Meimonews.com – Meningkatnya anggaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari tahun ke tahun sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) dalam memperluas akan pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu diapresiasi dan disambut positif Pimpinan Universitas Negeri Manado (Unima).

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita mewakiili Rektor Unima Joseph Philip Kambey kepada Meimonews.com via WhatsApp, Rabu (25/2/2026).

“Kami (Pimpinan Unima) mengapresiasi dan menyambut positif kenaikan anggaran KIP Kuliah yang terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Dengan meningkatnya anggaran ini, tambahnya  memberikan kesempatan lebih banyak bagi anak bangsa mendapatkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi,”

Rektor Unima Joseph Philip Kambey

Humas Kemendiktisaintek, dalam siaran persnya , pekan lalu memaparkan, berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, tren jumlah penerima KIP Kuliah terus meningkat setiap tahun sejak 2020. Tren ini terlihat pada penerima mahasiswa baru maupun total penerima secara keseluruhan, termasuk penerima yang sedang menjalani studi (ongoing).

Pada tahun 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp. 6,5 triliun. Anggaran tersebut terus meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp. 14,9 triliun pada tahun 2025 dengan jumlah sasaran penerima sebanyak 1.044.921 mahasiswa berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran KIP Kuliah berdasarkan DIPA naik menjadi Rp. 15.323.650.458.000 dengan sasaran penerima sebanyak 1.047.221 mahasiswa.

Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto menjelaskan, Kemdiktisaintek terus mengawal program KIP Kuliah agar anggarannya tidak berkurang dan program dapat terlaksana lebih baik lagi.

Ditegaskan, KIP Kuliah merupakan instrumen strategis untuk memastikan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Brain berkomitmen bahwa Kemdiktisaintek akan terus memperluas akses pendidikan melalui program KIP Kuliah yang merupakan “Jembatan Harapan” bagi siswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan studi dan memastikan anak-anak Indonesia yang kurang mampu secara ekonomi namun berprestasi, tetap bisa menempuh dan lulus pendidikan tinggi.

Kemdiktisaintek akan terus memastikan bahwa bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah adalah hak penuh mahasiswa dan perguruan tinggi serta semua pihak lain dilarang melakukan pungutan bagi penerima KIP Kuliah.

Terkait perbedaan distribusi jumlah penerima di perguruan tinggi tertentu, Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek selaku pengelola KIP Kuliah menyampaikan bahwa variasi tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Distribusi kuota KIP Kuliah pada periode 2020–2024 didasarkan pada daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada masing-masing perguruan tinggi.

Skema ini menempatkan kapasitas kampus dan kualitas program studi sebagai dasar pengalokasian kuota, sehingga jumlah penerima di tiap kampus mengikuti kebijakan yang relatif stabil dari tahun ke tahun sehingga persentase jumlah penerima dimasing-masing perguruan tinggi relatif tetap.

Mulai tahun 2025, PPAPT Kemdiktisaintek ditugaskan mengelola program KIP Kuliah. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima, prioritas penerima bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diberikan berdasarkan jumlah pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di masing-masing Perguruan Tinggi Negeri dan telah terdaftar di sistem KIP Kuliah sebelum mengikuti SNBP dan SNBT.

Sedangkan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kuota didistribusikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) berdasarkan berdasarkan daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti.

Dengan kebijakan ini, prioritas penerima KIP Kuliah melekat pada siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lulus seleksi masuk PTN melalui SNBP atau SNBT sehingga secara otomatis akan ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah setelah diverifikasi dan divalidasi oleh perguruan tinggi.

Ini artinya, pemerintah semakin memprioritaskan bagi siswa-siswi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik dan memiliki keterbatasan ekonomi untuk mendapatkan KIP Kuliah.

Selain itu, pemerintah memberi prioritas lebih besar agar mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin bisa kuliah di program studi unggulan, baik di PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.

Setiap kebijakan baru tentu memiliki implikasi dalam implementasinya. Dengan kebijakan baru di tahun 2025, jumlah kuota secara nasional minimal tetap 200 ribu mahasiswa baru. Namun, PTN tidak langsung mendapatkan kuota bagi penerima KIP Kuliah seperti tahun 2020 – 2024.

Jumlah penerima ditentukan oleh berapa banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP atau SNBT.

Oleh karena itu, Kepala PPAPT Kemdiktisaintek, menyampaikan, jika di suatu perguruan tinggi jumlahnya menurun, hal itu bisa terjadi karena banyak siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat atau yang terdata di DTKS atau PPKE maksimum desil 3 yang tidak lulus SNBP atau SNBT, sehingga tidak dapat masuk di kampus tersebut, atau karena proporsi pendaftar dari pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, DTKS dan PPKE memang tidak banyak.

Dengan demikian, penurunan pada satu perguruan tinggi tidak mencerminkan pengurangan kuota secara nasional, tidak pula mencerminkan pengurangan anggaran KIP Kuliah. Hal ini merupakan konsekuensi dari distribusi berbasis data dan hasil seleksi tahun berjalan.

Sebagai contoh nyata, perubahan jumlah penerima pada kampus Universitas Negeri Medan yang pada tahun 2024 hanya menerima sekitar 1.000 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun pada tahun 2025, jumlah siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT lebih dari 3.000 sehingga mendapatkan peningkatan yang sangat besar.

Sebaliknya pada kampus lain seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), pada tahun 2024 menerima kuota sekitar 1.900 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Namun, pada tahun 2025, siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang lulus SNBP dan SNBT di UGM hanya sekitar 708 mahasiswa sehingga terjadi penurunan yang cukup besar.

Penyebab lain hal ini terjadi karena siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar SMA/sederajat, atau terdata di DTKS, atau PPKE maksimal Desil 3 yang mendaftar ke UGM memang tidak banyak.

Kemdiktisaintek selanjutnya telah mendistribusikan kuota tambahan bagi perguruan tinggi seperti UGM yang mengalami penurunan jumlah penerima cukup besar walaupun secara total tidak sama dengan tahun 2024 atau sebelumnya.

Seiring dengan keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah memberlakukan sistem basis data terintegrasi untuk meningkatkan akurasi sasaran bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat termasuk program KIP Kuliah yang masuk dalam kelompok bantuan sosial dalam bidang pendidikan.

Oleh karena itu, mulai tahun 2026, prioritas penerima KIP Kuliah diberikan kepada lulusan SMA/SMK penerima PIP SMA/sederajat dan/atau yang terdata dalam DTSEN yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Untuk PTN, prioritas penerima diberikan kepada siswa yang lolos melalui jalur SNBP dan SNBT.

Penajaman ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar menjangkau calon mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang memiliki potensi akademik baik. Sedangkan untuk PTS, kuota tetap didistribusikan oleh LLDikti didasarkan oleh daya tampung masing-masing program studi berdasarkan akreditasi program studi pada PTS di wilayah kerja LLDikti.

Kemdiktisaintek memastikan bahwa penyaluran KIP Kuliah dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan berbasis data. Evaluasi rutin dilakukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pembiayaan.

Penambahan kuota penerima KIP Kuliah sebagai bagian dari optimalisasi distribusi anggaran terjadi di beberapa perguruan tinggi. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan penyesuaian untuk memastikan program berjalan efektif dan adaptif terhadap kebutuhan.

Sejak pertama kali diluncurkan, KIP Kuliah telah menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan sumber daya manusia Indonesia. Melalui dukungan pembiayaan pendidikan, mahasiswa dapat lebih fokus pada studi dan pengembangan diri tanpa terbebani kendala ekonomi.

Dengan peningkatan anggaran, perluasan sasaran, dan penyempurnaan kebijakan, KIP Kuliah terus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah memastikan akses terhadap pendidikan tinggi tetap terbuka dan semakin luas bagi generasi muda Indonesia di seluruh daerah.

“Kami dari Kemdiktisaintek, mengajak seluruh anak-anak Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu, terutama lulusan SMA/SMK, untuk jangan khawatir meneruskan ke jenjang kuliah, KIP Kuliah akan menjadi sarana untuk anak bangsa meraih masa depan yang lebih baik,” sebut Brian.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas program ini, Kemdiktisaintek membuka secara aktif kanal pengaduan melalu i: Laman: lapor.go.id, Pusat Panggilan Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemdiktisaintek: 126, Email ULT Kemdiktisaintek: [email protected] Whatsapp ULT Kemdiktisaintek: +62851-8606-9126. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Ketua TP PKK Kota Manado Irene Angouw Pinontoan menghadiri Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di Masjid Besar Azissin Kelurahan Malalayanh Satu Barat.

Hadir dalam kegiatan ini yang dilaksanakam, Senin (23/2/2026) ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, sejumlah Kepala SKPD, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kota Manado serta berharap Bulan Suci Ramadan tahun ini membawa keberkahan hingga hari kemenangan tiba.

“Saya berharap setiap hari kita mampu mengendalikan diri dengan niat yang baik dan selalu terkoneksi dengan Sang Pencipta. Puasa adalah ibadah yang hanya kita dan Tuhan yang tahu. Karena itu, mari terus berbuat baik, sebab semua perbuatan kita diketahui oleh Tuhan,” ujarnya,

Walikota juga mengingatkan agar semangat pengendalian diri dan kebiasaan berbuat baik tidak hanya dijaga selama bulan Ramadan, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga lewat doa dan ibadah puasa di bulan suci ini, kita semua dihindarkan dari hal-hal buruk dan diberi kekuatan untuk terus menebar kebaikan,” sebut mantan Ketua DPRD Sulut ini. (elka)

Meimonews.com – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintasinstansi, Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Oktovian Berty Alexander Sompie melaksanakan kunjungan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara Hendrik Pagiling, Senin (23/2/2026).

Turut hadir Rektor Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado P. Gregorius Hertanto Dwi Wibowo MSC.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari perlindungan kekayaan intelektual hingga penguatan bantuan hukum bagi masyarakat.

Sinergi ini adalah langkah nyata Unsrat untuk memastikan bahwa inovasi dari kampus tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi terlindungi secara hukum dan bermanfaat bagi pembangunan daerah. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) pimpinan Rektor Joseph Philip Kambey melalui Panitia Penerimaan Mahasiswa (PMB) Tahun 2026 bagikan jadual penting Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur UTBK (UjiannTertulis Berbasis Komputer)-SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes).

Dalam percakapan dengan Meimonews.com, di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026), Ketua Panitia PMB Tahun 2026 Unima Hendro M. Sumual (Dekan Fakultas Teknik/Fatek) menjelaskan, ada enam jadual penting Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026.

Pertama, Registrasi akun SNPMB siswa; kedua, Pendaftaran UTBK-SNBT; ketiga, Pembayaran biaya UTBK; keempat, Pelaksanaan UTBK; kelima, Pengumuman hasil UTBK; dan keenam, Masa unduh sertifikat UTBK.

Dihubungi terpisah, Sekretatis Panitia PMB Tahun 2026 Unima Vivi Winny Saroinsong menguraikan, untuk jadual penting pertama, berlaku 12 Januari – 7 April. Kedua, 25 Maret – 7 April. Ketiga, 25 Maret – 8 April. Keempat, 21 – 30 April. Kelima, 25 Mei. Keenam, 2 Juni – 31 Juli 2026.

Ketua Panitia PMB Unima Tahun 2026 Hendro M. Sumual dan Sekretaris PMB Unima Tahun 2026 Vivi Winny Saroinsong

“Ada 68 prodi (program studi) yang tersedia untuk penerimaan Maba Unima yang ada di 7 fakultas, dan 1 pascasarjana,” ujar Karo Vivi, sapaan akrab Kepala Biro (Karo) Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (PKSHM) Unima ini.

FIPP (Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi) 7 prodi yakni S1 Pendidilan Guru Sekolah Dasar (S,Pd), S1 Pendidikan Psikologi (S.Psi), S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (S.Pd), S1 Pendidikan Luar Sekolah (S.Pd), S1 Pendidikan Khusus (S,Pd), S1 Bimbingan Komseling, dan S2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (M,Pd)

FIKKM (Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat) 7 prodi yakni S1 Ilmu Keolahragaan (S.Or), S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S.Pd) S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (S.Pd), serta S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (SKM)

FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) 4 prodi yakni S1 Manajemen (SE) S1 Ilmu Ekonomi (SE), S1 Pendidikan Ekonomi (S,Pd), S1 Akuntansi (S.Ak), dan D3 Manajemen Pemasaran (A.Md).

FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) 8 prodi yakni S1 Bahasa dan Sastra Inggris (SS), S1 Pendidikan Bahasa Inggris (S.Pd), S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S.Pd), S1 Pendidikan Bahasa Jepang (S.Pd), S1 Pendidikan Bahasa Prancis (S.Pd) S1 Pendidikan Bahasa Jerman (S.Pd), S1 Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S.Pd), serta S1 Pendidikan Seni Rupa (S.Pd).

Fatek (Fakultas Teknik) 9 prodi yakni S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S.Pd), S1 Pendidikan Teknik Elektro (S.Pd), S1 Pendidikan Teknik Mesin (S.Pd), S1 Teknik Bangunan (S.Pd), S1 Pendidikan Teknologi, Informatika dan Komunikasi (S.Pd), Teknik Sipil (ST), S1 Teknik Mesin (ST), S1 Teknik Informatika (S.Kom), serta S1 Teknik Arsitektur (ST).

FMIPAK (Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian) 14 prodi yakni S1 Pendidikan Kimia (S.Pd), S1 Kimia (S.Si), S1 Pendidikan Biologi (S.Pd), S1 Biologi (S.Si), S1 Pendidikan Fisika (S.Pd), S1 Fisika (S.Si), S1 Pendidikan Matematika (S.Pd), S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (S.Pd), S1 Ilmu Lingkungan (S.L), S1 Geofisika (S.Gf), S2 Ilmu Kimia (M.Si), S2 Biologi (M.Si), S3 Biologi (Dr), serta S3 Kimia (Dr).

FISH (Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) 11 prodi yakni S1 Pendidikan Geografi (S.Pd), S1 Geografi (S.Geo), S1 Ilmu Administrasi Negara (SAP), S1 Pendidikan Sosiologi (S Pd), S1 Ilmu Hukum (SH), S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (S.Pd), S1 Pendidikan Sejarah (S.Pd), S1 Pendidikan Pamcasila dan Kewarganegaraan (S.Pd), S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (M.Pd), S2 Administrasi Negara (MAP), serta S3 Administrasi Negara (Dr).

Pascasarjana 11 prodi yakni S2 Manajemen Pendidikan (M.Pd), S2 Pendidikan Olahraga (M.Pd), S2 Pendidikan Bahasa Inggris (M.Pd), S2 Pendidikan Bahasa Indonesia (M.Pd), S2 Pendidilan Ekonomi (M.Pd) S2 Pendidikan Teknolpgi dan Kejuruan (M.Pd), S2 Hukum (MH), S2 Pendidikan Matematika (M.Pd), S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (M.Pd), S2 Biokewirausahaan (M.Bio K) serta S3 Manajemen Kependidikan (Dr).

Baik Hendro maupun Karo Vivi berharap, para siswa SMA/SMK/sederajat memanfaatkan kesempatan untuk menjadi mahasiswa Unima yang kini berakreditasi Unggul lewat jalur penerimaan mahasiswa baru yang ada. (FA)

Meimonews.com – Mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan penuh makna, Polresta Manado menggelar Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan bakti sosial serta buka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan Sitti Khadijah, Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan lembaga kepolisian Resort Manado pimpinan Kombes Pol. Idham Halid ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kehadiran personil Polresta Manado disambut dengan penuh sukacita oleh anak-anak panti asuhan (PA) yang tampak bahagia dapat berbuka puasa bersama serta merasakan perhatian dan kepedulian dari jajaran kepolisian.

Selain berbuka puasa bersama, tim Polresta Manado juga menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak panti asuhan, dengan harapan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat serta menambah kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan, kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polresta Manado kepada masyarakat. “Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan serta mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Ia berharap, kehadiran Polri dapat dirasakan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat bagi masyarakat.

Menurutnya, momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat personil Polresta Manado dan anak-anak panti duduk bersama menunggu waktu berbuka puasa, saling berbincang dan berbagi cerita dalam nuansa penuh keakraban.

“Melalui kegiatan ini, Polresta Manado berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan kemanusiaan dapat terus terjalin, sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Manado, khususnya selama bulan suci Ramadhan,” sebut Iptu Agus. (AF)

Meimonews.com – Bentuk komitmen terhadap program percepatan penurunan stunting (PPS), Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Gorontalo Diano Tino Tandaju menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga beresiko stunting.

Ada dua keluarga beresiko stunting di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) yang diberikan bansos pada Jumat (20/2/2026).

Kepada Meimonews.com, lewat WhatsApp, Sabtu (21/2/2026), Tandaju menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas intervensi pencegahan stunting melalui dukungan langsung kepada keluarga yang membutuhkan.

Saat menyerahkan bansos, Tandaju menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan rutin tumbuh kembang anak guna memastikan anak terhindar dari risiko stunting.

Keluarga penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya demi kesehatan dan masa depan anak-anak mereka. (lex)

Meimonews.com – RSUP Kandou berkolaborasi dengan Yayasan Humanis Insani Indonesia (HATI) menggelar Bakti Sosial di Aula Klinik Kesehatan SMK Negeri 1 Tondano, baru-baru.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kasih, Solidaritas Nusantara Bagi Sesama ini dirangkaikan dengan pembagian paket sembako serta layanan pengobatan gratis bagi 100 lanjut usia (lansia).

Aksi ini menjadi wujud kepedulian sosial untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di momen Hari Kasih Sayang (Valentine Day).

Sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara, RSUP Kandou menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi guna memberikan pelayanan kesehatan dalam baksos tersebut.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemberian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyediaan alat kesehatan habis pakai yang dibutuhkan dalam pelayanan.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Starry Hamenta Rampengan turut hadir dan turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Dirut menyapa para lansia, memantau jalannya pelayanan kesehatan, serta memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan optimal dan humanis.

Dirut menyatakan bahwa keterlibatan RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas akses layanan kesehatan (yankes), khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama HATI Indonesia dan komunitas lokal. Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ketua Wanita Ne Toudano Patris Rumbayan menegaskan, organisasinya hadir sebagai wadah untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan semangat berbagi.

“Kami percaya bahwa gerakan sosial yang lahir dari ketulusan hati akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bersama rakyat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, RSUP Kandou dan HATI Indonesia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh, serta akses pelayanan kesehatan yang bermutu dapat semakin dirasakan masyarakat hingga ke daerah. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Manado Town Square (Mantos) yang diadakan di Mantos 3, Rabu (18/2/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas ESDM Sulut Fransiscus Maindoka, General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado Noviyanti Mongkau, Manager PLN UP3 Manado Revi Aldrian, Direktur Operasional Manado Town Square Rudy Wijaya, serta undangan lainnya.

Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia.

SPKLU berdaya 120 kW kini tersedia di area parkir Manado Town Square dengan dua slot pengisian.

Fasilitas ini diharapkan tidak hanya melayani pengguna kendaraan listrik yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan dukungan terhadap kehadiran SPKLU di Manado Town Square dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kota Manado, khususnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ke depannya. (elka)

Meimonews.com -Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBP/SNBT/BP2 dan Workshop Penulisan Karya Ilmiah Bidang Akademik.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, pimpinan Senat Unima, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Ketua UPA, Ketua dan Sekretaris Panitia PMB Unima (Hendro Sumual/Dekan Fatek dan Vivi Winny Saroinsong/Karo PKHM Unima) serta para puluhan kepala SMA/SMK/Sederajat negeri dan swasta se-Sulut.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unima, Tondano, Kamis (19/2/2026) yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 Unima Donal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey ini menampilkan dua pembicara penting.

Pembicara pertama adalah Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dikda Sulut Bravo Turang dan pembicara kedua adalah Dekan Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FIPAK) Jeremia Mokosuli.

Sebelum penyampaian materi, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unima Hendro Sumual menyampaikan beberapa hal terkait penerimaan Mahasiswa Baru Unima Tahun Akademik 2026/2027.

Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru juga berkesempatan menyampaikan beberapa hal penting.

Dijelaskan, momen sosialisasi dan penerimaan mahasiswa baru yang ditandai dengan kehadiran para Kepala Sekolah dari SMA/SMK terkemuka di Sulut merupakan momen kebeŕsamaan dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk memperoleh calon mahasiswa yang berkualitas sekaligus memperkuat lulusan.

Selain itu, merancang kerjasama untuk meningkatkan kompetensi guru dan melahirkan program-program yang berdampak pada naiknya angka keberhasilan dalam TKA tiap sekolah.

“Di sisi lain ini, adalah moment of memory, nostalgia para kepsek yang sebagian besar alumni untuk meniti kembali jalan kenangan selama menimba ilmu di Unima atau IKIP, sekaligus kerinduan berkontribusi bagi almamater tercinta,” ujar Warek Bidang Akadenik ini.

Turang dalam pemaparan materinya yang dimoderatori Christin Pajow dan pemandu Marcia Imelda Watulingas menjelaskan soal Diagnosa TKA dan Penguatan Praktik Pembelajaran : Langkah Nyata Meningkatkan IPM Sulawesi Utara.

Di akhir pemaparan materinya, Turang memaparkan tiga poin kesimpulannya. Pertama, dalam konteks peningkatan kualitas SDM, hasil tes kemampuan akademik (TKA) menjadi instrumen penting untuk memotret kualitas yang sebenarnya.

Berdasarkan hasil TKA yang kjta lihat, pencapaian akademik yang baik pada tingkat sekolah menengah merupakan fondasi yang menentukan sejauh mana siswa survive di pendidikan lebih tinggi.

Kedua, dalam konteks IPM Sulut, khususnya dimensi pendidikan, peningkatan tidak hanya ditentukan oleh lama sekolah tetapi oleh kualitas kompetensi yang diperoleh selama bersekolah.

HLS 12,98 menunjukkan peluang yang beaar. Namun, peluang itu hanya akan berdampak jika diikuti dengan mutu pembelajaran yang konsisten dan terukur.

Ketiga, kepala sekolah tidak boleh lagi hanya fokus pada target administratif agar siswa sekadar lulus dan menerima ijasah. Lebih dari itu, ada tanggung jawab untuk memastikan bahwa lulusan kita benar-benar memiliki kompetensi yang layak dan motivasi kuat untuk melanjutkan pendidikan ke oerguruan tinggi.

Mokosuli memaparkan materi Analisis bibliometrik potensi pengembangan guru SMA, penulisan karya ilmiah guru dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penjenjangan karier.

Di akhir pemaparannya, Mokosuli membagikan pemdapatnya tentang langkah guru. Ada lima tahap yakni tahap pertama, pemilihan topik; tahap kedua, persiapan metodologis; tahap ketiga, pelaksanaan; tahap keempat, analisis dan penulisan; serta tahap kelima, publikasi.

Di sesi tanya-jawab, Ketua Senat Unima Herry Sumual dan Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra Massie memanfaatkan sesi tersebut dengan memberikan masukkan dan pertanyaan. (FA)

Meimonews.com – Bersamaan dengan momen Hari Valentine Tahun 2026, RSUP Kandou menggelar peringatan Hari Kanker Anak Sedunia Tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati mewakili Direktur Utama Starry Homenta Rampengan ini diadakan di Ruang Perawatan Estella, baru-baru.

Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia ini menjadi wujud komitmen RSUP Kandou dalam memberikan dukungan tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dukungan moral dan emosional bagi pasien dan keluarga, sehingga mereka tidak merasa sendiri dalam perjuangan melawan kanker.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Yune bersama jajaran manajemen membagikan bunga bagi masyarakat dan cokelat kepada pasien anak yang tengah menjalani perawatan di Ruang Estella.

Senyum dan keceriaan tampak menghiasi wajah anak-anak yang menerima perhatian dan kasih sayang tersebut.

“Saat ini, kita merayakan Hari Kanker Anak Sedunia, sekaligus memperingati Hari Kasih Sayang (Valentine). Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menebarkan cinta, perhatian, dan semangat bagi anak-anak hebat yang sedang berjuang melawan kanker,” ujar Yune.

Sebagai Direksi RSUP Kandou, Yune mengajak seluruh pihak untuk mendoakan anak-anak yang tengah menjalani pengobatan agar diberikan kekuatan, kesehatan, serta kesembuhan.

“Kiranya anak-anak dan keluarga senantiasa diberi kesehatan, kesembuhan, semangat, dan harapan dalam setiap proses pengobatan yang dijalani,” ujarnya.

Yune turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dokter, perawat, serta tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah berdedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien anak penderita kanker. (Fer)