengan maksud kedatangan mereka di univeristas negeri yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini dipaparkan Hasnul.

Rektor Unima menjelaskan pula keberadaan Unima dan upaya-upaya pimpinan dan staf serta jajaran untuk memajukan perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Tondano ini.

Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima dan Wakil Rektor 2 Unima ini berharap kedatangan Menteri Pendidikan Kedubes Malaysia dan rombongan akan berlanjut dengan adanya kerjasama yang strategis.

Di penghujung pertemuan, Rektor menyerahkan Plakat kepada Menteri. (FA)