Meimonews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) menggelar Bazaar Ramadhan di Aula Lantai 1 Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (2/3/2026).

Menurut Humas RSUP Kandou, kegiatan yang berlangsung selama dua pekan hingga pertengahan Maret ini diikuti oleh 15 stand yang menampilkan beragam produk kreatif anggota, mulai dari kuliner hingga kebutuhan menyambut bulan suci Ramadhan.

Ketika membuka kegiatan ini, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menyampaikan apresiasi atas inisiatif DWP yang secara konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi civitas hospitalia.

Dirut berharap bazaar ini tidak hanya menjadi ajang ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan RSUP Kandou.

“Tentu harapan kita kegiatan bazaar seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi agenda rutin,” ujarnya pada kegiatan yang turut dihadiri Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Selain mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita dan pegawai, tambahnya, kegiatan ini juga memberi ruang promosi produk kreatif serta membantu memenuhi kebutuhan menyambut Ramadhan dengan hangat dan terjangkau.

Ketua Panitia Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou Eny Samiran dalam laporannya menyampaikan, bazaar ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk-produk kreatif keluarga besar Kandou.

“Kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan serta peluang bagi anggota untuk mempromosikan produk dan kuliner, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan persiapan Ramadhan dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Elisa Mavilinda, mewakili Ketua DWP RSUP Kandou menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian DWP dalam mendukung dan memudahkan civitas RSUP Kandou dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou diharapkan menjadi momen kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai dan keluarga besar RSUP Kandou Manado. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan melakukan telusur pasien secara langsung, Sabtu (28/2/2026).

Dirut melakukan telusuran tersebut walau ada titik tertentu mengalami gangguan listrik karena adanya maintenance dari PLN pada pukul 08.00-17.00 Wita.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama para perawat, dokter, tenaga kesehatan (nakes) lainnya, serta dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

Dalam telusur tersebut, Dirut meninjau langsung kondisi pasien di ruang perawatan sekaligus memastikan pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar operasional dan prinsip keselamatan pasien.

Dirut berdialog dengan pasien dan keluarga untuk mendengar secara langsung masukan terkait pelayanan yang diterima.

Tak hanya itu, Dirut turut berdiskusi dengan DPJP dan tim medis mengenai perkembangan kondisi pasien, rencana tindakan, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya manajemen dalam memperkuat koordinasi tim serta memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal, profesional, dan humanis.

Kegiatan telusur pasien ini merupakan langkah konsisten pimpinan dalam membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Dengan turun langsung ke ruang pelayanan,

Dirut menegaskan, peningkatan kualitas layanan bukan hanya menjadi komitmen tertulis, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. (“/Fer)

Meimonews,com – Komitmen Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dalam memastikan pelayanan prima kembali terlihat pada Jumat (27/2/2026).

Di dampingi Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta pejabat terkait, Dirut dari ordo Dipteraturun langsung memantau pelayanan di sejumlah unit, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga bagian pelayanan penunjang.

Dalam agenda tersebut, Dirut melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Ia tidak hanya meninjau kondisi pasien, tetapi juga memberikan edukasi terkait pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

Bahkan, Dirut turut mewawancarai pasien secara langsung untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Interaksi aktif juga dilakukan bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien.

Dirut menggali informasi terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, Dirut turut mengecek sistem rujukan rumah sakit guna memastikan alur rujukan berjalan optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan, ” ujarnya.

Di IGD, Dirut menanyakan secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Perhatian Dirut juga menyentuh lini pelayanan non-medis. Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tak luput dari pemantauan guna menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang rekam medik (medrek) untuk memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Selain aspek pelayanan, sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus. Kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran turut dicermati untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen RSUP Kandou dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Gorontalo bersama rombongan melaksanakan kunjungan benchmarking ke Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) SulutGo dalam rangka memperkuat sinergi program dan penyelarasan data sasaran.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan.Gizi Regionsl Sulawesi Utara dan Gorontalo Billy Kristian Kereh, di!Kantor BGN SulutGo Senin (23/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus koordinasi strategis guna memastikan keterpaduan data penerima manfaat, khususnya dalam mendukung program intervensi gizi bagi sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan Baduta Non- Paud).

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak melakukan penyamaan dan validasi data agar pelaksanaan program di lapangan berjalan tepat sasaran dan terukur. Selain itu, turut dibahas rencana dukungan operasional bagi Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas mengantarkan layanan kepada sasaran.

Bantuan berupa sepeda direncanakan untuk mendukung mobilitas kader dalam menjangkau keluarga penerima manfaat, namun pelaksanaannya masih menunggu pengaturan teknis serta standar operasional prosedur (SOP).

Kaper berharap kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan peningkatan status gizi masyarakat.

Sinergi antara BKKBN dan BGN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berdampak langsung bagi keluarga di wilayah Gorontalo. (lex)

Meimonews.com – Kaper BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju mengapresiasi atas dedikasi para anggota Juang Kencana yang tetap aktif dan produktif mesti telah memasuki masa purna tugas.

Apresiasi tersebut disampaikan Kaper ketika melakukan kunjungan silaturahmi ke kelompok Juang Kencana Sulawesi Utara yang merupakan salah satu kelompok Lansia Berdaya (SIDAYA), Rabu (25/2/2026)

Kunjungan ini menjadi momentum penguatan peran para sesepuh Juang Kencana dalam mendukung keberlanjutan Program Bangga Kencana di wilayah tersebut.

Mantan Kaper BKKBN Sulut ini menegaskan, pengalaman dan pengabdian para sesepuh merupakan aset berharga dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

“Kami berharap para sesepuh Juang Kencana tetap sehat, kuat, dan terus semangat. Pengalaman dan keteladanan bapak ibu semua adalah energi besar bagi generasi penerus dalam menjalankan Program Bangga Kencana,” ujarnya.

Ketua Juang Kencana Sulut Onnyke Masengi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo.

Onnyke menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk penghargaan moral bagi para purnabakti yang selama ini telah mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala Perwakilan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkontribusi dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kunjungan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi lintas wilayah dalam mendorong optimalisasi Program SIDAYA sebagai bagian dari upaya mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif. (lex)

Meimonews,com – Guna memperkuat kolaborasi/sinergi dan berbagi praktik baik percepatan penurunan stunting (PPS), Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandaju melakukan audiensi dengan Walikota Tomohon Carrol Joram Azarias Senduk, di ruang kerja walikota, Selasa (24/2/2026).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembelajaran lintas daerah, mengingat Kota Tomohon merupakan salah satu daerah dengan angka stunting terendah di Provinsi Sulawesi Utara. Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari konsistensi intervensi berbasis data serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas data keluarga berisiko stunting (KRS) di Kota Tomohon yang menjadi dasar intervensi terarah.

Berdasarkan pendataan, jumlah KRS di Tomohon tercatat sebanyak 2.951 keluarga, yang tersebar di Tomohon Utara sebanyak 1.061 keluarga, Tomohon Tengah 530 keluarga, Tomohon Timur 402 keluarga, Tomohon Selatan 550 keluarga, dan Tomohon Barat 408 keluarga.

Data ini menjadi pijakan dalam menentukan prioritas sasaran serta strategi pendampingan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kaper menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota Tomohon dalam mengelola data dan memastikan intervensi berjalan optimal.

“Kami melihat Tomohon sebagai daerah yang berhasil menjaga angka stunting tetap rendah. Tentu ada strategi, konsistensi, dan komitmen kuat di balik capaian ini. Kami ingin belajar secara langsung agar praktik baik ini bisa direplikasi di Gorontalo,” ujarnya.

Ditambahkan, keberhasilan penurunan stunting tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh akurasi data dan pengawalan intervensi di lapangan.

“Ketika data keluarga berisiko stunting dipetakan dengan baik, maka intervensi gizi, edukasi, dan pendampingan dapat dilakukan lebih terukur. Inilah yang ingin kami dalami dari Kota Tomohon,” ujarnya..

Walikota Tomohon menyambut baik audiensi tersebut sebagai bentuk penguatan jejaring dan kolaborasi antar daerah.

“Penanganan stunting di Tomohon kami lakukan secara terpadu dan berbasis data. Seluruh perangkat daerah bergerak bersama, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskan, komitmen dan konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga tren penurunan stunting. (lex)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengapresiasi pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Manado Tahun 2027 yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (25/2/2026).

Walikota menegaskan, perencanaan (planning) merupakan hal yang sangat krusial dalam merumuskan program agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Forum ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi setelah melalui berbagai tahapan dan mekanisme pembahasan, termasuk Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan -red),” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan pentingnya fokus pada target-target yang selaras dengan visi dan misi, serta mengesampingkan ego sektoral.

Setiap program harus memiliki output yang jelas, parameter, dan indikator yang terukur, sehingga capaian kinerjanya dapat dievaluasi secara objektif.

Menurutnya, sektor utama yang perlu terus didorong adalah pariwisata, meskipun alokasi anggaran tidak harus sepenuhnya difokuskan pada sektor tersebut.

Dukungan terhadap pariwisata dapat diwujudkan melalui penguatan sektor kebersihan, infrastruktur, keamanan, serta pendukung lainnya.

Permasalahan sampah juga menjadi perhatian khusus. Walikota menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang baik agar kebersihan kota terjaga dan menjadi budaya masyarakat.

Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan dukungan anggaran dan regulasi yang memadai, serta berkomitmen mendukung program nasional dalam penanganan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Terkait penataan kota, Walikota menekankan bahwa Kota Manado harus menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan menarik untuk dikunjungi. Hal tersebut perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai, transportasi umum yang baik, serta fasilitas publik yang berkualitas.

Walikota mendorong penguatan sektor keagamaan agar kehidupan beragama dapat berjalan dengan baik dan harmonis, sehingga kerukunan di Kota Manado tetap terjaga.

Usai sambutan Walikota, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Walikota Manado, Anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi, Asisten II Atto Bulo, para Kepala SKPD, serta para Camat. (elka)

Meimonews.com – Guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Utara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mengeluarkan kebijakan keringanan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) pertama sebesar 25 persen.

Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus pada pertemuan dengan para dealer otomotif di Kantor Gubernur Sulut, Jln. 17 Agustus Manado, Selasa (24/2/2026),

Mendampingi Gubernur pada pertemuan tersebut Kepala Bapenda June E. Silangen, Kabid Pajak Paultje Salawati, dan Kepala UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Pengelola Pendapatan Daerah) Manado Michael Langelo

Pertemuan bersama para dealer otomotif yang beroperasi di wilayah Sulut tersebut guna membahas upaya mendorong pertumbuhan sektor otomotif serta memberikan peluang dalam membeli kendaraan bermotor untuk digunakan sebagai sarana mobilisasi kegiatan usaha.

 

Pertemuan yang dipimpin Gubernur tersebut membahas kebijakan pemberian keringanan BBN-KB pertama 25 persen. Kebijakan ini akan dilaksanakan melalui Bapenda Sulut sebagai bentuk stimulus ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa sektor otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah. Dengan adanya keringanan BBN-KB pertama ini, diharapkan dapat meningkatkan penjualan kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, yang pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor pendukung.

“Melalui kebijakan keringanan ini, pemerintah berharap dapat memberikan stimulus bagi masyarakat untuk melakukan pembelian kendaraan baru,” ujar Gubernur.

Selain membantu meningkatkan penjualan di sektor otomotif, kebijakan ini juga diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian daerah, dan dengan akan adanya pembukaan ijin pertambangan rakyat kedepannya dapat memberikan stimulus ekonomi terutama didalam pembelian kendaraan bermotor baru untuk pengelolaan pertambangan rakyat.

Para perwakilan dealer otomotif yang hadir menyambut baik kebijakan ini dan menyampaikan apresiasi atas langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung dunia usaha.

Mereka optimis bahwa kebijakan keringanan BBN-KB sebesar 25 persen tersebut akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan transaksi penjualan kendaraan di Sulawesi Utara.

Pihak dealer juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan kebijakan keringanan ini secara optimal.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha otomotif, serta dukungan masyarakat, diharapkan kebijakan ini dapat menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan melalui sektor pajak kendaraan bermotor.

Kebijakan ini juga diharapkan menjadi momentum positif bagi pemulihan dan penguatan sektor perdagangan otomotif di daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Stimulus 25 persen ini, sebut June kepada Meimonews.com, usai kegiatan, akan juga berdampak positif dengan dibukanya pertambangan rakyat di Sulut.

“Ini mejadi batu loncatan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di mana koperasi sebagai leading sector,” ujar June.

Setiap koperasi, tambah pejabat karier ini, memerlukan stimulus. Dan kebijakan keringanan BBN-KB tersebut akan mendorong hal tersebut. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Ketua TP PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan menghadiri Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di Masjid Besar Azissin Kelurahan Malalayanh Satu Barat.

Hadir dalam kegiatan ini yang dilaksanakam, Senin (23/2/2026) ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, sejumlah Kepala SKPD, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kota Manado serta berharap Bulan Suci Ramadan tahun ini membawa keberkahan hingga hari kemenangan tiba.

“Saya berharap setiap hari kita mampu mengendalikan diri dengan niat yang baik dan selalu terkoneksi dengan Sang Pencipta. Puasa adalah ibadah yang hanya kita dan Tuhan yang tahu. Karena itu, mari terus berbuat baik, sebab semua perbuatan kita diketahui oleh Tuhan,” ujarnya,

Walikota juga mengingatkan agar semangat pengendalian diri dan kebiasaan berbuat baik tidak hanya dijaga selama bulan Ramadan, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga lewat doa dan ibadah puasa di bulan suci ini, kita semua dihindarkan dari hal-hal buruk dan diberi kekuatan untuk terus menebar kebaikan,” sebut mantan Ketua DPRD Sulut ini. (elka)

Meimomews.com – Direksi RSUP Kandou yakni Direktur Utama Starry Hamenta Rampengan dan Direktur Sumber Daya Manisia, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati melakukan pertemuan resmi dengan Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesis (Kemenkes RI) di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Pertemuan tersebut secara khusus membahas tindaklanjut status pegawai R4 atau tenaga kerja Non-ASN/BLU yang terdampak kebijakan penataan kepegawaian nasional sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).

Dirut menjelaskan, kehadiran manajemen di Kemenkes RI merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional terhadap para tenaga BLU yang selama ini telah berkontribusi dalam pelayanan kesehatan di RSUP Kandou yang merupakan rumah sakit rujukan utama.

“Kami datang untuk berkonsultasi dan mengoordinasikan secara langsung langkah ke depan bagi tenaga R4/BLU, tentunya sesuai regulasi dan kewenangan yang berlaku di tingkat kementerian,” ujar Dirut.

Selain bertemu dengan Biro OSDM, manajemen RSUP Kandou juga sudah melakukan koordinasi lanjutan dengan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslanjut) Kemenkes RI

Direktur SPP menjelaskan, persoalan ini bukan hanya terjadi di RSUP Kandou, melainkan secara nasional di seluruh instansi pemerintah sebagai dampak implementasi UU ASN. Karena itu, solusi yang diambil harus melalui mekanisme dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Di tengah proses advokasi tersebut, manajemen memastikan bahwa pelayanan kesehatan di RSUP Kandou tetap berjalan normal. Seluruh unit layanan, termasuk pelayanan rujukan dan tindakan medis, tetap beroperasi sebagaimana mestinya demi menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

Pimpinan RSUP Kandou berharap seluruh pihak dapat memberikan ruang dan waktu bagi proses yang sedang ditempuh, mengingat keputusan akhir terkait status kepegawaian PPPK berada pada kewenangan instansi terkait. (Fer)