Meimonews.com – Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting St. Theresia Stasi Benedictus Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen menggelar Signum Fidei Community Service (aksi nyata atau pengabdian yang dilakukan sebagai perwujudan iman).

Kegiatan yang diadakan di kompleks gedung gereja stasi yang sementara dalam pembangunan, Sabtu (28/2/2026) ini didukung Kaum Ibu Katolik (KIK) Sta. Beatrice Da Silva yang diketuai Conny Wewengkang dan Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Petrus Stasi Benedictus yang diketuai John Mangundap dan diikuti ratusan umat stasi.

Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud nyata implementasi semangat Aksi Piasa Pembangunan (APP) tahun 2026 ini berbentuk pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian bibit pohon dan buah gratis.

Hadir pada acara pembukaan di antaranya Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Noldy Karamoy Pr, Pastor Rekan Pastor Siprianus Moto Pr, Ketua WKRI Sta. Theresia Steify Mariane Sepang dan Koordinator Signum Fidei Indonesia Unika De La Salle Manado Noula Josefine Mokorimban, Ketua Stasi Maria Sengkey serta pengurus KIK dan KBK Stasi Benedictus.

Turut melihat pelaksanaan kegiatan ini Rektor Seminari St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Umat terlihat berbondong-bondong ke lokasi ketika mendapat/memgetahui adanya informasi adanya kegiatan ini. Sejumlah orang lanjut usia (lansia) kendatipun berjalan tertatih-tatih antusias ingin memanfaatkan kesempatan ini.

Demikian pula, banyak umat/warga yang ingin mendapatkam bibit pohon dan buah berdatangan untuk mendapatkannya karena gratis.

Pemeriksaan kesehatan di antaranya pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat, mata dan fisioterpi.

Bibit yang diberikan, yang diserahkan secara simbolis oleh Pastor Moto, adalah advokat, pala, sirsak, mahoni, rambutan, kopi, jabon putih, kemiri, aren dan pala.

Kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Pastor Karamoy mengapresiasi kegiatan yang diadakan di momen Prapaskah ini dan berterima kasih kepada Pimpinan Unika De La Salle Manado dan Pimpinan WKRI Ranting Sta. Theresia serta pimpinan organisasi yang mendukung kegiatan ini

“Saya senang dan bersyukur atas pelaksanaan kegatan ini yakni pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian bibit pohon dan buah secara gratis,” ujarnya.

Pelaksanaan fisioterapi sangat bermafaat karena langsung dirasakan dan terlihat hasilnya. “Saya merasakan langsung manfaat kegiatan fisioterapi ini karena difisioterapi oleh terapis profesional,” ujar Pastor Karamoy.

Pemberian bibit pohon dan buah gratis ini, menurutnya, akan memiliki dampak positif bagi kelestarian lingkungan, sejalan dengan ensiklik Laudato Si’ (Terpujilah Engkau).

Diketahui, Laodato Si adalah ensiklik kedua Paus Fransiskus yang diterbitkan pada 2015, berfokus pada ekologi integral dan kepedulian terhadap bumi sebagai “rumah kita bersama”.

Dokumen ini mengkritik konsumerisme, pembangunan merusak, serta mengajak “pertobatan ekologis” global untuk mengatasi perubahan iklim.

Yuke Keles, salah satu penerima manfaat pemeriksaan kesehatan gratis yang tinggal di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Bagus. Senang. Terima kasih karena saya bisa mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Ada dapa kacamata gratis juga,” ujarnya kepada Meimomews.com, usai pemeriksaan.

Hal senada disampaikan Olwin Pongai, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang memanfaatkan kesempatan untuk fisioterapi.

“Setelah tangan saya diterapi, kebas-kebas tangan saya mulai hilangm Jari-jari tangan saya mulai bergerak lancar. Mulai terasa enak,” ujarnya.

Toni Lepar, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang menerima bibit gratis senan dan berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Terima kasih atas pemberian bibir gratis ini,” ujarnya. (lex)

Meimonews,com – Komitmen Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dalam memastikan pelayanan prima kembali terlihat pada Jumat (27/2/2026).

Di dampingi Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta pejabat terkait, Dirut dari ordo Dipteraturun langsung memantau pelayanan di sejumlah unit, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga bagian pelayanan penunjang.

Dalam agenda tersebut, Dirut melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Ia tidak hanya meninjau kondisi pasien, tetapi juga memberikan edukasi terkait pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

Bahkan, Dirut turut mewawancarai pasien secara langsung untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Interaksi aktif juga dilakukan bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien.

Dirut menggali informasi terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, Dirut turut mengecek sistem rujukan rumah sakit guna memastikan alur rujukan berjalan optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan, ” ujarnya.

Di IGD, Dirut menanyakan secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Perhatian Dirut juga menyentuh lini pelayanan non-medis. Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tak luput dari pemantauan guna menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang rekam medik (medrek) untuk memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Selain aspek pelayanan, sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus. Kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran turut dicermati untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen RSUP Kandou dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Gorontalo bersama rombongan melaksanakan kunjungan benchmarking ke Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) SulutGo dalam rangka memperkuat sinergi program dan penyelarasan data sasaran.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan.Gizi Regionsl Sulawesi Utara dan Gorontalo Billy Kristian Kereh, di!Kantor BGN SulutGo Senin (23/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus koordinasi strategis guna memastikan keterpaduan data penerima manfaat, khususnya dalam mendukung program intervensi gizi bagi sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan Baduta Non- Paud).

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak melakukan penyamaan dan validasi data agar pelaksanaan program di lapangan berjalan tepat sasaran dan terukur. Selain itu, turut dibahas rencana dukungan operasional bagi Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas mengantarkan layanan kepada sasaran.

Bantuan berupa sepeda direncanakan untuk mendukung mobilitas kader dalam menjangkau keluarga penerima manfaat, namun pelaksanaannya masih menunggu pengaturan teknis serta standar operasional prosedur (SOP).

Kaper berharap kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan peningkatan status gizi masyarakat.

Sinergi antara BKKBN dan BGN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berdampak langsung bagi keluarga di wilayah Gorontalo. (lex)

Meimonews.com – Guna penjajakan kerjasama dalam kaitannya dengan pembukaan Fakultas Kedokteran (Fakes) Unima, pimpinan Unima yakni Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita (mewakili Rektor Joseph Philip Kambey) dan Ketua Tim Pendirian Faked Unima Joy Rattu bertemu pimpinan RS Siloam Manado.

Pertemuan yang berlangsung di kantor rumah sakit, baru-baru tersebut terkait dengan upaya Unima untuk terus memperkuat langkah strategis dalam rangka persiapan pembukaan Faked Unima.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi ini membahas peluang sinergi antara kedua institusi, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran di PTN yang memiliki visi Unima unggul, mandiri, kompetitif dan entrepreneurial ini.

Pimpinan RS Siloam Manado menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi Unima dalam menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Siloam International Hospitals sebagai bagian dari penguatan jejaring kerjasama di bidang layanan kesehatan dan pendidikan klinik.

Selain itu, kedua pihak juga merencanakan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara langsung antara Unima dan RS Siloam Manado yang akan mengatur bentuk dukungan operasional, akademik, serta kolaborasi dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pertemuan lanjutan guna membahas secara lebih rinci substansi dan ruang lingkup PKS yang akan disepakati bersama.

Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen Unima dalam memastikan kesiapan institusi, baik dari aspek akademik maupun kemitraan strategis, untuk menghadirkan Faked yang berkualitas dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi ini, Unima optimistis dapat memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di daerah. (*/FA)

Meimonews.com – Kaper BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju mengapresiasi atas dedikasi para anggota Juang Kencana yang tetap aktif dan produktif mesti telah memasuki masa purna tugas.

Apresiasi tersebut disampaikan Kaper ketika melakukan kunjungan silaturahmi ke kelompok Juang Kencana Sulawesi Utara yang merupakan salah satu kelompok Lansia Berdaya (SIDAYA), Rabu (25/2/2026)

Kunjungan ini menjadi momentum penguatan peran para sesepuh Juang Kencana dalam mendukung keberlanjutan Program Bangga Kencana di wilayah tersebut.

Mantan Kaper BKKBN Sulut ini menegaskan, pengalaman dan pengabdian para sesepuh merupakan aset berharga dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

“Kami berharap para sesepuh Juang Kencana tetap sehat, kuat, dan terus semangat. Pengalaman dan keteladanan bapak ibu semua adalah energi besar bagi generasi penerus dalam menjalankan Program Bangga Kencana,” ujarnya.

Ketua Juang Kencana Sulut Onnyke Masengi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo.

Onnyke menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk penghargaan moral bagi para purnabakti yang selama ini telah mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala Perwakilan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkontribusi dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Kunjungan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi lintas wilayah dalam mendorong optimalisasi Program SIDAYA sebagai bagian dari upaya mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif. (lex)

Meimonews,com – Guna memperkuat kolaborasi/sinergi dan berbagi praktik baik percepatan penurunan stunting (PPS), Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandaju melakukan audiensi dengan Walikota Tomohon Carrol Joram Azarias Senduk, di ruang kerja walikota, Selasa (24/2/2026).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembelajaran lintas daerah, mengingat Kota Tomohon merupakan salah satu daerah dengan angka stunting terendah di Provinsi Sulawesi Utara. Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari konsistensi intervensi berbasis data serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas data keluarga berisiko stunting (KRS) di Kota Tomohon yang menjadi dasar intervensi terarah.

Berdasarkan pendataan, jumlah KRS di Tomohon tercatat sebanyak 2.951 keluarga, yang tersebar di Tomohon Utara sebanyak 1.061 keluarga, Tomohon Tengah 530 keluarga, Tomohon Timur 402 keluarga, Tomohon Selatan 550 keluarga, dan Tomohon Barat 408 keluarga.

Data ini menjadi pijakan dalam menentukan prioritas sasaran serta strategi pendampingan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kaper menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota Tomohon dalam mengelola data dan memastikan intervensi berjalan optimal.

“Kami melihat Tomohon sebagai daerah yang berhasil menjaga angka stunting tetap rendah. Tentu ada strategi, konsistensi, dan komitmen kuat di balik capaian ini. Kami ingin belajar secara langsung agar praktik baik ini bisa direplikasi di Gorontalo,” ujarnya.

Ditambahkan, keberhasilan penurunan stunting tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh akurasi data dan pengawalan intervensi di lapangan.

“Ketika data keluarga berisiko stunting dipetakan dengan baik, maka intervensi gizi, edukasi, dan pendampingan dapat dilakukan lebih terukur. Inilah yang ingin kami dalami dari Kota Tomohon,” ujarnya..

Walikota Tomohon menyambut baik audiensi tersebut sebagai bentuk penguatan jejaring dan kolaborasi antar daerah.

“Penanganan stunting di Tomohon kami lakukan secara terpadu dan berbasis data. Seluruh perangkat daerah bergerak bersama, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskan, komitmen dan konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga tren penurunan stunting. (lex)

Meimonews.com – Berbagai upaya dalam mendorong inklusi keuangan terus dilakukan Bank SulutGo (BSG) termasuk bersinergi dengan beberapa pihak seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terbaru, BSG bersinergi dengan OJK SulutGo dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar Literasi Keuangan Masyarakat Pesisiir Desa Darunu terkait dengan literasi keuangan dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan yang dipusatkan di objek wisata Darunu Mangrove Park ini juga dirangkaikan dengan aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI.

Acara ini dihadiri pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari jajaran eksekutif perbankan, otoritas keuangan, hingga perwakilan legislatif dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar menekankan pentingnya pemahaman manajemen keuangan bagi masyarakat pesisir agar terhindar dari jeratan pinjaman ilegal dan mampu memanfaatkan produk perbankan untuk pengembangan usaha mikro.

Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey di dampingi Pemimpin Cabang Airmadidi Maykel Rantung menyatakan komitmen BSG untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Desa Darunu dan sekitarnya memiliki akses dan pemahaman yang cukup terhadap layanan perbankan demi meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Joubert.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Minut Richard JH Dondokambey mewakili Bupati Minut Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Minahasa Utara sebagai lokasi kegiatan.

Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut Jack Paruntu, yang menyoroti potensi besar ekonomi kelautan yang perlu dikelola secara profesional.

Momen penting terjadi saat Anggota Komisi XI DPR-RI Rio Dondokambey hadir secara langsung untuk berdialog dengan warga. Selain memberikan edukasi mengenai kebijakan keuangan nasional, ia juga enyalurkan bantuan langsung untuk pengembangan Desa Darunu.

Di momen itu, Rio juga menyerap aspirasi dari masyarakat pesisir dan kepulauan di Minahasa Utara terkait kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Selain fokus pada edukasi finansial, kegiatan ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Acara yang diagendakan yakni penanaman mangrove dan pembersihan area pantai menjadi simbol komitmen sektor jasa keuangan dalam menjaga ekosistem pesisir tetap hijau dan asri sebagai aset wisata masa depan.

Melalui sinergi antara Pemerintah, Perbankan dan OJK, diharapkan masyarakat Desa Darunu tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga berdaya dalam menjaga kelestarian alam yang menjadi sumber mata pencaharian mereka. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengapresiasi pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Manado Tahun 2027 yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (25/2/2026).

Walikota menegaskan, perencanaan (planning) merupakan hal yang sangat krusial dalam merumuskan program agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Forum ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi setelah melalui berbagai tahapan dan mekanisme pembahasan, termasuk Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan -red),” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menekankan pentingnya fokus pada target-target yang selaras dengan visi dan misi, serta mengesampingkan ego sektoral.

Setiap program harus memiliki output yang jelas, parameter, dan indikator yang terukur, sehingga capaian kinerjanya dapat dievaluasi secara objektif.

Menurutnya, sektor utama yang perlu terus didorong adalah pariwisata, meskipun alokasi anggaran tidak harus sepenuhnya difokuskan pada sektor tersebut.

Dukungan terhadap pariwisata dapat diwujudkan melalui penguatan sektor kebersihan, infrastruktur, keamanan, serta pendukung lainnya.

Permasalahan sampah juga menjadi perhatian khusus. Walikota menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang baik agar kebersihan kota terjaga dan menjadi budaya masyarakat.

Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan dukungan anggaran dan regulasi yang memadai, serta berkomitmen mendukung program nasional dalam penanganan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Terkait penataan kota, Walikota menekankan bahwa Kota Manado harus menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan menarik untuk dikunjungi. Hal tersebut perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai, transportasi umum yang baik, serta fasilitas publik yang berkualitas.

Walikota mendorong penguatan sektor keagamaan agar kehidupan beragama dapat berjalan dengan baik dan harmonis, sehingga kerukunan di Kota Manado tetap terjaga.

Usai sambutan Walikota, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Walikota Manado, Anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi, Asisten II Atto Bulo, para Kepala SKPD, serta para Camat. (elka)

Meimonews.com – Bersamaan dengan Kuliah Umum Pemanfaatan Data Statistik di Era Disrupsi, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Unima dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unima melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan BPS Sulut.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gideon Maru, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Matheos Ratu, Dekan FMIPAK Mokosuli Yermia Semuel, Dekan FEB Sjeddi R. Watung, serta para Wakil Dekan, dosen.dan mahasiswa kedua fakultas ini diadakan di Training Center Unima, Tondano, Rabu (25/2026).

Melalui kegiatan ini, Unima yang kini dipimpin Joseph Philip Kambey (Rektor) menegaskan komitmennya dalam mendorong literasi data dan penguatan kapasitas mahasiswa menghadapi tantangan era disrupsi teknologi berbasis data yang akurat dan terpercaya.

Tampil sebagai narasumber kuliah umum adalah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Agus Sudibyo.

Dalam pemaparannya, Sudibyo mengungkapkan pentingnya peran data statistik resmi (official statistics) sebagai fondasi pengambilan kebijakan di tengah derasnya arus transformasi digital dan disrupsi teknologi.

Mengutip sambutan Dekan FMIPAK, Sudibyo mengingatkan, dalam statistik boleh salah tapi tidak boleh bohong,

Sudibyo menjelaskan berbagai aspek penting terkait statistik resmi, mulai dari pengenalan Official Statistics, prinsip dasar statistik resmi yang menjunjung tinggi akurasi, objektivitas, dan transparansi, hingga metode pengumpulan data melalui sensus dan survei.

Selain itu, strategi menjaga kualitas statistik agar tetap relevan, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Usai kuliah umum, diadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Dekan FMIPAK dan Dekan FEB Unima dengan Kepala BPS Sulut.

Penandatanganan MoU merupakan bentuk penguatan kerjasama institusional. Kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan data statistik untuk pengembangan akademik dan kebijakan berbasis data. (FA)

Meimonews.com – 4 (empat) Dekan Fakultas di lingkungan Unsrat yang telah terpilih lewat proses pemilihan beberapa waktu lalu dilantik Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Rabu (25/2/2026).

Pelantikan yang dilaksanakan di lantai 4 Gedung Rektorat ini bersamaan pula dengan pelantikan Anggota Senat Universitas dan Senat Fakultas serta Kepala UPA Laboratorium Terpadu dan Kepala Pusat Urusan Internasional.

Keempat dekan yang dilantik tersebut adalah Liany Amelia Hendratta (Dekan Fatek), Dedie Tooy (Dekan Faperta), Ockstan Jurike Kalesaran (Dekan FPIK) dan Golda Juliet Tulung (Dekan FIB).

Mereka akan menjadi orang nomor satu do fakultas masing-masing selama empat tahun (periode 2026-2030).

Rektor Unsrat dalam sambutannya menegaskan, jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah akademik dan kelembagaan yang sangat strategis dalam menentukan arah dan kualitas penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Penandatangan berita acara pelantikan oleh Dekan Fapertann mm Unsrat Dedie Tooy

Rektor mengajak untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal komitmen untuk memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, budaya kerja yang profesional, menjaga persatuan, serta menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Penyerahan Surat Keputusan Plt Dekan Fakultas Hukum dan Plt Dekan Fakultas Peternakan

Di hari yang sama (Rabu, 25/2/2026), bertempat di Ruang Rapat Rektor, Rektor mengangkat 2 (dua) Pelaksana Tugas (Plt). Rektor Unsrat menjadi Plt. Dekan Fakultas Hukum sementara Ralfie Pinasang menjadi Plt. Dekan Fakultas Peternakan.

Penyerahan surat keputusan (SK) Plt. Dekan Fakultas Hukum dilakukan Wakil Rektor 2 Royke Montolalu sementara SK Plt. Dekan Peternakan oleh Rektor. (FA)