Meimo News

Meimonews.com – Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Stella Maris (Stema) menggelar OMK Stema Youth Day Tahun 2024 yang dipusatkan di Paroki Maria Bunda Hati Kudus Pinonobatuan Barat Desa Bumbungon Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondouw.

Kegiatan yang mengusung tema Don’t Stop ! Hope ! Full Hope ! ini berlangsung Rabu-Jumat (10-12/4/2024) dan dibuka Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah menjadi sarana menumbuhkembangkan persatuan dan persaudaraan antar OMK se-Kevikepan Stella Maris dan sarana pendampingan menuju pembentukan yang berkualitas.

Dan, lewat kegiatan ini diharapkan orang muda merasa bangga kekatolikannya dan dengan bentuk kegiatan yang sesuai kegiatan kekhasan kaum muda sehingga banyak kaum muda boleh hadir dan ambil bagian di dalamnya.

Dalam pertemuan OMK kevikepan yang berasal dari satu paroki di Kabupaten Minahasa Selatan, paroki yang ada di Kota/Kabupaten se-Bolmong Raya dan paroki yang ada di Provinsi Gorontalo ini, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan.

Ada misa yang akan dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi sejumlah pastor, pendalaman iman, perkemahan, serta ada pula acara kebersamaan dan lomba kreativitas.

Jenis lomba tersebut adalah lomba menghias patung Bunda Maria dan salib di depan tenda, line dance, memasak, tarik tambang dan peserta terbanyak.

“Para pemenang lomba akan disediakan hadiah berupa tropi dan untuk juara umum mendapat tropi dan patung Bunda Maria,” ujar Pastor Joy Derry Pr (Pastor Paroki Maria Bunda Hati Kudus Pinonobatuan Barat dan Pelindung Panitia) kepada Meimonews.com, usai acara pembukaan. (lk)

Oleh :

Dedie Tooy, Maya Montolalu dan Tommy Lolowang

Meimonews.com–Sulawesi Utara adalah daerah ujung utara Indonesia, dan salah satu kabupatennya berbatasan langsung dengan negara tetangga. Di sisi lain internasionalisasi daerah ini terus di galakkan dengan adanya penerbangan langsung dari daerah ini ke beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, China dan beberapa negara lainnya.

Perdebatan mengenai dampak liberalisasi perdagangan terhadap ketahanan pangan menimbulkan argumen yang kuat, baik yang mendukung maupun menentang isu tersebut.

Liberalisasi perdagangan pertanian, yang meliberalisasi aturan dan regulasi perdagangan internasional dalam sektor pertanian, dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi pertanian di daerah.

Liberalisasi perdagangan dapat memperluas akses pasar bagi produk pertanian daerah, berpengaruh pada peningkatan pendapatan petani dan ketersediaan pangan bagi masyarakat jika akses dimanfaatkan dengan baik.

Upaya mencapai kemandirian pangan yaitu upaya untuk meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan dari luar, serta mengurangi risiko terhadap fluktuasi harga merupakan hal yang sangat perlu di lakukan pemerintah baik pusat dan daerah .

Liberalisasi perdagangan dari sisi ekonomi membuka peluang bagi petani untuk memperluas pasar mereka dan meningkatkan ekspor produk pertanian ke pasar internasional dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pertanian daerah, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan petani.

Akan tetapi persaingan dengan produk impor yang lebih murah dapat mengancam keberlangsungan usaha pertanian lokal, terutama bagi petani kecil dan skala kecil.

Tanpa perlindungan yang memadai untuk petani lokal, produk impor yang lebih murah dapat mengancam keberlanjutan produksi lokal seperti kehilangan mata pencaharian bagi petani lokal dan meningkatkan ketergantungan pada impor makanan.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan pendapatan dan penurunan kesejahteraan ekonomi di daerah.

Bila kita kuat akan dapat mendorong diversifikasi ekonomi daerah. Sehingga petani lokal ditingkatkan kapasitasnya.

Untuk mampu bersaing di pasar global agar dapat menciptakan peluang untuk diversifikasi produksi, seperti beralih ke komoditas yang lebih menguntungkan atau meningkatkan nilai tambah produk mereka.

Untuk menyikapinya penting bagi pemerintah dan stakeholder terkait untuk merancang kebijakan yang memperhitungkan dampaknya terhadap ketahanan pangan dan ekonomi pertanian di daerah.

Investasi infrastruktur dan teknologi perlu ditingkatkan, serta dukungan bagi petani lokal perlu semakin menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat agar dapat membantu memaksimalkan manfaat dan mengurangi risiko negatif dari liberalisasi perdagangan pertanian.

Dampak tarif impor sektoral bervariasi antar pulau di Indonesia, walaupun Sulawesi Utara berbatasan langsung dengan Filipina, tantangan terkait volume impor, kuota, efisiensi tenaga kerja dan biaya produksi maka perlu meningkatkan efisiensi dan menetapkan tarif yang bersaing dengan daerah lainnya.

Era industri 4.0 membawa perubahan besar dalam berbagai sektor termasuk pertanian. Penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pertanian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian.

Era industri 4.0 membawa perubahan besar dalam berbagai sektor termasuk pertanian. Penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pertanian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian.

Program Mari Jo Bakobong sudah diterapkan oleh pemerintah Sulawesi Utara. Untuk itu, sangat perlu ditingkatkan ke depan dengan semua stakeholders agar semakin strategis menyikapi perkembangan Liberalisasi perdagangan dan industri 4.0 saat ini dengan beberapa hal.

Pertama, beberapa komoditi pertanian andalan Sulawesi Utara saat ini seperti kelapa, padi, pala, jagung, kentang, bunga-bungaan, sayuran dan buah-buahan eksotik perlu ditingkatkan produksi dan efisiensi produksinya berdasarkan kapasitas optimal wilayah komoditi (iklim dan cuaca, luasan, daya dukung lahan, sdm, sumber daya air, pasar, infrastruktur dan teknologi).

Kedua, dibuat strategi, program, capaian dan pendapatan daerah untuk pengembangan beberapa komoditi strategis yang mempunyai keunggulan komparatif.

Ketiga, ditingkatkan efisiensi tenaga kerja lokal dengan memberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, agar lebih produktif dan dapat bersaing dengan negara lain. Program pemerintah daerah dengan mengirimkan tenaga magang ke Jepang dan negara lain di bidang pertanian perlu ditingkatkan sehingga bila mereka pulang beberapa tahun ke depan akan membawa keterampilan dan teknologi ke daerah nantinya.

Keempat, ditingkatkan adopsi teknologi yang inovatif dan efisien secara biaya dalam proses produksi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Mekanisasi, automatisasi dan digitalisasi proses produksi di bidang pertanian dapat membantu mengurangi ketergantungan tenaga kerja konvensional.

Kelima, peningkatan sinergitas peran pemerintah pusat dan daerah dalam hal peningkatan investasi infrastruktur dan kebijakan yang mendukung produksi lokal, seperti jaringan transportasi dan akses terhadap sumber daya energi yang murah. Infrastruktur yang baik dapat membantu menurunkan biaya logistik dan produksi.

Keenam, subsidi dan insentif kepada masyarakat tani dan industri pertanian strategis untuk membantu menutup kesenjangan biaya produksi antara produksi lokal dan impor misalnya peralatan dan mekanisasi.

Upaya capaian ketahanan pangan agar masyarakat mengakses makanan yang cukup, aman, dan bergizi secara konsisten dalam aspek ketersediaan pangan, aksesibilitas, keamanan pangan, dan pemanfaatan makanan merupakan hal penting dan terus dilakukan pemerintah.

Hal ini akan diperkuat dengan pencapaian kemandirian pangan yang tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor makanan dari luar.

Bahkan dapat mengekspor ke negara tetangga termasuk di dalamnya mengekspor pangan ke daerah tetangga merupakan kesempatan berharga di era liberalisasi ini.

Kita sudah di tengah. Mari bersama tingkatkan kebersamaan untuk pertanian lebih maju, petani semakin sejahtera dan masyarakat Indonesia semakin makmur. (Penulis adalah dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado meminta kepada warganya untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor (rannor) khususnya sepeda motor yang menggunakan knalpot racing/brong.

Permintaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Manado Andrei Angouw bernomor 100.3.4.3/D.06/Satpp/392/2024 tentang Larangan Pengguna Knalpot Racing/Brong.

“Ya, Pemerintah Kota Manado lewat Walikota Manado telah mengeluarkan surat edaran tersebut,” ujar Kepala Dinas Kominfo Manado Reyn Heydemans kepada Meimonews.com via telefon, Senin (8/4/2024).

Ada empat poin yang tertuang dalam surat edaran tersebut. Pertama, sepeda motor tidak boleh lagi menggunakan knalpot racing/brong di jalan kota Manado. Kedua, usaha bengkel motor tidak boleh melayani warga untuk membuat knalpot brong.

Ketiga, aparat terkait akan mencabut semua knalpot brong di jalan. Keempat, kita semua berjalan memiliki aturan supaya tidak menganggu ketenteraman dan ketertiban umum bagi warga lainnya.

“For warga Manado, inga-inga ne,” ujar Kadis Kominfo mengingatkan. (lk)

Meimonews.com – Pemerintah telah menetapkan libur lebaran dan cuti bersama lebaran tahun 2024 pada Selasa-Sabtu (9-13/4/2024). Dengan demikian, aktivitas perkantoran ditutup selama masa liburan panjang tersebut dan baru akan beraktivitas kembali pada Selasa (16/4/2024)

Tapi, khusus layanan Samsat induk yang ada di wilayah Sulawesi Utara, ada kebijakan yakni dibuka pelayanan pada hari tertentu.

“Ya, Samsat-samsat induk dibuka pada 8 dan 15 April 2024,” ujar Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut Filma Kepel kepada Meimonews.com via telefon, Senin (8/4/2024) pagi.

Samsat-samsat tersebut, jelas Filma adalah Manado, Minut, Bitung, Tomohon,  Minahasa, Minsel, Mitra, Kotamobagu dan Bolmutim.

Pelayanan yang diberikan pada dua hari jam 08.00-12.00 Wita tersebut adalah pelayanan kendaraan baru dan perpanjangan STNK (surat tanda nomor kendaraan bermotor) 5 tahun.

“Khusus untuk pembayaran pajak ranmor lewat online terbuka setiap saat, namun penukaran noticenya di kantor-kantor Samsat pada Selasa (16//4/2024),” sebut Filma.

Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen mengimbau kepada pajak untuk menggunakan layanan pembayaran pajak tahunan lewat online.

“Pajak lunas, hati tenang, nyaman berkendara,” sebut June, pejabat pekerja keras dan kreatif ni. (elka)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudhiawan bersama Wagub Steven O. Kandou dan Pangdam XIII/Merdeka serta segenap Forkopimda Sulut lainnya, melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok pangan di Pasar Bersehati Manado, Sabtu (6/4/2024).

Pemantauan dilakukan di pagi hari, di sela-sela kesibukan pedagang dan para pengunjung pasar melakukan transaksi jual beli.

“Hari ini Forkopimda Sulut melakukan kunjungan ke Pasar Bersehati Manado dengan tujuan melihat langsung perkembangan harga jelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulut.

Menurut Wagub, biasanya menjelang hari raya, terjadi kenaikan harga sembako. “Alhamdulillah untuk harga kali ini tidak terlalu naik, masih wajar dan suplai barangnya juga ada,” jelasnya.

IWagub menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang sudah mendukung ketersediaan bahan pangan yang ada.

“Paling tidak kondisi di Pasar Bersehati ini juga menggambarkan kondisi pasar-pasar lainnya yang ada di Sulawesi Utara. Pemda bersama TNI-Polri akan mengawal ketersediaan sembako masyarakat Sulawesi Utara dalam rangka menyambut Idul Fitri,” tegasnya.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik sehingga melakukan penimbunan bahan pangan. “Tidak usah panik. Harga memang agak naik sedikit,” ujarnya.

Kepada para pedagang dan distributor, diminta Kapolda agar jangan menimbun atau menahan bahan, yang bisa mengakibatkan kekacauan dalam masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Penanganan stunting tidak cukup hanya melalui pendekatan kesehatan saja tapi harus pendekatan secara komprehensif dan pola asuh.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.Pd ketika membawakan sambutan mewakili Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg pada acara Pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Aksi Penurunan Stunting Kota Kotamobagu di Rudis Walikota Kotamobagu, Jumat (5/4/2024).

Itulah sebabnya, diperlukan komitmen bersama dari semua pemangku kepentingan yang ada di daerah ini.

Beberapa langkah/upaya BKKBN Sulut untuk menurunkan angka stunting dan harapan ke depan disampaikan pada kesempatan tersebut.

Pj. Walikota Kotamobagu Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si dalam sambutannya mengatakan, leading percepatan penurunan stunting (PPS) adalah BKKBN, maka harus bersama-sama menjadikan Sulawesi Utara zero stunting, tidak ada lagi masyarakat miskin ekstrim menuju  Indonesia maju tahun 2045.

PJ. Walikota Kotamobagu Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si saat menandatangani berita acara pengukuhan Tim PPS Kotamobagu yang turut disaksikan Sekretaris BKKBN Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.Pd

Pengukuhan Tim PPS Kota Kotamobagu dan Rembuk Aksi Penurunan Stunting ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja percepatan penurunan stunting di Kota Kotamobagu, meningkatkan peran kelembagaan dan keberpihakan anggaran penurunan stunting, serta meningkatkan kinerja pemanfaatan basis data terpadu.

Sekretaris BKKBN Sulut Lady D. Ante, S.Pd turut penandatanganan berita acara pengukuhan Tim PPS Kotamobagu

Hadir pada kegiatan ini Dandim 1301 Bolmong Letkol Inf. Fahmil Harris, SIP, Kajari Kotamobagu Elwin Agustian Khahar, SH, MH, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, SH, ME, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamato., S.Pd, M.Pd.

Selain utu, para Asisten Setdakot, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah/sangadi, pimpinan perguruan tinggi, pengurus Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, dan tokoh masyarakat. (Fer)

Meimonews.con – Sekretaris Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Lady D. Ante, S.Pd, MAP mengingatkan kepada Generasi Berencana (Genre) Sulut untuk meningkatkan tugas dan fungsi (tupoksi)nya.

“Sudah sejauhmana peran Genre pada Program Bangga Kencana dan  Percepatan  Penurunan Stunting di Provinsi  Sulut,” ujar Ante mewakili Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg ketika berbicara pada cara buka puasa Genre Sulut di Hotel Lion Manado, Kamis (4/4/2024).

Acara buka puasa ini turut dihadiri Ante (mewakili Kaper), Ketua Tim Kerja Kerjasama Antar Lembaga, Kemitraan Maurend Jully Lesar, S.Sos, Pelaksana Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan PPS Jeverd Mandey, S.Sos.

Acara buka puasa bersama bermaksud agar dapat lebih menyambung rasa kekerabatan, kekeluargaan. “Momentum buka puasa bersama ini bukan hanya acara rutinitas saja, namun lebih jauh agar makna dari ibadah puasa di bulan Ramdhan ini untuk meningkatkan kualitas keimanan bagi yang melaksanakannya dengan penuh ikhlas,” ujar Ketua Pelaksana Novanto Dwi Putra Eato.

Selain itu, tambah Ketua Duta Genre Kabupaten Bolaang Mongondouw Utara ini, menekankan semoga umat beragama bisa meningkatkan kualitas kerukunan beragama sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.

Disebutkan, bulan Ramadhan adalah bulan yang mendatangkan keberkahan bagi seluruh umat manusia yang ada di belahan muka bumi ini, keberkahan bulan mulia untuk meraih keuntungan dan barokahnya Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tampaknya sudah menjadi trend dari semua golongan, tradisi pada banyak kalangan. Mulai dari buka bersama keluarga besar, kawan, teman sekantor, kolega atau pun group komunitas tertentu. (Fer)

Meimonews com – Usai proses pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Periode Tahun 2020-2024 pada Rapat Senat Tertutup yang dipimpin Dr. Burhan Niode, MA pagi harinya, Dekan terpilih langsung dilantik sore harinya, Jumat (5/4/2024).

Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si yang memperoleh suara terbanyak yakni 14 suara mengalahkan Dr. Drs. Johny Revo Elia Tampi, M.Si 6 suara, sementara Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si tidak mendapat suara, pada proses pemilihan langsung dilantik Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng.

Dekan FISIP Unsrat Manado periode tahun 2024-2028 Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si sedang menandatangani berita acara pelantikan

Dalam sambutan pada acara pelantikan, Rektor meminta kepada Dekan yang baru untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab demi kepentingan fakultas, universitas, bahkan negara Indonesia.

“Karena ke depan pasti banyak tantangan yang harus dihadapi untuk kemajuan fakultas dan universitas,” ujar Rektor.

Rektor minta juga agar Dekan baru untuk menjaga komitmen dan jalin kebersamaan dengan seluruh civitas akademika FISIP serta Unsrat untuk membangun fakultas dan universitas yang maju, terpercaya, berdaya saing, unggul dan berbudaya untuk menuju universitas kelas dunia.

Diminta juga untuk turut mendukung program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu Kampus Merdeka.

“Kampus Merdeka menjadi salah satu indikator kinerja kita semua sehingga harus kita laksanakan secara bersama-sama,” ujar Rektor.

Pelantikan dekan baru ini ditandai pengambilan sumpah/janji Dekan FISIP periode tahun 2024-2028 dan penandatangan berita acara oleh Dekan baru dan Rektor.

Hadir pada acara pelantikan ini di antaranya para Wakil Rektor, pimpinan lembaga/badan Unsrat, Dekan-dekan Fakultas se-Unsrat, pimpinan dan senat Unsrat dan FISIP serta Panitia Pemilihan. (FA)

Meimonews.com – Dr. Daud Markus Liando, M.Sc terpilih menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat periode tahun 2024-2028 saat proses pemilihan, Jumat (5/4/2024).

Pemilihan yang diadakan di Aula FISIP Unsrat Manado ini dilakukan pada Rapat Senat Tertutup FISIP Unsrat yang dipimpin Dr. Drs. Burhan Niode, MM (Ketua Senat) yang turut dihadiri Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng dan Dekan FISIP Unsrat Manado periode tahun 2020-2024.

Sebelum diadakan pemilihan, para calon dekan mempresentasikan visi, misi dan program mereka bila menjadi orang nomor satu di fakultas tersebut.

Berdasarkan hasil pemilihan, Dr. Daud Markus Liando, SIP, M.Si mendapat 14 suara, Dr. Drs. Johny Revo Elia Tampi, M.Si 6 suara, sementara Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si tidak mendapat suara.

“Pelantikan Dekan baru Fisip Unsrat Manado akan dilaksanakan sore ini,” ujar Anggota Panitia Pemilihan Donald Monintja kepada Meimonews.com, usai pemilihan.

Diketahui, sesuai informasi Panitia Pemilihan (Ketua Dr. Grace Waleleng, S.Sos, M.Si dan Anggota Dr. Donald  Monintja, S.Sos, M.Si) kepada Meimonews.com di Manado, Selasa (2/4/2024), Rektor Unsrat Manado telah menetapkan tiga calon akan ikut dalam tahapan pemilihan lewat SK Rektor Unsrat Manado Nomor : 760/UN12/KP/2024 tanggal 1 April 2024.

Ketiga calon tersebut mengacu pada penetapan Senat FISIP Unsrat setelah melakukan penjaringan oleh Panitia Pemilihan. Dari 14 calon yang ada, 4 dinyatakan lolos untuk kemudian mendapatkan SK Rektor, yang sesuai aturan, hanya tiga calon yang diikutsertakan dalam proses selanjutnya (pemilihan).

Ketiga calon yang ditetapkan adalah Dr. Drs. Revo Elia Tampi, M.Si (Wakil Dekan 2), Dr. Daud Markus Liando, SIP, MSi (Dosen) dan Dr. Sherly Yvonne Viviane Irene Goni, S.Sos, M.Si (Kepala Jurusan Sosial). (FA)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Workshop Pengumpulan dan Pengelolaan Data Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Beresiko Stunting di Hotel Best Western The Langoon, Rabu-Kamis (3-4/4/2024).

Peserta kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg adalah pengelola data, Satgas (satuan tugas) Stunting Sulut dan Ketua Pokja (kelompok kerja) Satgas Stunting.

Dalam sambutannya, Tandaju berharap, melalui workshop, verifikasi dan validasi data KRS ini dapat membangun sinergi bersama dalam menghasilkan kuantitas dan kualitas data keluarga berisiko stunting.

Pelaksanaan pengumpulan data verval keluarga resiko stunting  (KRS), sebutnya, dilakukan langsung oleh TPK  (Tim Pendamping Keluarga)  dengan supervisi/pengawasan PKB/PLKB dan pelaksanaannya agar dilakukan bersamaan dengan kegiatan pendampingan, begitu mendapati keluarga sasaran yang didata memiliki status beresiko.

TPK, menurutnya, harus memiliki data by name by address untuk setiap kelompok sasaran yang akurat, valid dan termutakhir/terbaru  dengan melalui kegiatan pemutakhiran, pemutakhiran verifikasi dan validasi data.

Dikemukakan, pelaksanaan kegiatan ini  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta workshop dalam pengelola data kabupaten/kota dan mekanisme pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data, serta persamaan persepsi dalam melaksanakan verifikasi dan validasi data keluarga berisiko stunting.

“Semoga kegiatan ini dapat mendukung terlaksananya kegiatan verifikasi dan validasi data di tingkat kabupaten/kota sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat digunakan sebagai bahan kajian dan intervensi bagi program percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya. (Fer)