Meimonews.com – Polda Sulut melalui Panitia Kurban Hari Raya Idul Adha 1446 H menyalurkan daging kurban kepada para mustahik dan jamaah/masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran dipusatkan di Masjid Nurul Jihad Polda Sulut sementara penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Lapangan Tembak SPN Polda Sulut, Karombasan Manado, Sabtu (7/6/2025).

Ketua Panitia Kurban Polda Sulut AKBP Ahmad Sutrisno mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada peringatan tahun 2025/1446 H di Polda Sulut adalah sebanyak 24 ekor, terdiri dari 17 sapi dan 7 kambing.

“Idul Adha 1446 H kali ini, Polda Sulut menyembelih sebanyak 24 ekor hewan kurban dengan rincian 17 ekor sapi dan 7 ekor kambing,” ujarnya.

Hewan kurban ini, menurutnya, berasal dari para pekurban atau shohibul kurban, baik dari personel Polda Sulut maupun dari keluarga dan jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut.

“Daging kurban ini kita salurkan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, panti asuhan dan para pemohon dari masjid-masjid yang ada di Kota Manado dan sekitarnya,” sebutnya.

Dijelaskan, penyaluran daging kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat khususnya warga yang kurang mampu.

“Terima kasih pada para shohibul kurban yang sudah membantu panitia dalam menyiapkan hewan kurban, insya Allah mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menyerahkan secara simbolis 5 ekor sapi sebagai hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya (HR) Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 H/2025 M, Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Polresta Manado ini disaksikan oleh jajaran kepolisian, perwakilan Bhayangkari, serta masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Bhayangkari yang ikut menyaksikan proses penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Sebanyak lima ekor sapi dikurbankan secara bergiliran. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan serta keluarga besar Polresta Manado, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan solidaritas.

Dengan mengusung tema nasional Polri yakni Idul Adha meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan kepedulian sosial guna mewujudkan Polri yang presisi, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kepatuhan, serta moralitas di lingkungan kepolisian.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menekankan, semangat berkurban bukan hanya soal berbagi, tetapi juga bentuk konkret kepatuhan kepada ajaran agama dan penguatan moralitas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan menjadi momen reflektif untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Raya Idul Adha Tahun 2025, Bank SulutGo (BSG) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Kesejahteraan (Bapekis) BSG menyerahkan hewan qurban berupa 18 ekor sapi bagi masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan di dampingi Direktur Kepatuhan H. Machmud Turuis, mewakili Direktur Utama BSG Revino M. Pepah,

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat dan para pimpinan Divisi BSG..

Penyerahan bantuan ini menunjukkan komitmen BSG dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Parengkuan menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian BSG kepada masyarakat, khususnya dalam momen Idul Adha yang penuh berkah. “Melalui bantuan hewan qurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulut dan Gorontalo,” ujarnya.

Turuis menambahkan, penyaluran hewan qurban ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi,” jelasnya.

Penyerahan bantuan hewan qurban ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Bank SulutGo dan komunitas di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews,com – Walikota Manado Andrei Angouw menyerahkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah masjid dan beberapa instansi di Kota Manado, Selasa (3/6/2025).

Beberapa instansi yang diserahkan bantuan hewan kurban antara lain Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Lapas Kelas IIA Tuminting, dan Polresta Manado.

Setelah penyerahan bantuan, dilakukan penandatanganan berita acara oleh para penerima bantuan, yang disaksikan Walikota dan Ketua BKSAUA Kota Manado.

Kegiatan yang diadakan di Lapangan Sparta Tikala Manado ini diprakarsai Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado bekerjasama dengan Bagian Kesra Setda Kota Manado, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, serta perwakilan dari penerima bantuan hewan kurban.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan harapannya agar bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. (Afer)

Meimonews.com – Dekan FMIPA Gerald Tamuntuan dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FMIPA mendampingi beberapa dosen FMIPA yang berinisiatif melakukan audensi dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Audiensi yang dilakukan di ruang tamu Rektor, Selasa (3/6/2025) adalah dalam rangka memberikan klarifikasi berkaitan dengan aksi damai 20 Mei 2025.

Menurut Lalu Wahyudi dan beberapa dosen FMIPA yang hadir dalam aksi 20 Mei, keikutsertaan mereka hanya sebatas solidaritas memperjuangkan Tukin For All dan tidak ada maksud merusak nama baik institusi dan pimpinan Unsrat.

Menurut mereka, seharusnya Adaksi Unsrat berperan sebagai partner informal yang mendukung pimpinan Unsrat dalam memajukan Universitas Sam Ratulangi.

Wahyudi dan dosen FMIPA yang terlibat, mengungkapkan permohonan maaf yang tulus kepada Rektor Unsrat atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang terjadi.

Rektor Unsrat sangat terbuka menerima kehadiran Wahyudi dan dosen FMIPA yang terlibat aksi damai 20 Mei.

Rektor memberikan arahan kepada semua yang hadir pada pertemuan ini, untuk meningkatkan kinerja dan prestasi agar dapat mengakselerasi pencapaian visi dan misi Unsrat. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw membuka kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri Kota Manado, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (2/6/2025).

Usai membuka sosialisasi, Walikota Manado melakukan pencanangan SPMB SD dan SMP Negeri Kota Manado Tahun Ajaran (TA) 2025-2026 yang dilanjutkan dengan penandatangan komitmen dukungan terhadap penyelenggaraan SPMB tersebut.

Penandatangan dilakukan Walikota bersama Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Kepala BPMP Sulut Febry Dien, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Utara Meilany Limpar, Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado Jimmy Gosal.

Selain mereka, ada juga, sejumlah Kepala SKPD terkait, perwakilan Kejaksaan Negeri Manado, Ketua BKSAUA Kota Manado Judi Tunari, pimpinan yayasan pendidikan swasta, serta stakeholder terkait lainnya.

Diketahui, sebagai upaya mengevaluasi dan memperbaiki proses penerimaan peserta didik baru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI secara resmi mengubah skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi SPMB pada tahun 2025. Skema ini diterapkan mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Kebijakan ini bertujuan untuk meminimalisir ketimpangan dan potensi kecurangan dalam proses penerimaan murid baru, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta didik berprestasi, baik akademik maupun non akademik untuk memperoleh akses pendidikan sesuai pilihan mereka.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program SPMB.

“Kita semua mendukung karena ini untuk kebaikan bersama dan demi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Manado. Kita harus mendidik anak-anak kita agar mampu bersaing dengan generasi lain di berbagai daerah bahkan di luar negeri,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai budaya dan integritas sebagai fondasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui dunia pendidikan. (Afer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) mengadakan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Pusat Unima Tondano, Senin (2/6/2025). Sebagai pelaksana kegiatan adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH).

Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Josep Philip Kambey menjadi Inspektur Upacara pada kegiatan yang dihadiri pimpinan, staf dan pegawai tingkat universitas dan fakultas se-Unima.

 

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari termasuk di lingkungan akademik.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi, kita memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh civitas akademika,” tegas Rektor seperti disampaikan Wakil Rektor 2.

Sebagaimana tema peringatan tahun ini yakni Memperkokoh ideologi Pancasila menuju Indonesia Raya, Rektor mengajak untuk memperkuat solidaritas, memperat persatuan dan terus berinovasi, melakukan kegiatan-kegiatan yang berdampak serta menghasilkan luaran-luaran yang bermanfaat untuk pengembangan diri dan institusi demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, adil dan makmur.

Rektor mengingatkan untuk tidak hanya mengenang tetapi juga.memghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan. “Mari kita jadikan kampus sebagai ruang tumbuhnya karakter kebangsaan, toleransi, kebhinekaan serta semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” ajaknya. (FA)

Meimonews,com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Auditorium Unsrat Manado, Senin (2/6/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Lahir Pancasila (jatuh pada 1 Juni 2025) yang diikuti pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi negeri ini adalah Rektor Unsrat Manado Oktovian Berti Alexander Sompie.

Dalam upacara tersebut, Rektor membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI) Yudian Wahyudi.

Pancasila bukan sekedar dokumen historis. “Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Rektor membacakan sambutan Kepala BPIP-RI.

Disebutkan, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berasa di tangan kita, dan jika kita mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan.

Kepala BPIP-RI mengajak kita terus bergotong-royong menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, serta menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara. (FA)

Meimonews.com – Setelah melalui proses berjenjang dan serius, residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam (interna) Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado bisa lagi melanjutkan pendidikan di RSUP Prof. Dr. RD Kandou.

Hal tersebut terjadi setelah adanya pertemuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktiristek) dengan RSUP Kandou dan Unsrat Manado di Aula Lantai 2 Kantor Administrasi RSUP Kandou, Rabu (28/5/2025).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes RI AzharJaya, Direktur Tata Kelola Sunarto, Inspektur Investigasi Albertus Windarto, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, dan Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel.

Dari RSUP Kandou hadir Plt. Direktur Utama Yuli Astuti Saripawan, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) Jehezkiel Panjaitan, Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Suwandi Luneto, Direktur Layanan Operasional Wega Sukanto, dan Direktur Perencanaan Keuangan dan Barang Milik Negara Erwin Sondang.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes menyambut baik dan mengapresiasi upaya dari Unsrat dan RSUP Kandou tersebut. “Ini merupakan langkah awal untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia, dalam rangka menghapuskan bullying,” ujarnya.

Walau demikian, kata dia, hal ini jangan sampai disalahartikan. Sebab, bukan berarti sistem pendidikan di Indonesia tidak baik, hanya saja yang ingin dihapus adalah soal perundungannya. “Pendidikannya sudah baik, namun akan lebih baik lagi dengan tidak adanya bullying,” ujarnya,

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengatakan, PPDS Ilmu Penyakit Dalam memiliki peran krusial dalam memenuhi kebutuhan akan tenaga medis yang berkualitas, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara.

Rektor mengajak kita semua menjaga momentum positif, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan demi kemajuan bangsa.

Plt. Direktur Umum RSUP Kandou dalam sambutannya menegaskan bagaimana komitmen kedepannya untuk memastikan di lingkungan pendidikan maupun pelayanan kesehatan itu berjalan dengan semestinya dan lebih baik lagi.

“Kedepannya diharapkan ini akan mencerminkan bagaimana memastikan perundungan tidak terjadi lagi,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Faked Unsrat) Manado, mempresentasikan rencana aksi strategis untuk memberantas perundungan (bullying) di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), khususnya Ilmu Penyakit Dalam di Aula rumah sakit, Senin (26/5/2025)

Presentasi tersebut menandai komitmen kuat kedua institusi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat dan kondusif bagi para peserta didik.

Presentasi ini berfokus pada pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kasus perundungan.

Rencana aksi ini mencakup peningkatan edukasi dan kesadaran akan dampak perundungan, penyediaan mekanisme pelaporan yang mudah dan aman, penguatan pengawasan, serta penegakan sanksi yang tegas bagi pelaku perundungan.

Plt. Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Yuli Astuti Saripawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan jajaran Faked Unsrat atas kehadiran dan dukungan penuh dalam sosialisasi rencana aksi ini.

Astuti berharap kerjasama yang erat ini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi peserta didik PPDS di RSUP Kandou.

“Dengan adanya rencana aksi ini, kami berharap Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kemenkes dapat memonitor niat baik kita bersama, sehingga prodi Ilmu Penyakit Dalam dapat kembali beroperasi optimal di RSUP Kandou,” ujarnya.

Ditambahkan, komunikasi dan koordinasi yang intensif akan terus dijaga untuk memantau perkembangan pendidikan di RSUP Kandou dan jejaring Faked Unsrat Manado. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas implementasi rencana aksi yang telah disepakati.

Dekan Faked Unsrat Billy Johnso Kepel menyatakan bahwa rencana aksi ini merupakan hasil proses yang panjang dan telah menunjukkan progres signifikan. Ia menekankan komitmen bersama untuk mengatasi permasalahan yang ada, baik dalam proses pendidikan maupun pelayanan di RSUP Kandou.

“Kerjasama ini merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat dapat menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan dan mendukung perkembangan para dokter spesialis masa depan.

RSUP Kandou dan Faked Unsrat berharap implementasi rencana aksi ini akan membawa perubahan budaya positif di lingkungan PPDS, memungkinkan para dokter spesialis masa depan berkembang optimal tanpa terbebani oleh praktik perundungan. Keberhasilan program ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya. (Fer)