Meimonews,com – Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulut terkait dengan Pajak Air Permukaan (PAP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengadakan rapat koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten/Kota se-Sulut.

Rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di dampingi Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Dalev) Johanis G! Tamuntuan dan Kepala Bidang Pajak Harold Lumempouw ini dihadiri sejumlah perwakilan PDAM Kabupaten/Kota se-Sulut serta Kepala UPTD PPD se-Sulut.

Dalam rapat tersebut, June mengungkap temuan dari BPK Sulut terkait dengan PAP baik tahun 2024 maupun tahun 2023 dan berharap ada kolaborasi dalam penanganannya karena berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang merupakan sumber pembiayaan pembangunan Sulut, yang kini dipimpin duet Mayjen (Purn) Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Hasil pendapatan tersebut akan bermanfaat juga bagi pembangunan kabupaten/kota se-Sulut karena ada dana bagi hasil yang diterima Pemerintah Kabupaten/Kota di bumi Nyiur Melambai ini.

“Pertemuan tadi dilakukan untuk menindaklanjuti temuan BPK. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan pada 2 Juni 2025 yang harus ditindaklanjjuti minimal 60 hari kalender sesudah penyampaian oleh BPK,” ujar June kepada Meimonews.com di ruang kerja, usai rapat.

Dikemukakan, mereka (PDAM) diundang agar segera mungkin ditindaklanjuti laporan BPK. Yang disampaikan adalah SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) dan STPD (Surat Tagihan Pajak Daerah). Itu temuan yang harus ditindaklanjuti di samping itu disampaikam temuan tahun 2023 yang belum ditindaklanjuti.

Rapat internal Bapenda Sulut

Harapannya, sambung June, kalau boleh, mereka tindaklanjuti. Kalaupun ada masalah keuangan di PDAM maka PDAM wajib menyampaikan permohonan kepada Gubernur, apakah penundaan, menggunakan skema cicilan. Bila bisa menyelesaikan sesegera mungkin baik juga. Itu khan, semua yang sudah tercatat dalam neraca keuangan provinsi sebagai piutang .

Diharapkan juga ada daya juang berupa kolaborasi dengan Bapenda terkait dengan potensi Air Permukaan yang ada di wilayah.

Dijelaskan, karena Bapenda punya keterbatasan dari segi SDM sementara PDAM ada tenaga-tenaga lapangan, yang ketika mereka temukan ada potensi air permukaan yang dikelola swasta atau oramg pribadi yang melakukwn penjualan air permukaan, diinformasikan ke Bapenda, dalam hal ini UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah).

Nanti Bapenda akan turun melakukan pengecekan. Kalau memang benar melakukan penjualan air permukaan maka Bapenda akan melakukan penetapan pajak daerah. Ada izin atau tidak izin tetap kami tetapkan.

PDAM sepakat karena ujung-ujungnya APBD. Dalam bentuk pendapatan daerah karena mereka (PDAM) akan mendapat bagi hasil.

Diperlukan simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Perlu ada kolaborasii. Tidak boleh ada egosektoral. Jadi kalau ada potensi, diinforrmasikan kepada kami (Bapenda). Supaya kami bisa mengadakan klarifikasi, cross check lapangan. Setelah selesai dibikin penetapan.

Kalau tidak ada kolaborasi bisa dimanfaatkan perusahaan swasta yang melakukan penjualan air tapi tidak membayar pajak. Yang dirugikan adalah kabupaten/kota. PDAM wajib bayar karena sudah tercatat tapi yang lain tidak bayar karena tidak tercatat, lolos.

“Maka yang terpenting adalah kolaborasi,” tandas pejabat yang hari ini berulang tahun ke-53.

Usai rakor dan istirahat makan siang, dilakukan rapat internal Bapenda Sulut dan jajaran yang dipimpin secara bergantian oleh Filma D. Kepel (Sekretaris) dan June. Turut mendampingi Kabid Dalev. (elka)

Meimonews.com – Guna penyesuaian struktur dan jabatan organ pengelola di lingkungan Unsrat, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik sejumlah pejabat yang ada di lingkungan universitas negeri tersebut.

Pelantikan yang dihadiri pimpinan Unsrat dan fakultas se-Unsrat serta pengemuka agama dari.pejabat yang dilantik tersebut dilakukan di Auditorium Unsrat, Selasa 10/6/2025).

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika organisasi yang terus bertumbuh dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

Permendiktisantek nomor 5 Tahun 2025, menurut, Rektor, telah menetapkan kerangka baru tata kelola Unsrat, tidak hanya menyederhanakan struktur tetapi juga mengarahkan kita pada tata kelola yang lebih efektif, efisien dan akuntabel.

Rektor mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan semangat kolaboratif, inovasi serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi sivitas akademika dan masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus- menerus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut yang dipimpin June E. Silangen Kepala) guna meningkatkan pendapatan daerah untuk pembiayaan pembangunan di daerah Sulut.

Oleh karena itu, kinerja satuan kerja (bidang-bidang yang ada di lingkungan internal) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) se-Sulut terus dimantapkan. Salah satunya adalah Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Dalev).

Dalam rangka menunjang program Pemprov Sulut tentang pelaksanaan pengelolaan penerimaan pendaparan asli daerah yang menjadi tanggung jawab tugas dan fungsi Bapenda Sulut dan meningkatkan kinerja transparansi dan akuntabilitas pada pengelolaan keuangan daerah, beberapa upaya telah dilakukan. Dan itu, terlihat pada laporan kinerja triwulan 1 TA 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Kabid Dalev) Bapenda Sulut Johanis G. Tamuntuan di dampingi Kasubid Pengendalian Romy SB Kapoh dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerja Kabid, Selasa (10/6/2025).

Dikemukakan, laporan kinerja tahun anggaran 2025 Bapenda Sulut khususnya Bidang Dalev dibuat dalam rangka penguatan sistem akuntabilitas kinerja untuk mewujudkan sinergiras pelaksanaan tugas dan fungsi.

Upaya itu terlihat pada laporan kinerja Rencana aksi dan evalusi kinerja triwulan TA 2025, ada beberapa hal yang dilakukan yakni Pengawasan penerimaan PKB dan BBNKB; Pengawasan penrimaan pajak air permukaan (PAP); Pengawasan penerimaan retribusi daerah.

“Mengenai capaian kinerja, untuk kinerja program dan kegiatan, Bidang Dalev telah melakukan beberapa hal dalam pelaksanaan dan rencana aksi untuk pencapaian target kinerja program dan kegiatan,” ujar Johanis.

Johanis dan Kapoh pun merincikan laporan kinerja tersebut. Untuk PKB dan BBNKB, telah dilakukan kegiatan pengendalian, pemeriksaan dan pengendalian pajak daerah berupa penugasan pengawasan on desk yang menghasilkan output berupa lapoan hasil pengawasan dan pengendalian.

Untuk pengawasan penerimaan PAP, kegiatan dilakukan melalui on desk dengan mengumpulkan data yaitu data dari Bidang Pajak, Bidang Rembang dan koordinasi lewat WA dengan UPTD PPD Kabulaten/Kota. Bila terdapat kepatuhan yang rendah, dilaksanakan penugasan onj field.

Untuk pengawasan penerimaan pajak bahan bakar kendaraan betmotor (PBBKB), telah ditemukan tujuh wajib pungut (Wapu) yang telah memasukan laporan penjualan pajak BBKB dan empat Wapu yang tidak da laporan serta dua usulan bulan Februari Wapu baru.

Untuk pengawasan serta pemeriksaan wajib pajak, telah memeriksa laporan pengaduan beberapa media pelaporan yaitu dari laporan pengaduan pada UPTD PPD setiap bulan, laporan pengaduan aplikasi SP4N LAPOR, serta laporan prngaduan melalui web Bapenda. “Laporan-laporan tersebut telah ditindaklanjuti,” jelas Johanis.

Untuk pengawsan pemerikaan retribusi daerah, dari kegiatan yang dilakukan, telah diketahui realisasi sampai dengan triwulan 1 dari target 2025 yang dikelola 44 unit perangkat daerah. Target retribusi jasa telah pula dikelathui jumlah/prosentasi yang dicapai Demikian pula target retribusi jasa perizinan.

Untuk realisasi anggaran/penyerapan anggaran, sesuai dengan perjanjian kinerja tahun 2025, telah melakukan program dan kegiatan. “Realisasinys telah mencapai 26,58 persen,” ujar Kapoh.

Untuk evaluasi dan analisis hasil pengukuran kknerja sasaran strategis, secara umum terdapat keberhasilan. Dari lima indikator kinerja, dua indikator telah mencapai 100 persen, satu indikator 99 persen sedang dua indikator belum mencapai target. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) telah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU). Oleh karenanya, berbagai upaya dilakukan pimpinan, staf dan jajaran Unima agar pengelolaan universitas ini berlangsung sebagaimana aturan akreditasi tersebut.

Berkaitan dengan itu, pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Ratu, Direktir BLU Djubir Edey Kembuan, Arijani dan James Sumayku (Pengelola Nilam di Unima), Lusia Kalengkongan (PPK), Sonya Kairupan (Bendahara) dan Marcia Imelda Watulingas (Sekretaris) mengadakan knewledge exchange ke Banda Aceh, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini diawali diskusi bersama di Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Rektor dan jajaran pimpinan USK, penandatnganan MoU, kunjungan ke store-store nilam yang sudah diolah menjadi bahan yang bermanfaat sepertii skin care dan parfum.

Setelah itu, kunjungan ke Atsiri Research Centre yang diterima Ketua dan Tim serta diakhiri dengan kunjungan ke Desa Binaan sekaligus diskusi dengan petani nilam.

Kunjungan ke USK dilakukan karena universitas ini telah berhasil dalam pengelolasn nilam sehingga dalam rangka meningkatkan tata kelola sebagai PTN BLU Unima perlu melakukan knewledge exchange di USK.

Rektor Unima mengapresiasi penerimaan dari pimpinan USK terhadap kehadiran pimpinan dan staf Unima dan berharap lewat kerjasama yang telah terjadi, akan ada kontribusi Unima bagi kemajuan Unima dan daerah Sulawesi Utara. (FA)

Meimonews.com – Umat Katoliik Stasi Roh Kudus Ranotongkor Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Lolah menggelar peringatan Pesta Pelindung, Sabtu – Minggu (7-8/6/2025).

Beberapa kegiatan diadakan di kompleks gereja dan berpuncak misa syukur yang dilaksanakan di gereja stasi, Minggu (8/6/3025).

Kegiatan itu adalah lomba line-dance, bintang vokalia dan penataan menu makanan dan misa syukur.

Misa syukur yang dilaksanakan bersamaan dengan Hari Raya Pentakosta ini dipimpin Pastor Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Lolah Pastor Stevian Undap Pr.

Ratusan umat baik dari Stasi Roh Kudus Ranotongkor yang tersebar di tiga wilayah rohani maupun umat dati 8 wilayah rohani yang ada di Paroki Lolah turut hadir dalam kegiatan yang penuh makna ini,

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari organisasi kelompok kategorial yang ada di stasi ini seperti Kaum Ibu Katolik, Wanita Katolik RI dan Kaum Bapak Katolik serta persekolahan Katolik yang ada di Paroki Lolah.

Dalam kottbahnya, Pastor Stevian mengajak umat untuk membangun kehidupan berumat bahkan bermasyarakat dalam tuntunan Roh Kudus.

“Gereja pada awal berdirinya dimulai dari kelompok kecil. Tapi walaupun secara kuantitas hanyalah sedikit, Gereja sebagai satu komunitas terus berkembang dan bertumbuh dalam iman karena terbuka terhadap karya dan kuasa Roh Allah, Dialah Roh Kudus yang menjadi pelindung stasi Ranotongkor,” ujar Pastor Stevian.

Umat stasi Ranotongkor, menurutnya, tidak menggunakan orang kudus sebagai pelindung tetapi mengangkat Allah sendiri sebagai pelindung. “Dengan demikian, adalah tugas perutusan sekaligus tanggung jawab umat untuk membangun hidup beriman dan menggereja dalam tuntunan Roh Kudus,” sebutnya..

Ketua Panitia Jefry Runtu memgataksn, perayaan ini sudah terlaksana dengan baik dan mendapst dukungan penuh dari umat Stasi dsn Paroki termasuk beberapa kelompok kategorial paroki.

Sekretaris Panitia Mailania Kandow menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam berbagai bentuk. “Kami panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat se-paroki Lolah dan secara khusus kepada umat Katolik Ranotongkor atas segala bentuk dukungan yang sudah ditunjukkan.

“Apresiasi juga pantas kami sampaikan kepada seluruh peserta lomba line-dance, bintang vokalia dan penataan menu makanan. Semua itu menjadi bukti kerjasama di antara kita,” ujar Mailania di dampingi Bendahara Panitia Olvi Mandang.

Stasi Ranotongkor adalah satu-satunya stasi yang menjadi bagian dari Paroki Lolah. Saat ini, umat di stasi ini berjumlah sekitar 70 kepala keluarga yang tersebar di Desa Ranotongkor dan Desa Ranotongkor Timur Kecamatan Tombariri Timur. (elka)

Meimonews.com – Pembangunan gedung baru Gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi telah berhasil menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan prasarana pendukungnya serta telah siap untuk digunakan.

Dan, untuk penggunaannya, telah disiapkan waktu peresmian/pemberkatannya. Dan, menurut informasi, akan diresmikan pada Jumat (13/6/2025) oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Penyelesaian konstruksi, interior dan eksterior terlihat usai pelaksana konstruksi, Pastor Paroki Johanis Pinontoan Pr, pimpinan Dewan Pastoral Paroki, tokoh-tokoh umat dan sejumlah umat merampungkan dan berbenah hal-hal yang diperlukan, Minggu (8/6/2025).

Pastor Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi Pastor Johanis Pinontoan Pr memberiksn penjelasan kepada Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Intu MSC tentang progres pembangunan gedung baru Gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi

Demikian pun, persiapan peresmian gedung gereja yang bersebelahan dengan gedung lama gereja telah dilakukan dan terus dimantapkan menjelang hari ‘H’m (peresmian/pemberkatan).

Dengan penuh iman, umat paroki Airmadidi dan Pastor Parokipun selalu mendoakan untuk kelancaran Perayaan Misa Pemberkatan sekaligus Peresmian.

Sejumlah ibu turut berpartisipasi dalam proses pembangunsn gedung seperti gulung-gulung kawat

“Doa Novena Roh Kudus, dan Doa Novena St Antonius pun menjadi utama untuk mendoakan kelancaran dan kesuksesan pemberkatan dan peresmian gereja baru. Puji Tuhan kami sudah siap untuk kegiatan tersebut,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Helda Lumi.

Acara peresmian dan pemberkatan gereja ini, sebut Kepala SD Katolik St. Antonius Airmadidi ini dan Seksi Sekretariat Panitia Jean C. Polii, dijadualkan pada 13 Juni 2025.

Kerja gotong-royong dalam proses pembangunan gedung gereja baru

“Saat ini terus dilakukan persiapan yang diperlukan untuk kelancaran peresmian dan pemberkatan gedung gereja baru yang akan dilaksanakan pada 13 Juni 2025,” tambah Lumi dan Polii

“Dan akan diberkati dalam perayaan misa oleh bapak Uskup Keuskupan Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Unt MSC. dan akan diresmikan oleh Bupati Minahasa Utara,” ujar Pastor Anis (sapaan akrab pastor paroki).

Mengapa dilakukan pada tanggal 13 Juni nanti ? “Karena tanggal tersebut umat paroki juga akan merayakan misa peringatan Pesta Santo Pelindung Gereja Paroki, St.Antonius dle Padua dan sekaligus peresmian dan pemberkatan gereja baru,” jelas mantan Pastor Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado ini.

Pada perayaan misa Hari Raya Pentakosta, Minggu (8/6)2025) dalam Doa Umat, pastor Anis mendoakan panitia dan seluruh umat agar prosesi peresmian dan pemberkatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Mgr. Rolly (sapaan akrab Uskup Manado) telah pula melihat perkembsngan pembangunsn gedung gereja baru ini pada Minggu (4/5/2025). (GL/elka)

Meimonews.com – Mewujudkan janjinya, Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menyerahkan dua ekor sapi sebagai hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha tahun 2025.

Penyerahan dilakukan Rektor kepada pengurus dan imam mesjid Ulil Albab Kampus di halaman mesjid yang disaksikan sejumlah dosen dan mahasiswa Unsrat, Jumat (6/6/2025).

Ketua BTM Ulil Albab Nasrun Sandiah, Ketua Panitia Idul Adha Qurban Adi Soepeno, Imam Mesjid Ngadikin.

“Hewan kurban ini diberikan sebagaimana janji kami. Atas nama pimpinan Unstat kami menyerahkan dua hewan kurban ini. Semoga ini sesuatu yang baik, yang bisa diterima,” ujar Rektor saat acara ini penyerahan hewan kurban. (FA)

Meimonews.com – Polda Sulut melalui Panitia Kurban Hari Raya Idul Adha 1446 H menyalurkan daging kurban kepada para mustahik dan jamaah/masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran dipusatkan di Masjid Nurul Jihad Polda Sulut sementara penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Lapangan Tembak SPN Polda Sulut, Karombasan Manado, Sabtu (7/6/2025).

Ketua Panitia Kurban Polda Sulut AKBP Ahmad Sutrisno mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada peringatan tahun 2025/1446 H di Polda Sulut adalah sebanyak 24 ekor, terdiri dari 17 sapi dan 7 kambing.

“Idul Adha 1446 H kali ini, Polda Sulut menyembelih sebanyak 24 ekor hewan kurban dengan rincian 17 ekor sapi dan 7 ekor kambing,” ujarnya.

Hewan kurban ini, menurutnya, berasal dari para pekurban atau shohibul kurban, baik dari personel Polda Sulut maupun dari keluarga dan jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut.

“Daging kurban ini kita salurkan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, panti asuhan dan para pemohon dari masjid-masjid yang ada di Kota Manado dan sekitarnya,” sebutnya.

Dijelaskan, penyaluran daging kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat khususnya warga yang kurang mampu.

“Terima kasih pada para shohibul kurban yang sudah membantu panitia dalam menyiapkan hewan kurban, insya Allah mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menyerahkan secara simbolis 5 ekor sapi sebagai hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya (HR) Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 H/2025 M, Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Polresta Manado ini disaksikan oleh jajaran kepolisian, perwakilan Bhayangkari, serta masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Bhayangkari yang ikut menyaksikan proses penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Sebanyak lima ekor sapi dikurbankan secara bergiliran. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan serta keluarga besar Polresta Manado, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan solidaritas.

Dengan mengusung tema nasional Polri yakni Idul Adha meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan kepedulian sosial guna mewujudkan Polri yang presisi, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kepatuhan, serta moralitas di lingkungan kepolisian.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menekankan, semangat berkurban bukan hanya soal berbagi, tetapi juga bentuk konkret kepatuhan kepada ajaran agama dan penguatan moralitas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan menjadi momen reflektif untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Raya Idul Adha Tahun 2025, Bank SulutGo (BSG) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Kesejahteraan (Bapekis) BSG menyerahkan hewan qurban berupa 18 ekor sapi bagi masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan di dampingi Direktur Kepatuhan H. Machmud Turuis, mewakili Direktur Utama BSG Revino M. Pepah,

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat dan para pimpinan Divisi BSG..

Penyerahan bantuan ini menunjukkan komitmen BSG dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Parengkuan menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian BSG kepada masyarakat, khususnya dalam momen Idul Adha yang penuh berkah. “Melalui bantuan hewan qurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulut dan Gorontalo,” ujarnya.

Turuis menambahkan, penyaluran hewan qurban ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi,” jelasnya.

Penyerahan bantuan hewan qurban ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Bank SulutGo dan komunitas di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)