Meimonews.com – Menindaklanjuti Memorandum on Understanding (MoU) yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya, Pemkab Talaud dan Unika De La Salle Manado melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatangan PKS ini dilakukan di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Melongguane, Selasa (29/3/2022).

Mewakili Pemkab Talaud untuk penandatanganan PKS adalah Sekda Dr. Yohanis B.K. Kamagi, AP., M.Si sedang dari Unika De La Sale Manado Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerja Sama Dr. Jozef R Raco, M.Sc.

PKS ini merupakan perwujudan dari MoU yang sudah ditandatangani sebelumnya antara Universitas Katolik De LaSalle dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud yang masing-masing telah dilakukan oleh Prof. Dr. Johanis Ohoitimur sebagai Rektor dan Dr.dr. Elly Engelbert Lasut, ME.

Dalam sambutannya pada acara penandatangan PKS, Raco menyampaikan bahwa dengan diluncurkannya program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, pihak Universitas baik dosen dan mahasiswa harus lebih aktif terlibat dalam penerapan ilmu bagi pengembangan masyarakat, industri dan komunitas di luar kampus.

Perjanjian Kerja Sama adalah dasar dan arah bagi para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Ilmu dan teori yang dipelajari di bangku kuliah diharapkan membumi dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Raco.

Sekda Kamagi meminta supaya PKS ini dapat diaplikasikan bagi masyarakat Talaud.

Melansir apa yang sering dikatakan oleh Bupati Talaud Dr. dr. Elly Engelbert Lasut bahwa sudah ada banyak penandatanganan PKS yang telah dibuat oleh Pemerintah Talaud dengan berbagai Lembaga Pendidikan Tinggi, tetapi yang sungguh dibutuhkan adalah implementasinya.

Hadir dalam acara PKS tersebut para SKPD Kabupaten Talaud. Sedangkan yang hadir dari Unika De La Salle adalah Wakil Rektor Dr. Jozef R. Raco, M.Sc, Ketua LPPM Dr. Melani Adrian, Ph.D, Ketua Bidang Kerja Sama Joppie Supit, SH., MBA, dari Fakultas Hukum Dr. Steven Pailah, dari Fakultas Keperawatan Johanis Kerawan S.Kep Ners, dari Fakultas Teknik Vivie Kumenap, S.T., M.Cs. (lk)

Meimonews.com – Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH, MH mendaftar sebagai calon Rektor Unsrat Manado periode tahun 2022 – 2026, Senin (14/3/2022).

Flora datang mendaftar di auditorium Unsrat di dampingi sejumlah dosen dan anggota Senat Unsrat dan diterima Panitia Penjaringan yang diketuai Dr. Ronny Maramis, SH MH.

Mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menjelaskan, kesediaannya mencalonkan diri sebagai Rektor adalah karena adanya keterpanggilan untuk mengabdi / memberi diri untuk membuat Unsrat menjadi lebih maju lewat pesta demokrasi pemilihan Rektor periode tahun 2022 – 2026.

“Tadi saya sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rekror dan menyerahoan kelengkapan berkas sebagaimana pesyaratan calon,” ujar Flora kepada Meimonews.com, usai mendaftar.

“Saat mendaftar, sejunlah teman dan sahabat ikut mendampingi sehingga proses pendaftaran berjalan dengan baik,” ujar mantan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsrat Manado ini.

Dengan pendaftaran tersebut, Kalalo adalah balon Rektor keempat setelah tahapan penjaringan dimulai.

Pendaftar pertama adalah Prof. dr. Vennetia Danes M.S Ph.D, kemudian diikuti Prof. Dr. Berty Sompie M. Eng dan Prof. Dr. Ir. Fabian Manoppo M.Agr.(lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Talaud. Ada sejumlah agenda kunker Mailangkay yang adalah juga Ketua I DHD 45 Sulut.

Agenda kunker tersebut, antara lain memonitor pelaksanaan vaksinasi di SMA/SMK/SLB dan mendengarkan aspirasi mereka serta menyosialisasikan JSN 45.

Saat monitoring vaksinasi, Mailangkay di dampingi Anggota DPRD Sulut Sherly Cjanggulung, S.Farm dan Wakil Bupati Kabupaten Talaud Drs. Mochtar Arunde Parapaga.

Dalam kegiatan monitoring, di SMA Negeri I Tule Kecamatan Melongguane, Talaud, Selasa (8/3/2022), Mailangkay bertemu langsung dengan Kepala-kepala SMA/SMK/SLB se-kabupaten Talaud yang dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Merry Abbas Supit, STh, MPd, Ketua MKKS SMA dan SMK.

Mailangkay menjelaskan, kunjungannya ini dimaksudkan untuk memonitoring sudah sampai dimana tindakan yang dilakukan dan hal-hal yang menjadi kendala dalam vaksinasi serta hal-hal yang dibutuhkan atau aspirasi dari sekolah-sekolah.

“Tujuan dari kunjungan ini juga adalah untuk melihat persiapan guru-guru dan adik-adik siswa sudah divaksinasi dan siap mengikuti pelajaran dan ujian sekolah tatap muka,” ujar Mailangkay.

Vaksinasi ini, jelas Mailangkay adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita untuk lebih kuat melawan virus Covid-19 dan sudah siap baik sebagai guru maupun siswa untuk belajar tatap muka langsung.

Saat kunjungan tersebut diperoleh data sudah kurang 10 persen yang belum tervaksinasi tahap 2. SMA berjumlah 19, SMK 10 dan SLB 2.

Selain monitoring pelaksanaan vaksinasi, Mailangkay yang adalah juga Ketua I DHD 45 Sulut memperkenalkan DHD 45 Sulawesi Utara dan menyosialisasikan JSN (Jiwa, Semangat dan Nilai) 45 dan Wawasan Kebangsaan.

“Pada awal pembentukan organisasi DHD 45 pada 20 Maret 1960 bernama Badan Musyawarah Angkatan 45 yang disingkat Angkatan 45 dan sekarang sudah berubah menjadi DHN (Dewan Harian Nasional) 45, dan kalau di daerah (DHD) 45,” ujar Mailangkay.

Mantan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Panca Marga (PPM) Sulutr ini menjelaskan, oganisasi ini dapat diisi oleh para akademisi, politisi, birokrasi maupun mahasiswa dan generasi muda yang eksis dalam berbangsa dan bernegara.

“DHD 45 Sulut ketua umumnya dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B, KBD. Pengurus DHD 45 Sulut, ada anggota dewan, birokrasi, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Terkait dengan kebangsaan, Mailangkay mengatakan, wawasan kebangsaan adalah suatu bagian penting dalam kehidupan bernegara.

“Wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam,” ungkapnya.

Menurutnya, sosialisasi wawasan kebangsaan ini dimaksudkan untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi kebangsaan bagi warga Indonesia agar semakin mantap wawasan dan kesadaran akan rasa dan nilai nilai kebangsaan Indonesia.

“Lewat sosialisasi ini semakin memantapkan dan kokoh jiwa kita, semangat dan rasa kebangsaannya serta menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas dan keutuhan bangsa Indonesia,” jelas Mailangkay. (lk)

Meimonews.com – Tahapan suksesi (pergantian) Rektor Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado periode tahun 2022 – 2026 telah memasuki tahapan penjaringan.

“Proses pemilihan Rektor Unsrat Manado periode 4 tahun ke depan sudah memasuki tahapan penjaringan,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsrat Manado Dr. Ronny Maramis, SH, MH kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Jumat (4/3/2022).

Dijelaskan, Rektor telah mengeluarkan Surat Keputusan No. 201/UN12/LL/2022 tanggal 4 Februari 2022 tentang Pengangkatan Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat masa bakti 2022 – 2026 No. 201/UN12/LL/2022.

“Berdasarkan SK Rektor Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA tersebut telah disusun jadual pemilihan Rektor Unsrat periode 2022 – 2026,” ujar Maramis.

Maramis yang adalah juga Wakil Rektor II Unsrat Manado ini lantas menguraikan proses dan mekanisme pemilihan Rektor Unsrat untuk menggantikan Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA yang telah menjabat dua periode.

Ada sejumlah item dalam tahapan penjaringan yaitu pembentukan panitia pada 4 Februari 2022, rapat panitia 7 Februari, pengumuman penjaringan / sosialisasi 1 – 8 Maret, pendaftaran bakal calon 9 – 16 Maret, perpanjangan pendaftaran bakal calon bila diperlukan 17 – 24 Maret.

Seleksi administrasi bakal calon rektor 25 Maret, penetapan bakal calon rektor (rapat senat) 28 Maret – 4 April, dan pengumuman nama bakal calon rektor 5 April.

Dijelaskan pula, tahapan pemilihan Rektor yakni persiapan yang dimulai 3 – 4 Januari hingga 14 Februari 2022, penjaringan, penyaringan 14 – 22 April 2022, pemilihan 31 Mei – 7 Juni , pengiriman hasil pemilihan calon Rektor kepada Menteri Dikbudristek 8 Juni serta penetapan dan pelantikan 28 Juni 2022. (lk)

Meimonews.com – Umat Katolik termasuk di Keuskupan Manado yang meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah akan memasuki Masa Prapaskah Tahun 2022, yang dimulai pada perayaan Rabu Abu, 2 Maret 2022.

Dan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Uskup Keuskupan Manado mengeluarkan Surat Puasa sebagai pedoman memasuki masa tersebut di Masa Prapaskah bagi pastor, suster, frater, bruder dan umat se-Keuskupan Manado.

Untuk tahun ini, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengeluarkan Surat Puasa Tahun 2022 pada 22 Februari 2022.

Surat Puasa kali ini (tahun 2022) diberi judul Mengelola harta benda gereja demi bumi yang sehat dan manusla yang sejahtera.

Berikut surat puasa tersebut :

Kita mengawali dan memasuki Masa Prapaskah tahun 2022 dengan perayaan Hari Rabu Abu tanggal 2 Maret, sambil dibayang-bayangi gelombang ketiga Covid-19, khususnya dengan varian Omicron.

Pandemi Covid-19, yang sudah berlangsung selama 2 tahun ini, sudah mengganggu stabilitas kehidupan manusia. Begitulah juga dengan kejadian-kejadian bencana Iainnya, baik bencana alam pun bencana kemanusiaan.

Menghadapi bencana-bencana tersebut, manusia terus menerus menggalang kekuatan sambil mengoptimalkan segala daya dan strategi untuk menanggulanginya.

Memasuki Masa Prapaskah tahun ini, Gereja Katolik, khususnya Iewat Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi, menawarkan tema permenungan, dan sekaligus aksi nyata sebagai bagian dari upaya bersama untuk menanggulangi dampak bencana dan pandemi, yaitu : Memulihkan Kehidupan (Bumi Sehat — Manusia Sejahtera).

Bencana dan pandemi berdampak pada hancumya keharmonisan alam dan juga tatanan kehidupan manusia. Di sana-sini kita melihat lingkungan yang rusak dan kita mendengar jeritan manusia yang menderita. Gereja mengajak kita untuk tidak menyerah melainkan bangkit dengan semangat iman Paulus (Rm. 8:18-39).

Sebagai orang beriman kita tetap yakin sambil membangun harapan bahwa : “dalam semuanya itu kita lebih daripada orangorang yang menang,” dan karena tidak ada satu jeritanpun yang “memisahkan kita dari kasih Allah” (ay. 37-39).

Di Masa Prapaskah ini, kita dalami dan perkuat iman kita, supaya pada waktunya kita tampil sebagai pemenang untuk merayakan hari kemenangan terhadap dosa dan maut.

Memasuki Masa Prapaskah ini, mari kita melanjutkan apa yang sudah kita mulaikan dengan penuh semangat pada awal pandemi Covid-19, yaitu : bapacol, batanam, supaya pada waktunya siap bapanen.

Kita melanjutkan gerakan itu sambil memegang spiritualitas ekologis sebagaimana yang sudah dimandatkan dalam Kitab Kejadian : “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi” (I : 28).

Kepada manusia diberi kewenangan untuk menaklukkan dan menguasai. Kewenangan ini tentu saja terbatas sesuai dengan wilayah kekuasaan dan batas kepemilikan kita: lahan milik keluarga, lahan milik Gereja (tanah misi, tanah sekolah).

Kita pulihkan kehidupan sambil menanami lahan kita untuk menanggulangi biaya-biaya operasional kehidupan dan karya pastoral kita, pada tingkat keluarga, wilayah rohani, stasi, paroki dan bahkan pada tingkat keuskupan.

Batasan penting dalam spiritualitas ekologis adalah menaklukkan dan menguasai bukan sambil merusak, melainkan sambil menjaga dan memelihara serta menjamin keberlanjutannya.

Dengan cara itu kita pulihkan kehidupan dengan menghadirkan bumi yang sehat dan manusia yang sejahtera untuk hari ini dan seterusnya.

Dalam rencana strategis Keuskupan Manado Tahun 2019 -2023, terkait pengelolaan harga benda gereja, dikatakan: “GereJa Katolik Keuskupan Manado mengelola harta bendanya secara tepat untuk mendukung karya-karyanya. Kitab Hukum Kanonik menyatakan bahwa Gereja memandang harta benda secara positif terutama karena dapat mendukung tujuan utama penciptaan manusia, yaitu untuk memuliakan Allah Penciptanya” (hlm. 40).

Terungkap rasa tanggungjawab terhadap harta benda gereja yang sudah diperoleh sebagai berkat dari Sang Pencipta; terungkap pula sikap iman yang dibutuhkan pada waktu mengelola harta benda gereja dengan baik, yaitu untuk memuliakan Allah Pencipta.

Sikap dasar yang perlu dibangun untuk itu adalah bersikap positif. Kita memulihkan kehidupan sambil menanami lahan secara bertanggungjawab sebagai orang beriman, yaitu menjamin masa depannya.

Lahan tetap tersedia, terus ditanami dengan rasa syukur, sehingga tetap subur secara berkelanjutan. Tata kelola lahan seperti itu menjadi salah satu jalan bagi ketahanan ekonomi umat Allah.

Mari kita pulihkan kehidupan sambil tak pernah berhenti menghadirkan bumi yang sehat dan manusia yang sejahtera baik lahir maupun batin.

Di akhir Surat Puasa ada dua catatan yakni pertama, Surat Puasa ini dibacakan pada hari Minggu sebelum hari Rabu Abu atau pada kesempatan Iain sesuai situasi setempat; dan kedua, Masa sambut paskah berlaku: Hari Minggu V Masa Prapaskah tanggal 3 Maret 2022 sampai Hari Minggu Tritunggal Mahakudus tanggal 12 Juni 2022. (lk)

Meimonews.com – Kolaborasi orqanisasi gereja yakni WKRI, Legio Maria dan Lansia serta didukung LC Paroki St. Antonius Padua Tataaran digelar Hari Orang Sakit Sedunia (HOSS) 2022, Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HOSS tersebut adalah pengobatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah dan mata, pemberian kacamata di kompleks gereja serta perayaan ekaristi di gereja yang dipimpin Pastor Dismas Salatia Pr (pastor paroki)

Pastor Dismas menegaskan, di masa Pandemi Covid-19 ini, masalah kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Tapi pihak Gereja juga harus terlihat untuk mengambil bagian dalam pelayanan khususnya di bidang kesehatan bagi masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Oleh karena itu, tambahnya, dalam peringatan Hari Orang Sakit se-Dunia kali ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan umum berupa pemeriksaan darah dan mata serta pembagian kacamata.

“Ini bukan saja hanya untuk umat Katolik setempat, melainkan bagi seluruh masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Kegiatan sosial ini mendapat respon positif dari warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Tak orang dari 140 orang baik umat maupun masyarakat Tataaran ikut dalam kegiatan ini,” ujar Ketua Legio Christi Paroki St. Antonius Padua Tataaran Ronny Boentoro kepada Meimonews.com di Tataaran, Senin (21/2/2022).

Disebutkan, warga yang datang dalam pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya pengobatan gratis ini karena hal itu sangat membantu masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19. (lk)

Meimonews.com – Tiga nama calon Dekan (Cadek) Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ditetapkan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ellen Kumaat lewat Surat Keputusan No. : 326/UN12/KP/2022.

“Rektor Unsrat telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang tiga nama calon Dekan Fakultas Hukum,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Toar Palilingan, SH, MH kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (16/2/2022)

Dari tujuh nama bakal calon, sebut To (sapaan akrab Toar), Rektor menetapkan tiga nama calon yang akan bergabung dalam pemilihan Dekan untuk masa bakti 2022 – 2026.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum ini lantas merinci ketiga nama calon dekan tersebut yakni Dr. Jemmy Sondakh, SH, MH, Dr. Donna O. Setiabudhi, SH, MH dan Dr. Emma VT. Senewa, SH, MH.

“Dekan Fakultas Hukum Unsrat periode 2022-2026 akan dipilih pada 21 Februari nanti dalam rapat senat setelah penyampaian visi, misi dan program mereka,” ujar To.

Proses pemilihan dekan kali ini terbilang cukup banyak diminati. Menurut To, sejak dibuka pada 8 Februari 2022 tercatat sudah 7 bakal calon yang mendaftar.

“Sesudah pendaftar pertama yakni Dr. Tommy Sumakul SH MH (Ketua Bagian Hukum Tata Negara), ada 6 bakal calon lain yang mendaftar,” sebut To.

Dengan di antar sejumlah mahasiswa, tambahnya, Dr. Jemmi Sondakh, SH, MH, yang adalah dosen pada Prodi Ilmu Hukum S1, S2 dan S3 dgn jabatan Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum Unsrat, mendaftar pada hari kedua.

Pendaftar selanjutnya, Dr Caecilia JJ. Waha, SH, MH yang adalah dosen pada Prodi S1, S2 dan S3 serta saat ini menjabat Koordinator Prodi Ilmu Hukum S3. Saat mendaftar, Dr. Caecilia ditemani Prof. Dr Ronald Mawuntu, SH, MH (mantan Rektor Unsrat).

Pendaftar berikut adalah Dr. Donna Okthalia Setiabudhi, SH, MH, Sekretaris Bagian Hubungan Tata Negara dan Dosen S1, S2 dan S3, Dr. Mukhammad H. Soepeno, SH MH (Ketua Bagian Dasar-sasar Ilmu Hukum dan Dr. Ralfie Pinasang, SH, MH (mantan Wakil Dekan I Fakultas Hukum)

Pendaftar terakhir (ketujuh) pada 11 Februari adalah Dr. Emma Valentine, SH MH (Ketua Bagian Hukum Internasional) yanh juga Dosen S1, S2 dan S3 Prodi Ilmu Hukum. (lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (SWK) di gedung serbaguna Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Selasa (15/2/2022).

Sebanyak 60 komunitas Kristen Advent mendapat sosialisasi oleh Mailangkay dan Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH (Dekan Fakultas Hukum tahun 2008 – 2014) dengan moderator Ellen Tarunajaya, ST, MM idan pembawa acara Adel Rempet, SE.

Berdasarkan data yang diperoleh Meimonews.com, SWK berikut akan dilakukan Mailangkay bagi komunitas Kristen Advent di Jemaat Maasing pada Jumat (18/2/2022).

Akan tampil sebagai narasumber bersama Mailangkay pada kesempatan itu adalah Dr. Merry Elisabeth Kalalo SH sedangkan moderator Drs. Max Silinaung .MSi dengan Pembawa acara Delvis Makatika, S.Ag.

Di awal sosialisasi, Mailangkay menjelaskan, DPRD Sulut melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ( SWK) pada 15 – 28 Februari 2022 oleh seluruh pimpinan dan anggota.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi kebangsaan bagi dirinya dan konstituensinya agar semakin mantap wawasan dan kesadaran akan jiwa, semangat, rasa dan nilai nilai kebangsaan Indonesia dalam diri dan kosntituennya.

Tujuannya adalah agar konstituen pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya memiliki imunitas dan daya tangkal atau resiliance terhadap berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas bangsa Indonesia baik yang datang dari dalam maupun dari luar Indonesia.

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang dan kesadaran bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam mencapai tujuan nasionalnya seperti yang termuat dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945,” ujar Mailangkay.

Selain itu, sambung Ketua DPD FKPPI Sulut ini, juga mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan idiologi, politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan dengan berlandaskan dan berpedoman pada falsafah Ideologi Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Negara, dalam wadah NKRI yang Bhineka tunggal Ika.

Ada empat tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum di dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yaitu pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Kedua, memajukan kesejahteraan umum; ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa; dan keempat, melaksanakan ketertiban funia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Mantan Sekretaris DPD PPM Sulut ini mengungkapkan, wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam.

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan kolonialisme Belanda dan fasisme Jepang telah melibatkan dan ikut terlibat seluruh elemen rakyat Indonesia yang sangat beragam dalam hal suku, agama, etnis dan golongan sehingga telah melahirkan jiwa, semangat dan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme dan heroisme yang mampu dan berhasil mengusir penjajah Belanda dan fasisme Jepang dari Bumi Nusantara yang tercinta ini.

Adapun virus dan penyakit yang sedang dan akan menyerang Integritas atau keutuhan bangsa Indonesia, menurutnya, antara lain dalam bentuk derasnya arus tehnologi informasi dan globalisasi tanpa filter, separatisme, radikalisme, intoleransi, sikap diskriminasi suku, agama, ras, keturunan, warna kulit dan status sosial.

“Melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini, diharapkan baik saya sebagai pimpinan dan anggota DPRD Sulut maupun yang ikut dalam sosialisasi khususnya Anggota Gereja Advent semakin mantap dan kokoh jiwa, semangat dan rasa kebangsaannya,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (16/2/2022).

Selain itu, tambah anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Manado ini, Alan menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas dan keutuhan bangsa. (lk)

Meimonews.com – Naik – turun kasus Covid-19 termasuk adanya varian baru yang dikenal dengan nama Omicron tak membuat pimpinan dan staf SMA Negeri 1 Manado melonggarkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal itu terlihat ketika baik komunitas / warga sekolah (guru, staf, siswa) maupun orangtua / wali, pengunjung / tamu datang ke lembaga pendidikan yang terletak di jalan Pramuka Kelurahan Sario Kotabaru tersebut tetap mengikuti prokes yang ada.

“Kami tetap disiplin menerapkan prokes dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebagaimana diatur dalam ketentuan / peraturan Pemerintah baik Pusat maupun daerah termasuk dari Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut,” ujar Plt. Kepala SMA Negeri 1 Manado Noufi Karamaoy.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (10/2/2022), Karamoy lantas membeberkan langkah-langkah / upaya-upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dijelaskan, ketika orang masuk ke area sekolah, prokes tersebut wajib diikuti. Ada disediakan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, sabun dan lain-lain serta harus menggunakan masker.

“Kami berusaha untuk tidak lengah dengan kesadaran yang ada. Apalagi siswa-siswa sudah mulai belajar dengan cara tatapmuka, walau masih terbatas,” tegasnya.

Diungkapkan,.ketika orang datang ke sekolahnya, ada piket di muka yang melayani sekaligus mengingatkan prokes Covid-19.

Demikianpun, saat warga sekolah berada di kompleks sekolah, ada Wakil Kepala Sekolah dan guru yang melakukan kontrol agar warga sekolah tetap displin menerapkan prokes Covid-19.

“Kalau ada siswa atau warga sekolah lainnya tidak menggunakan masker, pasti petugas akan menegurnya,” tandas Karamoy. (lk)