Meimonews.com – Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi sumberdaya alam (SDA) yang melimpah dari sektor pertanian, perkebunsn, perikanan kelautan, pertambangan dan pariwisata.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan sumberdaya manusia (SDM) guna mengelola potensi yang dimiliki untuk kemajuan Sulut ke depan. Makanya, para akademisi Universitas Negeri Manado (Unima) ditantang untuk berkolaborasi dalam beberapa hal.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ketika menjadi salah satu narasumber Rapat Kerja (Raker) Unima di Aula Training Center Unima, Kamis (21/8/2025).

Dalam hal pengelolaan SDA tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sudah memasukkan arah kebijakan pembangunannya dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Daerah (RPJMP) Sulut tahun 2025-2030, yang saat ini sementara berproses.

Dikemukakan, RTRW di daerah ini sudah terlalu lama (sekian puluh tahun) tidak diubah, walau telah banyak yang berubah di lapangan. Yang tadinya sawah telah menjadi tempat hunian/pemukiman, pasar, jalan dan lain sebagainya.

Pemprov Sulut telah berjuang untuk sesegera RTRW ini diubah, disinkronisasikan dari bawah sampai dengan pusat. Berangkat dari RTRW ini, Sulawesi Utara ke depan mau jadi apa ? Kita bikin apa Sulut ini ?

“Kalau kita tidak berpedoman pada RTRW maka Sulut akan tertinggal terus. Mengapa ? Investor malas mau datang karena tidak ada kepastian hukum (di daerah yang akan didatangi – Red). Jangan sampai ketika membangun investasi akan dikomplain karena tidak sesuai dengan RTRW,” ujar Gubernur pada kegiatsn yang dipandu Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana.

Maka, sambung mantan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Keamanan Cyber dan Informatika ini RTRW sangat penting sekali sehingga ia berharap agar prosesnya cepat tuntas.

Disebutkan, tanggal 28 finalisasi di Kementerian ATR di level pusat dan di Sulut sedang dalam proses finalisasi dengan DPRD Sulut dan Pusat. Karena ini akan menjadi dasar kita menyusun RPJMP selama lima tahun.

“Bila RTRW belum selesai maka RPJMP tidak sah. Karena dasar hukum RPJMP pembangunsn Sulut berdasar pada RTRW,” tandas mantan Danrem 171 Papua Barat dan Kabinda Kepulauan Riau.

Khusus bidang pertambangan, Gubernur mengungkapkan, Sulawes Utara menurut infornasi akan mendapat 30 blok. Kalau 1 blok 100 hektar maka 30 blok mendapat 3000 hektar. Kalau 3000 hektar kita kelola dengan baik maka ini dasyat.

Ini, menurut Gubernur, peluang bagi perguruan tinggi khususnya Unima untuk mendapat peluang ikut betkontribusi. Unima, khususnya dosen-dosen ditantang untuk berkontribusi secara langsung. Banyak lapangan pekerjaan di Sulawesi Utara.

Perguruan tinggi termasuk Unima diajak untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Para akademisi diajak untuk saling share, memback-up, saling memberikan masukkan.

Menurutnya, tugas dosen adalah menyiapkan mahasiswa yang siap bekerja. Tugas Pemeruntah adalah menyediakan lapangan pekerjaanya. Ini pembagian tugas yang fair.

Ditegaskan, banyak ruang bisa dikerjasamakan. Kolabirasi itu tidak saja hanya di bidang pertambangan. Ada bidang-bidang lain juga.

Di bidang pendidikan, karena guru-guru kurang, diminta untuk berkolabirasi. Banyak guru-guru yang sudah pensiun. Semalam saya menandatangani SK guru-guru yang pensiun. Pertanyaannya, bagaiamana menggantinya ?

“Mari Unina bersana- sama derngan Pemerintah Daerah, berkolaborasi terkaut dengan sumberdaya alam kita,” ujarnya seraya menyebut potensi-potensi tersebut di hadapan hampir 300 peserta pada kegiatan yang diketuai Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2).

Potensi ini yang kita miliki, yang bisa nenciptakan lapangan pekerjaan. Banyak lahan-lahan tidur, seperti di KEK, yang bila dimanfaatkan seperti menaman jagung maka bisa menghasilkan angka yang cukup besar. Miliaran.

SDA ada tinggal bagaimana SDMnya ? Para akademisi termasuk yang ada di Unima diharapkan berkolaborasi untuk itu Jangan lulus dari PT tapi tidak siap pakai.

Kolaborasi pemerintah dengan akademisi ini, menurut Wadan Group 1 Kopassus dan Waas Intel Kopassus ini, sangat dibutuhkan.

Gubernur membuka ruang untuk berkolaborasi, berdiskusi, bisa menghasilkan ide-ide kreatif dari para akademisi perguruan tinggi di Sulut khususnya Unima di mana ia adalah Ketua Dewan Penyantun.

Diketahui (Baca : Buka Raker Unima, Irjen Kemdiktisaintek :Unima Memiliki Peran Penting sebagai Lokomotif Transformasi PT di Kawasan Timur Indonesia), Raker Unima yang dibuka pelaksanaanya oleh Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ini menampilkan beberapa narasumber, selain Gubernur Sulut.

Mereka adalah Irien Kemdiktisaintek, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Johnny Suak. (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) turutserta dalam acara puncak Hari Indonesia Menabung yang diadakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (20/8/2025).

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung inklusi keuangan, BSG melakukan pembukaan rekening secara simbolis kepada seorang anak penyandang disabilitas serta secara simbolis membuka rekening Bohusami Young untuk para mahasiswa Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado.

Langkah ini menunjukkan fokus BSG untuk menjangkau semua lapisan masyarakat dan mendorong generasi muda untuk mulai menabung.

BSG juga memberikan dukungan penuh berupa suvenir kepada seluruh pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangka Hari Indonesia Menabung.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Indonesia Menabung ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya budaya menabung sejak dini.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala OJK SulutGoMalut Robert Sianipar, yang menekankan peran penting menabung dalam menciptakan ketahanan finansial.

Sambutan berikutnya disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut Reza AW Dotulong, mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang mengungkapkan apresiasinya atas kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perbankan, dalam mendukung gerakan menabung nasional.

Diketahui, BSG mencatat pertumbuhan positif untuk produk tabungan Bohusami Young per 1 Juli hingga 18 Agustus 2025, tabungan ini berhasil mencatat 655 pembukaan rekening baru di wilayah Sulut dengan total nominal mencapai Rp. 455.618.860.

Data ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelajar dan mahasiswa terhadap produk tabungan khusus yang ditawarkan oleh BSG. (Afer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin Rapat Terbatas (Ratas) bersama Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan se-Kecamatan Tuminting di Ruang Tolu, Kantor Walikota Manado, Rabu (20/8/2025).

Rapat yang turut dihadiri Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, para Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya ini dilaksanakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang rapi dan berbasis data. Rapat seperti ini ke depannya juga akan diadakan untuk seluruh kecamatan.

Dalam arahannya, Walikota menegaskan bahwa seluruh Ketua Lingkungan harus benar-benar menguasai wilayahnya serta memastikan pendataan dilakukan secara akurat dan berkesinambungan.

“Ketua Lingkungan itu harus menguasai wilayahnya. Jangan sampai ada kejadian, tetapi tidak tercatat dalam data. Warga meninggal, ada kriminalitas, hingga miskin ekstrem harus diketahui dan didata dengan baik,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta para Ketua Lingkungan melakukan sensus rutin, memperbarui data secara berkala, serta mencatat berbagai informasi penting seperti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU), keberadaan tokoh masyarakat, hingga potensi masalah sosial di wilayah masing-masing.

Selain memberikan arahan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berdialog langsung dengan para Ketua Lingkungan sembari melakukan pengecekan data.

“Intinya, data harus diinput dengan benar agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat berdasarkan informasi yang jelas,” sebutnya.

Walikota berharap adanya kedisiplinan dan kesadaran, karena pembangunan yang baik hanya dapat terwujud dengan dukungan data yang lengkap dan valid. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik Anggota Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat di Aula Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (20/8/2025).

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan pimpinan/tokoh agama dari mereka yang dilantik.

Pelantikan ini berdasarkan nomenklatur baru sesuai Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) No. 5 Tahun 2025.

Perubahan nomenklatur ini, menurut Rektor Unsrat, adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola universitas, dari semula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik kini menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Perubahan ini, tambahnya saat memberikan sambutan, menjadi penegasan akan pentingnya pengembangan dua bidang ilmu yang sama-sama strategis dalam menjawab tantangan bangsa.

Dikemukakan, Senat Fakultas memegang peran penting sebagai organ normatif dalam menjaga martabat akademik di fakultas. Karena itu, dipercaya Anggota Senat yang dilantik ini akan menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi tinggi.

“Mari bersama- sama membangun Universitas Sam Ratulangi yang unggul, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyraakat, bangsa dan negara,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Tim Jurusan Farnasi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado menggelar Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) di Kelurahan Marawas, Minahasa, Rabu (16/8/)2025).

Kegiatan pengabmas ini merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh institusi pendidikan tinggi.

Poltekes Kemenkes Manado sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang ada di Sulawesi Utara mewujudkan salah satu misinya yaitu menyelenggarakan pengabmas yang berdasarkan penelitian untuk kesejahteraan masyarakat, yang dilaksanakan secara rutin.

Kegiatan pengbmas kali ini dilaksanakan di salah satu rumah warga di Lingkungan 2 dengan tema Pelatihan Pengolahan Jahe Merah dan Kulit Buah Naga Menjadi Permen Jelly Sebagai Alternatif Pengobatan Penyakit Degeneratif.

Hadir pada kegiatan ini, Lurah Marawas Ronny V. Kiroyan dan jajarannya, Tim Pengabmas Jurusan Farmasi (dosen dan mahasiswa), serta sasaran masyarakat yaitu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Lurah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang dilaksanakan karena selain belum ada kegiatan serupa yang dilaksanakan di Kelurahan Marawas.

Kegiatan ini juga, menurutnya, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat belajar bersama lewat pelatihan yang diberikan dalam memanfaatkan tanaman bahan alam yang ada di sekitar pekarangan rumah yang berguna bagi kesehatan.

Disampaikan juga melalui kegiatan ini menjadi bekal bagi ibu-ibu dalam meningkatkan penghasilan keluarga karena dapat dikembangkan menjadi potensi usaha.

Diharapkan kedepannya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan.

Lurah menyampaikan terima kasih kepada Tim Pengabmas Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado yang diketuai Rilyn N. Maramis bersama anggota yakni Elvie R. Rindengan dan Nurningsih E. Suleman serta para mahasiswa.

Mewakili Poltekkes Kemenkes Manado Jurusan Farmasi sambutan disampaikan oleh Ketua SPI Poltekkes Kemenkes Manado Elisabeth N. Barung.

Pelaksanaan kegiatan pengabmas dimulai dengan pemaparan materi pelatihan oleh Ketua Tim Pengabmas dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan sediaan permen jelly dari sari jahe merah dan sari kulit buah naga.

Masyarakat sangat antusias dan ikut terlibat dalam proses pembuatan permen jelly karena praktis dan mudah dibuat. Hasil yang diperoleh dari praktek pembuatan permen jelly dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Tim Pengabmas juga menyerahkan peralatan pembuatan permen jelly kepada pemerintah setempat untuk dapat digunakan oleh kelompok PKK.

Respon masyarakat terkait kegiatan yang dilaksanakan, mereka menyambut positif kegiatan pengabdian masyarakat ini karena menilai manfaat yang diberikan sangat besar dan dapat diaplikasikan secara mandiri.

Harapan masyarakat kedepan, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan obat alami yang berguna bagi kesehatan. (lex)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umun Pusat RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou Manado menggelar Workshop Peningjatan Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Pemenuhan Standar Akreditasi di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi rumah sakit, Selasa (19/8/2025).

Sebanyak 150 tenaga kesehatan dan pegawai administrasi dari berbagai unit di RSUP Kandou mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS Kandou Manado Yune Laukati selaku Plh. Dirut RSUP Kandou.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUP Kandou dapat semakin solid dalam membangun budaya keselamatan pasien demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih bermutu dan terpercaya bagi masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Laukati menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, aman, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sulawesi Utara dan sekitarnya, sebutnya, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya efektif, tetapi juga bebas dari risiko yang dapat dicegah.

“Peningkatan mutu dan keselamatan pasien bukan sekadar kewajiban administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi adalah panggilan moral dan profesional kita,” ujarnya.

Ditegaskan, prinsip patient safety harus menjadi budaya bersama di RSUP Kandou, di mana setiap tenaga medis hingga staf penunjang memiliki kepedulian yang sama untuk mencegah insiden, melaporkan masalah, serta melakukan perbaikan berkelanjutan.

‎Workshop ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman standar mutu dan keselamatan pasien sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan standar internasional, mengidentifikasi potensi risiko serta strategi pencegahan insiden, sekaligus mengembangkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien.

Salah satu peserta workshop, perawat di Instalasi Rawat Inap RSUP Kandou, mengaku kegiatan ini memberi banyak wawasan baru.

“Materi workshop sangat relevan dengan tantangan sehari-hari di lapangan. Kami jadi lebih paham bagaimana mengenali risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan. Harapannya, pelayanan kepada pasien bisa semakin aman dan berkualitas,” ujarnya.‎ (Fer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di halaman kantor pusat Unima, Tondano, Minggu (17/8/2025).

Dalam upacara yang diikuti pimpinan dan staf, ASN/PPPK/THL dan perwakilan mahasiswa ini beberapa dosen dan pegawai diserahkan Satyalencana sebagai bentuk apresiasi/penghargaab atas pengabdian/dedikasi mereka.

Upacara yang diwarnai pakaian adat nusantara oleh peserta upacara ini dipimpin Wakil Rektor 2 Unima Ronal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Philip Joseph Kambey (yang menghadiri upacara sejenis yang diselenggarakan Pemprov Sulut di Kantor Gubernur, Jln. 17 Agustus Manado).

Dalam sambutannya, Warek (Wakil Rektor) 2 mengungkapkan hal-hal penting yang dilakukan Rektor terkait kemajuan Unima.

Rektor, menurut Ratu, dalam diam banyak memperbaiki sistem tatakelola di Universitas Negeri Manado yakni tatakelola di bidang akademik, keuangan dan perencanaan dan kemahasiswaan.

Sehingga tatakelola keuangan di Unima berjalan dengan baik dapat membayar gaji, tunjangan serdos, guru besar dan tukin dapat dibayar tepat waktu.

Yang terakhir, sebutnya, berkat lobi Rektor, Unima dapat penugasan pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian. (FA)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Walikota dan Wakil Walikota (Wawali)  Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, Sabtu (16/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, jajaran Forkopimda Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya

Dalam ziarah nasional di mana Walikota bertindak sebagai Inspektur Upacara ini diwarnai dengan mengheningkan cipta, peletakkan karangan bunga dan doa bersama.

Prosesi ziarah berlanjut dengan tabur bunga, foto bersama, serta penandatanganan buku tamu.

Bagi Walikota, ziarah ini merupakan momentum penting untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga persatuan dalam mengisi kemerdekaan. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Sosialisasi Kebijakan Akreditas BAN-PT (Badan Ankreditasi Nasional Perguruan Tinggi), Jumat (15/8/2025).

Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring dan luring dari Aula Lantai 4 Rektorat Unsrat ini diikuti ratusan peserta baik dari lingkungan Unsrat termasuk Dekan-dekan maupun perwakilan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Sulut.

Tampil sebagai narasumber adalah Muhammad Isman Yusuf dan Bambang Suryoatmono dari BAN-PT sementara ucapan selamat datang dan kata penutup oleh Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Montolalu mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT Imam Buchori memberikan sambutan dan yang membuka kegiatan adalah Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak.

Berbagai problematika yang dialami perguruan tinggi yang penyebabnya bukan dari perguruan tinggi tersebut diungkapkan peserta kepada narasumber. Diberikan pula masukkan terkait dengan permasalahan yang ada serta sejumlah pertanyaan disampaikan untuk mendapat respons.

Karo Perencanaan Kerjasama dan Humas Unima Vivi W. Saroinsong saat memanfaatkan sesi dialog

Poin-poin tertentu langsung diberikan tanggapan termasuk menjawab pertanyaan yang membutuhkan jawaban langsung, ada yang harus diperdalam, ada yang membutuhkan waktu untuk mengecek datanya.

Rino Rogi, perwakilan Fakultas Pertanian Unsrat mengajukan beberapa pertanyaan saat sesi dialog

Dengan adanya sosialisasi ini maka ada satu pemahaman dan sikap bersama untuk ditindaklanjuti terkait ada kebijakan baru akreditasi.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Montolalu (mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie) ketika memberikan ucapan selamat datang

Wakil Rektor 2 Unsrat berterima kasih kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini serta para narasumber dari BAN-PT serta dari LLDIKTI Wilayah XVI. (FA)

Meimonews.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Manado tahun 2025 dikukuhkan dalam suatu upacara di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (14/8/2025).

Bertindak swbagai pembina upacara yang dihadiri Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, Forkopimda Kota Manado, Asisten II Atto Bulo, Kepala SKPD, pelatih, kepala sekolah, serta orangtua anggota Paskibraka.adalah Walikota Manado Andrei Angouw.

Dalam sambutannya, Wakikota mengingatkan pentingnya memaknai kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan, serta mendorong generasi muda menjadi ‘petarung’ untuk kebaikan.

“Terapkan nilai-nilai agama, wujudkan Indonesia yang adil dan beradab, serta junjung tinggi persatuan. Ingat, demokrasi tanpa kebijaksanaan adalah anarki,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DORD Sulut ini menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah lolos seleksi.

“Kalian adalah pilihan dari yang terbaik. Tugas ini akan melekat pada diri kalian seumur hidup. Jadilah teladan bagi teman-teman kalian,” ujarnya.

Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan, mengheningkan cipta, pembacaan naskah pengukuhan, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Putera Indonesia secara serentak oleh seluruh anggota Paskibraka.

Setelah pernyataan pengukuhan oleh Pembina Upacara, dilakukan penyematan lencana secara simbolis oleh Wali Kota, diikuti oleh orang tua. (elka)