Meimo News

Meimonews.com – Ada hal penting yang ditegaskan Dirut Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes ketika membuka Diklat bagi mahasiswa program studi D III Gizi Poltekkes Kemenkes Manado dan mahasiswa profesi Ners Unklab Airmadidi Minahasa Utara.

Hal penting itu di antaranya agar peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) menjaga sikap yang baik dan profesional dalam setiap interaksi dengan pasien dan rekan kerja selama praktik di rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou ini.

“Dalam menjalani, peserta didik kami ajarkan untuk selalu mengutamakan etika dan sikap yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien, sikap ramah, empati, dan menghormati satu dan lainnya,” tandas dokter Ivonne, sapaan akrabnya pada pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua kantor pusat administrasi rumah sakit, Senin (29/1/2024).

Diklat ini bertujuan untuk memberikan orientasi pengetahuan awal terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) dan Covid-19, sebelum peserta didik melakukan praktek di RS Kandou.

Dokter Ivonne menyampaikan pentingnya pelatihan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka di bidang kesehatan.  Selain itu, diingatkan, RS Kandou berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas kepada para calon tenaga medis.

“Kami sangat bangga dapat membuka kegiatan diklat ini sebagai bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan. Melalui pelatihan ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis yang berharga dan siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja nanti,” ujarnya.

Dokter Ivonne menegaskan pula, kolaborasi dan kerjasama antar tim sangatlah penting dalam dunia medis. Dalam menghadapi situasi yang mungkin menegangkan atau sulit, peserta diajarkan untuk tetap tenang dan mengedepankan kepentingan pasien.

Sebagai rumah sakit yang telah terakreditasi secara nasional dan internasional, sebutnya, RSUP Kandou memiliki standar yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan. Diklat ini merupakan salah satu upaya RSUP Kandou untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga reputasi sebagai rumah sakit yang terpercaya.

“Dengan menjaga sikap yang baik dan profesional dalam Diklat di RS Kandou, peserta diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif,” ujarnya.

Dengan demikian, diklat ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di RS Kandou. “Semoga kegiatan diklat ini memberikan manfaat yang besar bagi para mahasiswa dan dapat menjadi langkah awal menuju karier yang sukses di dunia kesehatan,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini dokter Ivonne mengingatkan pula hal penting lain yakni Instruksi dari Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/1512/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan Terhadap Peserta Didik Pada Rumah Sakit Pendidikan di Lingkungan Kementerian Kesehatan

“Setiap peserta didik atau magang di RS Kandou, kami wajib untuk sosialisasikan instruksi dari Menteri Kesehatan RI, terkait dengan regulasi perundungan,” tandasnya. (Fer)

Meimonews com – Berkolaborasi dengan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemenaker RI), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menggelar Talkshow di Bitung, Jumat (26/1/2024).

Hal- hal terkait kesejahteraan pekerja dibahas dalam kegiatan dialog dan edukasi yang mengusung tema Pekerja produktif, pekerja bahagia dengan fasilitas kesejahteraan pekerja ini.

Lima narasumber/panelis ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE ini.

Kelima narasumber/panelis itu adalah Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI Dr. Irma Ardiana, MAPS (secara daring) dengan materi Peningkatan kualitas keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja, Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN RI Dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid tentang Pedoman pelaksanaan pelayanan.

Selain itu, Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemenaker Ir. Dinar Titus Jogaswitani, MBA, National Project Officer HIV/AIDSand  Care Economy Ilo Jakarta Early Dewi Nuriana serta Sekretariat Komite Tapera.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk   memberi pembinaan dan pemahaman informasi kepada stakeholder serta  mendorong penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja di perusahaan.

Penyediaan fasilitas kesejahteraan, khususnya fasilitas yang dapat meringankan beban pengasuhan (care works) program ketahanan keluarga, pelayanan KB di perusahaan serta program Tabungan Perumahan Rakyat.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat menyerahkan bantuan kepada salah satu anak stunting

Hal ini sebagaimana  tertuang dalam  Perjanjian Kerja Sama antara Kedeputian Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN dengan Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker tentang Peningkatan Kualitas Keluarga  melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Dalam sambutannya, Honandar mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan kolaborasi ini.

Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE saat menyerahkan bantuan bagi salah satu anak stunting

Selaku pemerintah daerah, pihaknya tetap mendukung dan bekerjasama yang baik dengan pihak perusahaan.

Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan  dengan penyerahan bantuan bagi lima anak sunting dari kota Bitung.

Dari data yang ada untuk Sulut, industri besar dan menengah sebanyak 107 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja  sebanyak 11.979 orang sementara industri mikro dan kecil sebanyak 53.303  perusahaan dengan  jumlah tenaga kerja sebanyak 101.746 orang.

Khusus Kota Bitung terdapat 41 perusahaan IBS dengan tenaga kerja  sebanyak 5.286 orang dan IMK  sebanyak 4.327 perusahaan  dengan  9.818 orang.

Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) perusahaan  yang terintegrasi di BKKBN untuk Sulut sebanyak tiga Klinik Pratama yang berlokasi di Kota  Bitung yaitu PT Salim Ivomas (7172008), PT Indofood  (7172026) dan PT Multi Nabati Sulawesi  (7172028).

Dengan kegiatan ini diharapkan Kabupaten/Kota dapat meningkatkan komitmen stakeholder dan mitra kerja di tingkat kabupaten/kota dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dan  meningkatnya peran fasilitas pelayanan KB perusahaan dalam memberikan pelayanan keluarga berencana di perusahaan. (Fer)

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan kerjasama antara sektor kesehatan dan pendidikan tinggi, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS berkunjung ke Laboratorium Biomolekular Unsrat Manado.

Kunjungan yang berlangsung Jumat (26/1/2024) tersebut diterima Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng di dampingi Wakil Rektor 2 Unsrat Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, Kepala Laborotorium Biomelekular Unsrat Dr. Janno BB Bernadus M Biomed NIDN dan staf.

Kunjungan dan pertemuan ini untuk membangun fondasi yang kokoh dan kedua belah pihak berharap melalui kolaborasi ini, penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. (FA)

Meimomews.com – Digitalisasi pengelolaan limbah medis Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (RSUP Kandou) yang menggunakan aplikasi ME-SMILE dipantau Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Tim Kemenkes, dalan hal ini Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) berkolaborasi dengan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia melakukan pemantauan pengelolaan limbah medis rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Jumat (26/1/2024).

Tim yang dipimpin Direktur Jenderal  P2P Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM. MARS dan Resident Representative of UNDP Indonesia Mr. Norimasa Shimomura disambut oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV.

Dirjen dalam sambutannya mengatakan, pemantauan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi pengelolaan limbah medis di rumah sakit.

“Aplikasi ME-SMILE adalah platform digital yang dirancang untuk memantau dan mengelola limbah medis di rumah sakit. Aplikasi ini memungkinkan rumah sakit untuk melacak, memantau, dan mengelola limbah medis secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan limbah medis,”ujar Rondonuwu.

Norimasa mengatakan, Tim akan melakukan pemantauan di RSUP Kandou dan melakukan dialog dengan manajemen rumah sakit serta SDM yang bertanggung jawab atas pengelolaan limbah medis dan juga melakukan inspeksi pada fasilitas pengelolaan limbah medis dan melihat langsung bagaimana aplikasi ME-SMILE dioperasikan.

“Kami sangat mengapresiasi dan terima kasih upaya RSUP Kandou yang sudah menerapkan digitalisasi pengelolaan limbah medis,” kata Norimasa.

Disebutkan, RSUP Kandou merupakan salah satu rumah sakit di Indonesia yang menerapkan aplikasi ME-SMILE dalam pengelolaan limbah medis. “Dengan adanya pemantauan ini, kami berharap dapat memperluas penerapan digitalisasi pengelolaan limbah medis di rumah sakit lainnya di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dokter Wega yang saat ini mejadi Plh. Direktur Utama RSUP Kandou menyampaikan apresiasi terima kasih atas kunjungan di rumah sakit kandou.

“Terima kepada Kementerian Kesehatan dan UNDP Indonesia yang sudah memberikan bantuan melalui Kemenkes dalam penerapan aplikasi ME-SMILE. Ini sangat membantu RS Kandou dalam efisiensi standar pengelolaan limbah medis dan melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Adapun agenda dari kunker ini yakni Peresmian Ensinerator di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM), Pemantauan SMILE Imunisasi di Puskesmas Bahu, Pemantauan Whole Genome Sequencing (WGS) di Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado dan pemantauan digitalisasi pengelolaan limbah medis menggunakan Aplikasi ME-SMILE. (Fer)

Meimonews.com – Unsrat Manado menggelar Focus Group Discussion (FGD) pemenuhan kewajiban bidang perpajakan tahun 2024 di gedung Rektorat Unsrat Manado, Kamis (25/1/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 Unsrat Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng ini menghadirkan Kepala Seksi Pelayanan Pajak Dwi Anggardini  Sulistyorini.

Dalam sambutannya, Maranis menegaskan, dari tahun ke tahun Unsrat akan semakin profesional dalam pengelolaan perpajakan.

Dengan adanya FGD sekaligus sosialisasi ini, Maramis berharap semua menjadi jelas dan dapat disosialisasikan kepada stakeholder yang ada di Unsrat Manado.

Sulistyorini dalam sambutannya mengatakan, tujuan dilaksanakan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perpajakan. (FA)

Meimonews.com – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nawawi Pomolango menegaskan, harus ada penguatan peraturan dalam menyikapi conflict of interest (benturan kepentingan) yang kerap dilakukan penyelenggara negara.

“Diperlukan adanya pengaturan pengelolaan konflik kepentingan dalam perundang-undangan ataupun sebagai penyempurnaan pada UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ujarnya

Kepada Meimonews.com via telefon, Kamis (25/1/2024), Bam (sapaan akrabnya) menjelaskan, harus ada aturan khusus yang mengatur terkait benturan kepentingan penyelenggara negara.

Konflik kepentingan sebagai wujud dari perbuatan korupsi. Benturan kepentingan, sebutnya, bukan lagi sekadar embrio korupsi melainkan wujud nyata perilaku korupsi itu sendiri.

Ada tiga opsi yang ditawarkan dalam penguatan aturan tersebut. “Ada tiga usulannya untuk dibuat dalam satu perundang-undangan khusus atau dimasukkan sebagai penyempurnaan UU Nomor 28 Tahun 1999 atau memasukkannya dalam UU Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai salah satu instrumen pencegahan korupsi sebagaimana LHKPN dan Gratifikasi,” ujarnya.

Menurut alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini,  KPK dan Mahkamah Agung (MA) RI, saat ini telah bekerjasama dalam membentuk kelompok kerja (pokja) untuk menyusun aturan konflik kepentingan di lingkungan MA.

Diungkapkan, KPK sedang bekerjasama dengan MA dengan support dari OPDAT (overseas prosecutorial development assistance and training), telah membentuk pokja di MA yang terdiri dari sejumlah Hakim Agung untuk menyusun aturan tentang konflik kepentingan di lingkungan MA.

Persoalan konflik kepentingan, menurutnya, harus mulai disikapi serius. “Masalah itu pun menjadi salah satu materi yang dibahas KPK saat menggelar program Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas),” ujarnya.

Dikemukakan, materi konflik kepentingan ini juga saat Paku Integritas capres-cawapres kemarin merupakan salah satu yang diangkat KPK. (lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan, setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) telah memiliki alat ultrasonography (USG) untuk membantu pemeriksaan kehamilan.

“Pagi hari ini saya datang ke Puskesmas Toroh 1 di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, ingin memastikan bahwa Puskesmas memiliki USG untuk mengecek kehamilan,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan Puskesmas Toroh 1, Kabupaten Grobogan,  Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Diungkapkan, pemerintah telah mendistribusikan alat USG tersebut kepada 10 ribu Puskesmas yang ada di seluruh Tanah Air. Alat USG tersebut memiliki sistem yang baik sehingga diharapkan dapat membantu mengentaskan stunting di Indonesia.

“Kita harapkan nanti semuanya memiliki USG semuanya sehingga kehamilan ibu, bayi bisa dideteksi lebih dini dan semuanya data masuk ke pusat data di Jakarta. Ini penting sekali dalam rangka pengentasan stunting,” ujar Presiden seperti dikutip Setkab RI, Selasa (23/1/2024).

Selain alat USG, pemerintah juga memberikan alat timbang bayi ke sejumlah Posyandu di seluruh Indonesia. Hal tersebut dilakukan pemerintah sebagai langkah awal penanganan stunting yang akan terus diperbaiki ke depannya.

“Ada 300 ribu timbangan yang sudah kita berikan, yang sebelumnya tidak ada semuanya sekarang diberikan sehingga juga cek berat badan bayi, panjang balita, semuanya bisa dicek. Ini saya kira penanganan sejak dini seperti ini yang akan terus kita perbaiki,” sebut Presiden.

Salah seorang ibu hamil yang bernama Ria mengaku sangat terbantu dengan adanya alat USG di Puskesmas. Ria mengatakan, pemeriksaan kehamilannya menjadi lebih mudah, dekat, dan lengkap.

“Senang ada USG di Puskesmas, jadi tidak jauh-jauh. Bagus, tadi dikasih tau detak jantung janinnya, berat badan janinnya, ketubannya juga dikasih tahu, posisi bayinya juga,” ujarnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni. (*/Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 61 mahasiswa Program Studi Diploma III Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Gorontalo mengikuti BHD, PMKP, K3RS dan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou (RSUP Kandou) Manado.

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) dan Covid-19 ini dibuka pelaksanaannya oleh Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou dr. Wega Sukanto, Sp, BTKV, Senin (21/1/2024).

Dokter Wega di dampingi Manager Diklat Ns Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes menyambut kedatangan mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo dengan hangat do RSUP Kandou yang kini dipimpin Plt. Dirut. Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes.

Dalam sambutannya, dokter Wega menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan. Pendidikan dan pelatihan adalah kunci dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten.

“Kami sangat senang bisa berkontribusi dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Dia berharap, Diklat ini dapat menjadi platform yang efektif bagi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo untuk belajar dan berkembang, sekaligus membangun jaringan dengan profesional dan praktisi di bidang mereka.

“Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam, yang akan membantu mereka ketika memasuki dunia kerja,” kata dokter Wega.

Dalam pelatihan ini, dokter Wega juga menyampaikan Instruksi dari Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/Menkes/1512/2023, tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan terhadap Peserta Didik pada Rumah Sakit Pendidikan di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

“Dengan peran yang aktif dari individu dan institusi, kita dapat bekerjasama untuk mengatasi masalah bullying dan perundungan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua orang,” ujarnya.

Direktur Poltekkes Gorontalo Mohamad Anas Anasiru, SKM, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi pimpinan dan jajaran RSUP Kandou atas penerimaan/sambutannya.

“Terima kasih. Untuk kesekian kalinya kami datang membawa mahasiswa untuk belajar di sini. Terima kasih atas kerjasama yang selama ini terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Diungkapkan, selama di RSUP Kandou, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para profesional kesehatan yang berpengalaman.

“Saya berharap, mahasiswa juga akan mendapatkan kompetensinya sehingga diharapkan mereka bisa memberikan pengalamannya yang berharga dan mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi,” ujarnya.

Program diklat ini merupakan kerjasama antara Poltekes Kemenkes Gorontalo dan RSUP Kandou dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan dan mempersiapkan lulusan yang siap kerja. (Fer)

Meimonews.com – Mengawali tahun 2024, Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. DR Kandou yang akrab disebut RSUP Kandou mendapat dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penghargaan tersebut diterima RSUP Kandou karena mencatat prestasi penting sebagai rumah sakit vertikal dengan sistem remunerasi terbaik ketiga dan peringkat kedua rumah sakit vertikal dengan standar klinis terbaik kedua.

Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi.

Dua penghargaan tersebut diterima Plt. RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes pada acara penganugerahan yang dilaksanakan di Aula Kemenkes RI, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Dengan sistem tersebut penerapan sistem informasi remunerasi yang ada di RSUP Kandou telah berjalan dengan efektif dan efisien.

Sistem ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai, serta meningkatkan pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin

Dengan penerapan standar klinis di rumah sakit pemerintah ini menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam menjaga kualitas layanan kesehatan yang tinggi dan memenuhi standar klinis yang ketat.

Plt. Dirut RSUP Kandou  Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin atas penghargaan ini. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas penghargaan ini,” ujar dokter Ivonne (sapaan akrab Plt. Dirut RSUP Kandou ini).

Prestasi ini, menurut dokter Ivonne, adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Penghargaan ini, sebutnya, menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“RSUP Kandou berkomitmen untuk terus menjaga standar klinis yang tinggi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data pasien,” tandasnya. (Fer)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kepada seluruh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah momentum Pemilu serentak tahun 2024.

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara bertajuk Jogja Asik yang diselenggarakan di Yogyakarta, Jumat (19/1/2024) malam.

“Bahwa yang namanya peace dan harmony harus selalu kita jaga, 14 Februari pasti. Tapi, yang lebih besar dan harus kita jaga adalah menjaga persatuan dan kesatuan untuk Indonesia. Untuk rumah kita indonesia,” kata Sigit di hadapan masyarakat Yogyakarta.

Sigit menegaskan, dalam pesta demokrasi lima tahunan, yang paling penting adalah terus menjaga semangat untuk menjaga keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Kita bangga menjadi warga negara Indonesia. Karena itu, tentunya, semangat untuk terus menjaga mengawal keberagaman Indonesia untuk kita semua terus dikobarkan,” tandas Sigit.

Sigit pun mengapresiasi tergelarnya
kegiatan ‘Jogja Asik’ yang di dalamnya terdapat pameran seni rupa dan pentas seni musik dengan tema’Peace and Harmony, Jogja Bermusik, Untuk Indonesia Apik.

“Hari ini luar biasa. Di dalam situasi Pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung puncaknya tanggal 14. Hari ini, seluruh partai ada di sini, tim pemenangan ada di sini berkumpul dengan seluruh masyarakat Jogja dan ini mungkin baru terjadi di Jogjakarta,” sebut Sigit yang disambut meriah masyarakat.

Sigit juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi terkait diciptakannya lagu berjudul Polisi Jagoanku. Tembang itu sendiri liriknya ditulis oleh budayawan Butet Kartaredjasa bersama dengan Helarius Daru I. (Ndarboy Genk) sebagai penulis lagu.

“Jadi, dalam kesempatan ini mas Daru, mas Butet terima kasih atas apresiasi luar biasa kepada kami, kepolisian dan tentunya ini hadiah. Namun juga amanah yang sangat berat. Tetapi saya kira personil Polri, saya, disaksikan seluruh warga masyarakat Jogja, penghargaan diberikan beliau tentunya harus kita bisa pertanggung jawabkan,” ujar Sigit.(AF)