Meimo News

Meimonews com – Lagi, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado yang kini dipimpin Starry H. Rampengan membuat sejarah dalam dunia medik. Kali ini, RSUP Kandou membuat sejarah baru dalam dunia bedah urologi Indonesia.

Untuk pertama kalinya, rumah sakit ini berhasil melakukan tindakan phalloplasty atau rekonstruksi penis pada dua pasien laki-laki yang sebelumnya menjalani pengangkatan total penis akibat tumor. Prosedur dilakukan di Instalasi Bedah Sentral (IBS), Nunat (9/1/026)

Tindakan bedah prosedur uretroplasty dan URS RGP bilateral ini pada pasien berinisial KT (50) dan SM (52). Operasi dipimpin oleh Eko Arianto dari Divisi Urologi RSUP Kandou, dan dilakukan secara kolaboratif bersama tim urologi RS Hasan Sadikin Bandung yaitu Rahmad Mustafa dan Vicky Ferdian, serta tim dokter RSUP Kandou lainnya.

Phalloplasty merupakan prosedur bedah rekonstruktif untuk membentuk penis baru setelah kehilangan organ genital akibat trauma, kanker, atau kondisi kongenital. Teknik ini tidak hanya mengejar fungsi berkemih, tetapi juga fungsi seksual dan aspek psikologis pasien.

Menurut Eko Arianto, kedua pasien memiliki riwayat tumor penis dan telah menjalani penektomi total sebelumnya. “Secara onkologis, pasien sudah sehat. Namun secara psikologis, seorang laki-laki kehilangan alat kelamin tentu sangat terpengaruh,” ujarnya.

Tim urologi memastikan kondisi onkologis pasien telah bebas tumor (tumor-free) melalui pemeriksaan berkala selama dua tahun sebelum dilakukan rekonstruksi.

Prosedur phalloplasty dilakukan melalui beberapa tahap yakni Pembuatan batang penis (phallus), Menggunakan flap jaringan dari dinding perut untuk membentuk struktur penis baru.

Setelah itu, rekonstruksi uretra (uretroplasty) Dilakukan enam bulan kemudian, untuk memastikan penis dapat berfungsi dalam sistem berkemih.

Tahap selanjutnya pemasangan implan penis (penile implant) untuk mendukung fungsi ereksi, teknik ini menggunakan material titanium.

“Setelah semua tahap selesai, diharapkan dua fungsi utama penis terpenuhi yaitu fungsi berkemih dan fungsi seksual. Secara teoritis, ejakulasi dan reproduksi masih memungkinkan,” jelas Eko.

Selain fungsi, aspek estetika juga menjadi perhatian. “Kami juga melakukan rekonstruksi kepala penis (glansplasty) menggunakan mukosa rongga mulut agar tampilan mendekati penis anatomis,” tambahnya.

Diaebutkan bahwa teknik teknik yang sudah disampaikan tadi sebetulnya sudah pernah dilakukan secara terpisah. Namun teknik rekonstruksi yang diterapkan merupakan kombinasi modifikasi.:

Fondasi batang penis merupakan tindakan pertama kali di Indonesia, dan modifikasi teknik pada satu pasien adalah yang pertama dilakukan di Indonesia Timur.

Atas keberhasilan ini, pimpinan RSUP Kandou menyampaikan apresiasi.

Turut hadir dalam persiapan tindakan Wega Sukanto, selaku Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang serta jajaran pejabat dan tenaga medis terkait. (Fer)

Meimonews.com – Sejak tahun 1996 hingga 2025, sudah 20-an buku dihadirkan DR. Frits Herman Pangemanan, M.Sc baik yang ditulis sendiri maupun bersama beberapa rekan penulis.

“Sampai saat ini, sudah 20-an buku yang saya buat, baik secara pribadi maupun ada beberapa bersama teman,” ujar Frits dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Sabtu (9/1/2026).

Ada lima buka yang dibuat pria kelahiran Manado, 19 Oktober 1956 ini di awal tahun-tahun dalam karyanya sebagai penulis yakni dari tahun 1996 hingga 1999.

Buku pertama yang dihadirkan berjudul Sejarah Perrtambangsn Minyak Indonesia. Buku yang diterbitkan Majalah Uang & Efek Jakarta pada Oktober 1996 ini ditulisnya bersama dua teman wartawan.

Buku yang kedua ditulis secara penuh (dengan hanya 1 artikel diambahan sebagai sumbangan dari seorang kawan wartawan Budi Purnomo) berjudul Panorama Bursa Jiran: Dari Malaysia Hingga Singapura – Dialog Persahabatan AEI (Asosiasi Emiten Indonesia) (Jakarta: Penerbit Grafika Sacra, terbitan November 1997).

 

Buku ketiga adalah Mengapa Harus Reksa Dana? (Jakarta: Majalah Uang & Efek, terbitan Desember 1997 — Co-Author).

Buku keempat berjudul Tragedi Peradaban: Refleksi Kehidupan Sosial (Jakarta: Grasindo & Hati Baru, terbit Maret 1999).

Buku kelima berjudul Mencinta Hingga Terluka: Refleksi Peradaban Cinta (Jakarta: Grasindo & Hati Baru, terbit Maret 1999).

Penulis lepas buk dan publikask Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manilia (Filipina yang dijagokan menjadi Duta Besar RI untuk Filipina ini lantas menjelaskan buku-buku lainnya yang dihasilkan hingga tahun 2025.

Di antara lebih dua puluh karya publikasi bukunya di dalam maupun luar negeri, tersaji di sini panorama karya ilmiah bukunya. Di antaranya, pertama, A Short History of Indonesia: Land, People, and Society (Manila dan Yogyakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia Manila dan Penerbit Pohon Cahaya, Edisi-1 2019 dan Edisi-2 2024).

Kedua, Melihat dari Dekat Sistem Pendidikan Filipina (Manila dan Yogyakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia Manila dan Penerbit Pohon Cahaya, 2024). Ketiga, Sun-Shattering Mythology of Tanimbar, Indonesia – A Transformative Journey To Humanity (Manila: The Asian Social Institute, 2022).

Keempat, Myth Within Us – Revisiting Mythology from Eliade, Campbell, and Jung (Manila: The Asian Social Institute, 2020). Kelima, HUMANITY: From Without and From Within – People-Centered Models of Field Studies in Applied Cosmic Anthropology (Co-writer and assisting editor), (Manila: Asian Social Institute, 2019).

Keenam, Journeys toward Transformative Praxis (Co-writer and assisting editor), (Manila: Asian Social Institute, 2018). Ketujuh, Restorasi Misi Katolik di Kepulauan Maluku: 1888-1994 – Sebuah Catatan Kronologis (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2016).

Kedelapan, Masuknya Agama Katolik di Awear, Pulau Fordata, Tanimbar (MTB) – Percikan Dinamika Kebudayaan (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2014). Kesembilan, Uskup Johannes Aerts MSC: Vikaris Apostolik Papua Belanda – 1921-1942, Tewas oleh Kekejaman Pasukan Jepang (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2012).

Kesepuluh, Pengantar Umum Kitab Suci (Jakarta: Grafika Sacra, 2011). Kesebelas, Sejarah Gereja Katolik di Tanimbar 1910-2010 (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010). Keduabelas, Refleksi 50 Tahun Hidup Membiara MSC: ‘Ad omne opus bonum paratus’ (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010).

Ketigabelas, Profil Negara-Negara Filipina (The Republic of the Philippines) (Manila: KBRI Manila, 2008). Kesempatbelas, Let’s Speak Indonesian – An Introduction to Indonesian Grammar (Manila: Indonesian Embassy, 2007).
Karya terjemahan:

Karya terjemahan sang penulis mencakup, antara lain Bila Warga Ikut Menata Negara: Wacana Negeri-Negeri Jiran, Thailand, Indonesia, Filipina (Manila: IPD, 2005) dari karya asli Citizen Participation in Local Governance: Experiences from Thailand, Indonesia, and the Philippines (2004); dan Buku Panduan Strategi Advokasi dan Pengembangan Teknik-teknik (Manila: IPD, 2004) dari karya asli Handbook on Advocacy Strategy and Techniques Development (Manila: IPD, 2004).

Dalam bidang editing (sebagai editor penulis), Kepala Pusat Publikasi Ilmiah Graduate Studies Institute Ilmu-ilmu Sosial Asia Manila, Filipina ini juga menyunting sejumlah buku filsafat sosial, teologi, sejarah, dan pastoralia.

Produk tersebut, antara lain Perang Melanda Kepulauan Kei (Penerbit Kanisius, 2012); Tanah “Langgur: Sebuah Mutiara dari Timur (Penerbit Kanisius: 2010); Sejarah Gereja Katolik di Kepulauan Aru (Penerbit Hati Baru, 2009); Buah-Buah Iman dalam Peziarahan Iman:

Antara Refleksi dan Pemikiran (Penerbit Hati Baru, 2009); Buah-Buah Iman dalam Praksis Pastoral – Sebuah Dialog Teologal di Ranah Sosial Politik (Penerbit Hati Baru, 2009); Umat Yang Terkasih (Penerbit Hati Baru, 2009); dan Oase Kehidupan: Wacana Refleksi Kegembalaan, Seri-1 (Penerbit Kanisius, 2011). (Lexie)

Meimonews.com – Polresta Manado melaksanakan kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026, penandatanganan Pakta Integritas, serta penyerahan Rencana Pendistribusian Anggaran (Rendisgar) kepada seluruh jajaran Polresta Manado, di Aula Lantai III Polresta Manado, Jumat (9/1/2025).

Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid ini dihadiri Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polresta Manado.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan penjelasan mengenai kebijakan anggaran DIPA TA 2026, mekanisme pelaksanaan anggaran, serta penekanan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran di lingkungan Polresta Manado.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi wujud komitmen bersama seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang bersih, profesional, dan bebas dari penyimpangan.

Kapolresta Manado dalam sambutannya menegaskan bahwa DIPA merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan program dan kegiatan kepolisian, sehingga harus dipahami dan dilaksanakan secara bertanggung jawab oleh seluruh satuan kerja.

“Melalui sosialisasi DIPA TA 2026 ini, saya menekankan kepada seluruh jajaran agar anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah komitmen moral dan institusional kita bersama untuk mendukung terwujudnya Polri yang Presisi,” ujarnya.

Kapolresta Manado mengingatkan agar Rendisgar yang telah diserahkan dapat menjadi pedoman dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan operasional di masing-masing satuan, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta sinergitas seluruh jajaran Polresta Manado dalam pengelolaan anggaran negara, sekaligus memperkuat komitmen integritas dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri ke depan. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Wamendagri RI) Komjen Pol. Purn Akhmad Wiyagus ketika mengunjungi para korban selamat musibah kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut yang sedang dalam perawatan di RSUP Kandou, Rabu (7/1/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh, Kabag Prokompim Setda Kota Manado Gladly Taliawo dan Direktur RSUD Manado Hezky Lintang.

Dalam kunjungan tersebut, Wemdagri dan Walikota Manado berdialog langsung dengan Kepala Panti Werdha Damai Ranomuut Olva Sumual, serta para korban selamat yang saat ini sedang dalam perawatan.

Walikota Manado menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Pemerintah Pusat dalam memberikan dukungan moril dan kepedulian kepada para korban musibah kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Misa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Training Center Unima, Tondano, Kamis (8/1/2026)

Misa dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Pastor Dismas Saletia Pr, Pastor Sefry Topit Pr, Pastor Fecky Singal Pr, Pastor Hanny Mentang Pr, Pastor Marcel Lintong Pr dan Frater Diakon Michael Kewo Pr.

Hadir pada kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh penghayatan sebagai wujud syukur serta refleksi iman keluarga besar Unima dalam menyambut Natal dan memasuki tahun yang baru ini Rektor Unima Joseph Kambey, para pimpinan dan sivitas akademika Unima dan undangan lainnya.

Tena yang diangkat dalan oerayaan ini adalah Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga dengan sub tema Dan di atas semuanya itu, kenakanlah kasih sebagai pengikat yang menyempurnakan dan mempersatukan.

Tema dan sub tema tersebut menjadi benang merah dalam seluruh rangkaian perayaan, mengajak umat untuk merefleksikan kehadiran Allah yang menyertai dan menguatkan keluarga dalam setiap situasi kehidupan.

Salah satu momen yang menyentuh hati seluruh umat yang hadir terjadi ketika Mgr. Rolly (sapaan akrab Uakup yang baru merayakan 69 tahun usianya itu) secara khusus memanjatkan doa bagi almarhumah Anthoineta Evia Maria Mangolo serta doa bagi orang tua dan keluarga yang turut hadir langsung dalam misa ini.

Doa tersebut menjadi perwujudan nyata dari tema perayaan, di mana kasih dan kepedulian diwujudkan melalui doa bersama sebagai pengikat yang mempersatukan seluruh keluarga besar Unima dalam duka dan pengharapan.

Dalam homilinya, Uskup menegaskan, kehadiran Allah yang menyelamatkan keluarga terwujud melalui kasih yang nyata, saling menguatkan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kasih, sebagaimana disebutkan dalam sub tema perayaan, menjadi fondasi yang menyempurnakan relasi, mempererat persaudaraan, serta mempersatukan komunitas dalam keberagaman dan dinamika kehidupan.

Melalui pelaksanaan Misa Natal dan Tahun Baru ini, Unima menegaskan komitmennya sebagai komunitas akademik yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan kasih sebagai dasar kebersamaan.

Perayaan ini menjadi pengingat bahwa Unima adalah satu keluarga yang berjalan bersama, saling menopang, dan saling menguatkan dalam terang iman dan kasih (*/FA)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk memberikan kemudahan/keringanan pembayaran pajak tapi pendapatan/penerimaan daerah tidak sampai berkurang signifikan karena dana dari pendapatan/penerimaan tersebut menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Di awal tahun ini (2026), Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay mengeluarkan kebijakan keringanan pajak kendaraan bernotor (PKB).

Sebagai upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat Sulut akibat penyesuaian kebijakan PKB. Pemprov Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menyampaikan kabar baik tersebut.

“Mulai tanggal 8 hingga 31 Desember 2026 pak Gubernur telah memgeluarkan kebijakan berupa keringanan pajak kendaraan bermotor, (PKB),” ujar Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen kepada Meimonews.com, Rabu (7/1/2026).

Di dampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelola Pendapatan Daerah (UPTPPD) Manado Michael Langelo, June lantas mengurai kebijakan keringanan PKB tersebut.

Kebijakan yang ditetapkan adalah pertama, pemberian keringanan pokok Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 25 persen sehingga mulai diberlakukan kebijakan ini, tidak terjadi kenaikan PKB pada Tahun 2026.

Kedua, pembebasan pajak progresif kendaraan bermotor, sehingga masyarakat yang memiliki lebih dari satu kendaraan tidak lagi dikenakan tambahan pajak progresif.

Ketiga, pembebasan pokok PKB bagi kendaraan luar daerah yang melakukan mutasi masuk ke Sulut.

Sehubungan dengan itu, Pemprov Sulut mengimbau kepada pemilik kendaraan bermotor luar daerah yang beroperasi di wilayah Sulut untuk segera melakukan pengurusan mutasi dan pemindahan administrasi kendaraan di Samsat yang ada di daerah ini.

“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat serta mendorong tertib administrasi kendaraan bermotor di wilayah Sulut,” ujar June, pejabat yang rajin turun ke lapangan. (elka)

Meimonews.com -Tim Emergency Medical Team (EMT) RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado menuntaskan misi kemanusiaan dalam penanganan korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Tim yang berjumlah lima personil ini dipimpin Rico SH Sondakh dan menjalankan tugas sejak 27 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Setibanya di Banda Aceh pada 27 Desember 2025, Tim EMT RSUP Kandou langsung melapor ke Health Emergency Operational Center (HEOC) Aceh. Kehadiran tim diterima Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus bersama Ketua HEOC Aceh Hilda Chandra.

Berdasarkan arahan Ketua HEOC, Tim EMT RSUP Kandou ditugaskan ke Kabupaten Bireuen, tepatnya di UPTF Puskesmas (PKM) Peusangan, salah satu wilayah yang terdampak cukup berat akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Selama enam hari, tim memberikan pelayanan kesehatan di Posko Kesehatan Gampong Raya Dagang dan Gampong Pantee Lhong.

Dalam pelaksanaan tugas, Tim EMT tidak hanya memberikan pelayanan medis kepada masyarakat terdampak, tetapi juga membantu penguatan sumber daya manusia serta dukungan logistik obat-obatan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan berkelanjutan, RSUP Kandou Manado turut menyerahkan sejumlah barang dan alat kesehatan untuk menunjang pelayanan dan operasional di PKM Peusangan.

Adapun bantuan yang diserahkan antara lain satu unit PC All In One Lenovo A100, satu unit printer Epson L3210, dua unit tensimeter digital Omron HEM 7122, satu unit alat tes GDS merek Autochek, satu unit pulse oximeter Omnicrom, satu unit termometer digital merek Laica, satu unit timbangan badan merek Gea, serta satu unit alat pengukur tinggi badan.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas kemanusiaan, Tim EMT RSUP Kandou kembali ke Manado dan langsung melapor kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry H. Rampengan.

Dirut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian tim dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. (Fer)

Meimonews.com – Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap sesama, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Bantuan yang diberikan berupa bahan natura (sembako dan kebutuhan pokok) untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan warga terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Kecamatan Siau Timur Selasa (6/1/2026). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang BSG Siau Cheryl Humiang, di dampingi Wakil Pemimpin Cabang BSG Siau Jeffry Tangel.

Kehadiran jajaran pimpinan BSG Siau ini menegaskan komitmen bank sebagai “Torang pe Bank” yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah.

Atas nama Pimpinan BSG, Cheryl Humiang menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Siau.

“Kami berharap bantuan natura ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Ini adalah wujud nyata kepedulian Bank SulutGo untuk selalu bersinergi dan membantu masyarakat di masa-masa sulit,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Siau Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah proaktif Bank SulutGo. Bantuan ini akan segera didistribusikan kepada titik-titik pengungsian atau keluarga yang paling membutuhkan di wilayah terdampak.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari program BSG Peduli Bencana, yang bertujuan untuk membantu pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado H. Starry Rampengan menyambangi langsung empat pasien korban bencana banjir yang dirujuk dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (6/1/2026).‎

‎Keempat korban banjir tersebut, saat ini, tengah mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para pasien memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal dan cepat, mengingat kondisi darurat yang mereka alami akibat bencana alam.

Di sela-sela kunjungannya, Dirut menegaskan, seluruh korban bencana alam wajib memperoleh pelayanan kesehatan prioritas tanpa terkendala persoalan administrasi, termasuk apabila dokumen identitas pasien hilang akibat bencana.

Namun demikian, pelayanan prioritas tersebut tetap dilaksanakan tanpa mengesampingkan hak dan pelayanan pasien lainnya yang sedang dirawat di RSUP Kandou.

“Keselamatan dan pemulihan kesehatan pasien menjadi fokus utama kami. Penanganan korban bencana dilakukan secara prioritas, namun tetap menjaga mutu pelayanan bagi seluruh pasien yang ada,” tegasnya.

Dirut menginstruksikan jajaran tenaga kesehatan di IGD untuk memberikan perhatian khusus serta pelayanan humanis kepada para korban bencana, sebagai bentuk kehadiran negara melalui rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara.

Menurut Humas RSUP Kandou, RSUP Kandou terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkeadilan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana, sejalan dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan regional untuk Kandou yang lebih baik. (Fer)

Meimonews.com – Kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIPP Unima Evia Mangolo (EM) yang telah meninggal dunia telah menjadi berita/informasi viral bukan hanya di lingkungan pendidikan tapi juga lingkungan umum.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan jajaran berusaha keras agar permasalahan pelecehan seksual yang diduga dilakukan dosen FIPP (Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi) Unima berinisial DM bisa segera tuntas.

Pihak seperti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) RI dan Polda Sulut dan jajaran sudah turun tangan.

Reaksi cepat dari pihak-pihak terkait tak terlepas dari atensi dan konsistensi dari pihak Rektorat Unima terhadap persoalan yang ada.

Saat pertemuan/konsultasi Rektor Unima di dampingi Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto dan Menteri Pemberdayaan Perlindungan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi di Jakarta, Senin (5/1/2026) terlihat jelas komitmen pihak terkait untuk menuntaskan permasalahan ini secepatnya dan berharap tidak terulang lagi bukan hanya di lingkungan pendidikan tinggi.

Kemdiktisaibtek mengungkapkan rasa turut berdukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. “Karena terjadinya pelanggaran itu, maka saat ini kami sangat berduka,” ujar Mendiksaintek kepada wartawan.

Kemdiktisaintek dan Kementerian PPPA serta Unima, menurutnya, telah melakukan koordinasi dan telah melakukan kunjungan kepada keluarga korban.

“Saat kami bersama, maka kami memiliki konsen dan dukungan yang sama agar penanganan kasus ini bisa berjalan segera dan cepat, setelah memenuhi ketentuan dan hukum-hukum yang ada,” jelasnya.

Mendiktisaintek mengapresiasi, langkah cepat dari pihak Unima dalam menonaktifkan dosen yang diduga kuat melakukan pelanggaran. “Rektor Unima bersama jajaran telah melakukan langkah dan gerakan cepat, sehingga telah menonaktifkan dosen yang diduga kuat melakukan pelanggaran tersebut,” sebutnya.

Mendiktisaintek berjanji akan memproses dengan cepat hal-hal yang dilanggar, dan nantinya akan dikeluarkan hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap ini menjadi gerakan bersama. Ini disampaikan juga kepada seluruh civitas akademika, dosen dan mahasiswa untuk tidak ragu-ragu, tidak malu-malu untuk melaporkan hal-hal yang tidak sesuai. Dan kami memastikan melindungi seluruh laporan-laporan yang masuk,” ujarnya.

Untuk itu, diminta kepada seluruh perguruan tinggi, kampus menjadikan ini sebagai bahan peringatan bersama bahwa kita harus terus menerus menjaga kondusifitas akademika. “Saya juga mengingatkan dan memberikan perlindungan kepada sivitas akademika, korban-korban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan ini,” tandasnya.

Menteri PPPA menegaskan, pihaknya menguatkan kolaborasi antara Kemdiktisaintek dan KPPA soal bagaimana regulasi yang bisa berjalan dan berlaku nantinya.

“Kami turut berduka cita. Diharapkan ada penguatan sosialisasi secara massif. Makanya kolaborasi lebih lanjut, supaya ke depan bisa lebih cepat,” ujar Arifah.

Menteri PPPA berharap adanya upaya kolaboratif penguatan pencegahan dini melalui sosialisasi agar bila terjadi sesuati bisa bergersk cepat (FA)