Meimonews.com – Menjelang malam pergantian tahun dari tahun 2025 ke tahun 2026, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie melakukan pantauan udara situasi kamtibmas di dua daerah wilayah Sulut, Rabu (31/12/2025).
Kapolda Sulut melakukan patroli udara untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Sulawesi Utara jelang malam pergantian tahun, aman dan kondusif.
Dengan menggunakan helikopter Bell 429/P-3202 Baharkam Polri, Kapolda mengecek kondisi arus lalu lintas Kota Manado dan mengunjungi Kota Bitung.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menjelaskan, kegiatan Kapolda untuk melakukan pemantauan melalui udara terkait kondisi kamtibmas maupun arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun.
“Jelang malam pergantian tahun, aktivitas masyarakat meningkat baik. Personil Polda Sulut dan jajaran all out melaksanakan pengamanan,” ujarnya. (AF)
Meimonews.com – Indek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Polresta Manado mencapai angka 4,54 dengan kategori kinerja level 5 atau istimewa.
Kendatapun demikian, Polresta Manado dan jajaran (polsek-polsek) tetap terus melakukan berbagai upaya termasuk inovasi-inovasi dalam kaitannya agar kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado tetap aman dan kondusif.
Hal tersebut terungkap saat Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbioantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, serta para Kapolsek jajaran memaparkan Press Release Akhir Tahun 2025.
Puluhan wartawan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Polresta Manado, Rabu (31/12/2025).
Kapolresta Manado menyampaikan gambaran umum perkembangan situasi kamtibmas serta hasil pelaksanaan tugas Polri di wilayah hukum Polresta Manado sepanjang tahun 2025.
“Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Manado masih dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.
Dikemukakan, berdasarkan data, meskipun terjadi peningkatan crime total sebesar 142 kasus atau 9,07 persen, namun crime clearance mengalami penurunan 69 kasus atau 8,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini, menurut Kapolresta, menunjukkan adanya tantangan sekaligus upaya berkelanjutan Polresta Manado dalam meningkatkan kualitas penanganan perkara
Sejumlah indikator strategis juga menunjukkan hasil yang sangat baik, di antaranya respon time kehadiran polisi di TKP, pemenuhan pengamanan objek vital dan target rentan, serta kemampuan reduksi potensi gangguan kamtibmas.
Di bidang lalu lintas, tercatat 723 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 56 orang, serta kerugian materiil mencapai lebih dari Rp1,18 miliar. Polresta Manado terus melakukan upaya preventif dan edukatif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Manado.
Pada aspek community policing, Polresta Manado mencatat keberhasilan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan 850 permasalahan masyarakat melalui problem solving, meskipun dengan jumlah personel yang terbatas.
Selain itu, kehadiran Polisi Lingkungan dan respon cepat Samapta Rayon Presisi melalui layanan Call Center 110 dan 112 mendapat apresiasi positif dari masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam bidang pembinaan dan pengawasan internal, Kapolresta Manado menegaskan komitmen untuk tidak mentolerir pelanggaran anggota. Sepanjang tahun 2025, seluruh laporan pengaduan masyarakat (Dumas) ditindaklanjuti 100 persen, serta terjadi penurunan pelanggaran personel seiring dengan penguatan sistem pembinaan dan pengawasan.
Polresta Manado juga berhasil meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan daerah, di antaranya Kompolnas Award 2025, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, serta apresiasi dari Pemerintah Kota Manado atas kecepatan tindak lanjut laporan masyarakat.
Kapolresta Manado menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil Polresta Manado dan masyarakat Kota Manado atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin selama tahun 2025.
Polresta Manado, sebutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, serta menjaga stabilitas kamtibmas demi terwujudnya Manado yang aman dan kondusif. “Mapalus torang jaga Manado aman,” tandasnya. (AF)
Meimonews,com – Hari Kelahiran Yesus Kristus (acap disebut Natal) menjadi momen kebahagiaan bagi Aparat Sipil Negara/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja/Tenaga Harian Lepas (ASN/P3K/THL) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.
Sebagai bentuk kebahagiaan dan semakin memperat silaturahmi di momen kerohanian/spititual tersebut, Bapenda Sulut mengadakan Ibadah Natal dan Berbagi Kasih, Selasa (30/12/2025).
Ibadah Natal yang dipimpin Pdt. Stenly Emor diadakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Bapenda Sulut, Jln. 17 Agustus Manado sementara berbagi kasih diadakan di Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan dan Panti Jompo Karombasan.
Ketua Darma Wanita Bapenda Sulut Ine Silangen -Pelealu saat menyerahkan bantuan
Kegiatan berbagi kasih ini dipimpin Ketua Darma Wanita Bapenda Sulut Ine Silangen-Pelealu dan Sekretaris Bapenda Sulut Filma D. Kepel.
Kepala Bapenda Sulut, June E. Silangen mengapresiasi semangat kebersamaan pegawai dan menegaskan komitmen Bapenda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah sambil memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.
Usai ibadah, rombongan Bapenda melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan. Mereka membagikan bingkisan Natal, makanan, dan kebutuhan sehari-hari seperti popok dan lainnya kepada anak-anak yatim piatu.
Kegiatan dilanjutkan ke Panti Jompo Karombasan di mana para lansia disambut dengan senyuman lebar setelah menerima santunan dan hiburan doa bersama.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas internal Bapenda, tapi juga menjadi teladan bagi instansi pemerintah lainnya dalam merayakan Natal secara bermakna.
“Kami berharap semangat Natal ini terus terjaga sepanjang tahun untuk mendukung target pendapatan daerah Sulut,” ujar June. (elka)
Meimonews.com – Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC, dan 3 (tiga) imam/pastor merayakan bersama Pesta 50 Tahun Imamat mereka di Stasi Santa Perawan Maria Ratu Paroki Kristus Raja Kembes, Kabupaten Minahasa, Minggu (28/12/2025).
Perayaan ini diawali Misa Syukur yang dipersembahkan Mgr. Mandagi (yubilaris) di dampingi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, 3 yubilaris lainnya serta 20-an imam/pastor termasuk Sekretaris Keuskupan Manado Pastor Poltje Pitoy Pr Pastor Paroki Kembes Pastor Firovani ‘Ovan’ Adikila Pr, sejumlah imam/pastor dari Keuskupan Agung Merauke dan frater Diakon Michael Kewo Pr di gereja Stasi.
Ratusan umat Stasi/Paroki setempat serta sejumlah undangan lainnya termasuk tokoh-tokoh penting seperti Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa, Ketua DPRD Papua Selatan Herry Silubun, Kepala Dinas Kehutanan Sulut Reiner Dondokambey, Anggota DPRD Sulut Lucky Louis Schramm, donatur Keuskupan Manado hadir pada momen penuh kebahagiaan/sukacita dan kebersamaan ini.
Pastor Johanis ‘Yong’ Ohoitimur MSC saat memberikan kotbah
Pastor Johanis ‘Yong’ Ohoitimur MSC ketika memberikan kotbah mengurai tentang makna Pesta Keluarga Kudus, yang dirayakan saat itu juga, serta makna imamat dari para yubilaris, yang jatuh pada 18 Desember lalu dan para imam/pastor lainnya,
Imamat seorang pastor/imam lebih dari sekedar imam. Imamat bukan milik pribadi seorang imam. Imamat dari seorang pastor/imam dan uskup adalah partisipasi di dalam imamat itu sendiri. “Dalam bahasa teologi, seorang imam adalah Sacerdos victima. Artinya, imam kurban,” ujarnya.
Sebagian umat dan tamu/undangan yang menghadiri misa
Mantan Rektor Unika De La Salle Manado ini mengungkapkan, imam-imam perjanjian lama, biasanya mempersembahkan kurban. Kurban-kurban itu bisa hewan. Anak domba, misalnya atau hasil panen. Imam-imam dalam perjanjian lama, juga mempersembahkan kurban tapi bukan kurban itu bukan dirinya sendiri. Kurban itu terpisah dari diri imam.
Tapi pada Yesus, imamat dan kurban adalah satu hal yang sama. Yesus mempersembahkan dirinya karena itu, Ia memberikan tubuh dan darahNya. Dan, itulah yang diwariskan oleh Yesus dalam Gereja sampai saat ini,” tandasnya.
Para yubilaris (dari kiri ke kanan) Pastor Albert Hendricus Santie MSC, Mgr. Petrus Canius Mandagi MSC, Pastor Aloisius Wenseslaus Maweikere Pr dan Pastor Christianus Santie MSC
Imam yang memimpin misa, menurut Pastor Yong adalah imam kurban. Dan kemuliaan imamat bukan dari diri pastor/uskup sendiri tapi kemuliaan salib Kristus di mana Yesus mengurbankan diriNya.
Inilah dasarnya mengapa dalam Gereja Katolik seorang imam begitu dimuliakan/dihormati. Karena imam bukan hanya ditahbiskan tetapi melalui tahbisan, ia mengambil bagian dalam kurban Kristus.
Mgr. Mandagi di dampingi Pastor Paroki Kristua Raja Kembes Pastor Firovani ‘Ovan’ Adikila Pr saat memotong kue pesta imamat
Kiranya kemuliaan kurban inilah yang dihidupi selama 50 tahun oleh Mgr. Mandagi dan 3 imam yubilaris serta imam-iman lainnya. Jadi imamat itu adalah sesuatu yang mulia tapi dianugerahkan melalui kemanusiaan seorang pastor yang rapuh bagaikan bejana tanah liat. Imam bisa gembira bersama umat tapi juga turut merasakan dukacita dan pergumulan hidup.
“Di altar, imam mengurbankan diri seperti Kristus dan dalam hidup sehari-hari imam mengurbankan diri melalui tugas pelayanan yang dipercayakan kepadanya,” ujarnya seraya mengajak melihat aspek imam-kurban dalam pengalaman Mgr. Mandagi di Ambon dan Merauke.
Mgr. Mandagi, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa, Ketua DPRD Papua Selatan Herry Silibun saat memberikan sambutan
Di kedua tempat itu, Mgr. Mandagi banyak dikritik, kekurangannya diungkit, bahkan ditolak, dibenci, dihina dan lain sebagainya tapi Mgr. Mandagi tetap diam, tidak melawan karena sebagai seorang imam ia memberi diri, bersedia mengurbankan diri, bersedia menanggung penderitaan, bersedia disalibkan bersama Kristus demi penebusan.
Dalam sambutannya, Mgr. Mandagi secara apa adanya mengurai perjalanan panjang imamatnya hingga bisa menjadi Uskup Amboina dan Uskup Agung Merauke. Banyak lika-liku perjalanan imamatnya.
Pemberian kue pesta oleh Mgr. Mandagi kepada 3 imam yubliaris dan Mgr. Rolly
Tapi ia bisa merayakan Pesta Emas Imamat bersama 3 rekan seangkatannya tidak terlepas kaitannya dengan antara lain dukungan keluarga (ada yang menjadi imam/pastor, suster, frater dan bruder).
Sikap seperti disiplin, tegas dan berintegritasnya mewarnai perjalanan panjang imamatnya. Ia memiliki sikap mau mengampuni walaupun sering dikritik/dihina/dimasalahkan padahal apa yang dibuatnya memiliki nilai penting dan berharga di mata masyarakat dan Gereja.
Penyerahan buku tentang Mgr. Mandagi yang ditulis Frits H. Pangemanan saat launching
Sikap seperti disiplin, tegas dan berintegritas serta berkontribusi penting baik bagi Gereja maupun daerah/masyarakat diakui Wakil Gubernur Papua Selatan dan Ketua DPRD Papua Selatan (saat memberikan sambutan di penghujung misa) serta Uskup Manado ketika mereka memberikan sambutan pada acara syukuran di halaman gereja, usai misa.
Atas nama umat Katolik Keuskupan Manado yang tersebar di 78 paroki dan 400 stasi (di mana Stasi Kamangta salah satunya) serta para imam/pastor, suster, frater dan bruder, Mgr. Rolly menyampaikan selamat merayakan 50 tahun imamat kepada Mgr. Mandagi dan ketiga pastor/imam yakni Pastor Wens, Pastor, Andre dan Pastor Christ.
Saat perarakan
Para yubilaris, menurut Mgr. Rolly, telah berhasil melewati berbagai tantangan dan kesulitan tetapi juga menghadapi cinta dari umat di mana-mana. Mgr. Mandagi berhasil melewati krisis/kerusahan di Ambon dengan selamat.
“Itu patut disyukuri dan telah disyukuri saat miaa tadi dan dilanjutkan acara syukuran ini setelah misa,” ujar Mgr. Rolly.
Foto bersama sejumlah undamgan
Mantan Provinsial MSC Indonesia ini mengungkap pula bagaimana Mgr. Mandagi ketika bertugas di Keuskupan Amboina termasuk saat Pak Sinyo Harry Sarundayang menjadi Plt. Gubernur Ambon, yang sungguh banyak tantangan yang dihadapi tapi Mgr. Mandagi bisa melewati itu dengan baik, dan kemudian diangkat sebagai Uskup Agung Merauke.
Pesta Emas Imamat para yubilaris jatuh pada 18 Desember 2025. Mereka, secara sendiri-sendiri telah merayakannya pada tanggal tersebut di tempat mereka bertugas.
Saat ini, Pastor Wens adalah Pastor Paroki St. Mikhael Perkamil, Pastor Andre adalah Rektor/Pastor Pelayanan RS Gunung Maria Tomohon, Pastor Christ tinggal di rumah tua MSC di Karombasan, Mgr. Mandagi Uskup Agung Merauke.
Acara syukuran setelah misa diwarnai sambutan-sambutan dari Mgr. Mandagi, Mgr. Rolly, Camat Tombulu, pemotongan kue perayaan dan penyerahan oleh Mgr. Mandagi kepada 3 yubilaris lainnya dan kepada Mgr. Rolly serta launching beberapa buku tentang Mgr. Mandagi oleh penulis Frits H. Pangemanan, beberapa atraksi dan makan bersama.
Sebelum Mgr. Mandagi dan Mgr. Rolly tiba di lokasi kegiatan tari kabasaran dan LC stasi setempat menjemput dan mengarak kedua Uskup dari dekat ujung kampung ke rumah keluarga Mandagi – Dolang (penyelenggara kegiatan) serta menuju ke gereja. (elka)
Meimonews.com – RSUP Kandou Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan nasional. Emergency Medical Team (EMT) RSUP Kandou resmi dilepas untuk memberikan bantuan kesehatan di Provinsi Aceh, Jumat (26/12/2025).
Pelepasan tim dilakukan Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry H. Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto serta jajaran pejabat terkait lainnya
EMT RSUP Kandou yang diberangkatkan terdiri dari lima tenaga kesehatan lintas profesi, yakni Rico SH Sondakh (dokter umum), Daniel Saikat (perawat), Yandri Andreas Bakker (perawat), Steven Johanes Aror (elektromedis) dan Sultan (apoteker).
Tim ini akan membantu penanganan dampak bencana di wilayah Aceh. Sesuai arahan Health Emergency Operational Center (HEOC) Banda Aceh, TCK-EMT RSUP Kandou akan melaksanakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tengah.
Rencananya, EMT RSUP Kandou akan diberangkatkan pada Sabtu (27/12/ 2025) melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menuju Aceh.
Direktur Utama RSUP Kandou Starry Rampengan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota tim yang akan menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada lima tenaga kesehatan yang tergabung dalam Emergency Medical Team RSUP Kandou yang akan bertugas di Banda Aceh untuk pengabdian kemanusiaan,” ujar Prof. Starry.
Ditegaskan, nilai utama tenaga kesehatan adalah melayani dengan hati dan profesionalisme. “Sebagai tenaga kesehatan, kita bekerja dengan hati yang penuh kasih, melayani dengan profesionalisme dan dedikasi. Kita memberikan pelayanan terbaik agar apa yang kita lakukan dapat membawa kesembuhan,” ujarnya.
Dirut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh tim. “Selamat bertugas, semoga Tuhan menyertai,” ujarnya. (Fer)
Meimonews.com – Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menerima dan menindaklanjuti setiap laporan atau pengaduan warga sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menanggapi pemberitaan terkait dugaan penolakan laporan pengrusakan yang dialami seorang pedagang di kawasan Pasar 45 Manado.
Polresta Manado memastikan bahwa tidak ada laporan masyarakat yang ditolak, termasuk laporan dugaan pengrusakan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Manado.
Dijelaskan, peristiwa dugaan pengrusakan tersebut terjadi pada Rabu (25/12/2025), sekitar pukul 19.28 Wita di sekitar kawasan Pasar 45 Manado, Kelurahan Pinaesaan Lingkungan 1 Kecamatan Wenang Manado
“Perlu kami tegaskan bahwa Polresta Manado tidak pernah menolak laporan warga. Setiap laporan yang masuk kami terima dan kami layani sesuai dengan ketentuan dan tahapan prosedur yang berlaku,” ujar Iptu Agus Haryono, Jumat (26/12/2025).
Pada saat kejadian, sebutnya, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) telah memberikan konseling awal kepada pelapor serta menyarankan agar data terkait barang yang diduga dirusak beserta estimasi kerugian dilengkapi. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi agar proses penanganan perkara dapat berjalan secara cepat, jelas, dan akuntabel.
“Ini bukan bentuk penolakan, melainkan bagian dari prosedur agar laporan dapat diproses secara maksimal dan sesuai dengan aturan hukum,” jelasnya.
Menindaklanjuti viralnya pemberitaan di salah satu media online, Satreskrim Polresta Manado kemudian melakukan klarifikasi langsung kepada korban/pelapor. Pada Jumat (26/12/2025) korban mendatangi ruang Satreskrim Polresta Manado untuk memberikan keterangan serta melengkapi dokumen terkait barang-barang yang mengalami kerusakan.
Dalam klarifikasi tersebut, korban menyerahkan bukti kepemilikan berupa nota dan rincian barang yang dirusak, yakni sebanyak 148 buah jam tangan dengan berbagai jenis dan ukuran, dengan estimasi kerugian sekitar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).
Setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, Satreskrim Polresta Manado secara resmi menerima laporan pengaduan dengan Nomor: 2160/XII/2025/SPKT/Restamdo, tertanggal 26 Desember 2025, dengan pelapor atas nama Nurain Panigoro dan terlapor Fandi alias Fox. Selanjutnya, penyidik telah melakukan pengambilan keterangan awal untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.
Iptu Agus menambahkan, Polresta Manado terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat. “Kami hadir untuk masyarakat. Setiap laporan pasti kami proses dan tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya. (AF)
Meimonews.com – Secara umum situasi dan kondisi kamtibmas di Sulawesi Utara saat perayaan Natal tahun 2025 berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang terjadi.
“Perayaan Hari Natal di Sulawesi Utara berjalan aman dan kondusif, tidak ada hal-hal menonjol yang mengganggu kamtibmas di Sulawesi Utara,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengutip pernyataan Kapolda Sulut Irjen Pol. Riycke Harry Langie, Jumat (26/12/2025).
Meski demikian, tambahnya, personil Polri yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025, pengamanan Nataru di Sulawesi Utara masih melaksanakan tugasnya hingga 2 Januari 2026.
“Personei Polda Sulut dan jajaran yang terlibat dalam Operasi Lilin Samrat 2025 masih melaksanakan tugas pengamanan. Sebanyak 1.025 orang personil yang teribat, dibagi dalam sejumlah Satuan Tugas (Satgas), yaitu Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Tindak, Humas dan Satgas Banops,” sebutnya.
Di samping pesonei yang terlibat dalam Ops Lilin tersebut, Polda Sulut dan jajaran juga mengerahkan personil Polri lainnya untuk melakukan penjagaan di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal.
Natal hari kedua ini, personil Polri masih bersiaga melakukan penjagaan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Natal.
Selain penjagaan di rumah ibadah, personil Polri juga siaga di sejumlah lokasi wisata yang menjadi destinasi warga saat liburan Natal dan Tahun Baru. “Antisipasi kunjungan ke lokasi wisata saat liburan Natal, Polisi juga melakukan pengawasan dan pengamanan,” katanya.
Kombes Pol Hasibuan menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi menjaga kamtibmas.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam mengamankan perayaan Natal, antara lain TNI, Polri, Pemerintah Daerah, stakeholder terkait, Ormas dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya. (AF)
Meimonews.com – Tantangan pendidikan tinggi (dikti) ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan kebersamaan, integritas dan kebersamaan dalam setiap pengambilan keputusan.
Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Bery Alexader Sompie pada acara pelantikan Angota Senat Fakultaa Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/12/2025).
Mendampingi Rektor pada acara pelantikan tersebut adalah Wakil Rektor 1 Arthur Pinaria dan Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh anggota senat agar menjalankan tugas dengan penuh tqnggung jawab, menjunjung tinggi etika akademik serta mengedepankan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Rektor menjelaskwn, pelantikan ini bukan hanya pengukuhan jabatan, tetapi peneguhan tugas dan tanggung jawab akademik.
Itulah sebabnya, Rektor berharap Senat FEB Unsrat dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pimpinan fakultas dalam merumuskan kebijakan akademik yang berkualitas.
Kepada seluruh angota senat FEB yang baru dilantik diucapkan selamat bertuhas. “Semoga saudara-saudara dapat mengemban dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Universitas Sam Ratulangi,” harap Rektor. (FA)
Meimonews com – Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid memimpin apel kesiapan pengamanan Malam Natal 2025 di wilayah hukum Polresta Manado, Rabu (24/12/2025).
Apel kesiapan ini diikuti personil Polresta Manado, jajaran Polsek, BKO Polda Sulawesi Utara, unsur TNI (Pom), organisasi masyarakat, Banser Ansor, Satpol PP Kota Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado, serta Senkom Mitra Polri.
Apel ini digelar sebagai bentuk pengecekan akhir personel dan sarana pendukung pengamanan perayaan Natal.
Dalam arahannya, Kapolresta Manado menekankan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat yang merayakan Natal.
“Pengamanan Malam Natal ini merupakan tanggung jawab bersama. Saya mengimbau seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, serta tetap mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dijelaskan, Polresta Manado telah menyiapkan pola pengamanan terpadu, termasuk pengamanan gereja, pengaturan arus lalu lintas, serta patroli di titik-titik rawan.
“Harapan kami, perayaan Natal 2025 di Kota Manado dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian,” ujarnya. (AF)
Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado menggelar kegiatan Berbagi Kasih dengan mengunjungi dan memberikan bingkisan Natal kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan berbentuk kepedulian sosial ini dipimpin Dirut RS Kandou Starry Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, para Manager serta Asisten Manager.
Dirut bersama rombongan menyusuri ruang-ruang perawatan, menyapa pasien, serta menyerahkan bingkisan Natal.
Usai kegiatan, Dirut menjelaskan, kegiatan Berbagi Kasih ini merupakan wujud kepedulian dan kasih RS Kandou kepada seluruh pasien yang harus menjalani perawatan di momen Natal.
“RS Kandou mengasihi dan menyayangi seluruh pasien yang sedang dirawat. Menyambut Natal, kami ingin berbagi kasih kepada mereka yang belum bisa merayakan Natal bersama keluarga. Kami juga mendoakan agar para pasien diberikan kesembuhan, sehingga damai dan sukacita Natal dapat mereka rasakan,” ujar Dirut.
Ditambahkan, bantuan yang diberikan berupa bingkisan Natal terfokus kepada pasien kelas III. Menurutnya, kegiatan sosial serupa tidak hanya dilakukan saat Natal, namun juga akan terus dilaksanakan pada hari-hari besar keagamaan lainnya.
Salah satu pasien penerima bingkisan, Yunista Pangendaheng (asal Kabupaten Kepulauan Talaud), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Direktur Utama beserta jajaran manajemen RS Kandou.
“Terima kasih kepada Bapak Direktur Utama dan seluruh jajaran atas bingkisan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Yunista mengaku terkesan dengan kepedulian pimpinan RS Kandou yang turun langsung mengunjungi pasien di ruang perawatan. “RS Kandou sangat luar biasa. Selain pelayanannya yang baik, pimpinan rumah sakit juga sangat santun dan peduli kepada pasien,” jelasnya.
Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, Yunista yang baru saja melahirkan di RS Kandou bahkan meminta Direktur Utama untuk memberikan nama bagi buah hatinya. Dengan penuh sukacita, Dirut memberikan nama Yosua untuk bayi yang baru lahir tersebut.
Kegiatan Berbagi Kasih ini pun menjadi simbol nyata semangat Natal di RS Kandou yang pertama kali terjadi untuk menghadirkan harapan, kepedulian, serta kebahagiaan bagi para pasien dan keluarga. (Fer)