Meimonews.com – Untuk memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) terkait donasi darah dari donor sukarela, serta memastikan ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, Uni Pengelola Darah (UPD) Rumah Sakit Umum Prof. Dr. RD Kandou akan mengadakan Mobile Unit (MU) Donor Darah Internal.

Kegiatan ini akan dilaksanakan 4 (empat) hari yakni Senin -Selasa (21,22,28 dan 29 Juli 2025) mulai jam 09.00 Wita – selesai di Aula Lantai 1 rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou.

Oleh karenanya, pihak UPD mengimbau seluruh instalasi, unit, dan Kelompok Staf Medis (KSM) di RSUP Kandou untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah ini.

Kepala UPD RSUP Kandou Vanny Sasube berharap kegiatan ini dapat partisipasi dari seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou.

Partisipasi aktif dari seluruh karyawan RSUP Kandou sangatlah penting untuk keberhasilan program ini.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan berhasil memenuhi kebutuhan stok darah rumah sakit,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan hanya soal status kepegawaian, lebih dari itu, ini adalah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kepada negara, kepada masyarakat dan secara khusus kepada Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

“Oleh karena itu, saya menekankan hal yang sangat mendasar tetapi sering dianggap sepele yakni disiplin kehadiran,” ujar Rektor Unarat Manado Oktovian Berty Alexandet Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Penyerahan Surat Keputisan Pengangkatan PNS Unsrat di Aula Rektorat Unsrat Manado, Rabu (16/7/2025).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin PNS, sebut Rektor, ditegaskan, kehadiran adalah bagian dari kewajiban utama setiap PNS. Tidak hadir tanpa keterangan dalam jangka waktu tertentu dapat dikenai sanksi, bahkan sampai pada pemecatan.

Diingatkan, PNS yang tidak masuk kerja, tanpa alasan yang sah secara terus-menurus selama 10 hari kerja diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 hari kerja atau lebih dalam 1 tahun diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

“Saya tidak ingin terjadi di lingkungan Universitas Sam Ratulangi,” tandasnya seraya menambahkan, kehadiran adalah bentuk paling dasar dari komitmen.

PNS, menurutnya, bisa saja memiliki kometensi yang luar biasa tetai jika tidak hadir tepat waktu maka kontribusi akan hilang nilainya. Unsrat ini hanya akan berjalan baik jika seluruh SDMnya memiliki disiplin, dan itu dimulai dari hadir secara fisik, hadir secara mental dan hadir secara tanggung jawab.

“Sumpah/janji yang saudara-saudari ucapkan hari ini adalah ikrar moral dan hukum. Ikrar di hadapan Tuhan, negara dan institusi. Maka jagalah sumpah itu,” tandas Rektor pada acara yang turut dihadiri pimpinan tingkat Unsrat dan Fakultas.

Dimintakan agar PNS yang menerima SK ini menghormati kepercayaan yang diberikan dengan bekerja disiplin, hadir tepat waktu dan melayani dengan sepenuh hati.

Dimintakan pula, mulai hari ini, setiap detik keterlambatan, setiap hari ketidakhadiran tanpa alasan, bukan hanya tercatat dalam sistem tetapi juga akan berdampak ada integritas dan karier ke depan.

“Mari bersama kita bangun Universitas Sam Ratulangi menjadi institisi yang semakin profesional, berintegritas dan dihormati, dimulai dari hal paling sederhana : hadir tepat waktu dan siap melayani,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Guna mengidentifikasi akar masalah stunting, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, dalam hal ini, Dinas Dukcapil Sulut menggelar Rembuk Stunting untuk menyepakati rencana aksi dan intervensi  dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting (PPS) dan penandatangan kesepakatan bersama antara Pemprov dan Kepala-kepala daerah se-Sulut.

Kegiatan ini dihadiri semua Kepala dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulut, stakeholder terkait dan SKPD Kabupaten/Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan di Arya Duta Hotel Manado, Rabu (16/720265) ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Sulut Johanes Victor Mailangkay di dampingi Kadis Dukcapil Sulut Christodharma SM Sondakh dan Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan.

Dalam sambutannya, Wagub Sulut mewakili Gubernur Sulut Mayjen Purn. Yulius Selvanus menekankan pentingnya sinergi dan keterpaduan antar-provinsi, kabupaten/kota, dan instansi vertikal, karena jika berjalan terpisah, efektivitas akan terhambat.

Wagub memberikan apresiasi kepada Kabupaten/Kota yang mencapai prevalensi stunting yakni Kota Tomohon dengan capaian 10.8 %, Kabupaten Kepulauan Talaud (11.6 %), Kota Manado capaian (18.5 %), Kabupaten Minahasa Utara (18.09 %), Kabupatejn Bolmong (19.3 %) dan Kabupaten Minahasa (19.4 %).

Di kegiatan tersebut, diadakan pula penandatanganan  Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi dengan Kepala Daerah tentang Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) serta penyerahan bantuan nutrisi kepada 20 anak beresiko stunting sebagai Aksi Mapalus.

Rembuk Stunting dipandu/dimoderatori oleh Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut sekaligus memfasilitasi diskusi dan koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan yang hadir.

Peran moderator sangat penting untuk memastikan jalannya rembuk stunting berlangsung efektif, partisipatif dan menghasilkan  rekomendasi yang konkrit guna menurunkan stunting secara signifikan.

Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut, mampu mengarahkan diskusi hingga fokus pada solusi strategis dan kolaboratif.

Pelaksanaan Rembuk Stunting untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi, identifikasi hambatan, serta percepatan penanganan stunting lewat pendekatan multisektoral, dan merupakan bagian dari komitmen bersama dalam masalah gizi kronis pada anak-anak, demi  mewujudkan generasi bangsa yang sehat dan produktif di masa depan. (Afer)

Meimonews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen mengimbau kepada masyarakat di daerah ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak.

“Mar kita tingkatian kesadaran dan kepatihan membayar pajak demi kemajuan Indonesia,” ujarnya, Selasa (15/7/2025), sebagai imbauan di momen Hari Pajak Nasional Tahun 2025.

Pajak merupakan salah satu pendapatan untuk membiayai pembangunan nasional/daerah.

Disebutkan, kerjasama dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Sulawesi Itara diharapkan lebih baik lagi menuju Sulawesi Utara maju, sejahteta.dan berkelanjutan.

“Pajak tumbuh, Indonesia Tangguh. Salam Astacita Satu Komando,” tandas pejabat kreatif dan penuh semangat untuk memajukan Bumi Nyiur Melambai ini.

Diketahui, Hari Pajak Nasional ditetapkan setiap tanggal 14 Juli, 34 hari sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun 2025 memasuki tahun yang ke-80.

Hari Pajak berakar dari sejarah panjang bangsa. Tanggal 14 Juli 1945 menjadi tonggak awal ketika kata ‘pajak’ pertama kali dimasukkan ke dalam naskah UUD 1945 oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam sidang BPUPKI.

Kelahiran pajak merupakan penanda lini masa perpajakan Indonesia resmi berjalan.

Para pendiri negeri sepakat menuangkan pajak dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Peringatan hari pajak Indonesia ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 tanggal 22 Desember 2017 dan untuk pertama kalinya hari pajak nasional dirayakan pada tahun 2018.

Tahun pajak adalah jangka waktu 1 tahun kalender (Januari – Desember), kecuali bila wajib pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender. Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh wajib pajak badan, yakni paling lama 4 bulan setelah akhir tahun pajak.5 hari yang lalu. (elka)

Meimonews.com – DPRD Kota Manado menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-402 Kota Manado di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kota Manado, Senin (14/7/2025).

Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richrad Sualang, Wakil Gubernur Sulut Johanes Victor Mailangkay (mewakili Gubernur Sulut Mayjen Purn. Yulius Selvanus), pimpinan dan anggita DPRD Manado, para Kepala Daerah se-Sulut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, dan Sekretaris TP-PKK Kota Manado Merry Mawardi,l, Forkopimda Manado, pejabat Pemkot Manado dan undangan lainnya,

Dalam sambutannya, Walikota mengawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa atas penyertaan dan berkat-Nya sehingga Kota Manado dapat menapaki usia ke-402 tahun.

Walikota menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda, para tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung jalannya pembangunan di Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan terima kasih kepada para Walikota dan Wakil Walikota Manado pada periode-periode sebelumnya yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan Kota Manado.

Walikota berharap agar Kota Manado dapat menjadi kota yang menjanjikan bagi generasi selanjutnya, serta mengajak semua pihak untuk terus bersemangat dan fokus dalam mendorong kemajuan kota ke depan.

Walikota turut menyampaikan berbagai capaian strategis, termasuk pertumbuhan ekonomi melalui PDRB Kota Manado yang mencapai lebih dari Rp. 53 triliun pada tahun 2024, pengendalian inflasi yang hanya berada di angka 1,8 % atau lebih rendah dari rata-rata nasional.

Selain itu, pengembangan sistem transportasi umum yang lebih terjangkau, aman, dan nyaman, peningkatan ketersediaan dan kualitas air bersih, penataan 100 ribu rumah di Kota Manado, pengelolaan sampah, serta upaya nyata dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Dirgahayu Kota Manado, dirgahayu kita semua. Semoga Kota Manado semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemasangan lilin dan pemotongan kue Hari Ulang Tahun ke-402 Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Kandou Manado Yune Laukati di dampingi sejumlah pejabat terkait melakukan peninjauan/penelusuran langsung ke sejumlah layanan rumah sakit, Senin (14/7/2025).

Hasil dari penelusuran ini akan menjadi acuan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan layanan di rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou, yang kini dipimpin Starry Rampengan (Dirut) di dampingi beberapa direktur.

Hal ini merupakan wujud komitmen pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Di ruangan radiologi peninjauan difokuskan pada antrikean dan waktu tunggu untuk pemeriksaan radiologi, khususnya CT Scan dan MRI.

Direktur SDM Pendidikan dan Diklit itu juga secara detail meninjau proses pemeriksaan radiologi, mulai dari pendaftaran hingga pengambilan hasil.

Ia berinteraksi langsung dengan petugas dan pasien untuk memahami kendala yang dihadapi dan mencari solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan.

Penekanan diberikan pada upaya untuk meminimalisir waktu tunggu pasien, tanpa mengorbankan kualitas pemeriksaan.

Setelah meninjau layanan radiologi, penelusuran dilanjutkan ke bagian pendaftaran rawat jalan. Di lokasi ini. Laukati mengamati alur pendaftaran pasien, sistem antrean, dan responsivitas petugas customer service.

Dikunjungi pula Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat langsung bagaimana layanan darurat di RSUP Kandou dijalankan.

Setelah itu, peninjauan berlanjut ke laboratorium. Laukati mengevaluasi proses pengujian, waktu tunggu hasil, dan manajemen alur kerja di laboratorium. Hal ini dilakukan untuk memastikan akurasi dan efisiensi layanan laboratorium yang mendukung diagnosa dan pengobatan pasien.

Terkait dengan tenaga kesehatan PPPK yang telah lulus seleksi, Laukati memberikan penegasan penting. “Saya tegaskan kepada seluruh PPPK yang telah lulus, jangan bandel-bandel. Sambil menunggu SK (Surat Keputusan) tunjukkan kinerja yang baik dan profesionalisme yang tinggi,” tegasnya.

Pernyataan ini menekankan pentingnya komitmen dan kinerja dari tenaga kesehatan baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulut menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keaman Sekolah (PKS) di kawasan Megamas Manado, Sabtu (12/7/2025).

Ratusan peserta utusan Polres/ta jajaran Polda Sulut unjuk kebolehannya di ajang yang disaksikan keluarga, penonton dan pejabat dsn staf Polda dan Polres/ta jajaran.

Dalam kegiatan ini, 15 Polres dan Polresta jajaran mengirimkan 2 tim yaitu tim lomba Pocil dan tim lomba PKS.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong menjelaskan, kegiatan ini merupakan program rutin Ditlantas Polda Sulut, yang dilaksanakan setiap tahun.

“Ini adalah agenda rutin kita yang dilaksanakan setiap tahun. Sasarannya agar anak-anak lebih mencintai Polri,” katanya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan ini memberikan edukasi kepada anak-anak agar disiplin berlalulintas sejak kecil.

“Sejak dini kita ajarkan kepada anak-anak disiplin dalam berlalulintas. Paling tidak mereka tertanam dalam dirinya bahwa displin itu nomor satu, makanya sejak dini kita tanamkan disiplin kepada mereka,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Guna menampung masukan dan mencari solusi atas persoalan permasalahan antarwarga Lingkungan II dan IV Sindulang 1, Minggu (13/7/2025), Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kecamatan Tuminting dan warga Sindulang 1.

Pertemuan dilaksanakan di kediaman Ahmad Rahim, warga setempat, Minggu (13/7/2025) malam.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut PJU Polresta Manado, Kapolsek Tuminting , Camat Tuminting Hence Patimbano, Lurah Sindulang 1 Maria Magdalena Howan, Danramil 1309-01 Letda Marpin, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sekitar 100 warga setempat.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, untuk membangun dialog terbuka, menyerap aspirasi warga, dan mendorong penyelesaian konflik secara damai dan bermartabat, Mapalus Torang Jaga Manado Aman.

Kapolresta Manado menegaskan pentingnya sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kapolresta mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menjadikan perbedaan sebagai kekayaan, bukan pemicu konflik.

“Tidak semua warga menginginkan kekacauan. Ada yang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Kita harus hilangkan sifat pendendam karena itu hanya akan menyakiti diri sendiri,” tegasnya.

Sesi tanya jawab juga berlangsung hangat. Perwakilan pemuda Lingkungan II menyampaikan keprihatinan terhadap konflik yang dianggap tidak mendewasakan. Mereka mengusulkan agar kegiatan positif bagi pemuda terus digalakkan, meski saat ini masih terkendala masalah dana.

Masukan juga datang dari warga yang mengeluhkan adanya anggota kepolisian yang enggan menerima laporan karena belum ada korban.

Kapolresta menegaskan akan mengecek dan menindak anggota tersebut. Kapolresta menanggapi keluhan warga yang tidak mengenal Bhabinkamtibmas setempat, dan menyatakan bahwa hal itu akan segera dievaluasi. (AF)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang mengunjungi Pasar Tematik Tongkaina, Jumat (11/7/2025).

Kunjungan ke pasar tersebut karena dijadikan venue utama pelaksanaan berbagai kegiatan dan lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-402 Kota Manado.

Menariknya, saat berada di lokasi, Walikota dan Wawali yang akrab disebut AARS tidak hanya menyaksikan lomba paduan suara antar perangkat daerah Kota Manado dan mengunjungi stand-stand pameran produk lokal UMKM dari setiap kecamatan yang ada tapi juga ikut tampil bernyanyi bersama peserta lomba.

Hal ini membuat suasana di tempat perlombaan menjadi ramai dan semakin meriah. Llagu yang dinyanyikan adalah lagu wajib yakni Kota Manado yang kucinta. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, bangsa Indonesia didirikan dengan tujuan berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam budaya.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberikan sambutan pada Festival Seni Budaya Bantik dan Peringatan 76 Tahun Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (11/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang ini dimeriahkan pula dengan Bincang Kultural Budaya Bantik yang membahas kebudayaan Bantik serta festival tarian Mahambak.

“Bung Karno mengatakan, Pancasila digali dari budaya dan perilaku masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kita wajib merawat dan menjaga budaya kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, Walikota menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya, serta memperkenalkannya ke daerah lain maupun generasi penerus.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan bahwa adat dan budaya adalah unsur pemersatu, bukan alat pemecah belah, dan mengajak generasi muda untuk lebih peduli serta terlibat dalam pelestariannya.

Walikota menyentil pula keteladanan Robert Wolter Mongisidi, pahlawan nasional yang gugur pada usia muda dengan semangat juang yang luar biasa.

“Beliau adalah petarung sejati yang tidak takut mati. Semangat juangnya harus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini,” tandasnya.

Walikota menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini. (elka)