Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. ASEAN Eng jadi Inspektur Upacara memperingati Hari Pahlawan 2023 di lingkungan Unsrat.

Upacara yang dilaksanakan di halaman kantor pusat Unsrat Manado, Jumat (10/10/2023) ini diikuti antara lain Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga serta staf dan pegawai Unsrat.

Pada kesempatan itu, Rektor membacakan sambutan Menteri Sosial RI Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Dalam sambutannya, Mensos menyebutkan, peringatan Hari Pahlawan ke-78 ini mengangkat tema Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.

Tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata, mengingat kita merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa.

Menurutnya, tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus adalah mengelola kekayaan alam dan potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan bangsa dan negara.

Dijelaskan, perjuangan pahlawan bangsa di tahun 1945 membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan, serta menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. (FA)

Meimonews.com -Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU ASEAN Eng melepas mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Unsrat Angkatan 137, Kamis (9/11/2023).

Mendampingi Rektor pada acara pelepasan di antaranya Wakil Rektor 1 Unsrat Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc dan sejumlah pimpinan lembaga Unsrat Manado.

Penerimaan mahasiswa KKT Unsrat Manado Angkatan 137 ini dilakukan Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM dan staf.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengatakan, KKT adalah tugas Tridharma dalam bentuk kuliah pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program sarjana, sebelum menyandang gelar akademik kesarjanaan.

Rektor berpesan kepada mahasiswa, dapat memanfaatkan kesempatan KKT untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi serta merancang program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Walikota Bitung dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu Angkatan 137 Unsrat, yang akan turun lapangan ke kota Bitung, melihat bagaimana digitalisasi sudah berjalan dengan baik.

Dengan Pemerintah Kota Bitung, sebut Walikota, sudah mempunyai data-data masyarakat. Itu juga akan membantu percepatan pembangunan di Kota Bitung. (FA)

Meimonews com – Kepala SMA Negeri 7 Manado Hanny William Rawung rutin mengadakan supervisi/mengontrol ke kelas-kelas yang ada di sekolah yang dipimpinnya. Itu seperti terlihat Kamis (9/11/2023).

Setidaknya, seminggu tiga kali bahkan ada kalanya hampir tiap hari, Rawung melakukan turun langsung melihat/mengontrol keadaan yang ada di masing-masing kelas. Hal ini agar apa yang ada dapat dilihat atau didengar langsung.

Beberapa hal terkait dengan maksud diadakannya supervisi diperoleh Rawung saat melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Tingkulu Kota Manado ini.

Saat supervisi, Rawung memantau/melihat kesiapan guru mengajar, perangkat pembelajaran, pengelolaan kelas termasuk keadaan siswa, kerapihan berpakaian dan kebersihan dan lain-lain.

“Supervisi itu bukan untuk mencari salah dan memberi sanksi tapi bila ditemukan ada kekurangan bisa langsung diperbaiki dan ada komunikasi untuk kemajuan pendidikan di sekolah,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Meiske Maindoka dalam percakapan dengan Meomonews.com di ruang guru, Kamis (9/11/2023).

Kepala Sekolah, sambung Maindoka yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil, rajin/rutin melakukan supervisi/mengontrol kelas-kelas yang di sekolah ini agar melihat langsung keadaan/kondisi yang ada.

“Selain melihat langsung, pak Kepsek mendengar pula informasi atau masukkan dari guru-guru tentang apa yang ada saat supervisi,” ujar Maindoka seraya menambahkan, masukkan tersebut kemudian dicari solusinya. (Fer)

Meimonews.com – Politik hukum perkawinan di Indonesia saat ini berkembang dengan sangat dinamis dan melibatkan banyak pihak. Namun negara dalam hal ini pemerintah perlu untuk melakukanĀ  penataan ulang terkait hukum perkawinan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH dalam orasi ilmiah saat Sidang Terbuka Senat Unsrat Manado pengukuhan 11 Guru Besar yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Selasa (31/10/2023).

Judul orasi ilmiah Prof. Maramis yang saat itu dikukuhkan bersama dengan 10 guru besar (profesor) oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng ASEAN IPU Eng adalah Problematika politik hukum perkawinan beda agama dan realitas praktek perkawinan beda agama dalam sistem hukum Indonesia.

Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH (paling kanan) saat pengukuhan bersama 10 guru besar lainnya

“Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan pengaturan pasal-pasal a quo yang lebih humanis di mana pasal 8 huruf f UU Perkawinan sebaiknya menjadi open legql policy atau kebijakan hukun terbuka,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado ini.

Selain itu, tambah penerima 3 penghargaan dari Presiden RI ini. mengakomodir berbagai kepentingan masyarakat yang pluralis, dan lebih bisa memberikan perlindungan kepada semua warga negara, yang juga merupakan pengakuan terhadap kebebasan beragama di Indonesia.

Prof. Maramis menilai perlunya penataan hukum Perkawinan berdasarkan beberapa pertimbangan seperti yang disampaikan di awal orasi.

Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH? MH (ketiga dari kiri) foto bersama Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng ASEAN IPU Eng (tengah), istri (ketiga dari kanan), Wakil-wakil Rektor dan Pimpinan Senat Unsrat

Perkawinan, menurutnya, dapat diartikan sebagai hidup bersama antara seorang pria dan seorang wanita di dalam pergaulan hidup bermasyarakat. Indonesia sebagai negara hukum, mendefinisikan perkawinan berdasarkan pasal 1 UU Nomor 1 Tahun 1974 yang menyebutkan perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Anak kedua pasangan Berens Sompie Maramis (alm) dan Wilhelmina Makalew ini menambahkan, UU perkawinan juga mengatur bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut masing-masing hukum agama dan kepercayaannya dan kemudian tiap-tiap perkawinan akan dicatat menurut peraturan perundang-undang yang berlaku.

“Ketentuan yang telah diatur dalam UU Perkawinan tersebut dengan tegas telah memposisikan negara hanya bertindak sebagai pencatat peristiwa perkawinan yang telah disahkan oleh agama yang dianut masing-masing pihak yang akan melangsungkan perkawinan,” ujarnya.

Posisi negara yang mengambil sikap sebagai pencatat sebuah perkawinan ini, menurut suami Dr. Emmy Valentina Teresha Senewe, SH, MH (Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado) ini, tidak dapat dipungkiri menjadi sebuah celah hukum terhadap keberadaaan perkawinan beda agama yang ada dalam masyarakat Indonesia.

Menurutnya, berdasarkan data dari Conference of Religion and Peace sejak tahun 2005 hingga tahun 2022 terdapat 1425 pasangan beda agama yang melakukan perkawinan beda agama di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa masih ada masyarakat di Indonesia yang melakukan perkawinan beda agama.

Tidak terakomodirnya pelaksanaan perkawinan beda agama dalam UU Perkawinan di Indonesia, tanpa disadari membawa berbagai masalah hukum seperti perkawinan dengan pilihan hukum semu (chioce of law), dan penundukan diri (onderwerping),” tandasnya.

Bahkan, tambah penulis buku Hukum Persaingan Usaha dan Hukum Perlindungan Konsumen (2023) ini, model penyeludupan hukum (westonducking) sebagai upaya para pihak agar hubungan keperdataan perkawinan tetap dapat diakui dalam hukum positif di Indonesia.

Dikemukakan, pilihan lainnya yang selama ini sering dipraktekkan oleh pasangan beda agama adalah dengan melakukan perkawinan dengan hanya melakukan pencatatan dan kedua belah pihak tetap memeluk agama masing-masing atau melakukan perkawinan di luar negeri yang menganut sistem hukum sekuler dan kemudian mencatatkan perkawinan itu di kantor catatan sipil.

“Praktek perkawinan beda agama yang masih dapat kita temui dalam masyarakat saat ini, tentunya menjadi kontroversi tersendiri. Kontroversi terjadi karena masih ada perbedaaan pendapat dalam masyarakat soal sah dan tidaknya perkawinan beda agama tersebut,” ujarnya.

Hal ini ditambah dengan adanya pasal 35 huruf a UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang menyatakan bahwa pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud dalam pasal 34 berlaku pula bagi a. Perkawinan yang ditetapkan oleh Pengadilan.

Dalam penjelasan pasal 35 huruf a dijelaskan bahwa yang dimaksud denganĀ  “Perkawinan yang ditetapkan oleh Pengadilan” adalah perkawinan yang dilakukan antar-umat yang beda agama.

Hal ini kemudian menjadi sebuah perkembangan hukum yang menarik dan revolusioner mengingat perkawinan beda agama merupakan suatu hal yang dianggap tabu dalan hukum perkawinan di Indonesia melalui UU No. 1 Tahun 1974.

“Walaupun hal ini tetap menjadi sebuah kontroversi dalam kehidupan masyarakat karena banyak dilaksanakan di masyarakat,” ujar ayah dua anak kelahiran Manado,13 April 1960 ini. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3) Unsrat Manado menggelar workshop pelatihan peningkatan keterampilan dasar teknik instruksional di aula LP3 Unsrat Manado, Rabu (1/11/2023).

Ketua LP3 UnsratĀ  Dr. Ir. Max Runtuwene M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, Unsrat menjadi salah satu perguruan tinggi penyelenggara pelatihan peningkatan keterampilan dasar teknik instruksional dan Appleid Approach yang sertifikatnya diakui sebagai syarat pengajuan Serdos.

Runtuwene berharap, kegiatan ini menghasilkan lulusan yang Unggul dan Berbudaya yang kompetitif di pasar kerja dapat diwujudkan bersama-sama.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng ASEAN IPU Eng

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng dalam sambutannya mengatakan, workshop ini untuk meningkatkan kompetensi pedagogik bagi para dosen, terutama bagi dosen baru yang tidak memiliki dasar kompetensi pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, melaksanakan serta mengevaluasi proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas, juga untuk dapat menerapkan norma dan etika akademik dalam proses pembelajaran.

Rektor berharap, para dosen dapat melaksanakan proses pembelajaran standar nasional pendidikan tinggi, peraturan akademik Unsrat sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan yang adaptif dan kompetitif, dan dapat diterima di pasar kerja yang memiliki persyaratan kerja yang semakin tinggi serta persaingan kerja yang semakin ketat. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN Eng mengukuhkan 11 guru besar (profesor) pada sidang senat terbuka Unsrat Manado yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (31/10/2023).

Rapat senat yang dihadiri Anggota Senat dan guru besar, Rektor dan Wakil-wakil Rektor Unsrat dan pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan se-Unsrat, para undangan ini dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. Ir. Ralf Kairupan, M.Sc.

Kesebelas guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, SH, MH, Prof. Dr.Ā  Dra. Jullie Jeanette Sondakh, Ak, M.Si, CPA, CA,Ā  ASEAN CPA, Prof. Dr. Hendri Fonda Aritonang, S.Si, M.Si, Prof. Dr. Ir. Afriza Yelnetty, MP, Prof. Dr. Ir.Ā  Erwin Wantasan, MP.

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Jimmy Rimbing, MP, Prof. Dr. Ir. Netty Salindeho, M.Si, Prof. Dr. Ir. Grace Sanger, M.Si, Prof. Dr. Joshian Nicolas Wiliam Schaduw, SIK, M.Si, Prof. Dr. Ir. Feny Mentang, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Lefrand Manoppo, M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, dengan adanya guru besar ini maka akan memperkaya prodi, jurusan dan fakultas di mana dengan kesebelas guru besar ini akan banyak mahasiswa akan tamat lewat tangan mereka (guru-guru besar ini).

” Jadi akan lebih memudahkan segala sesuatu yang sulit menjadi lebih baik dan mudah dikerjakan demi pengembangan akademik di mana mahasiswa adalah custumer,” ujarnya.

Dan sebagai Rektor, Prof. Sompie menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para profesor baru ini dan terus mendukung mereka sebagai tim yang akan menendang bola Unsrat menjadi gol unggul berkualitas dunia.

Sidang Senat yang dipimpin Prof. Dr. dr. Bernabas H. R. Kairupan M.Sc, Sp.KJ (Ketua) didahului laporan Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, SH, M.Hum (Sekretaris) dan pembacaan SK Pengukuhan Mendikbudristek RI oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc.

Setelah pembacaan SK Pengukuhan, sebelas guru besar baru tersebut (satu persatu) menyampaikan orasi ilmiah mereka. Setelah itu, Rektor di dampingi Wakil Rektor dan pimpinan senat mengukuhkan 11 guru besar. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. ASEAN Eng menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat, Senin (30/10/2023).

Di kegiatan yang mengusung tema Fatek Meets AI dan sub tema Kolaborasi solusiĀ  lingkungan yang berkelanjutan, yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat tersebut, Rektor menyampaikan beberapa hal penting termasuk harapan saat memberikan sambutan.

Dikatakan, tahun ini Dies Fakultas Teknik mengambil tema Fatek Meets AI, ini karena peran penting teknologi “Artificial Intelligence” di Era Revolusi Industri 4.0, yang mengedepankan digitalisasi data dan proses serta otomatisasi aktifitas menggunakan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), robotika dan Internet of Things.

Rektor mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika Fakultas Teknik agar memanfaatkan Dies Natalis ini sebagai momentum untuk melakukan lompatan dalam meningkatkan kemampuan lulusan menjadi bagian generasi yang mampu berkompetisi, berproduksi dan berinovasi menggunakan teknologi AI dengan tujuan untuk memperoleh solusi lingkungan yang berkelanjutan.

Menteri PUPR yang diwakili oleh Dirjen SDA Ir. Bob. Arthur Lombogia, M.Si dalam sambutannya mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah bersama dengan pembangunan sumber daya manusia, banyak infrastruktur yang telah selesai dibangun dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat pada periode 2015-2022.

Kementerian PUPR juga, tambahnya, telah menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pembangunan yang dimaksud antara lain pembangunan 36 Bendungan 1,1 juta hektar jaringan irigasi baru 189 KM jalan tol 92 persen akses air minum layak dan penyajian 7,9 juta rumah melalui program sejuta rumah, hingga tahun 2024.

Gubernur SulutĀ  yang diwakili Kepala Dinas PUPR SULUT Ir. Deacy Patah, ST. M.Si dalam sambutannya mengungkapksn, pencapaian Fakultas Teknik maupun Universitas Sam Ratulangi dan kolaborasi Inovasi, serta upaya bersama dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin mendesak.

Gubernur memberikan apresiasi yang tulus dan tinggi kepada seluruh jajaran Universitas Sam Ratulangi terutama Fakultas Teknik yang telah berkomitmen dalam menjadikan pendidikan tinggi sebagai pilar penting pembangunan di Sulawesi Utara.

Apalagi, sambungnya, Unsrat selama ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Gubernur berharap, prestasi-prestasi berharga ini akan terus berkembang di masa depan dalam merayakan Dies Natalis yang ke-59 ini.

Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Fabian Manoppo, M.Agr memberikan laporan baik menyangkut profil fakultas, hasil capaian yang termasuk akreditasi fakultas dan jurusan-jurusan serta rencana pembukaan prodi-prodi baru.

Menariknya, dalam laporannya, Fabian memaparkan angka-angka hasil capaian program baik yang sudah lebih dari 100 persen maupun yang belum, termasuk laporan keuangannya yang disampaikan secara terbuka.

Dikemukakan, berbagai pencapaian di usia 59 tahun ini tidaklah semata-mata karena hasil usaha Pimpinan Fakultas Teknik di masa sekarang, namun patut diakui segala prestasi yang kita tuai di masa kini adalah hasil dari apa yang ditabur para pendahulu.

“Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, ijinkan saya selaku Dekan, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mantan Dekan, Wakil Dekan, dosen-dosen beserta tenaga kependidikan purnabakti, yang telah bekerja keras, memajukan dan membesarkan Fakultas Teknik tercinta, hingga bisa memiliki berbagai pencapaian di usia yang ke-59 tahun,” ujarnya.

Disebutkan, sejak dua tahun yang lalu bahkan sampai saat ini Fakultas Teknik adalah satu-satunya unit kerja di Universitas Sam Ratulangi yang telah mendapat pengakuan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dalam pembangunan Zona Integritas di lingkup Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Kita juga, sambungnya, patut berbangga karena tiga program studi yang ada di Fakultas Teknik telah mendapatkan pengakuan secara internasional dalam hal penjaminan mutu.

“Ada banyak prestasi lainnya yang telah dicapai, dan dengan kerendahan hati saya mengakui hal tersebut adalah buah dari kesinambungan kerja dari para pendahulu kami,” sebutnya. (FA)

Meimonews.com – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 7 (Smantu) Manado menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Green Vilage Talawaan, Minahasa Utara, Jumat-Minggu (27-29/10/2023).

Tema yang diangkat dalam kegiatan yang diketuai Marsella Telew (Ketua MPK/Majelis Perwakilan Kelas) ini adalah Tema Fearlessness (keberanian) sementara sub temanya adalahĀ  Dare to be a leader (berani menjadi pemimpin).

Sebanyak 48 calon pengurus sekolah tersebut menjadi peserta LDK, yang pelaksanaannya telah dibuka Kepala SMA Negeri 7 Mando Willem Hanny Rawung bersamaan dengan kegiatan LDK bagi beberapa organisasi intra sekolah lain di Aula Sekolah, Rabu (18/10/2023).

Selama LDK ini, peserta mendapat
materi dari beberapa pembicara yakni Ketua Pengurus OSIS Sharon Tambuwun yang membawakan materi Profil Sekolah, Ketua PPP Brimob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran (Kepemimpinan).

Alumni Smantu Manado Darma Posumah (Pengelolaan Keuangan),Ā  Wakepsek Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil (Tatakrama).

Selain mendapat materi oleh beberapa pembicara tersebut, peserta juga mendapat pembinaan lewat sejumlah aktivitas/kegiatan seperti sharing alumni, debat, pemaparan visi dan misi, outbond, games, movie andĀ  question time yang dipandu Pengurus MPK dan OSIS serta pembina OSIS Purwono Suwono.

Khusus materi kepemimpinan, sejumlah pengurus OSIS dan MPK ikut mendengarkan karena bagi mereka, materi tersebut bermanfaat pula. (Fer)

Meimonews.com – Tim Evanglisasi (TE) SMA Negeri 7 Manado periode pelayanan 2023-2024 mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) TE 2023. Sebanyak 115 siswa kelas 10 dan 11 sekolah ikut dalam kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari pimpinan sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah Rabu – Jumat (25-27/10/2023) ini menampilkan sejumlah narasumber seperti Lexie Kalesaran yang membawakan materi Kepemimpinan, Pdt. Oke Johar (Homilitika), Stevani Paoki (Doa dan Puasa), Lisje Manumpil (Allah Tritunggal.dan Kepelayanan), Desteny Supit (Sejarah Tim Evangelisasi) dan materi dari Pelsis.

Selain mendapat materi dari narasumber, peserta LDK yang mengangkat tema Young people bring change with the spirit of God (Anak muda membawaĀ  perubahan melalui Roh Kudus) ini mengikuti sejumlah rangkaian aktivitas termasuk presentasi siswa kelas dan ibadah-ibadah yang menunjang tercapainya tujuan kegiatan.

Ketua TE SMA Negeri 7 Manado Desteny Supit dan Ketua PanitiaĀ  LDK TE 2023Jenifer Lintjewas yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil menjelaskan tujuan dari kegiatan yang telah dibuka pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan LDK beberapa organisasi siswa sekolah oleh Kepala Sekolah Willem Hanny Rawung di aula sekolah, Rabu (18/20/2023).

Dijelaskan ada beberapa tujuan dari kegiatan ini, pertama, meningkatkan mutu kemampuan kepemimpinan; kedua, lebih memajukan kemampuan berorganisasi dan melatih untuk menjadi warga sekolah yang baik; ketiga, meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam mengembangkan serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Keempat, mendorong, mengajak dan mengarahkan potensi berorganisasi; dan kelima, memberikan tuntunan dan meningkatkan pola pikir, kepribadian, sopan santun dan disiplin dalam berbagai bidang kehidupan.

Rawung, dalam arahannya saat acara pembukaan berharap lewat kegiatan LDK maka para siswa yang mengikuti kegiatan ini bisa mendapat bekal agar ke depannya diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin berkualitas dan diandalkan.

“Lewat kegiatan ini diharapkan akan lahir calon-calon pemimpin yang luar biasa,” ujar Rawung di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan Lisye Manumpil, pembina OSIS dan para pembina organisasi. (Fer)

Meimonews.com – SMA Negeri 7 (Smantu) Manado pimpinan Wilem Hanny Rawung, S.Sos sukses menggelar Smantu Cup yang mempertandingkan bola voli baik putra maupun putri.

Pertandingan yang digelar di lapangan bola voli sekolah 12-21 Oktober ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara tahun 2023.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh
Kepala Bidang Pembinaan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Sri Ratna Pasiak, M.Pd mewakili Kepala Dinas Dikda Sulut Dr. Femmy Suluh, Sabtu (21/10/2023).

Pasiak dalam sambutannya mengatakan, patut bersyukur karena kegiatan Smantu Cup 2023 ini bisa berjalan dengan baik. Kita patut bersyukur karena pertolongan Tuhan, tidak ada cedera, tidak ada pertengkaran dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini secara umum bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa SMA dan SMK khususnya dalam bidang olahraga bolaĀ  bola voli,” ujarnya.

Menurutnya, ajang seperti ini, memang perlu diberi apresiasi, dan diberi ruang oleh pihak SMA Negeri 7 Manado, dan yang perlu diperhatikan adalah kekompakan serta merupakan ajang silahturahmi.

Para siswa dari banyak sekolah dari beberapa wilayah, bukan hanya Manado, bisa bertemu dan ikut bertanding.

Sebelum penutupan, pimpinan dan staf termasuk guru-guru SMA Negeri 7 Manado, Pasiak, Kapolsek Wanea, orangtua siswa dan sejumlah undangan menyaksikan pertandingan grand final.

Keluar sebagai juara (secara berturut dari 1-3) untuk kategori putra adalah SMA Negeri 1 Manado, SMK Negeri 1 Airmadidi (Minut) dan SMA Negeri Tengah (Minsel).

Untuk putri,Ā  SMA Negeri 1 Manado, SMA Negeri 7 Manado dan SMA Negeri Airmadidi.

Kepada pemenang diberikan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan sebesar Rp. 3 juta, Rp. 2 juta dan Rp 1 juta untuk pemenang pertama hingga ketiga. (Fer)