Meimo News

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memiliki 11 fakultas yakni Fakultas Kedokteran (Faked), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Dari keduabelas fakultas tersebut, masa jabatan dekannya akan berakhir awal tahun depan yakni Faperta, FPIK, Fatek, FH, FIB dan Fapet.

Sesuai dengan Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018 maka untuk penggantian dekannya ada mekanisme yang harus dilalui sebelum pelantikannya, yang akan dilakukan bersama pada 26 Februari 2025.

Perkembangan saat ini, tiga fakultas telah selesai melakukan proses pemilihan dekan (Pikdek)nya. Ketiga fakultas tersebut adalah Faperta, FPIK dan Fatek.

Tiga fakultas lainnya yakni FH, FIB dan Fapet sementara berproses Pildeknya. Lima fakultas yang akan berproses sesuai akhir masa jabatan empat tahunnya adalah Faked, FISIP, FEB, FMIPA, dan FKM.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (berseragam Korpri)

Ketiga fakultas yang telah melakukan proses Pildek dan telah berhasil menetapkan nama dekan terpilih dalam sidang senat masing-masing (waktu pemilihannya berbeda) adalah Faperta yang diadakan Pildek pada Jumat (21/11/2025), FPIK Rabu (26/11/2025) sementara Fatek Jumat (27/11/2025)

Untuk Faperta, Dekan yang sementara menjabat yakni Dedie Tooy terpilih kembali dengan suara mutlak. Dari 38 suara yang memilih, Tooy mendapat 35 suara sementara dua calon lainnya yakni Tinneke Marlyn Langi mendapat 2 suara dan Meldi Tieneke Sinolungan 1 suara. Suara-suara tersebut sudah termasuk 35 persen suara Rektor.

FPIK, dari 3 calon yang lolos penyaringan, Ockstan Kalesaran meraih suara terbanyak untuk menggantikan dekan Roike Iwan Montolalu, yang saat ini telah menjadi Wakil Rektor 3 (Bidang Umum.dan Keuangan) Unsrat.

Ockstan mendapat 56 suara sementara Markus Talintukan Lasut 5 suara dan Novie Pankie Lukas Pangemanan 1 suara. Suara Rektor (35 persen) telah pula digunakan dalam.proses pemilihan tersebut.

Untuk Fatek, Liany Amelia Hendrata mendapat suara mayoritas dan mengungguli dua calon lainnya. Liany mendapat 24 suara sementara Steenie E. Wallah dan Steeva G. Rondonuwu masing-masing memperoleh 3 suara. Suara 35 Rektor, juga telah digunakan di pildek tersebut. Liany akan menggantikan Fabian J. Manoppo.

“Proses Pemilihan Dekan yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2025 telah dan sementara berjalan. Tiga fakultas telah berhasil terpilih dekannya sementara tiga fakultas lainnya sementara berproses,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu kepada Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (2/12/2025).

Proses Pildek berjalan sesuai Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018. Hal ini, sesuai petunjuk/arahan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie. “Pak Rektor berkehendak agar proses Pildek tidak bermasalah baik saat proses Pildek maupun setelah itu,'” jelasnya.

Diketahui, pasal 46 ayat 1 UU tersebut telah mengatur tahapan Pildek yakni penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan.

Tahap penyaringan calon dekan dilakukan melalui penilaian oleh Rektor untuk mendapatkan tiga orang calon dekan. Penilaian oleh Rektor dilakukan berdasarkan penilaian portofolio dan dapat dilakukan asesmen bakal calon dekan.

Tahap pemilihan dekan dilakukan dalam rapat senat fakultas bersama dengan Rektor. Tahap pemilihan dekan terdiri atas penyampaian visi, misi, dan program kerja calon dekan di hadapan rapat senat fakultas yang bersifat terbuka; dan pemilihan calon dekan dalam rapat senat fakultas yang bersifat tertutup.

Pemilihan dekan dilakukan melalui pemungutan suara dengan ketentuan Rektor memiliki 35 persen hak suara dari total pemilih; dan senat fakultas memiliki 65 persen hak suara dan masing-masing anggota senat fakultas memiliki hak suara yang sama. Rektor dapat memberi kuasa kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan pemberian suara

“Proses sesuai Statuta Unsrat itu yang diminta Rektor untuk dilaksanakan. Pikdek saat ini telah berjalan sebagaimana statuta tersebut,” jelas Montolalu. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat mengadakan Ibadah Menyambut Natal Yesus Kristus di Ruang Rapat LPMPP Unsrat Manado, Selasa (2/12/2025).

Ibadah yang dipimpin Pdt. Joice Wokas ini dihadiri Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur G. Pinaria, Wakil Rektor 4 Unsrat Stennie Edward Wallah, serta beberapa Dekan, Kepala Biro dan Korprodi di lingkungan Kantor Pusat Unsrat.

Dari internal LPMPP Unsrat, hadir Max RJ Runtuwene (Kepala), Esry Laoh (Sekretaris), Reynal Pakasi (Bendahara), Kepala-kepala Pusat, dan staf/pegawai/THL

Di momen sukacita tersebut, ada pemberian diakonia yang diserahkan Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 4 kepada Satuan Pengamanan, Tenaga Honorer dan Sopir LPMPP Unsrat.

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Warek 1 menegaskan, tema yang diangkat pada perayaan ini yakni Terang Kristus, Pembaharuan Hidup mengingatkan kita bahwa kehadiran Kristus membawa cahaya yang menyingkirkan kegelapan : membarui hati, pola pikir, dan cara hidup kita. Seperti tertulis dalam Yohanes 8 : 12 yakni Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.

“Terang Kristus bukan hanya simbol spiritual; ia adalah kekuatan yang mengubah manusia untuk hidup dalam kasih, integritas, dan pelayanan,” ujar Pinaria.

Dikemukakan, panggilan untuk pembaruan hidup sangat relevan dengan tugas kita sebagai bagian dari dunia pendidikan tinggi. Universitas Sam Ratulangi sedang bergerak menuju peningkatan mutu dan daya saing yang semakin kuat.

Dalam upaya ini, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat memegang peran strategis, memastikan bahwa sistem mutu internal, pembelajaran, akreditasi, dan budaya akademik selalu berkembang sesuai tuntutan zaman.

Sejalan dengan tema Natal tahun ini, Pinaria menggarisbawahi tiga pembaruan penting. Pertama, Pembaruan pola pikir (mindset). Bekerja bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud pengabdian bagi bangsa dan kemuliaan Tuhan.

Kedua, Pembaruan budaya kerja. Integritas, profesionalisme, dan kolaborasi harus menjadi fondasi setiap pelayanan akademik.

Ketiga, Pembaruan semangat Terang Kristus menuntun kita untuk bekerja dengan sukacita, bukan sekadar memenuhi target.

“Jika esensi tema ini benar-benar hidup dalam diri kita, maka peningkatan mutu bukan sekadar program kelembagaan, tetapi buah dari karakter dan ketulusan kerja setiap pribadi,” tandasnya.

Pdt. Wokas dalam kotbahnya menjelaskan, Natal adalah pernyataan kasih Allah melalui hadirnya Yesus Kristus sebagai Terang Dunia. Ia datang untuk membebaskan manusia dari kegelapan dan menuntun kepada kehidupan yang sejati.

“Yesus sendiri menyatakan dalam
Yakobus 8 : 12 yang menegaskan bahwa hanya dalam Kristus kita menerima pembaruan yang memulihkan seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.
.
Bagi Unsrat, khususnya LPMPP, menurutnya, terang Kristus menjadi dorongan untuk melaksanakan tugas penjaminan mutu dan pengembangan pembelajaran yang unggul, profesional, dan penuh integritas.

Seluruh pimpinan dan staf bahkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Unsrat, dipanggil untuk menghadirkan terang Tuhan dalam seluruh tugas dan tanggung jawab.

Melalui kerja yang berorientasi pada kebaikan, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama, Unsrat dapat terus memperbarui diri sebagai institusi yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat.

“Terang Kristus yang lahir pada Natal ini, kiranya terus menuntun langkah kita,
memperbaharui semangat pelayanan, dan memampukan kita untuk menjadi,” sebutnya.

Dalam sambutannya, Kepala LPMPP Unsrat berterima kasih atas kehadiran pimpinan Unsrat, beberapa Dekan, Kepala Biro, Koorprodi dan lainnya pada ibadah menyambut Natal Yesus Kristus ini.

Runtuwene berharap, Unsrat ke depannya semakin maju dan memberi dampak positif bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara.(FA)

Meimonews.com – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) berusia 54 Tahun pada Selasa (2/12/2025). Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) tahun ini diangkat tema Bersatu, berdaulat, bersama Korpri mewujudkan Indonesia Maju.

Tema ini mencerminkan tekad apatur sipil negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas dan mandiri dalam pengandian, menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan Korpri sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, berdaya saing berkeadilan, dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota Korpri.

“Harus kita ingat dan sadari bersama bahwa pengabdian serta perjuangan Korpri bagi negeri ini memiliki arti yang sangat mendalam,’ ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Royke Iwan Montolalu mewakili Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie ketika membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudang Arif Fakrulloh pada Upacara Peringatan HUT ke – 54 di halaman Kantor Pusat Unsrat Mansdo, Selasa (2/12/2025).

Dalam setiap langkah dan karya, menurutnya, Korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus melayani masyarakat dengan NOBARTV sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.

Oleh karena itu, kesejahreraan anggota Korpri harus menjadi perhatian utama. “Pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat menganggu netralitas,” tandasnya.

Kemandirian dan netralitas Korpri, sebutnya, harus senantiasa dijaga, karena dua hal ini dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif dan berwibawa.

Semua anggota Korpri, menurutnya, patut berbangga karena di manapun tugas negara memanggil, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote anggota Korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Hadir pada upacara ini, para Wakil Rektor, para Kepala Biro, Staf dan ASN/PPPK/THL dalam lingkungan Kantor Pusat Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat integritas dan kualitas sumber daya manusia dengan menjalin kerjasama strategis bersama lembaga penegak hukum tertinggi di Indonesia.

Itu terlihat ketika Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie berkunjung ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Rektor diterima Jaksa Agung RI ST Burhanuddin di ruang kerjanya.

Kunjungan yang berlangsung hangat dan produktif ini bertujuan untuk membahas kerjasama antara kedua institusi.

Sinergi ini difokuskan pada tiga pilar utama yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta peningkatan kesadaran hukum.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Unsrat dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Klaster 2 di Desa Laikit Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara, baru-baru.

Program implementasi Tridharma Perguruan Tinggi bertemakan Penerapan Keteknikan Pertanian dengan Alat Evaporasi Dingin untuk Meningkatkan Kualitas dan Masa Simpan Sayuran ini melibatkan dua kelompok mitra utama yaitu Kelompok Tani Mawuwuk dan Kelompok Tani Kinasempoan.

Dari Faperta dan LPPM Unsrat terdiri dari para dosen dan mahasiswa yang diketuai Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy dengan anggota Ireine Longdong dan Ruland Rantung, serta Teltje Koapaha, Herry Pinatik; Deny Saroinsong, Bartje Wariki dan Karmila Amir, yang berperan sebagai narasumber, instruktur praktik lapangan, serta pendamping teknis bagi kelompok tani.

Selain itu, melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian yaitu I Kadek Dharmawan, Stevy Pangemanan, dan Dianty Samaria Lumi

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan pascapanen komoditas hortikultura seperti cabai, tomat, dan pepaya yang memiliki daya simpan relatif singkat.

Solusi yang diterapkan berupa teknologi evaporator dingin (evaporative cooling), yaitu sistem pendinginan berdaya rendah berbasis proses penguapan air yang mampu menurunkan suhu ruang simpan secara alami sekaligus menjaga kelembapan, sehingga kesegaran produk dapat dipertahankan lebih lama tanpa ketergantungan pada energi listrik skala besar.

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta memperoleh pelatihan pembuatan dan pengoperasian evaporator dingin sederhana berbahan lokal, teknik pengaturan suhu dan kelembapan ruang simpan, efisiensi penggunaan air, serta praktik Good Handling Practices (GHP) meliputi teknik panen yang benar, sortasi, dan grading produk hortikultura guna mempertahankan mutu sekaligus meningkatkan nilai jual.

Selain aspek pascapanen, kegiatan PKM Klaster 2 juga dirangkaikan dengan kegiatan penanaman hortikultura bersama kelompok tani, sebagai penguatan praktik budidaya di tingkat lapangan.

Ke depan, tim PKM juga merencanakan pemberian bantuan bibit hortikultura unggulan dalam agenda pendampingan berikutnya guna mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani mitra.

Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas mahasiswa dan wujud kepedulian sivitas akademika terhadap masyarakat, kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian,

Para mahasiswa berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, membantu praktik pembuatan alat evaporator dingin, pendampingan penanaman, serta berinteraksi langsung dengan petani sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning).

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh materi pelatihan dinilai peserta sebagai esensial hingga sangat esensial. Petani tidak hanya memahami konsep teknologi evaporasi dingin, tetapi juga mampu mempraktikkan pembuatan dan pengoperasian alat, serta menerapkan prinsip GHP dalam kegiatan panen dan pascapanen.

Ketua Tim, Dedie Tooy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Unsrat dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna sekaligus membangun karakter mahasiswa.

“Selain membantu petani meningkatkan kualitas produk dan menekan kehilangan hasil pascapanen, program ini juga menjadi wahana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan kompetensi profesional sejak dini,” ujarnya.

Program kemitraan ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Utara dalam mendukung pengembangan pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-65 di JG CenterCenter Minahasa Utara, Senin (1/12/2025).

Puncak peringatan diadakan dalam sidang senat terbuka yang turut dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, 65 tahun FEB Unsrat memberikan kontribusi nyata, dari mencetak pemimpin, pengusaha hingga pengabdian bagi bangsa dan negara.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie bersama Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat/Bupati Minahasa Utata Joune JE Ganda

Rektor mengajak untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan dan penelitian di FEB serta terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman yang semakin cepat di era digitalisasi.

Ketua Panitia Dies Natalis ke – 65 FEB Unsrat Joune JE Ganda dalam sambutannya mengatakan, momentum 65 tahun ini tentu bukan sekedar peringatan usia, tetapi merupakan tonggak perjalanan panjang FEB sebagai salah satu pilar pendidikan yang melahirkan pemimpin-pemimpin ekonomi, birokrat, pengusaha, akademisi, inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi Sulawesi Utara dan Indonesia.

Terkait tema, Ganda yang adalah Bupati Minahasa Utara ini menjelaskan dengan tema Bertumbuh bersama dan berdampak, ini mengajak kita semua untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan di bidang akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat tetapi juga untuk memastikan bahwa pertumbuhan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat bangsa dan daerah. (FA)

Meimonews.com -Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie buka the 16th Governing Council Meeting of the Postgraduate Programme on Tropical Fisheries with International Linkage yang dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Unsrat Manado, Sabtu (29/11/2025).

Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peran lembaga pendidikan tinggi kebanggaan Bumi Nyiur Melambai ini di level akademik internasional.

Pertemuan bergengsi ini menjadi platform krusial untuk memperkuat kurikulum dan kolaborasi internasional dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang perikanan tropis.

Kehadiran Rektor dalam pertemuan Dewan Pengurus ke-16 ini menyoroti komitmen kuat Unsrat, khususnya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dalam memajukan pendidikan pascasarjana yang memiliki daya saing global.

Diharapkan, hasil dari pertemuan Dewan Pengurus ke-16 ini akan membawa inovasi KUBET signifikan bagi Program Pascasarjana Perikanan Tropis dengan Linkage Internasional, menjadikannya pusat keunggulan akademik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri perikanan dunia. (FA)

Meimonews.com – Personil gabungan Polda Sulut dari Ditsamapta, Satbrimob dan Ditreskrimum telah diturunkan untuk membantu Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dalam menangani perkelahian antarkelompok dua desa yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.35 Wita.

Berdasarkan informasi yang ada, diduga kejadian tersebut dipicu karena pengaruh minuman beralkohol.

Bermula ketika kelompok anak-anak muda membuat keributan di desa lain dengan cara berteriak-teriak hingga warga dan anak-anak muda desa setempat terpancing, kemudian melakukan pengejaran dan sempat terjadi aksi saling lempar batu.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, Polda Sulut sudah menurunkan personil gabungan untuk meredam kejadian tersebut.

“Sudah diturunkan personil gabungan Ditsamapta, Satbrimob, dan Ditreskrimum Polda Sulut di lokasi kejadian untuk membantu Polres Minahasa Tenggara dan jajaran dalam meredam sekaligus menangani kejadian tersebut,” ujarnya, Minggu (30/11/2025) sore.

Situasi hingga Minggu sore, sebutnya, sudah kondusif namun pihak kepolisian tetap memonitor perkembangan situasi terkini di sekitar lokasi kejadian dan penyelidikan lebih lanjut.

Diungkapkan, sesuai perintah Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum. “Kejadian sudah ditangani oleh kepolisian dan pihak terkait. Sesuai perintah Kapolda Sulut, para pelaku pasti akan ditindak tegas dan diproses hukum,” ujarnya.

Oleh karenanya, warga masyarakat diimbau untuk dapat menahan diri, tidak mudah terprovokasi atau terpancing situasi. Jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh suasana karena situasi saat ini sudah kondusif. “Mari kita jaga kerukunan, persaudaraan, dan kedamaian,” pintanya. (AF)

Meimonews.com – Orang Muda Katolik (OMK) Sta. Agnes Paroki Bunda Hati Kudus (BHK) Kairagi Manado menggelar Rekoleksi di Kaleosan Garden Wailan Kota Tomohon, Sabtu – Minggu (29-30/11/2025).

Ada tiga narasumber dihadirkan pada rekoleksi yang mengangkat tema Dalam harapan kita berjalan di bawah kepemimpinan Kristus sebagai teladan hidup ini.

Narasumber tersebut adalah 2 orang pastor/imam yakni Adri Watuseke MSC (Pengajar Seminari Kakaskasen) dan Pastor Andreas Rumayar Pr (Pastor Paroki BHK Kairagi) serta aktivis awam Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob/Ketua Komunitas Tolak Narkoba).

Ketua PPP Brimob dan Ketua Komunitas Anti Narkoba Lexie Kalesatan saat membawakan materi

Pastor Watuseke membawakan materi Masa Adven, Pastor Rumayar tentang Organisasi sementara Kalesaran tentang Bahaya narkoba : Aspek resiko dan protektif generasi muda terhadap bahaya narkoba serta Pengembangan karakter.

Selain mendapat pembekalan materi oleh para narasumber tersebut, 35 peserta rekoleksi ini menjalani/melakukan kegiatan seperti Perkenalan, Adorasi dan catatan malam, Doa dan meditasi, Senam bersama, Games, Dinamika kelompok, dan Evaluasi tim.

Di momen tersebut diadakan pula pemilihan pengurus baru, di mana terpilih sebagai Ketua adalah Reynal.

Mendampingi peserta pada kegaiatan yang dilakukan Pengurus OMK Paroki yang diketuai Caritas Deo ini adalah Mary Salindeho dan Susan Pontoh serta Koordinator Bidang 2 Dewan Pastoral Paroki Inge Rusmana. (lex)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay tetap berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sulut.

Itu terlihat pada program keringanan pajak dengan nama Keringanan Pajak Sukacita Natal 2025 yang sebelumnya berlangsung 1-30 November 2025, yang kini diperpajang.

Perpanjangan program Pemprov Sulut, dalam hal ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut tersebut berlangsung 20 hari yang dimulai Senin (1/12/2025) hingga Sabtu (20/12/2025).

“Ya, program keringanan pajak dengan nama Keringanan Sukacita Natal 2025 diperpanjang, dan berlangsung 20 hari, mulai tanggal 1 Desember hingga 20 Desember 2025),” ujar Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com, Senin (1/12/2025).

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen

Perpanjangan ini, jelasnya, merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sulut di bawah kepemmpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus) dan Wakil Gibernur Johanis Victor Mailangkany atas keinginan masyarakat agar program ini dperpanjang.

Masyarakt wajib pajak diajak memanfaatkan momen menggemborakan ini dengan mendatangi kantor-kantor Samsat atau gerai-gerai yang ada di daerah ini dengan membawa persyaratan berupa fotokopi (fc) KTP, fc STNK dan notice pajak, fc akte/dokumen pendirian bagi perusahaan, dan materi Rp. 10.000.

Adapun keringanan yang masuk dalam program ini, adalah Pertama, bebas 100 persen tunggakan PKB tahun-tahun sebelumnya (roda 2 200 cc ke bawah); kedua, pengurangan 50 persen tunggakan PKB tahun-tahun sebelumnya (roda 2 di atas 200 cc, roda 3 dan roda 4 ke atas); ketiga, keringanan ekuivalen (PKB dan opsen.PKB setara nilai PKB sebelum masa opsen).

Keempat, pembebasan denda PKB 100 persen; kelima, pembebasan tarif PKB progresif; keenam, tambahan diskon PKB 5 persen -10 persen untuk kendaraan yang belum lewat s/d 9 bulan sebelum jatuh tempo (secara langsung, tanpa permohonan); ketujuh, pembebasan denda SWDKLLJ tahun lalu dan tahun-tahun lalu. (elka)