Meimonews.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Chemlit XR Unima berhasil lolos sebagai finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang akan diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar.
Tim yang berhasil melaju ke ajang nasional bergengsi ini adalah Lorry Enjlina Br. Surbakti (Pendidikan Kimia 2022/Ketua), Maria Murniyanti Parhusip (Pendidikan Kimia 2022/Anggota), dan Natasya Patulak (Pendidikan Kimia 2023/Anggota ). Mereka di danpingi Jakub Saddam Akbar (dosen).
Tim ini berkompetisi pada Skema Karya Inovasi dengan mengusung karya berjudul Chemlit XR : Inovasi Alat Praktikum Berbasis Sensor Terintegrasi Kamera untuk Menampilkan Objek AR dan Mengakses Kelas Virtual Reality Berbantuan AI.
Inovasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar kimia yang interaktif dan modern, memadukan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk mendukung kegiatan praktikum berbasis digital yang lebih efisien dan menarik.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat inovasi dan kreativitas mahasiswa Universitas Negeri Manado dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk dunia pendidikan. (*/FA)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (10/11/2025).
Hadir dalam upacara ini, antara lain Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga universitas, Kepala-kepala Biro, staf dan ASN/THL di lingkungan universitas.
Sebagai pembina upacara, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saeifullah Yusuf.
Dalam sambutannya, Mensos menyebutkan, para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan.
Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari pahlawan bangsa : Kesabaran para pahlawan, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan.
Semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Hari ini kita berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia, kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus,” ujar Rektor mengutif sambutan Mensos. (FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengajak civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) melalui inovasi dan kolaborasi.
“Sehingga dapat memberikan dampak nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat, bisnis dan pemerintah,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat di lantai dasar fakultas, Jumat (7/11/2025).
Dies Natalis ke – 65 FEB Unsrat, menurut Rektor, telah menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi, baik kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Bupati Minahasa Utara/Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat Joune JE Ganda dalam sambutannya menjelaskan, momentum Dies Natalis ke – 65 ini bukan hanya perayaan, tetapi refleksi perjalanan panjang dan dedikasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat dalam membentuk sumber daya manusia unggul, berintegritas dan berdaya saing global.
Ditegaakan, kampus bukan hanya pusat ilmu, melainkan pusat inovasi kebijakan dan inkubasi gagasan ekonomi kerakyatan.
Joune berharap ke depan, FEB Unsrat memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat kapasitas riset berbasis data analytics membangun sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha, serta memperluas kontribusi nyata bagi policy making dan pembangunan berkelanjutan.
Acara pembukaan dies natalis kali ini ditandai pula dengan, antara lain senam bersama yang diikiti Rektor, Wakil-wakil Rektor, Dekan FEB Unsrat Victor PK Lengkong, Wakil-wakil Dekan, beberapa Dekan fakultas di lingkungan Unsrat, civitas akademika FEB Unsrat dan undangan lainnya. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menggelar acara puncak peringatan Dies Natalis ke-61 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (6/11/2025).
Acara puncak tersebut dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Jermias Tjakra dan dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, anggota senat fakultas,, pimpinan fakultas, civitas akademika Fatek, serta undangan lainnya termasuk Dekan-dekan Fakultas di lingkungan Unsrat.
Acara puncak dies kali ini diwarnai dengan orasi ilmiah oleh Verry Latuwamalu yang membawakan materi Model pariwisata berkelanjutan dalam pengembangan fasilitas pariwisata di pulau-pulau kecil terluar Kabupaten Talaud dengan pendekatan Artificial IntelegenIntelegen (AI).
Ada juga pelepasan dan penerimaan mahasiswa dan dosen, penyerahan cenderamata untuk purnabakti, pemasangan lilin, doa syukur, penyerahan penghargaan kepada Dekan-dekan periode sebelumnya, dan beberapa acara lainnya baik masih dalam rangkaian sidang senat terbuka maupun setelahnya.
Dekan Fatek Unsrat Fabian J. Manoppo dalam samburan dan laporan tahunan menjelaskan tentang visi dan misi Fatek Unsrat serta tonggak capaian pengembangan Fatek Unsrat.
Dipaparkan pula jumlah mahasiswa per jurusan (ada 4 jurusan) dan program studi baik mahasiswa baru maupun jumlah total mahasiswa Fatek yang berjumlah 3638, jumlah lulusan dari beberapa tahun terakhir dan IPK rata-rata setiap prodi yang mencapai 3,44.
Dipaparkan pula lama studi perprodi, junlah predikat cum laude serta prestasi-prestasi yang diraih selama ini baik kategori bermawa.maupun non bermawa serta profil Fatek.
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menegaskan, perayaan hari jadi ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi merayakan 61 tahun dedikasi, 61 tahun kontribusi dan 61 tahun Fakultas Teknik menjadi pilar kemajuan di Universitas Sam Ratulangi.
Dengan tema Engineering transformation in the AI era, innovative, adaptive, sustainable ini sebut Rektor, kita telah sepenuhnya memasuki era di mana kecerdasan buatan (AI) bukan lagi fiksi, melainkan alat kerja fundamental.
“Apa yang dulu kita anggap sebagai keajaiban teknologi, kini menjadi standar baru dalam desain, analisis dan manufaktur,” ujar Rektor.
Rektor berharap, Fakultas Teknik menjadi pusat unggulan yang mencetak insinyur-insinyur masa depan, yakni mereka yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi berpikir kritis, kolaboratif dan beretika. (FA)
Meimonews.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-597 Kabupaten Minahasa di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (5/11/2025).
Menunjukkan komitmen dan sinergi institusi pendidikan tinggi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya Kabupaten Minahasa, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsrat Ny. Sompie-Kalesaran menghadiri Rapat Paripurna tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di institusi pendidikan tinggi negeri ini pada nomen bersejarah tersebut menandai pentingnya kolaborasi akademisi dan Pemda dalam mendorong pembangunan dan kemajuan di Minahasa, yang juga merupakan salah satu daerah penyangga utama Unsrat.
Hal ini sejalan dengan visi Unsrat yakni Menata Unsrat menjadi universitas unggul dan berbudaya untuk berkontribusi aktif pada pembangunan regional. (FA)
Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Workshop Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) di Aula A LPMPP Unsrat Manado, Rabu-Kamis (5-6/11/2025).
Sejumlah narasumber dihadirkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala LPMPP Unsrat Max Runtuwene dan diawali sambutan Kepala LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) P1 Unsrat Ockstan Kalesaran.
Kepala Pusat Pelatihan Kompotensi LPMPP Unsrat Reni L. Krecroff kepada Meimonews.com di sela kegiatan menjelaskan, para narasumber tersebut adalah Kepala LPMPP Unsrat yang memberikan penjelasan tujuan kegiatan dan output, Komite Skema Zetly Tamod yang memberikan penjelasan tentang penyusunan MUK.
Selain itu, Kepala Sertifikasi Wizard Kalengkongan memberikan penjelasan tentang penyamaan persepsi tiap skema, Komite Teknis Erick Lenak tentang penyusunan MUK (tim skema), Sekretaris LPMPP Unsrat Esry Laoh tentang persyaratan uji kompetensi
Sebelum final review MUK dan validasi dokumen oleh Ketua LSP, sebutnya di dampingi Reynal (Staf LPMPP Unsrat), diadakan presentasi tiap skema oleh tim penyusun skema.
Dalam sambutannya pada acara penbukaan, Ketua LSP menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu sumber daya manusia melalui sistem sertifikasi kompetensi yang terstandar dan diakui secara nasional.
“Melalui kegiatan MUK ini, kita bersama-sama menyusun, memantapkan, dan menyepakati pelaksanaan uji kompetensi yang objektif dan berkualitas,” ujar Ockstan.
Ockstan mengingatkan untuk memastikan bahwa setiap TUK memiliki kesiapan sarana, prasarana, serta SDM yang sesuai dengan standar LSP.
Komite Skema Zetly Tamod saat memberikan penjelasan tentang penyusunan MUK.
Selain itu, mendorong terciptanya asesmen kompetensi yang transparan, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Runtuwene mengungkapkan rasa besryukur karena di tengah kesibukan, LPMPP Unsrat bisa melaksanakan kegiatan ini, di mana pada hari yang sama dan tempat berbeda kegiatan lain lagi dari LPMPP.
Kegiatan itu adalah Workshop Soft Skill Tenaga Kependidikan Unsrat yang diadakan di Aula B LPMPP Unsrat, Rabu-Jumat (5-7/11/2025)
Disebutkan, materi-materi workshop sudah diberikan waktu pelatihan tapi belum dipadukan. Sekarang ini bukan hanya sekedar berbagi pengalaman dalam kelompok tapi apakah sudah masuk dalam MUK ?
Aakah waktu yang sudah ditetakan telah berjalan dengan baik ? Perlu ada ujinpetik/ujicoba hal yang sesungguhnya.
Waktu uji petik/ujicoba hanya sampai Kamis depan. Kita akan membuat skema yang akan dikirim ke asesor pada hari Jumat. Nanti setelah itu, kita akan mengadaksn pertemuan lagi untuk mengadakan evaluasi.
“Setelah itu, kita akan full assesment.
Kalau asesmen itu lancar maka kita akan mendapat lisensi. Itu yang kita kejar. Mudah-mudahan bisa terwujud. Supaya ada kompetensi bagi mahasiswa,” ujarnya.
Runtuwene menegaskan pula perhatian dan dukungan dari Rektor Unsrat Octovian Berty Alexander Sompie berkaitan dengan peningkatan kompetensi. (FA)
Meinonews.com – Dalam dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks, tenaga kependidikan memegang peranan penting sebagai pilar utama pendukung keberhasilan tridharna perguruan tinggi.
“Tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis tapi juga kemampuan soft skill seperti komunikasi efektif, kerjasama tim, etika pelayanan, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Royke Montolalu ketika membacakan sambutan tertulis Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie pada acara pembukaan Workshop Soft Skill Tenaga Kependidikan Unsrat.
Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Penjanintan Mutu dan Pengembangan Pembelaharan (LPMPP) Unsrat di Aula B LPMPP Unsrat Manado ini berlangsung Rabu-Jumat (5-7/11/2025).
Pemaparan materi oleh beberapa narasumber
Soft skill menurut Rektor, bukan sekedar pelengkap, tetapi merupakan fondasi yang menentukan bagaimana seorang apartur melayani bekerja dan berkontribusi dalam lingkungan akademik yang profesional dan humanis.
Dengan soft skill yang baik, tenaga kependidikan akan mampu membangun suasana kerja yang harmonis, meningkatkan kualitas pelayanan kepada dosen, mahasiswa dan masyrakat, serta menjadi bagian dari budaya kerja unggul di Unsrat.
Rektor berharap workshop ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan tetapi juga wahana refleksi diri dan pembelajaran bersama. ” Jadikan kesenpatan ini untuk saling berbagi pengalaman, membangun jejaring profesional dan memperkuat semangat pengabdian sebagai apartur sipil negara yang berintegritas dan berorientasi pada pelaynan publik yang prima,” ujar Montolalu membacakan sambutan Rektor.
Kepala LPMPP Unsrat Max Runtuwene dalam laporannya menyebutkan bahwa workshop ini menampilkan Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan beberapa dosen sebagai narasumber.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengupdate pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas sesuai penugasan masing-masing,” ujar Runtuwene.
Secara khusus, jelasnya, pelatihan mengharapkan peserta mendapat meningkatkan kualitas layanan pelayanan akaremik dan administrasi; Meningkatkan kepuasan penguna layanan.
Selain itu, membangun budaya kerja yang profesional dan ramah; mampu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan teknologi dan globalisasi; serta mampu meningkatkan produktivitas dan kinerja tenaga kependidikan. (FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan rombongan mengadakan ziarah ke makam-makam mantan Rektor Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado dan Dr. GSSJ Ratulangi (tokoh/pahlawan nasional yang namanya digunakan sebagai nama perguruan tinggi yang berdiri 64 tahun lalu ini), Selasa (4/11/2025).
Rombongan Rektor antara lain terdiri dari Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga dan staf Universitas para pimpinan fakultas se-Unsrat dan Panitia Dies Natalis ke-64 Unsrat.
Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis tahun 2025 yang pelaksanaannya telah dibuka Rektor Unsrat di lapangan Unsrat, baru-baru.
Saat berada di lokasi (makam), Rektor dan rombongan diterima perwakilan keluarga mantan Rektor Unsrat.
Makam-makam mantan Rektor yang dikunjungj, antara lain JA Losung, SH, RAB Massie, SH, dr! FH Palilingan, Prof. Nr. GMA Ingkiriwang, Prof! Dr H. Kandou, Prof. WJ Waworoentoe, MSc, Prof. Dra. RS Tangkudung, Prof. Dr. Ir. J. Paruntu, MSMS, dan Prof. Dr. Ir. LW Sondak, MSc.
Dalam samburannya, Sompie mengatakan, ziarah ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan wujud penghormatan dan rasa terima kasih yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan hidupnya demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Utara serta bangsa Indonesia.
Capaian demi capaian yang diraih sebut Sompie, adalah buah kerja keras dan pengorbanan para pemimpin terdahulu, serta semangat Si Tou Timou Tumou Tou yang tetap hidup disetiap langkah kita.
Momentum ziarah dalam rangka Dies Natalis tahun ini, Rektor mengajak untuk merenungkan kembali semangat perjuangan dan keteladanan para pendahulu, serta memperbaharui komitmen kita untuk meneruskan perjuangan Dr. Sam Ratulangi dan para rektor terdahulu dalam mewujudkan visi besar Unsrat menuju masa depan yang semakin gemilang. (FA)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Unsrat Periode Tahun Akademik 2025 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (30/10/2025).
Ada sebanyak 1.048 lulusan/sarjana dari berbagai program studi (prodi) di Unsrat yang diwisuda.
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengatakan, hari ini 1.048 wisudawan membuktikan bahwa ketekunan lebih kuat dari kelelahan dan doa lebih tajam dari keraguan.
“Hari ini juga adalah milik kalian, buah dari perjuangan bersama antara ilmu, kasih dan harapan,” ujarnya.
Rektor mengingatkan, sebagai alumni Unsrat bawalah tiga hal yakni integritas dalam berpikir, keberanian dalam bertindak, dan kasih dalam melayani.
Oleh karenanya, Rektor berpesan kepada mereka yqng diwisuda untuk terbang tinggi tapi tidak lupa tanah tempat berpijak dan jadi cahaya di manapun berada.
“Terbanglah setinggi langit, namun jangan pernah lupa tanah tempat kamu berpijak, jadilah cahaya dimanapun kamu berada, dan biarlah bangsa ini menyebut namamu -lulusan Universitas Sam Ratulangi,” tandas Rektor.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang diwakili Kaban Kesbangpol Sulut Johny A. Suak dalam sambutannya mengatakan, hari ini menjadi sebuah sejarah bagi Universitas Sam Ratulangi yang mana dengan penuh kebanggaan, kembali mengukuhkan para lulusan wisudawan dan wisudawati.
“Para intelektual muda yang teruji, kini resmi dilepas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, yang siap mendukung dan berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah provinsi Sulawesi Utara,” ujar Suak membacakan sambutan Gubernur,
Gubernur berpesan kepada wisudawan, jangan pernah takut menjadi seseorang yang berbeda. Jadilah diri sendiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri serta potensi unik yang dimiliki.
“Jika kalian terus menjadi fotocopy orang lain kalian akan kehilangan nilai otentiknya, dan fokuslah pada apa yang kalian kuasai serta manfaatkan sebesar-besarnya peluang yang ada secara maksimal,” sebutnya. (FA)
Meimonews.com – Humas Universitas Negeri Manado (Unima) Titof Tulaka menegaskan, proses perkara dugaan plagiasi tulisan ilmiah yang dituduhkan kepada Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalan perkara Nomor 207/G/2025/PTUN Jakarta belum memiliki kekuatsn hukum tetap.
“Masih berproses secara hukum. Belum terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa Rektor Unima telah melakukan plagiasi,” ujarnya kepada Meimonews.comvia telefon, Kamis (30/10/2025).
Itu sebabnya, bila ada pernyataan bahwa Rektor Unima terbukti melakukan plagiasi tulisan ilmiah, maka pernyataan itu dinilai terlalu subjektif dan tidak selaras dengan fakta hukum yang sementara berlangsung/berjalan,
“Kami menghargai pandangan semua pihak, termasuk kuasa hukum penggugat. Namun perlu digarisbawahi bahwa proses hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta masih berlangsung dan belum ada putusan hukum yang berkekuatan tetap. Karena itu, tidak tepat apabila ada pihak yang secara prematur menyatakan seseorang terbukti bersalah,” ujarnya.
Rektor Unima Joseph Philip Kambey, menurutnya, sejak awal persidangan telah bersikap kooperatif dan menghormati setiap tahapan proses hukum yang digelar secara terbuka.
Ditegaskan, Unima berkomitmen untuk tidak melakukan intervensi apa pun, namun memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah institusi dari pemberitaan yang tidak berimbang.
“Unima adalah lembaga pendidikan tinggi negeri yang menjunjung tinggi kejujuran akademik sekaligus menghormati supremasi hukum. Karena itu, kami menyerukan agar semua pihak bersikap objektif, proporsional, dan menahan diri dalam memberikan penilaian sebelum adanya keputusan resmi majelis hakim,” ujarnya.
Dijelaskan, fakta persidangan tidak bisa ditarik secara parsial atau ditafsirkan sepihak oleh salah satu pihak berperkara. Kebenaran hukum hanya dapat ditegaskan melalui putusan pengadilan yang sah dan berkekuatan hukum tetap.
Terkait dengam proses pemilihan dan penetapan Rektor Unima di mana Joseph Philip Kambey terpilih dan telah dilantik sebagai Rektor Unima, Titof menegaskan, seluruh proses pemilihan dan penetapan Rektor Unima telah dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan dan diawasi langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
“Proses pemilihan Rektor Unima berjalan transparan, objektif, dan sesuai regulasi. Karena itu, pernyataan yang mendahului putusan pengadilan bukan hanya tidak etis, tetapi juga berpotensi membentuk opini publik yang keliru,” sebutnya.
Humas Unima mengimbau seluruh civitas akademika, alumni, serta masyarakat luas untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang belum terverifikasi, dan menyerahkan seluruh proses kepada lembaga peradilan yang berwenang.
“Mari kita hormati proses hukum dan jaga nama baik Universitas Negeri Manado sebagai rumah besar akademik yang berintegritas. Setelah pengadilan memutuskan, barulah publik dapat menilai secara objektif dan adil,” ajak Titof, (FA)