Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, momen buka puasa bersama menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kebersamaan di lingkungan kerja.

Siasana kekeluargaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut, jelasnya, menjadi nilai penting dalam membangun kerja sama dan kekompakan antar pegawai.

Hal tersebut disampaikan Dirut ketika memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama Direktorat SDM, Pendidikan dan Penelitian (SPP) RSUP Kandou di Hotel Quality Manado, Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Manajer Tim Kerja Organisasi dan SDM Abram Babakal, serta Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Frets Melope, bersama jajaran Direktorat SPP.

“Melalui kegiatan ini tercipta suasana yang indah, penuh persahabatan dan kekeluargaan. Kekompakan harus terus dijaga, apalagi dalam menyambut hari-hari baik ke depan,” ujarnya

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbuka puasa bersama jajaran Direktorat SPP.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas berbagai masukan serta arahan yang diberikan Dirut dalam mendukung peningkatan kinerja dan pengembangan sumber daya manusia di RSUP Kandou.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, serta ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menghadiri ibadah ucapan syukur atas satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Purnm Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay di Graha Gubernuran Sulut, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Kehadiran Dirut RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan serta sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat (kesmas), khususnya di bidang kesehatan.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Eva Monginsidi, S.Th.

Dalam ibadah tersebut, seluruh hadirin diajak untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan doa syafaat yang dipanjatkan oleh para pimpinan kerohanian dari berbagai denominasi, sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju melakukan pertemuan bersama jajaran DPPKB Kabupaten Gorontalo serta para Penyuluh KB Kecamatan Limboto dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Intervensi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Camat Limboto Mohamad Rizal Botutihe, Kepala DPPKB Kabupaten Gorontalo Rismawaty Arsyad, serta seluruh Lurah se-Kecamatan Limboto.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persiapan pelaksanaan program Intervensi GENTING yang akan dilaksanakan melalui kolaborasi antara BKKBN dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Gorontalo.

Pembahasan mencakup kesiapan administratif hingga teknis penyaluran bantuan sosial kepada keluarga berisiko stunting (KRS).

Berdasarkan data yang disampaikan Penyuluh KB Kecamatan Limboto, terdapat 100 keluarga berisiko stunting yang akan menjadi sasaran penerima bantuan sesuai dengan dukungan dari Bank Indonesia. Sasaran tersebut tersebar di 14 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Limboto.

Kaper BKKBN Gorontalo menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Program GENTING ini merupakan bentuk gotong royong dalam membantu keluarga berisiko stunting. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, penyuluh KB, pemerintah kelurahan, serta dukungan dari mitra seperti Bank Indonesia agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kaper berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memastikan kesiapan data serta mekanisme penyaluran bantuan sehingga pelaksanaan intervensi di Kecamatan Limboto dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo. (lex)

Meimonews.com – Guna penguatan perencanaan pembangunan kependudukan di daerah, BKKBN Perwakilan Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato melaksanakan kegiatan Finalisasi Penyusunan Draft Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Pohuwato Tahun 2025–2029

Kegiatan yang diadakan di Kantor Bupati, Kamis (5/3/2026) ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju, Wakil Bupati Pohuwato Iwan Sjafruddin Adam, Kepala Dinas OPD Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Pohuwato, Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Gorontalo Nelson Pomalingo beserta tim pakar, Tim Penyusun PJPK Kabupaten Pohuwato, serta Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut dibahas sejumlah konsep utama dalam penyusunan PJPK, antara lain pengendalian kuantitas penduduk agar sejalan dengan daya dukung lingkungan, peningkatan kualitas penduduk melalui pembangunan sumber daya manusia termasuk percepatan penurunan stunting, serta penguatan pembangunan keluarga sebagai fondasi ketahanan masyarakat.

Kaper BKKBN Gorontalo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan dokumen PJPK memiliki kualitas yang baik dan selaras dengan pedoman penyusunan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Tujuannya satu, agar dokumen PJPK Kabupaten Pohuwato tahun 2025–2029 yang dihasilkan benar-benar berkualitas, berbasis pada data yang akurat, serta selaras dengan pedoman penyusunan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Perencanaan Pengendalian Penduduk,” ujarnya.

Mantan Kaper BKKBN Sulut ini berharap melalui forum diskusi tersebut dapat tercipta pertukaran gagasan yang konstruktif antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.

“Saya berharap melalui FGD ini akan lahir diskusi yang dinamis antara OPD dan para akademisi dari Koalisi Kependudukan, sehingga dokumen PJPK yang disusun benar-benar menjadi arah strategis pembangunan kependudukan di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.

Wakil Bupati Pohuwato menjelaskan, dokumen PJPK menjadi instrumen penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang berbasis kependudukan.

“Pemerintah Kabupaten Pohuwato sangat mendukung penyusunan PJPK ini, karena dokumen ini akan menjadi pedoman strategis dalam mengarahkan pembangunan yang memperhatikan dinamika kependudukan. Dengan perencanaan yang baik, kita dapat memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. (lex)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menjalani visitasi lapangan dalam rangka penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) Program Studi (Prodi) Radiologi, Kamis (5/3/2026).

Visitasi dilakukan Tim Kolegium Radiologi yang terdiri dari Gunawan Santoso dan Rosy Setiawati bersama perwakilan Kementerian Kesehatan RI yakni Rima Kuraisina, Kara Citra Kalandra, dan Iyan Tri Pangaloan.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Lantai II RSUP Kandou ini dihadiri Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM Pendidikan dan Diklit Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional, Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto serta sejumlah undangan terkait.

Visitasi secara resmi dibuka Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan.

Dalam sambutannya, Dirut menyampaikan bahwa kehadiran Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi di RSUP Kandou diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya di lingkungan rumah sakit tersebut tetapi juga di jejaring rumah sakit daerah, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kami berharap, melalui visitasi ini, tim dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif demi perbaikan dan pengembangan pelayanan, khususnya dalam pembinaan radiologi serta peningkatan mutu dan akreditasi program pendidikan dokter spesialis radiologi,” ujarnya

Ditegaskan, komitmen manajemen untuk terbuka terhadap setiap masukan, saran, dan evaluasi guna penyempurnaan sistem pendidikan dan pelayanan.

Menurutnya, visitasi ini menjadi momentum penting untuk memvalidasi kesiapan RSUP Kandou sebagai RSPPU sekaligus pusat pendidikan radiologi unggulan di Indonesia Timur

Direktur Utama juga memaparkan profil rumah sakit yang mencakup gambaran umum pelayanan, kapasitas sumber daya manusia, fasilitas penunjang, serta komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI Rima Kuraisina menyampaikan bahwa proses penetapan RSPPU ini merupakan bagian dari langkah strategis penguatan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Ditegaskan pentingnya sinergi antara rumah sakit, kolegium, serta institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pengusulan dan pengembangan program studi ke kementerian terkait.

“Kami berharap RSUP Kandou bersama mitra, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, dapat bersinergi sehingga RSPPU Radiologi di Kandou berjalan optimal dan mampu menghasilkan lulusan spesialis radiologi yang kompeten serta siap mengabdi bagi masyarakat,” katanya.

Dari pihak Kolegium Radiologi, Rosy Setiawati menyampaikan apresiasi atas kesiapan RSUP Kandou dalam proses pembentukan RSPPU Radiologi.

Disebutkan, RSUP Kandou menjadi salah satu dari tiga rumah sakit yang diproyeksikan sebagai RSPPU Radiologi tahun ini dan menjadi yang pertama di bidang radiologi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena ini merupakan langkah besar. Setelah melalui proses persiapan yang panjang, akhirnya tahun ini akan ada tiga RSPPU Radiologi yang berdiri, dan RSUP Kandou menjadi salah satu yang pertama,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan RSPPU Radiologi di RSUP Kandou dapat semakin mendukung mutu layanan kesehatan sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten.

Pihak kolegium, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal kualitas pendidikan dan lulusan agar sesuai standar nasional.

Visitasi ini bertujuan melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap kesiapan RSUP Kandou dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis rumah sakit, khususnya Program Studi Radiologi.

Penilaian meliputi aspek persyaratan administrasi, ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga sistem penjaminan mutu pendidikan. (“/Fer)

Meimonews.com – Dalam rangka membahas proyeksi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Grand Design Kependudukan, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus MT Mopili mengunjungi Kantor Perwakilan BKKBN Gorontalo, Selasa (3/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara DPRD dan BKKBN guna menghadirkan regulasi daerah yang komprehensif sebagai dasar kebijakan pembangunan kependudukan di tingkat provinsi.

Rombongan Ketua DPRD diterima Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa dokumen Grand Design Kependudukan Provinsi Gorontalo telah selesai disusun sebagai pedoman pembangunan kependudukan jangka panjang.

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum pelaksanaannya.

Selain itu, Ranperda tentang Grand Design Kependudukan juga belum masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda).

BKKBN berharap adanya inisiatif DPRD, khususnya melalui Komisi IV, untuk mendorong pengusulan dan pembahasannya agar dapat segera dimasukkan dalam Prolegda.

Kaper BKKBN menegaskan, kebutuhan regulasi di tingkat provinsi menjadi sangat mendesak, mengingat dokumen perencanaan telah tersedia, namun implementasi kebijakan belum dapat berjalan optimal tanpa dasar hukum yang kuat.

“Dokumen Grand Design sudah kita miliki sebagai arah pembangunan kependudukan jangka panjang. Namun tanpa payung hukum berupa Perda, implementasinya belum maksimal. Oleh karena itu, dukungan DPRD menjadi sangat strategis dalam mendorong penguatan regulasi ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Perda tentang Grand Design Kependudukan.

Ia memastikan DPRD melalui Komisi IV akan menindaklanjuti usulan tersebut untuk dibahas secara internal dan dikomunikasikan dalam forum Badan Musyawarah serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Kami memandang penting adanya regulasi sebagai dasar hukum pelaksanaan Grand Design Kependudukan agar arah pembangunan kependudukan di Provinsi Gorontalo dapat berjalan terencana, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua DPRD juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo yang akan memasuki masa purna tugas. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam memperkuat kebijakan kependudukan di Provinsi Gorontalo.

Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan proses legislasi dapat segera berjalan sehingga kebijakan kependudukan di daerah memiliki landasan hukum yang kuat serta mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan secara lebih sistematis dan berkelanjutan. (lex)

Meimonews.com – Masa kepemimpinan Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan Johanes Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut memasuki 1 (satu) tahun pada Kamis (5/3/2026).

Hal ini menjadi momentum penting bagi perjalanan pembangunan di Sulawesi Utara. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menggelar syukuran 1 tahun kepemimpinan tersebut di Graha Gubernuran.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie turut menghadiri acara yang berlangsung khidmat ini yang menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih Provinsi Sulawesi Utara dalam setahun terakhir, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarinstansi.

Kehadiran Rektor Unsrat dalam acara tersebut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan simbol kuatnya kemitraan strategis antara dunia akademisi dan pemerintah daerah.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menjelasksn, selama satu tahun kepemimpinan ini, Sulawesi Utara mencatatkan berbagai progres signifikan, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil hingga pengembangan infrastruktur strategis.

Acara syukuran ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, memperlihatkan suasana kekeluargaan yang erat antara pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan pimpinan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews,com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menjadi pemateri pada kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI, K3RS, dan Pelayanan Prima bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis – 1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di aula lantai dua RS Kandou, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan orientasi ini merupakan tahapan awal bagi PPDS baru sebelum menjalani proses pendidikan klinis di berbagai instalasi dan departemen di RSUP Kandou Manado.

Dengan orientasi tersebut, diharapkan para peserta didik dapat beradaptasi secara cepat serta menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara profesional.

Dalam pemaparannya, Dirut menegaskan komitmen RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang menjalankan kebijakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta didik sesuai regulasi yang berlaku.

Kebijakan tersebut, jelasnya berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta aturan turunannya.

“Sebagai rumah sakit pendidikan, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, tetapi juga memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, etika, dan profesionalisme,” ujarnya,

Ditegaskan, seluruh peserta didik PPDS, wajib memahami sistem, budaya kerja, serta aturan yang berlaku di RSUP Kandou. Hal ini penting guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dirut menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta komunikasi yang baik antarprofesi dalam mendukung pelayanan dan pendidikan klinis. Menurutnya, sinergi antara peserta didik dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan di rumah sakit rujukan tersebut. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, bulan suci Ramadhan hendaknya dimaknai bukan sekadar sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga  sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kota Manado.

Pelaksanaan ibadah puasa yang dijalankan dengan penuh keikhlasan menurut Walikota akan memperkuat nilai toleransi dan melahirkan masyarakat yang semakin bertakwa.

“Semoga melalui ibadah puasa ini semakin tercipta toleransi yang erat dan melahirkan masyarakat yang lebih bertakwa,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Safari Ramadan Pemerintah Kota Manado dan buka puasa bersama jemaah Masjid Al-Jihad, Kelurahan Teling Bawah, Senin (2/3/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak untuk tetap semangat menjalani bulan suci Ramadan. “Jika kita menjalankan ajaran agama dengan baik, maka kehidupan akan terasa aman dan damai,” ujarnya.

Walikota uga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, orang nomor satu di Ibukota Provinsj Sulut ini menekankan bahwa ketaatan dalam beragama akan membawa Kota Manado menjadi daerah yang semakin beradab dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Jika kita menjalankan ajaran agama dengan baik, masyarakat Kota Manado akan semakin beradab dan harmonis. Ingat sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap warga negara harus menjalankan ajaran agamanya masing-masing dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Walikota menyanpaikan selamat beribadah puasa bagi umat muslim. “Saya mewakili Pemerintah Kota Manado menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Semoga ibadah puasa dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Manado, Kombes Pol. Irham Halid, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, sejumlah Kepala SKPD, Ketua Umum MUI Kota Manado KH Yaser Bin Salim Bachmid, Lc., Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, tokoh agama, tokoh masyarakat, imam, serta jemaah Masjid Al-Jihad. (elka)

Meimonews.com – Kerja keras dan tak kenal lelah ditunjukkan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan. Tak segan pula, bahkan terus berulang, Dirut turun lapangan (turlap) melakukan telusur untuk mengetahui kondisi yang ada.

Bila ditemukan ada permasalahan, Dirut langsung melakukan penanganan/diambil tindakan sesuai standar.

Terbaru (Senin, 2 Maret 2026), Dirut di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto dan staf melakukan telusur di unit-unit pelayanan strategis,

Telusur kali ini difokuskan pada evaluasi progres temuan sebelumnya sekaligus memastikan seluruh rekomendasi telah ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku.

Dirut bersama jajaran direksi meninjau langsung sejumlah unit pelayanan strategis, mulai dari Radiologi, Registrasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi SIRS, hingga ruang perawatan Irina F Bawah dan Irina C secara menyeluruh.

Di Instalasi Radiologi, dilihat kesiapan menuju RSPPU (Rumah Sakit Pendididkan Penyelenggara Utama), termasuk sarana pendukung dan alur pelayanan.

Sementara di Registrasi Rawat Jalan, perhatian tertuju pada kestabilan jaringan serta sistem antrean guna memastikan waktu tunggu pasien tetap terkontrol.

Tak hanya itu, Instalasi SIRS juga menjadi fokus pemantauan, khususnya terkait jaringan dan server rumah sakit guna menjamin kelancaran sistem informasi pelayanan.

Di IGD, Dirut mengevaluasi alur layanan pasien emergensi agar tetap responsif dan optimal.
Aspek kedisiplinan dan tata kelola pelayanan medis turut menjadi perhatian.

Fasilitas finger print bagi dokter DPJP juga ditinjau untuk memastikan waktu visite berjalan sesuai ketentuan serta mengawasi sarana dan prasarana di setiap titik layanan.

Budaya kerja responsif dan berbasis evaluasi terus diperkuat di bawah kepemimpinan Starry. Setiap temuan dalam telusur langsung diinstruksikan kepada bagian terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Bahkan, seluruh pejabat dan penanggung jawab unit dihadirkan saat telusur berlangsung agar evaluasi dapat dilakukan di tempat dan solusi bisa segera diputuskan.

Menurut Humas RSUP.Kandou, tidak ada satu pun temuan yang tidak dieksekusi. Semua dipantau progresnya dan ditindaklanjuti sesuai regulasi. Hal ini menjadi komitmen manajemen dalam mendorong perbaikan berkelanjutan.

“Langkah ini menunjukkan komitmen Pak Dirut Rampengan bersama Dewan Direksi dalam meningkatkan mutu layanan dan memastikan setiap aspek pelayanan berjalan optimal demi keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujar Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Erwin Kristanto kepada Meimonews.com, usai kegiatan penelusuran. (Fer)