Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Siaga Darurat Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau di Kota Manado dengan Nomor 289/KEP/B.06/2026 dan Surat Edaran (SR) untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nomor 2415 Tahun 2026.

Selain itu, Pemkot Manado telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau di Kota Manado Nomor 395/KEP/B.06/BPBD/2026 yang berlaku 14 (empat belas) hari terhitung mulai 8 Oktober 2026 sampai dengan 21 Oktober 2026.

Sejalan dengan itu, sejumlah tindakan nyata telah dilakukan Pemkot Manado seperti penyediaan/pembagian air bersih kepada warga di sejumlah kelurahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Senin (19/10/2026) menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Manado.di bawah kepemimpinan Walikota (Andrei Amgouw) dan Wakil Walikota (Richard Sualang) terkait dengan dampak yang ditimbulkan akibat Musim Kemarau dan fenomena El Nino.

Salah satu contohnya adalah penyaluran air bersih keoada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini dilakukan berkolaborasi dengan sejunlah pihak terkait.

“Selang Agustus hingga 13 Oktober 2026, sudah 9 kelurahan diberiikan bantuan air bersih kepada warga di kelurahan tersebut. Jumalh air bersih yang disalurkan telah berkisar 576.500 liter,” ujarnya.

Perinciannya adalah Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan 6 dan 7 (6 KK); Kelurahan Paniki Dua Lingkungan 1 ( 64 KK, 174 jiwa) Lingkungan 2 (16 KK), Lingkungan 3 (7 KK); Kelurahan Mapanget Barat Lingkungan 4 (24 KK, 98 Jiwa), Lingkungan 3 (41 KK), Lingkungan 7 (46 KK);

Kelurahan Manado Tua Dua Lingkungan 1 (80 KK, 220 jiwa), Lingkungan 2 (110 KK, 331 jiwa), Lingkungan 3 (89 KK, 272 jiwa), Lingkungan 4 (66 KK, 196 jiwa); Kelurahan Bunaken Lingkungan 1 – 3 (457 KK, 1367 jiwa), Lingkungan 7 (117 KK, 365 jiwa);

Kelurahan Kima Atas Lingkungan 1 (3 KK ), Lingkungan 3 (22 KK); Kelurahan Meras Lingkungan 1 – 3 ( 25 KK, 83 jiwa); Kelurahan Pandu Lingkungan 1 (16 KK); Kelurahan Bailang Lingkungan 2 (17 KK, 83 jiwa).

Instansi/lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini selain dari BPBD adalah Perumda Wanua Wenang/PDAM Manado, Balai Prasarana Permukiman Wilayah BPPW Sukut, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWS SI), Polairud Polda Sulut, PT Pelni, Kejati Sulut, PMI Sulut dan instansi/lembaga lainnya.

“Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan yang terdampak ikut terlibat juga dalam kegiatan penyaluran,” ujar mantan Camat Wenang ini. (elka)

Meimonews.com – Pada mulanya sebuah bilangan terangkum rindu dan harapan, demi tumbuh kembangnya kehidupan. Lima puluh sembilan tahun berselang, rindu dan harap tersebut bersemi dan berbuah dalam umat yang bertumbuh dan bertambah, mengolah hidup dan hidup saling memanusiakan sebagai syukur dan sembah kepada Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andre Angouw dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga pada acara Syukuran HUT ke-59 Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan di Aula Paroki, Minggu (18/10/2026).

Peringatan HUT tersebut di awali misa syukur di gereja paroki (samping aula) yang dipimpin Pastor Paroki HKY Karombasan Pastor Herry Purasa MSC, yang dihadiri umat setempat serta para undangan.

Menurut Walikota, masing-masing ada depe tiap-tiap. Tiap orang ada depe talenta. Dari hal mengenali, memahami dan menerima diri, nisscaya kita juga dapat mengenali, memahami dan menerima sesama manusia, berbagi dalam kepedulian, saling mengasihi dan menghidupkan.

“Kepedulian adalah jangkar kemanusiaan kita di tengah ombak dan gelombang pencobaan dunia,” ujar Sambuaga mengutip sambutan Walikota.

Walikota menyampaikan doa dan harapan terbaik, kiranya umat Katolik Paroki Hati Kudus Karombasan senantiasa rukun dan bersatu padu serta mengajak umat setempat melakukan beberapa hal penting.

“Bergiatlah dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Jadilah garam dan terang dunia, pembawa damai sejahtera, kebaikan dan kemajuan melalui pemikiran, perilaku dan perbiatan,” ajak Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak juga umat paroki HKY Karombasan untuk membangun kehidupan yang dimulai dari hal-hal sederhana. Hidup rukun, hidup sehat, jaga kebersihan.

“Mulailah dari diri sendiri dan keluarga, rumah dan lingkungan sekitar. Ini hal-hal kecil tapi manfaatnya besar dan berkelanjutan bagi semua orang,” ajaknya.

Kebaikan, jelas Walikota, ibarat benih yang ditanam dan dirawat. Pada waktunya akan berbuah, dan buah itu akan dinikmati tidak hanya sekarang tapi juga generasi mendatang.

Terkait musim kemarau panjang, Walikota mengajak untuk waspada dan antisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya, misalnya bahaya kebakaran, terlebih lagi di kawasan padat pemukiman.

“Sekai lagi, perhatikan dan antisipasi hal-hal kecil, misalnya instalasi listrik dan peralatan elektronik. Jangan sembarang membakar sampah atau menyalahkan api tanpa pengawasan. Jangan buang puntung rokok sembarangan, dan lain sebagainya,” ujar Sambuaga mengutip Walikota. (elka)

Meimonews.com – Memperkuat pemerataan layanan kesehatan spesialistik di wilayah kepulauan, RSUP Kandou Manado turun langsung melakukan pengampuan layanan uronefrologi di RSUD Talaud, Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin-Rabu (12-14/10/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari program stratifikasi dan jejaring pengampuan layanan prioritas guna meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah serta kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Kedatangan tim RSUP Kandou disambut Direktur RSUD Talaud Meity Santosa bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Donald Naranti Larenggam (mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Talaud)

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menjelaskan, pengampuan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan rumah sakit daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu.

“Melalui pengampuan ini, kami berharap kapasitas pelayanan uronefrologi di RSUD Talaud semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan sesuai standar,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara rumah sakit pengampu, rumah sakit yang diampu, dan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung pemerataan layanan spesialistik, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (Fer)

Meimonews.com – Sekitar 60-an perwakilan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sulut mengikuti Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Patient Safety XX yang diselenggarakan di CE BSD beberapa hari, pekan lalu

Perwakilan dari Sulut tersebut terdiri dari Starry Homenta Rampengan (Ketua PERSI Sulut/Dirut RSUP Kandou), Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (Makersi) Sulut Erwin Gidion Kristanto, serta perutusan rumah-rumah sakit yang ada di daerah Nyiur Melambai ini.

Keikutsertaan perwakilan PERSI Sulut di iven masional tersebut tidak sekadar hadir tapi ikut berkontribusi berupa pikiran/masukkan.

Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Patient Safety XX ini dibuka pelaksanaannya setelah Hospoital Expo menghadirkan 8 Workshop Paralel yang masing-masing workshop ada pematerinya dan topik yang dipresentasikan dan dibahas.

Kegiatan diawali sambutan Ketua Umum PERSI Pusat Bambang Wibowo dan Wakil Menteri Kesehatan 2 RI sekaligus menjadi keynote speech. Tampil pula sebagai keynote Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI.

Setelah itu, ada 13 simposium dengan puluhan materi yang dibawakan pembicara sesuai kapasitas/keahliannya. Selain ada penanggap yang telah ditentukan panitia, penanggap dari peserta.
Di momen penting ini, sejumlah rumah sakit mendapat penghargaan atas prestasinya untuk beberapa layanan.

RSUP Kandou mendapat tiga penghargaan yakni 2 Diamond Excellence Award Layanan Jantung dan Layanan Kanker serta Saphire Exellence Award Layanan Saraf. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggelar Sosialisasi SADARI (Periksa Payudara Sendiri) di Aula RSUP Kandou, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tahun 2026 ini dihadiri Ketua YKPI Linda Amalia Sari Gumelar dan tim, serta Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, sejumlah dokter spesialis dan perawat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan dokter spesialis yakni Christian Manginstar, Hendrik Benianato Mengga, dan Denny Saleh.

Kolaborasi RSUP Kandou dan YKPI ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang kanker payudara serta meningkatkan kesadaran untuk melakukan deteksi dini dan pemeriksaan medis secara tepat.

Usai penyampaian sambutan, Ketua YPKI dan Dirut RSUP Kandou saling bertukar cenderamata.

Dalam sambutannya, Dirut Starry menyambut baik kehadiran Ketuanya YKPI Amalia Sari Gumelar (istri Agum Gumelar) dan tim.

Dirut menegaskan pentingnya edukasi kanker payudara, terutama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, termasuk pola makan dan gaya hidup, serta pentingnya mengenali perubahan pada payudara sejak dini.

Menurutnya, edukasi yang tepat dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan segera mencari pemeriksaan medis apabila menemukan kelainan.

Di awal sambutannya, Linda menjelaskan kehadiran dan hal-hal yang sudah dibuat yayasan yang dipimpinnya serta mengungkapkan kebanggaan dan kehormatannya dapat hadir di RSUP Kandou Manado.

Deteksi dini, sebutnya, merupakan langkah penting dalam upaya menghadapi kanker payudara. Olehnya, ia mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk mengenali kondisi payudara sendiri dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga medis apabila menemukan perubahan yang mencurigakan. (Fer)

Meimonews.com – Selain menerima 2 (dua) Diamond Excelence Award untuk layanan jantung dan kanker, RSUP Kandou menerima pula Saphire Exellence Award untuk pelayanan Saraf.

Penghargaan dari PERSi (Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Pusat tersebut karena menilai rumah sakit rujukan kawasan Indonesia Timur ini telah memberikan layanan yang diharapkan dan sesuai standar yang ditetapkan.

Dari ribuan rumah sakit yang ada di Indonesia, rumah sakit yang memiliki visi Rumah sakit dengan pelayanan unggulan di level Asia dengan pertumbuhan yang berkelanjutan ini dinilai memenuhi syarat untuk diberikan penghargaan tersebut.

Prestasi membanggakan tersebut diumumkan pada acara Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Patient Safety XX di ICE BSD Tangerang, pekan lalu yang dihadiri Ketua Umum PERSI Pusat Bambang Wibowo, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan tim serta pimpinan dan staf rumah sakit anggota PERSI.

Komitmen serta peningkatan kualitas secara berkelanjutan yang ditunjukkan RSUP Kandou dalam menyediakan layanan medis bagi penderita syaraf yang berbuah penghargaan tersebut semakin mengukuhkan posisi rumah sakit pendidikan ini.

Dengan diterimanya Saphire Exellence Award untuk pelayanan Saraf, Dirut mengapresiasi kerja keras sivitas hospitalitas RSUP Kandou yang tetap konsisten menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi yang diraih ini menjadi semangat bagi seluruh tim di RSUP Kandou untuk terus meningkatkan standar mutu pengobatan, kelengkapan fasilitas, serta keselamatan pasien,” ujarnya.

Pihak rumah sakit tetap berkomitmen menghadirkan layanan yang terbaik komprehensif agar masyarakat di wilayah timur Indonesia tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar daerah bahkan luar negeri,” ujar Dirut. (Fer)

Meimonews.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-62, Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) menggelar sejumlah kegiatan yang berlangsung 10 Oktober hingga 12 November 2026.

Kegiatan-kegiatan tersebut adalah Fun Walk, Senam Zumba dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada 10 Oktobee; Sosialisasi Sadari terkait Pemeriksaan Payudara Sendiri(12/10); Skring Keseharan Mata pada Anak (14/10); Kegiatan Donor Darah (15/10).

Bakti Sosial (17/10); Seminar Awam (28/10); Simposium dan Workahop (7/11); Tabur Bunga ke Makam Mantan Dirut (10/11); dan Puncak Peringatan HKN ke-62 (12/11).

Pembukaan rangkaian kegiatan yang mengusung tema Sehat untuk Semua ini dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Rampengean di kompleks Megamas Manado, Sabtu (10/11/2026).

Mendampingi Dirut adalah Direktur Medik Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagiaan, Kepala SPI Sandra Megawe dan Ketua Panitia Jefry Bawotong.

Acara pembukaan disemarakkan oleh ratusan sivitas hospitalitas dan ratusan masyarakat.

Ratusan pimpinan, staf dan karyawan mengikuti jalan sehat yang mengitari sebagian kompleks Mengamas. Ratusan sivitas hospitalitas dan masyarakat mengikuti kegiatan senam zumba. Ratusan masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang terus dipantau Dirut. (Fer

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan diraih Rumah Sakit Umum Pusat Prof. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) terkait dengan layanan jantung dan kanker

Dari ribuan rumah sakit yang ada di Indonesia yang tergabung dalam PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia), RSUP Kandou meraih Diamond Excelence Award untuk dua kategori,

Apresiasi dari PERSI ini diberikan atas komitmen serta peningkatan kualitas secara berkelanjutan yang ditunjukkan RSUP Kandou dalam menyediakan layanan medis bagi penderita jantung dan kanker. ​

Penghargaan diperoleh setelah dinilai oleh Pengurus Pusat PERSI selang Juni – September 2026.

Penghargaan diserahkan Ketua Umum PERSI Pusat Bambang Wibowo kepada Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan pada acara Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Patient Safety XX yang diadakan di ICE BSD Tangerang, Kamis (8/10/2026).

Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi rumah sakit rujukan nasional di Sulut yang memiliki antara lain Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan Akreditasi Internasional untuk rumah sakit pendidikan ini.

Dirut RSUP Kandou mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas hospitalia yang konsisten menjaga mutu pelayanan bagi masyarakat. ​Capaian ini menjadi semangat bagi seluruh tim di RSUP Kandou untuk terus meningkatkan standar mutu pengobatan, kelengkapan fasilitas, serta keselamatan pasien.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan jantung dan kanker yang komprehensif agar masyarakat di wilayah timur Indonesia tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar daerah,” ujar Dirut. (Fer)

Meimonews.com – Polresta Manado mendukung upaya Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam mempercepat digitalisasi layanan administrasi kependudukan melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan aktivasi IKD bagi personil Polresta Manado yang dilaksanakan di Mapolresta Manado, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan diawali dengan sosialisasi pada apel pagi, kemudian dilanjutkan dengan pelayanan aktivasi yang diberikan langsung oleh petugas Dukcapil Kota Manado.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado Erwin Kontu menjelaskan, IKD memberikan kemudahan bagi masyarakat karena identitas kependudukan dapat tersimpan secara digital pada perangkat seluler dan digunakan sesuai kebutuhan tanpa harus selalu membawa dokumen kependudukan fisik.

“ Kami menyampaikan apresiasi kepada Polresta Manado atas dukungan dalam kegiatan ini. Kami berharap personel yang sudah memiliki IKD juga dapat membantu menyampaikan informasi dan manfaatnya kepada masyarakat saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya.

Menurut mantan Kadis Kominfo Manado, personil kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu memperluas informasi mengenai layanan digital kependudukan.

Kegiatan pelayanan aktivasi IKD oleh petugas Dukcapil Kota Manado berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA dan mendapat dukungan dari personil Polresta Manado.

Lebih dari 150 personil Polresta Manado berhasil melakukan aktivasi IKD pada perangkat telepon seluler masing-masing.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan, Polresta Manado mendukung inovasi pelayanan publik yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital untuk administrasi kependudukan.

“Polresta Manado mendukung setiap upaya yang memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, personel tidak hanya mendapatkan manfaat dari IKD, tetapi juga dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat yang ditemui dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ditambahkan, pemanfaatan IKD sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan praktis.

Polresta Manado berharap kolaborasi dengan Dukcapil Kota Manado dapat terus dilakukan dalam mendukung program pelayanan publik berbasis digital serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan.

Bagi masyarakat yang belum melakukan aktivasi IKD, layanan tersebut dapat diperoleh melalui Dinas Dukcapil Kota Manado maupun kegiatan pelayanan aktivasi yang dilaksanakan di berbagai lokasi. (AF)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan mengadakan pemantauan pelayanan rumah sakit, Selasa (6/10/2026).

Telusur pelayanan yang dilakukan Dirut menjadi cara manajemen memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya mengecek kinerja pelayanan di sejumlah unit, Dirut yang di dampingi Manager Hukum dan Humas Erwin Kristanto juga menyapa dan berdialog langsung dengan pasien serta keluarga pasien.

Dari ruang pelayanan hingga unit perawatan, kondisi di lapangan dipantau secara langsung, termasuk berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi kenyamanan dan kecepatan pelayanan pasien.

Kehadiran Dirut di tengah pasien dan keluarga mendapat respons positif. Ia terlihat berbincang secara langsung, mendengarkan keluhan maupun kebutuhan pasien dan keluarga, serta memastikan mereka memperoleh pelayanan sebagaimana mestinya.

Sikap terbuka dan kedekatan tersebut juga mendapat perhatian dari dokter, perawat hingga pegawai administrasi. Dirut menunjukkan bahwa pelayanan rumah sakit tidak cukup hanya dilihat dari laporan, tetapi harus dipastikan secara langsung di lapangan.

Dalam telusur itu, Dirut memonitor pelayanan di Poli Bedah dan IGD Bedah. Dirut mengecek pelaksanaan pelayanan, memantau jadual operasi serta melihat secara langsung kondisi pelayanan pasien di IGD.

Salah satu perhatian utama adalah waktu tunggu pasien di IGD hingga proses pemindahan ke ruang rawat inap. Hal ini menjadi bagian penting yang dipantau untuk memastikan pasien tidak terlalu lama menunggu dan alur pelayanan berjalan efektif.

“Koordinasi antarunit harus terus dilakukan demi kelancaran pelayanan. Kalau ada kendala di lapangan, segera dicarikan solusi sehingga pelayanan kepada pasien tidak terganggu,” ujar Dirut Starry di sela kegiatan penelusuran.

Dirut juga melakukan koordinasi dengan unit terkait ketika menemukan persoalan di lapangan. Setiap kendala yang ditemui tidak dibiarkan berlarut, tetapi diarahkan untuk segera mendapatkan penyelesaian.

Langkah tersebut menunjukkan pola kerja Dirut yang menempatkan pelayanan pasien sebagai perhatian utama. Dengan turun langsung, manajemen dapat mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus mengambil langkah perbaikan secara cepat.

Baginya, keberadaan manajemen di tengah pasien dan petugas menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan yang semakin responsif. Rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan manusiawi, sekaligus memastikan pasien dan keluarga merasa diperhatikan selama berada di RSUP Kandou. (Fer)