Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado menggelar Lomba Mewarnai Ibu dan Anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HUT ke-402 Kota Manado dsn Hari Anak Nasional Tahun 2025 ini dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado Ny, Irene G. Angouw Pinontoan, Rabu (23/7/2025).

Lebih dari 1.000 anak dari 100 lebih PAUD dan TK (Taman Kanak-kanak) se-Kota Manado turut ambil bagian dalam kegiatan yang diadakan di Pasar Tematik Tongkaina ini.

Lomba mewarnai ini menjadi salah satu sarana untuk membentuk karakter anak sejak usia dini serta menumbuhkan semangat dan kreativitas mereka melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

Momentum ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, termasuk melalui kegiatan bersama yang membangun kedekatan dan nilai-nilai positif.

Menarinya, kehadiran Ketua TP PKK Kota Manado tidak hanya bersifat seremonial tapi menyatu/berbaur dengan peserta lomba.

Ia tak segan menyapa, menyalami, dan bahkan berfoto bersama dengan para anak-anak PAUD. Hal ini membuat suasana lokasi kegiatan jadi lebih meriah. (elka)

Meimonews.com – Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTi) Wilayah Timur Indonesia dan Perhimpunan Agroteknologi Indonesia (PAGI) akan menggelar International Conference on Agriculture, Food, Environment and Energy (InCaffe) 2025.

Kegiatan yang mengangkat tema Strengthening Agricultural Higher Education Through Inovation and International Collaboration for Sustainable Food Environment Energy ini akan diadakan lewat zoom dan secara hibrid di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Rabu – Jumat (6 – 8/8/2025.

Acara internasional yang dilaksanakan oleh Panitia yang diketuai Fabiola Saroinsong dengan Sekretaris Maya Montolalu ini, sebut Dekan Faperta Unsrat Manado Dedie Tooy, akan dirangkaikan pula dengan Lokakarya FKPTPI Wilayah Timur dan Kongree Nasional PAGI.

“Pak Rektor Unsrat Manado (Oktovian Berty Alexander Sompie), pak Gubernur Sulut (Mayjen Purn. Yulius Selvanus) serta International Coconut Community (ICC), Kementan RI dan Universitas Pertahanan Indonesia sangat mensuport kegiatan ini,” ujar Tooy kepada Meimonews.com via WhatsApp, Minggu (20/7/2025).

Gubernur Sulut, menurut Tooy, telah mengkonfirmasikan akan membuka dan memberikan sambutan pada kegiatan ini, sementara Rektor Univeritas Pertahanan (Unhan) Letjen Purn. Anton Nugroho telah menyatakan kesediaannya menjadi keynote speaker bersama dengan Menteri Pertanian RI Andi Sulaiman.

“Pak Rektor Unhan selain hadir dalam kegiatan ini, akan pula melakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Unsrat Manado,” ujar Dekan penuh kreativitas ini.

Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy

Sejumlah pakar internasional menjadi pembicara InCAFFE. Mereka adalah Jean Marc Roda (Cirad Prancis), Fabian M. Dayrit (Atonoo Da Manila University Phillipines), Jefina C. Alow (International Coconut Community), Rajesh MK (International Covonut Comunity), Fahrul Zaman Huyop (Malaysia University of Technology), Tamara Jackson (Adolaida Univerity Australia), Jeremy Badgery Parker (Adolaida University Australia), Nurul Huda (Sabbah University Malaysia) dan Lily Ishak (Chair of FKPTPI Eastern Region). (FA)

Meimonews.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI) Fauzan berdialog dengan pimpinan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Jumat (18/7/2025).

Dialog berlangsung di ruang Rektorat Unsrat Manado yang dihadiri Oktovian Berty Alexander Sompie, wakil-wakil Rektor, para Dekan dan pimpinan Unsrat Manado lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, program Kampus Berdampak merupakan inisiatif strategis sejalan dengan visi Unsrat, menjadikan universitas sebagai pusat solusi, di mana ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang d iruang akademik tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha dan pemerintah daerah.

Rektor berharap, dialog dengan Wamendiktisaintek ini, memperoleh inspirasi tentang strategi penguatan program Kampus Berdampak dalam kerangka besar Diktisaintek Berdampak.

Wamemdiktisaintek RI dalam sambutannya mengatakan, Kampus sebagai problem solfer, harus melakukan perubahan tatakelola perguruan tinggi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Kampus sebagai pusat peradaban memiliki tanggung jawab sebagai agen perubahan untuk menuju peradaban yang lebih baik,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI) Fauzan menegaskan, Universitas Negeri Manado (Unima) berpotensi melangkah lebih cepat.

Penegasan tersebut disampaikan Wamen di dampingi Rektor Unima Joseph Philip Kambey di sela kunjungan kerjanya di Unima, Tondano, Kamis (17/7/2025).

“Unima, secara institusional punya potensi untuk melaju lebih cepat lagi,” tandasnya.

Disebutkan, ia senang bisa berkunjung ke Unima. “Mudah-mudahan, Rektor bisa mengawal pikiran-pikiran kawan-kawan di Unima ” ujarnya.

Dan lagi, yang harus dicacat, sambungnya, adalah pikiran-pikiran yang muncul dari kawan-kawan itu adalah pikiran-pikiran solutif. (FA)

Meimonews.com – Dharma Wanita Persatuan Unima (Universitas Negeri Manado) yang diketuai Jeannet Kumaat mengadakan olahraga bersama, yang rutin dilaksanakan setiap Jumat.

Kali ini, Jumat (18/7/2025), di momen olahraga bersama yang dilaksanakan di kawasan Megamas Manado turut dihadiri Ny. Fauzan, istri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI.

Dari lingkungan Unima, selain pengurus dan anggota Dharma Wanita, dikuti pula oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan beberapa pimpinan Unima lainnya.

Dalam olahraga bersama ini dilakukan jalan sehat dan senam bersama. Suasana keakraban dan kegembiraan terlihat di momen ini.

Ny. Fauzan mengungkapkan, ia sangat senang karena bisa berolahraga bersama di tempat yang indah pemandangannya. “Manado adalah kota yang sangat baik dan indah pemandangannya,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 468 siswa baru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Manado mendapat pembekalan terkait dengan pengenalan lingkungan sekolah dan hal-hal positif lainnya ketika mereka menempuh pendidikan di sekolah ini.

Pembekalan tersebut dilakukan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks sekolah yang beralamatkan di Jalan Totoliu Supit Kelurahan Tingkulu Manado, Senin – Jumat (14 – 18/7/2025).

Pembukaan kegiatan bagi para siswa yang tergabung dalam 13 rombongan belajar ini dilakukan Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung.

Dalam percakapan dengan Meimonees.com di ruang kerjanya, Rabu (16/7/2025), Rawung menjelaslan, sejumlah hal terkait keadaan, potensi dan aturan sekolah dan lain-lan yang bermanfaat bagi siswa baru diberikan saat MPLS.

Ketua Panitia MPLS/Wakepsek Bidang Kesiswaan SMA Negeri 7 Manado Andika Lontoh

“Yang paling pokok, dalam MPLS ini dilakukan dengan penuh senyum dan ramah serta para siswa baru ini mengenal keadaan sekolah dan manfaat positif bagi masa depan mereka diperoleh lewat kegiatan ini,” ujarnya.

Mudah-mudahan, tambahnya, mereka (para siswa baru) bisa mengambil nilai-nilai positif untuk belajar dengan baik, mengembangkan potensi diri dan berprestasi untuk kemajuan mereka ke depan.

Wakepsek Bidang Humas SMA Negeri 7 Manado Maya Kalangi

Ketua Panitia MPLS/Wakepsek Bidang Kesiswaan SMA Negeri 7 Manado Andika Lontoh di dampingi Wakepsek Bidang Humas Maya Kalangi menjelaskan, selama MPLS ada beberapa materi yang diberikan dengan pembicara/narasumber baik dari internal maupun eksternal sekolah.

Materi yang diberikan di antaranya. Wawasan Wiyata Mandala, Tata tertib sekolah, Bahaya Narkoba, Public speacking, Anti Perundungan, Time management, Wawasan kebangsaan, Akademik dan sarana prasarana sekolah.

Selain itu, perkenalan (antar siswa baru serta guru/pimpinan sekolah dan organisasi sekolah), Games dan menghafal gerakan 7 kebiasaaan anak Indonesia hebat, Latihan PBB, Games tangkap kata, Lomba yel-yel, demo ekstrakulikuler, dan Pertunjukan bakat. (Afer)

Meimonews.com – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan hanya soal status kepegawaian, lebih dari itu, ini adalah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kepada negara, kepada masyarakat dan secara khusus kepada Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

“Oleh karena itu, saya menekankan hal yang sangat mendasar tetapi sering dianggap sepele yakni disiplin kehadiran,” ujar Rektor Unarat Manado Oktovian Berty Alexandet Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Penyerahan Surat Keputisan Pengangkatan PNS Unsrat di Aula Rektorat Unsrat Manado, Rabu (16/7/2025).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin PNS, sebut Rektor, ditegaskan, kehadiran adalah bagian dari kewajiban utama setiap PNS. Tidak hadir tanpa keterangan dalam jangka waktu tertentu dapat dikenai sanksi, bahkan sampai pada pemecatan.

Diingatkan, PNS yang tidak masuk kerja, tanpa alasan yang sah secara terus-menurus selama 10 hari kerja diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 hari kerja atau lebih dalam 1 tahun diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

“Saya tidak ingin terjadi di lingkungan Universitas Sam Ratulangi,” tandasnya seraya menambahkan, kehadiran adalah bentuk paling dasar dari komitmen.

PNS, menurutnya, bisa saja memiliki kometensi yang luar biasa tetai jika tidak hadir tepat waktu maka kontribusi akan hilang nilainya. Unsrat ini hanya akan berjalan baik jika seluruh SDMnya memiliki disiplin, dan itu dimulai dari hadir secara fisik, hadir secara mental dan hadir secara tanggung jawab.

“Sumpah/janji yang saudara-saudari ucapkan hari ini adalah ikrar moral dan hukum. Ikrar di hadapan Tuhan, negara dan institusi. Maka jagalah sumpah itu,” tandas Rektor pada acara yang turut dihadiri pimpinan tingkat Unsrat dan Fakultas.

Dimintakan agar PNS yang menerima SK ini menghormati kepercayaan yang diberikan dengan bekerja disiplin, hadir tepat waktu dan melayani dengan sepenuh hati.

Dimintakan pula, mulai hari ini, setiap detik keterlambatan, setiap hari ketidakhadiran tanpa alasan, bukan hanya tercatat dalam sistem tetapi juga akan berdampak ada integritas dan karier ke depan.

“Mari bersama kita bangun Universitas Sam Ratulangi menjadi institisi yang semakin profesional, berintegritas dan dihormati, dimulai dari hal paling sederhana : hadir tepat waktu dan siap melayani,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 4 (empat) orang sisw yang berasal dari luar daerah (Tertinggal, Terdepan dan Terluar/3T) diterima bersekolah di SMA Negeri 7 Manado dan tinggal di rumah-rumah guru yang berlokasi dekat sekolah.

Diterimanya keempat siswa tersebut karena sekolah yang beralamatkan jalan Tololiu Supit No. 25 Tingkulu Manado dipercayakan Pemerintah Pusat untuk ikut dalan program ADEM (Afirnasi Pendidikan Menengah).

Di Sulut ada sebanyak 45 siswa dari daerah 3 T dalam program ADEM yang disekolahkan di sejumlah SMA/SMK Negeri di Manado.

“Ya, kami mendapat jatah 4 orang siswa dari luar daerah untuk bersekolah di sini dan tinggal bersama beberapa guru kami, dengan biaya pemerintah,” ujar Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung kepada Meimonews.com di ruang kepala sekolah, Rabu (16/7/2025).

Kepala SMA Negeri 7 Manado Willem Hanny Rawung

Keempat siswa yang ikut dalam program ADEM yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan dan terluar tersebut berasal dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Talaud.

Keempat siswa tersebut adalah lulusan SMP Negeri 2 Satap Biaro (Alpianus Lalisang), SMP Negeri 5 Satap Tamako (Miranda Enjelita Senggaweng dan Hut Helda Gareta) serta SMP Negeri 1 Satap (Rainis di Tabang).

“Keempat siswa tersebut selama 3 tahun ajaran akan bersekolah di SMA Negeri 7 Manado dan tinggal di beberapa rumah guru yang tinggal di sekitar sekolah,” tambah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Ketua Panitia MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Andika Lontoh di dampingi Wakil Kepala SMA Bidang Humas Maya Kalangi yang ditemui terpisah di sela pelaksanaan MPLS di kompleks sekolah.

Keempat siswa tersebut dan 41 siswa lainnya yang ikut dalam program ini di dampingi orangtua mereka telah diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulut Femmy Suluh di aula kantor dinas, Rabu (16/7/2025) pagi dan setelah itu diterima Rawung di ruang kerjanya, siang harinya. (afer)

Meimonews.com – Menyusul pencairan tunjangan kinerja (tukin) dan langsung masuk ke rekening para dosen yang ada di lingkungan Universitas Negeri Manado (Unima), Rektor Unima Joseph Philip Kambey menyampaikan apresiasi dan terima kepada beberapa pihak pengambil keputusan dan yang berperan dalam proses tersebut.

“Dengan adanya pencairan tukin tersebut, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta seluruh jajaran di Kemdiktisaintek,” ujar Rektor kepada Meimonews,com via WhatsApp, Jumat (11/7/2025)

Apresiasi dan terima kasih disampaikan Rektor atas penghargaan negara terhadap dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan untuk peningkatan mutu dan kesejahteraan melalui pencairan Tunjangan Kinerja (Tukin).

“Hal ini menjadi dorongan nyata bagi kami untuk terus berkarya, semakin meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja, profesional, serta mendukung reformasi birokrasi dan pencapaian kinerja institusi,” jelas mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima ini. (FA)

Meimonews,com – Setelah dinanti-nanti, tunjangan kinerja (tukin) akhirnya bisa dicairkan dengan 6 (enam) bulan rapel.

Informasi menggembirakan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI khususnya Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) diapresiasi para dosen.

“Akhirnya tukin cair 6 bulan rapel dari januari sampai Juni. Makasih Direktur SDM. Prof. Suning,” ujar Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu mengutip tanggapan sejumlah dosen kepada Meimonews.com via WhashApp, Jumat (11/7/2025).

Dosen-dosen Unima (Universitas Negeri Manado), sebutnya bersukacita sekaligus mengucapkan banyak terimah kasih kepada Menteri dan Direktur SDM yang mengawal proses sampai pencairan

“Banyak dosen memberi aprisiasi kepada Direktur Sunber Daya atas kerja kerasnya sehingga pencairan tepat. Waktu tanggal 10 Juli 2025 Tukin Unima. Sudah masuk Rekening,” ujar Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Diketahui, Kemendiktisaintek RI mulai mencairkan dana tukin untuk dosen ASN untuk PTN Satker, PTN BLU belum remunerasi, dan belum dosen ASN di lingkungan LLDikti mulai Selasa (8/7/2025).

Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto mengungkapkan, hal ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dalam rangka meningkatkan motivasi dan profesionslisme dosen dan pegawai di lingkungan Kemdiktisaintek.

“Tunjangan kinerja ini adalah bentuk nyata penghargaan negara terhadap peran sentral dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan,” ujar Menteri seperti dikutip akun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam pelaksanaannya, tambah Sesjen Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang, tata kelola administratif berjalan sesuai dengan Perpres No. 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja.

“Kemdiktisaintek memastikan seluruh proses penyaluran tukin dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai Perpres, Permen, dan Kepsesjen mengenai tukin,’ ujarnya.

Pencairan tukin periode Januari – Juni 2025 ditambah tukin ke-13 dimulai 8 Juli 2025. Dosen yang belum menyelesaikan proses klaim tukin sampai dengan perpanjangan waktu 7 Juli 2025 akan diproses pada periode berikutnya yakni awal Agustus 2025. (FA)