Meimo News

Meimonews.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Monica Satriawan menghadiri kegiatan sosialisasi tentang Paradigma Kehidupan Baru di Era Pandemi Covid-19.

Kegiatan yang diselenggarakan DWP Sulut tersebut diadakan di ruang out-door Restoran Pondok Hijau, Jumat (27/9/2021).

Sebelum memasuki ruangan kegiatan,. ibu Monic (sapaan istri Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor Jefry Lasut tersebut) melakukan rapat test, yang hasilnya negatif.

Ketua Relawan Anti Narkoba (RAN) Sulut yang sering menjadi pembicara di beberapa iven terkait anti narkoba di Sulut ini menegaskan, protokol kesehatan sudah menjadi budaya bariu di era pandemi Covid-19.

“Jadi, mariah kita bersama-sama menyesuaikan diri demi kesehatan kita bersama,” ujar pimpinan organisasi dengan jumlah anggota sekitar 12.000-an orang ini. (af)

Meimonews.com  – Langkah / terobosan positif dilakukan Polresta Manado dalam upaya membuka peluang bagi warga untuk mendapatkan vaksinasi.

Langkah / terobosan itu adalah mendirikan gerai vaksin keliling di Polsek Wanea untuk melayani pemberian vaksinasi kepada masyarakat.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli melalui Kapolsek Wanea AKP Arie Najoan, SH menjelaskan, gerai vaksin ini didirikan khusus untuk melayani masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19.

“Buat warga yang mau vaksin silakan. Cukup membawa KTP,” sebut AKP Arie Najoan di sela-sela giat vaksin, Jumat (3/9/2021), seperti dikutip Humas Polresta Manado, baru-baru.

Ditambahkan, kegiaant ini merupakan sumbangsih Polri buat program pemerintah demi terwujudnya kekebalan kelompok (herd immunity).

“Ini merupakan giat rutin Polresta Manado yang dilaksanakan di setiap Polsek,” ujar Najoan seraya menambahkan, vaksinasi ini gratis atau tidak dipungut biaya.

Kegiatan ini sangat berguna dan mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.

“Saya mengimbau agar seluruh masyarakat memperhatikan protokoler kesehatan (Prokes),” ajak mantan Kapolsek Pineleng ini. (lk)

Meimonews.com – Lokasi yang akan dijadikan tempat bedah rumah Paroki St. Khristoforus Gorontalo baik yang ada di Wilayah Rohani di pusat paroki (Kota Gorontalo) maupun di Stasi Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) ditinjau, Sabtu (4/9/2021).

Peninjauan pagi dilakukan Pastor Ronny Singal Pr (pastor paroki) di dampingi Pengurus dan Anggota Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Khristoforus Gorontalo di lokasi pusat paroki sedang sorenya ditinjau Pengurus KBK Paroki di Stasi Kwandang.

Saat berada di lokasi bedah rumah, Pastor Ronny dan Pengurus KBK Paroki melihat langsung tempat yang akan dibangun wc dan tempat mandi umatnya yang membutuhkan bantuan serta berdialog dengan umat dan keluarganya tersebut.

Kepada umat calon penerima bantuan, Pastor Ronny menegaskan, dana untuk pembangunan bedah rumah sudah disiapkan. “Nanti penyalurannya dilakukan oleh Pengurus KBK tapi dalam bentuk bahan,” ujar Pastor Ronny.

Dana bedah rumah, sambung Pastor Ronny, berasal dari umat dan telah diprogramkan lewat dana APP (Aksi Puasa Pembangunan) tahun 2020. Penyalurannya diatur oleh Pengurus KBK Paroki.

Hal senada disampaikan Pengurus KBK Paroki saat berada di lokasi bedah rumah di Stasi Kwandang. Baik Alex Maramis (Ketua), Andreas Lumalo (Sekretaris) maupun Elok Kurniawan (Bendahara) serta Talulembang Sule (salah satu pengurus) telah memastikan bahwa dana untuk pembangunan rumah baru di stasi ini telah dianggarkan.

“Anggaran untuk bedah rumah di sini telah disiapkan. Tinggal penyalurannya yang akan diatur namun dalam bentuk bahan,” ujar Elok (Bendaha KBK Paroki), yang dibenarkan pengurus lain KBK Paroki.

Pada kesempatan tersebut, Sule menjelaskan program bedah rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian gereja kepada umatnya.

Anggaran program ini sudah dimasukkan pada tahun 2020 lewat dana APP. “Kalau umat di sini sudah siap membangun, anggarannya sudah ada. Tinggal diserahkan tapi dalam bentuk bahan,” ujar Sule yang diapresiasi Ketua Stasi Kwandang Amandus Bulurdity dan Ketua Seksi Pembangunan Yohanis Jebarus. (lk)

Meimonews.com – Dua ormas (organisasi kemasyarakatan) Katolik yakni VPI (Vox Point Indonesia) Minahasa Utara dan WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) Ranting  Sta. Antoneta Paroki Airmadidi menggelar Donor Darah di selasar gereja Paroki St. Antonius De Padua, Minggu (5/9/2021).

Kegiatan kemanusiaan tersebut diikuti puluhan umat usai mengikuti Perayaan Misa. Kegiatan dibuka dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Johanis Pinontoan Pr (pastor paroki)

“Syukur, puji Tuhan akhirnya kami bisa menggelar kembali kegiatan donor darah ini untuk yang ketiga kalinya berturut-turut dengan kali inipun tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Youla Sumakud (Ketua VPI Minut) yang didampingi Dhelpia AT Mokalu (Ketua WKRI Ranting  Sta. Antoneta).

Kegiatan donor darah ini, tambah encik Youla (sapaan akrabnya), didukung juga oleh PMI Unit Transfusi Darah Sulut. Sebanyak 34 kantong darah berhasil dikumpulkan.

“Terima kasih untuk semua umat, teman pengurus dan anggota WKRI dan VPI yang berpartisipasi guna kelancaran kegiatan ini,” sebut Sumakud yang juga dosen Fakuktas Pertanian Unsrat Manado.

Kegiatan inipun mendapat dukungan dari aktivis donor darah Sulut Marhaenus Rumondor yang tercatat sudah 122 kali mendonorkan darahnya.

“Syukur bisa kembali memberikan donor darah untuk membantu bagi mereka yang membutuhkannya” ujar Cornelis Dj. Massie yang adalah Koordinator Bidang I Liturgi Paroki Airmadidi. (af)

Meimonews.com – Badan Pengurus KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki St. Khristoforus Gorontalo menggelar Aksi nyata peduli Covid-19 berupa berbagi masker dan sembako, Sabtu (4/9/2021).

Ribuan masker dibagikan kepada penjual dan pembeli, pengemudi dan penumpang bentor / kendaraan roda dua dan empat yang beraktivitas di dua pasar tradisional di Kota Gorontalo serta puluhan paket sembako dibagikan kepada warga / umat di beberapa tempat di wilayah Paroki secara door to door.

Masker dan sembako sumbangan dari antara lain dari Talulembang Sule (Pengurus KBK dan penggerak Paroki) dan Elok Kurniawan (Bendahara KBK Paroki) dibagi-bagikan kepada warga oleh Pengurus dan Anggota KBK Paroki. Pastor Ronny Singal Pr (Pastor Paroki) ikut membagikan sembako kepada sejumlah warga/umat.

Ketua KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Alexander Maramis menjelaskan,.kegiatan berbagi masker dan sembako ini merupakan aksi nyata dari KBK Paroki dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan bentuk kepedulian terhadap warga/umat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini menjadi aksi nyata kepedulian KBK terhadap Covid-19 dan untuk mendukung ajakan Bapa Uskup Manado Mgr. Benedictus Estepahus Rolly Untu MSC yakni ajakan agar umat peduli dan melakukan upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19,” ujar Alex, sapaan Ketua KBK Paroki St. Khristoforus.

Pastor Paroki St. Khristofus Gorontalo Pastor Ronny Singal Pr menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan KBK Paroki untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu warga/umat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

“Aapalagi aksi nyata ini merupakan bentuk dukungan terhadap kepedulian Gereja Katolik sebagaimana ajakan Bapa Uskup Manado,” ujar Pastor Ronny.

Bendahara KBK Paroki St. Khristoforus Gorontalo Elok Kurniawan merasa senang dan berterima kasih karena warga yang mendapat masker dan sembako mengapresiasi aksi nyata dari KBK yang merupakan bagian dari Gereja Katolik Gorontalo.

“Terima kasih karena semua rencana kegiatan berbagi masker dan sembako telah berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat apresiasi dari warga,” ucapnya.

Dalam pantauan Meimonews.com di lokasi berbagi (baik berbagi masker maupun sembako), warga terlihat senang dan berterima kasih dengan aksi ini.

Mereka (warga) senang karena ada organisasi yang peduli Covid-19 dan berbagi masker secara gratis dan sembako. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut memasang baliho Selamat Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado di sejumlah tempat di seputaran Kampus Unsrat Manado.

“Ada empat baliho yang kami pasang yakni di dekat pintu-pintu gerbang Unsrat baik yang dari Kelurahan Kleak maupun dari Kelurahan Bahu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Sulut Sam G. Repy kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (2/9/2021).

Isi dari kalimat yang ada di baliho, sebut Repyv adalah terkait dengan Dies Natalis ke-60 Unsrat Manado. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat P2M BNN Sulut Terry Tikoalu yang mengkoordinasi pemasangannya.

“”Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengucapkan Selamat dan Sukses Dies Natalis Unsrat Manado ke-60,” ujar Repy mengutip Repy mengutip isi baliho seraya menambahkan di baliho tersebut ada tambahan kalimat War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) serta foto Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Petrus Golese dan ada juga Komjen Golose dan Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor J. Lasut, MM.

Pemasangan baliho tersebut, menurut Repy, merupakan partisipasi baik BNN RI maupun BNN Sulut di momen Dies Natalis Unsrat Manado tahun 2021 serta merupakan informasi dan Edukasi kepada Masyarakat untuk perang terhadap Narkoba menuju Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba). (lk)

Meimonews.com – Saat ini, laju pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 100 juta penyuntikan. “Per kemarin 31 Agustus 2021 kita telah mencapai lebih dari 100 juta penyuntikan vaksin Covid-19,” ujar Jubir Vaksinasi Kememterian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi

Vaksinasi Covid-19 tersebut, jelasnya dalam keterangan persnya di Jakarta seperti dikutip Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Rabu (1/9/2021), merupakan kombinasi vaksinasi dosis pertama, dosis kedua dan dosis ketiga.

Dirincikan, total vaksinasi dosis pertama sebanyak 63.265.720 atau (30,49 %), vaksinasi dosis kedua 36.050.866 atau (17,31 %) dan vaksinasi dosis ketiga (booster) bagi tenaga kesehatan telah mencapai 640.532 atau (43,61 %).

Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari berbagai pihak seperti TNI, Polri, Pemda, organisasi masyarakat, organisasi sosial, organisasi keagamaan, pelaku usaha serta masyarakat secara keseluruhan.

Sampai saat ini, pemerintah terus akan menggenjot cakupan vaksinasi nasional Covid-19 untuk mempercepat tercapainya kekebalan kelompok. Adapun strategi yang dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 di seluruh pelosok Indonesia serta meningkatkan target penyuntikan harian.

Nadia menjabarkan, sejak pelaksanaan vaksinasi hingga saat ini total vaksin Covid-19 yang telah didistribusikan ke daerah sebanyak 140 juta dosis vaksin.

Agustus lalu, rata-rata vaksin yang dikirimkan sebanyak 8-15 juta dosis vaksin. Sekitar 15,2 juta didistribusikan pada minggu keempat Agustus dan 20,3 juta di minggu kelima Agustus hingga awal September nanti.

September mendatang, rencananya jumlah vaksin yang akan didistribusikan ke daerah lebih banyak dibandingkan bulan Agustus. “Seiring dengan penambahan ini, target penyuntikan harian juga akan ditingkatkan,” tegasnya.

Diungkapkan, pada September ini, apa yang sudah dicapai di bulan Agustus akan terus kita tingkatkan kapasitas maupun kecepatannya untuk mencapai target penyuntikan 2 juta dosis/hari.

Selain menambah jumlah vaksin, Jubir Kememkes RI ini mengimbau kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk mempercepat laju distribusi vaksin dari provinsi ke kabupaten/kota mengikuti laju pengiriman pusat terutama kabupaten/kota yang mudah dijangkau.

Apabila ketersediaan vaksin di provinsi tidak mencukupi, pemerintah provinsi dapat melakukan realokasi pada kabupaten/kota yang masih memiliki stok vaksin yang cukup banyak untuk diberikan ke kabupaten/kota lain yang memiliki stok vaksin lebih sedikit di minggu tersebut.

“Kita masih memerlukan fokus untuk serbuan dan respon baik dari TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga lain, swasta, organisasi masyarakat, organisasi agama pada kabupaten/kota yang masih merah dengan capaian dosis pertama dan laju suntikannya rendah,” ujarnya. (lk

Meimonews.com – Komunitas Manajemen Hutan Indonesia (Komhindo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan cara zoom meeting, Sabru (28/8/2021).

Rapat pertama tersebut merupakan sarana pernyamaan persepsi Tupoksi Komhindo periode 2021 – 2023.

Sebanyak 50 peserta (dari 68 orang yang diundang) mengikuti kegiatan yang dipandu (MC dan moderator) Sekretaris Komhindo La Ode Agus Salim Mando, S.Hut, MSc tersebut.

Ketua Komhindo Prof. Dr. Ir. Aminudin Mane Kandari, MSi dalam arahannya mengungkapkan tentang perlunya silaturahmi. “Melalui Komhindo, kita bisa saring berkomunikasi satu dengan yang lain dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya.

Disebutkan, ilmu ada dua. Pertama, menyelamatkan dan menyejahterakan umat manusia bila disebarkan sesama. Kedua, tidal memberikan manfaat karena tidak disebarkan.

Dr. Soni Trison, S.Hut, MSc dalam pemaparan materinya mengingatkan perlunya bersama-sama mengkawali organisasi Komhindo.

Komhindo ada, menurutnya, dalam rangka pengembangan SDM, share antar perguruan tinggi untuk saling mengisi satu dengan lainnya.

Dikemukakan, program Merdeka Belajar (MB), Kampus Merdeka (KM) menuntut kepada kita untuk lebih fokus dan profesional. “Komhindo berperan dalam memfasilitasi MBKM. Beberapa Perguruan sudah melakukan ini, seperti Unila, UHO, Unikhair, ULM Unisuh Makassar, dan lain-lain ” ujar Trison.

Sebelum acara dikutip, Mando membacakan kesimpulan. Ada sejumlah kesimpulan yang dihasilkan pada kegiatan tersebut.

Diantaranya, Komhindo merupakan organisasi terbuka dengan substansi menjiwai pentingnya kelestarian hutan.

Dalam menjalankan tupoksi, baik koordinator lembaga maupun Koordinator bidang bersama wakil dan Sekretaris bidang selaku mengedepankan silaturahmi agar yang berat menjadi ringan, dan ringan menjadi tambah ringan dengan motto Komhindo yakni Bersama kita bisa, dari Komhindo untuk semua,” tambahnya.

Kondinator lembaga Komhindo Gorontalo Daud Sandalayuk menjelaskan, Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo bergabung dalam Komhindo untuk menyatukan persepsi membangun hutan yang berkelanjutan dengan memperhatikan kaidah keilmuan untuk menjaga hutan tetap lestari dan berdaya guna bagi masyarakat dan peningkatan ekonomi yang berkelanjutan demi kemakmuran masyarakat kususnya yang berada di sekitar hutan.

“Melalui Komhindo para pakar yang berada suatu wadah menyamakan persepsi yang berasal dari perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya kepada Meimonews.com, Minggu (29/8/2021).

Ditegaskan, keberadaan hutan sangatlah penting untuk dilestarikan sesuai Undang2 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan ini tentu sesuai tuntutan masyarakat pada umumnya. (lk)

Meimonews.com – Sabtu (28/8/2021, cuaca Kota Gorontalo sangat cerah. Sejak pukul 08.00 Wita, sebanyak 15 kader Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Jajakan Gorontalo St Yohanes Paulus II kembali berkumpul di Sekretariat PMKRI yang berlokasi di Kelurahan Tenda Kecanatan Hulontalangi Kota Gorontalo. Mereka hendak melaksanakan Aksi Peduli Covid-19 yaitu #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat .

Ini merupakan aksi kedua yang dilaksanakan PMKRI Gorontalo di mana aksi yang sama telah dilaksanakan pada Sabtu (21/82021). Mereka menyiapkan sejumlah masker, hand sanitizer dan sembako untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada warga Kota Gorontalo yang saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit akibat Pandemi Covid-19.

Para kader PMKRI Gorontalo dengan atribut khas Baret Merah Maron Jambul Kuning dipimpin Stefan Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) bergerak menuju Pasar Andalas di mana d ilokasi tersebut mereka membagikan masker dan hand sanitizer kepada para pengunjung dan pedagang yang tengah beraktivitas jual beli.

Bukan hanya sekedar membagikan, para kader PMKRI Gorontalo tanpa sungkan-sungkan memakaikan masker kepada setiap pengunjung yang didapati tidak atau lupa memakai masker, bahkan mereka memberikan pencerahan tentang potensi tertular Covid 19 jika abai menaati protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Valdi Melo (fungsionaris PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) kepada Meimonews.com menyatakan, masih banyak ditemui pengunjung dan pedagang pasar Andalas, Kota Gorontalo yang abai terhadap protokol kesehatan. “Ada sejumlah pengunjung dan pedagang tidak memakai masker. Setelah diingatkan mereka akhirnya bersedia menerima dan memakai masker yang dibagikan oleh anggota PMKRI,” ujarnya.

Meski demikian, tambahnya, pada umumnya warga Kota Gorontalo yang beraktivitas di pasar Andalas sangat senang dan antusias menerima pemberian masker maupun hand sanitizer. Hal ini membuat anggota PMKRI makin semangat untuk membagikan bantuan.

Selesai melaksanakan Aksi Peduli Covid 19 di Pasar Andalas, para kader PMKRI bergerak door to door untuk membagikan sejumlah paket sembako kepada warga Kota Gorontalo yang kurang mampu termasuk sebagian di antaranya umat Paroki St. Khristoforus Gorontalo .

Kali ini, aksi bagi-bagi sembako turut didampingi Moderator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Pastor Roni Singal Pr (Pastor Paroki St. Khristoforus Gorontalo).

Pada momentum penyerahan sembako, Pastor Roni dengan gayanya yang khas tidak lupa menyapa umatnya sambil menyemangati mereka agar selalu taat pada anjuran pemerintah untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19 .

Kepada warga PMKRI Gorontalo, Pastor Roni menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas upaya yang telah dilakukan PMKRI Gorontao untuk ikut peduli terhadap situasi pandemi Covid-19.

“Aksi Peduli Covid 19 yang dilaksanakan oleh PMKRI Gorontalo ini sesungguhnya merupakan implementasi dari Ajaran Sosial Gereja tentang panggilan keterlibatan Gereja dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Pemberian bantuan kepada warga masyarakat yang berkekurangan di saat pandemi Covid 19 adalah sejalan dengan sikap Gereja untuk selalu mendahulukan kaum miskin dan mereka yang menderita. “Preferential option for the poor. ” ujar Pastor Roni kepada para kader PMKRI yang tengah subuk menyalurkan bantuan ala kadarnya tersebut.

Aksi Peduli Covid-19 ini, sebut Stevan Lintang (Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo, merupakan juga gerakan mendukung Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tanggal 7 Agustus 2021.

Adapun semangat yang termaktub dalam surat edaran tersebut yakni ajakan kepada umat Katolik untuk peduli dan melakukan upaya nyata mencegah penyebaran Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak melalui tiga bidang pelayanan yakni Pelayanan Informasi dan Literasi, Pelayanan Sosial dan Pelayanan Doa.

“Sebagai respon terhadap seruan Uskup Manado tersebut , pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo melaksanakan Aksi Peduli Covid-19 melalui #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat berupa aksi bagi-bagi masker, hand sanitizer dan sembako,” ujar Lintang.

Aksi Peduli Covid-19 ini, tambah Shorinji Kaporoh (Ketua Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo), merupakan respon PMKRI Gorontalo terhadap seruan Uskup Manado, sekaligus merupakan wujud kepedulian PMKRI Gorontalo untuk mengambil peran membantu upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus membantu mereka yang secara sosial ekonomi terdampak oleh pandemi covid-19.

“Secara ekonomis, bantuan yang disalurkan nilainya tidak seberapa, tapi aksi ini lebih dimaksudkan sebagai ajakan kepada semua pihak untuk segera mengambil langkah nyata ikutserta menanggulangi pandemi Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak mengingat saat ini angka positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo masih relatif tinggi,” ujar Shorinji.

Sejretaris Tim Kerja PMKRI Gorontalo Maria Bay mengungkapkan, di tengah kesulitan yang dihadapi warga Kota Gorontalo , bantuan masker, hand sanitizer dan sembako yang disalurkan PMKRI Gorontalo dirasakan warga sangat berarti.

“Hal tersebut terlihat pada antusiasme dan kegembiraan warga saat menerima bantuan,” ujar Maria seraya menyebutkan hal tersebut tentu saja semakin menyemangati para anggota PMKRI dalam melaksanakan aksi ini.

Semoga ke depan, PMKRI Gorontalo akan terus dimampukan untuk memberikan yang terbaik bagi gereja, masyarakat, bangsa dan negara. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Setelah sukses menggelar aksi nyata Peduli Covid-19 berupa pemberian masker, hand sanitizer dan sembako pada Sabtu (21/8/2021), PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Kota Jajakan Gorontalo lewat Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo menggelar lagi aksi serupa pada Sabtu (28/8/2021).

Kalau pada Sabtu lalu aksi pembagian masker dan hand sanitizer dilakukan di Pasar Andalas dan Perlimaan Telaga serta pembagian sembako secara door to door maka Sabtu ini pemberian masker dan hand sanitizer di Pasar Andalas sedang pembagian sembako tetap door to door.

Aksi nyata khususnya penyerahan sembako kali ini turut dihadiri Moderator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Pastor Roni Singal Pr (Pastor Paroki St. Khristoforus Gorontalo).

Setelah berkumpul di Sekretariat PMKRI di Kelurahan Tenda Kecanatan Hulontalangi Kota Gorontalo, sebanyak 15 Pengurus dan Anggota PMKRI yang dikoordinasi Tim Kerja Peningkatan Status PMKRI Gorontalo melakukan aksi
Peduli Covid-19 yaitu #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat .

Sejumlah pedagang dan pemgunjung yang sedang beraktivitas di Pasar Andalas diberikan masker dan hand sanitiser secara cuma-cuma / gratis.

Saat memberikan masker PMKRI Gorontalo tanpa sungkan memakaikan masker kepada setiap pengunjung yang didapati tidak atau lupa memakai masker, bahkan mereka memberikan pencerahan tentang potensi tertular Covid 19 jika abai menaati protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Valdi Melo (fungsionaris PMKRI Kota Jajakan Gorontalo) kepada Meimonews.com menyatakan, masih banyak ditemui pengunjung dan pedagang pasar Andalas, Kota Gorontalo yang abai terhadap protokol kesehatan. “Ada sejumlah pengunjung dan pedagang tidak memakai masker.

“Setelah diingatkan, mereka akhirnya bersedia menerima dan memakai masker yang dibagikan oleh anggota PMKRI,” ujarnya.

Selesai melaksanakan Aksi Peduli Covid 19 di Pasar Andalas, para kader PMKRI bergerak door to door untuk membagikan sejumlah paket sembako kepada warga Kota Gorontalo yang kurang mampu termasuk sebagian di antaranya umat Paroki St. Khristoforus Gorontalo .

Saat menyerahkan sembako, Pastor Roni menyapa umatnya sambil menyemangati mereka agar selaku taat pada anjuran Pemerintah untuk menaati protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pastor Roni mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PMKRI Gorontalo untuk Peduli terhadap situasi pandemi Covid-19.

Bagi Pastor Roni, aksi Peduli Covid 19 PMKRI Gorontalo ini sesungguhnya merupakan implementasi dari Ajaran Sosial Gereja tentang panggilan keterlibatan Gereja dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Pemberian bantuan kepada warga masyarakat yang berkekurangan di saat pandemi Covid 19 adalah sejalan dengan sikap Gereja untuk selalu mendahulukan kaum miskin dan mereka yang menderita. “Preferential option for the poor ” ujarnya.

Aksi nyata Peduli Covid-19 tersebut, ungkap Koordinator PMKRI Kota Jajakan Gorontalo Stevan Lintang merupakan dukungan PMKRI Gorontalo terhadap Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tanggal 7 Agustus 2021.

Adapun semangat yang termaktub dalam surat edaran tersebut yakni ajakan kepada umat Katolik untuk peduli dan melakukan upaya nyata mencegah penyebaran Covid-19 dan membantu mereka yang terdampak melalui tiga bidang pelayanan yakni Pelayanan Informasi dan Literasi, Pelayanan Sosial dan Pelayanan Doa.

“Sebagai respon terhadap seruan Uskup Manado tersebut , pengurus dan anggota PMKRI Kota Jajakan Gorontalo melaksanakan Aksi Peduli Covid-19 melalui #Gerakan Berbagi, Indonesia Sehat, Indonesia Hebat berupa aksi bagi-bagi masker, hand sanitizer dan sembako,” ujar Lintang kepada Meimonews.com. (lk)