Meimonews.com – Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Sulawesi Utara menggelar Kejurda Sepakbola Pelajar Usia 10 tahun, 12 tahun dan 14 tahun Piala Ketua KNPI Sulut di Lapangan Sepakbola GOR Wolter Robert Mongisidi, Sario (Manado), 27-30/10/2021.

Khusus usia 10 dan 12 tahun masing-masing diikuti 25 klub Sepakbola baik yang berasal dari Sulut maupun daerah lain yakni dari Maluku Utara.

Pertandingan dua usia tersebut dilaksanakan pada 27-28/10/2021 sedang usia 14 tahun akan dilaksanakan pada 29-30/10/2021.

Keluar sebagai juara (1-3) kategori usia 10 tahun adalah Masa Sulut, Pisok Junior dan BMM. Khusus untuk pelatih terbaik diraih Hendra, penjaga gawang terbaik Firly, top scorer Bryan dan pemain terbaik Given.

Untuk kategori 12 tahun, keluar sebagai juara pertama hingga ketiga adalah.(berturut-turut) Maesa Sulut, Solimongo dan Tunas Palapa. Pelatih terbaik Palapa, penjaga garang terbaik Yosi, top scorer Yoshua dan pemain terbaik Deo.

Penyerahan hadiah piala sumbangan Ketua KNPI Sulut Rio Dondokambey dan dana pembinaan dari Ketua BLISPI Sulut Hengky Kawalo kepada para pemenang dan yang terbaik untuk kategori usia 10 tahun dan 12 tahun dilakukan, Kamis (28/10/2021) oleh Hengky Kawalo.

Dalam sambutannya sebelum penyerahan hadiah, Kawalo mengingatkan, menang atau kalah, gembira atau sedih dalam setiap pertandingan adalah hal biasa. “Itulah hidup. itulah pertandingan,” ujarnya.

Makanya, kepada para pemenang Anggota DPRD Manado ini memintakan untuk tidak sombong dan jumawa. Sementara yang kalah diharapkan untuk tidak patah semangat, teruslah berlatih. (lk)

Meimonews.com – Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) mengajak warga Desa Tasuka untuk membersihkan area sekitar Landasan Udara di pinggir Danau Tondano (Minahasa), Rabu (20/10/2021).

Babinpotdirga Lanudsri Serka Marsoni, seperti dikutip Kepala Penerangan Lanudsri Mayor (Sus) Michiko Moningkey kepada Meimonews.com, Rabu (20/10/2921), menginisiasi pembersihan dan pemangkasan rumput di area Landasan Udara Tasuka.

Menurut Marsoni, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan potensi dirgantara yang gencar dilaksanakan oleh TNI dalam rangka Ketahanan Nasional.

Pada tahun 1950-an, Landasan Udara Tasuka dikhususkan bagi pendaratan pesawat-pesawat amphibi di atas permukaan air Danau Tondano.

Landasan udara ini termasuk dalam cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah RI. Sebab, terdapat tiga bangunan benteng yang kokoh hingga saat ini, lengkap dengan gudang-gudang mesiu, penjara bawah tanah dan posisi tinjau di atas bukit.

Menurut sejarah TNI Angkatan Udara, Basjir Soerya Komandan Lanud Tasuka, namanya diabadikan menjadi nama ruang rapat di Komando Pemeliharaan Material TNI AU di Bandung. Tahun 1957 menjabat sebagai pimpinan Lanud Tasuka.

Melihat kondisi landasan sekarang ini, dapatlah dibayangkan seperti apa keadaannya di tahun 1950-an. Belanda di awal abad 19 telah membangun benteng pertahanan di Tasuka, daerah di kaki bukit tepat di bibir Danau Tondano. Tempat take off dan landingnya pesawat Amphibi. Di tempat ini juga terdapat helipad yang kadang tenggelam kala air danau pasang.

Masih terdapat pula, beberapa rumah dinas AURI yang kondisinya ditempati oleh putra-putri pensiunan TNI AU.

Dari Landasan Tasuka dapat terlihat bekas runway Landasan Kalawiran yang saat ini sudah tertutup permukaannya menjadi hamparan pematang sawah.

Kegiatan bersih-bersih ini didukung sepenuhnya oleh Perwakilan Lanudsri Letda Sus Andri Shawaludin dan Komandan Regu Paskhas Pos Kalawiran Serka Muhadi bersama Regu Satuan Tugas Pengamanan Aset TNI Angkatan Udara. Satuan tugas ini melaksanakan perintah BKO (Di bawah Komando Operasi) Panglima Koopsau. (lk)

Meimonews.com – Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 74 Korps Pasukan Khusus Angkatan Udara (Paskhas AU) diperingati secara sederhana tapi khidmat di Pos Perwakilan Paskhas AU di Desa Kalawiran Kecamatan Kakas, Minahasa, Senin (18/10/2021).

Komandan Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo memimpin upacara dilanjutkan dengan syukuran peringatan. Sejumlah pejabat TNI AU yakni Kadispers, Kadispotdirga, dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Daerah II mendampingi Marsma Utomo.

Saat tiba di lokasi kegiatan, Marsma Utomo dan rombongan, disambut jajar kehormatan oleh Regu Satuan Tugas Pengamanan Aset TNI Angkatan Udara.

Ketika memberikan sambutan,. Danlanudari meyakinkan personil Paskhas sebagai alat negara untuk tetap ingat Delapan Wajib TNI di dalam menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat.

“Salam juga dari Ketua PIA AG Cabang 9 D.II kepada isteri-isteri prajurit Paskhas yang tentunya sudah menunggu kepulangan kembali bapak-bapak Paskhas yang bertugas di Kalawiran selama tiga bulan. Jaga kesehatan selalu,” sebut Danlanudsri.

Marsma Utomo berpesan jugs untuk hati-hati di dalam berinteraksi dengan masyarakat. Jika ada hal-hal yang tidak baik, jangan menjadi kebiasaan yang melekat pada diri sendiri.

Tidak mudah menjalani tugas dengan berada jauh dari keluarga. “Sebab itu, berhati-hatilah di dalam membawa diri. Tetap jaga silahturahmi dengan Lanud Sam Ratulangi.” pesannya.

Saat berada di Pos Perwakilan Paskhas, sebut Kapen Lanudsri Mayor (Sus) Sanra Michiko Moningkey dalam siaran persnya kepada Meimonews.com, ‘Selasa (19/10/2021), Danlanudsri menyerahkan dukungan materi kepada Komandan Regu Paskhas Pos Kalawiran.

Satgas ini melaksanakan perintah BKO (Di bawah Komando Operasi) Pangkoopsau II dalam rangka tugas Operasi Pengamanan Pertahanan Aset TNI AU Kalawiran. (lk)

Victor Mailangkay (tengah, berpakaian.loreng) bersama sejumlah pimpinan organisasi KB TNI-Polri

 

Meimonews.com – Victor Mailangkay kembali dipercaya untuk memimpin Generasi Muda (GM) Forum Komunukasi Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Sulawesi Utara masa bakti tahun 2021 – 2026.

Kepercayaan tersebut diberikan kepada Mailangkay (ketua masa bakti 2016 – 2021) saat Musyawarah Daerah (Musda) IX organisasi yang diselenggarakan di Makaodam XIII / Mdk, Senin (18/10/2021).

Dari semua Pengurus Cabang (PC) yang menjadi peserta forum tertinggi tingkat daerah tersebut, secara aklamasi memilih Mailangkay (setelah laporan pertanggungjawaban pengurus diterima) untuk menjadi nakoda GM FKPPI Sulut lima tahun ke depan.

Wakil Ketua DPRD Sulut itu menerima kepercayaan yang diberikan dengan tekad bersama PD yang akan disusun Tm Formatur membangun sinergitas bersama TNI – Polri dan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw untuk membangun daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Musda GM FKPPI Sulut yang turut dihadiri perwakilan pimpinan organisasi keluarga besar TNI – Polri yakni PPM, KBPPP dan PPP Brimob tersebut dibuka pelaksanaannya oleh Pangdam XIII / Mdk Mayjen TNI Franky Mamahit di dampingi antara lain Waketum PP GM FKPPI Agus Sujanto, Kaban Kesbang Sulut Stevan Liouw (mewakili Gubernur Sulut, Wakapolda Sulut, perwakilan Danlanudsri, Danlantamal, Danrem 131 / Santiago.

Untuk acara penutupan dilakukan Kapolda Sulut Irjen Pol. Nana Sujana di dampingi antara lain Pangdam, Danlanudsri, Dan Lantamal, Waketum PP GM FKPPI, dan Ketua PD terpilih. (lk)

Meimonews.com – Keberhasilan Tim Tinju Sulawesi Utara di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua terletak pada kekompakan semua stake-holder (pemangku kepentingan).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pengprov (Pengurus Provinsi) Pertina (Persatuan Tinju Nasional) Sulut Reyno Franciano Bangkang dalam percakapan lewat telefon dengan Meimonews.com, Rabu (14/10/2021).

“Kunci keberhasilan Tim Tinju Sulut di PON kali ini adalah karena adanya kekompakan semua pihak, pemangku kepeentingan baik petinju, pelatih, pengurus, Pemprov Sulut, Pemkot Manado dan dukungan dari masyarakat,” ujar Bangkang.

Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Manado ini menjelaskan, bila tidak ada kekompakan tersebut, ia tidak meyakini Tim Tinju mendulang keberhasilan seperti yang dicapai yakni dua medali emas, satu perak dan satu perunggu dari lima petinju yang diutus ke ajang PON Papua.

Pada PON 2016 di Jawa Barat, Tim Tinju Sulut hanya berhasil meraih dua perunggu yakni dari Irvan Tetonda dan Novly Engkeng dari enam petinju yang diutus.

“Oleh karena keberhasilan ini, saya selaku Ketua Umum Pengprov Pertina Sulut menyampaikan terima kasih atas kekompakkan semua pihak dan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Tim Tinju Sulut untuk PON 2021 dilatih oleh Bonix Saweho (Ketua Komtek dan Kepelatihan Pengprov Pertina Sulut), I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo. Para petinjunya adalah Veronika Nicolas (kelas 54 kg putri), Juandly Abbas (kelas 46 kg putra, Adrianus Salamisy (kelas 60 kg putra),. Farrand Papendang (kelas 64 kg putra), dan Toar Sompotan (kelas 81 kg putra).

Sebelum keberangkatan tim, Bangkang mengungkapkqn target yang akan dicapai setelah melihat latihan yang dilakukan Tim Pelatih dan motivasi yang diberikan adalah dua medali emas. Dan, ternyata berhasil. Bukan hanya dua medali emas tapi juga ditambah satu perak dan satu perunggu.

Dengan keberhasilan ini, perolehan medali Tim PON Sulut jadi bertambah dan meningkatkan urutan perolehan medali dan peringkat secara keseluruhan.

Secara terpisah, Bonix Saweho mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keberhasilan ini karena adanya keterlibatan dan dukungan dari banyak pihak dan (terutana) perkenanan Tuhan.

“Terima kasih untuk semuanya itu,” ujar Camat Tuminting itu kepada Meimonews.com. (lk)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara mengelar. kegiatan Informasi dan Edukasi melalui Talkshow / Tatapmuka kepada Siswa-siswi SMK Negeri 2 Manado di kompleks persekolahan yang terletak di Jl. Pumorow Manado, Kamis (7/10/2021).

Sejunlah naraumber / pembicara ditampilkan pada kegiatan yang dimoderatori Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) Lexie Kalesaran dan diikuti 55 siswa dengan mengikuti protokol kesehatan pandemi Covid-19 tersebut.

Narasumber / pembicara tersebut adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Victor J. Lasut yang sekaligus membuka acara, Koordinator Bidang P2M BNN Sulut Sam G. Repy yang membawakan materi Upaya P4GN dalam rangka War on Drugs, Sekdispora Sulut Ronny F. Siwu tentang Peran Pemuda dalam Memerangi Narkoba.

Selain itu, Irene DC Rindorindo tentang Teknik Komunikasi Langsung dan Pemanfaatan Media Komunikasi untuk War on Drugs serta Plt Sub Koordinator Pencegahan Bidang P2M BNN Sulut Dian Yuni Seria tentang Penjelasan dan Pengisian Dectari.

Lasut dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang apa itu narkoba jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, Indonesia Darurat Narkoba, Prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia da khususnya di Sulut, upaya P4GN dan peran pemuda dalam P4GN.

Diungkapkan, saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, ia pernah menangkap pengedar Narkoba di depan Kompleks sekolah, yang dulunya masih belum seramai saat ini dan di beberapa sekolah lainnya di daerah ini.

Lasut berharap, setelah kegiatan informasi dan edukasi ini, siswa-siswa di sekolah ini bisa menyampaikan tentang bahaya narkoba ke teman-teman lainnya baik yang bersekolah di SMK Negeri 2 Manado maupun teman-teman sekolah lain dan keluarga.

“Dengan demikian, adik-adik telah berperan dalam P4GN (pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini.

Kegiatan di SMK Negeri 2 Manado pimpinan Julius R. Koloay ini dilaksanalan oleh panitia yang diketuai Sub Koordinator Pemberdayaan Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Sulut Terry Tikoalu. (lk)

Meimonews.com – Perang masa kini yang terjadi dan perlu diwaspadai oleh Indonesia, salah satunya adalah proxy war (perang modern).

“Proxy war tidak melalui kekuatan militer tetapi perang melalui berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, baik politik, ekonomi. sosial budaya, termasuk hukum,” ujar Handoyo Sugiarto ketika memberikan pembekalan kepada Calon Pengurus PMKRI Gorontalo pimpinan Jujur Marpaung di Sekretariat PMKRI Gorontalo, Sabtu (2/10/2021).

Depertim PMKRI Gorontalo dan juga Ketua Pengurus Daerah KB FKPPI Gorontalo ini lantas menguraikan tentang latar belakang / sejarah proxy, ancaman yang akan ditimbulkan, kegiatan, pentahapan, konsep menghadapi proxy war.

Dikemukakan, perang modern adalah perang yang sangat berbeda dengan konsep, metode dan teknologi militer sebelumnya, menekankan bagainana hambatan harus dimodernisasi untuk menjaga kelayakan pertempuran mereka.

“Karena itu, perang modern adalah siubyek yang berkembang, terlihat berbeda di waktu dan tempat yang berbeda,” tandas Handoyo.

Menurutnya, ada beberapa indikasi perang modern di Indonesia. Di antaranya, gerakan separatists, demonstrasi massa, penerapan regulasi yang merugikan, dan peredaran narkoba.

Terkait dengan pentahapannya, Handoyo menjelaskan tahap-tahapnya ada lima yakni infiltrasi, eksploitasi, politik adu domba, cuci otak (brain wash), dan invasi / pencapaian sasaran.

Meyinggung soal konsep menghadapi perang modern ini, dijelaskan, generasi muda (termasuk mahasiswa) adalah generasi baru yang cepat atau lambat akan menggantikan generasi sebelumnya. Regenerasi ini terjadi secara alamiah.

“Bukan tidak mungkin mahasiswa akan menjadi agen-agen perubahan dalam sejarah Indonesia,” sebut Kadis PU Provinsi Gorontalo ini seraya menyebutkan, oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus berperan penting dalam upaya pencegahannya.

Untuk menangkal proxy war, menurut Handoyo, ada langkah-langkah konkrit upaya dilakukan yakni iidentifikasi dan kenal masalah, ahli sesuai bidang masing-masing, gerakan pemuda berbasis wirausaha, mengadakan komunitas belajar, dan program pembangunan karakter.

“Diharapkan, sebagai generasi penerus bangsa, memahami tentang proxy war dan mampu menghadapi proxy War dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan aturan atau perundang-undangan yang berlaku,” kata Handoyo. (lk)

Meimonews.com – Ratusan masker dan puluhan paket sembako dibagikan kepada warga/umat Katolik oleh ibu-Ibu yang tergqbung dalam Kaum Ibu Katolik (KIK) Santa Faustina Paroki Santu Kristoforus Gorontalo dalam kegiatan Peduli Covid-19, Rabu (29/9/2021).

Aksi nyata mendukung upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19 dan membantu mereka terkena dampaknya tersebut dilakukan di beberapa lokasi di tiga Kabupaten di Provinsi Gorontalo.

Setelah dilepas dengan doa oleh Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr di pastoran, rombongan KIK dan beberapa Pengurus dan Anggota KBK (Kaum Bapak Katolik) Paroki segera bergerak menuju lokasi sasaran sumbangan.

Lokasi awal yang dikunjungi adalah Desa Jati Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Dengan diantar Ketua Stasi Bongo Paroki St. Theodorus Kaaruyan Boalemo Panut Handoko, rombongan mendatangi rumah-rumah umat yang akan diberikan bantuan.

Setelah di Jati Mulya, rombongan menuju Desa Bulalo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Belasan umat di Stasi Kwandang pimpinan Amandus B diberikan bantuan.

Ketika berada di pertigaan jalan menuju Pelabuhan Anggrek Kwandang, rombongan membagikan masker kepada warga termasuk pengemudi dan penumpang kendaraan termasuk bentor (kendaraan tradisional setempat) yang tidak memakai masker.

Kemudian, rombongan menuju lokasi berikut yaitu di Limboto Kabupaten Gorontalo. Puluhan masker dan sejumlah paket sembako diberikan kepada umat Stasi Limboto yang dipimpin Anneke Paula Rantung.

Aksi Peduli Covid-19 yang dimaksudkan pula untuk mendukung Surat Edaran Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC tahun 2021 tersebut mendapat dukungan Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo Pastor Marcelino Ronny Singal Pr dan Pastor Paroki St. Theodorus Kaaruyan Pastor Nico Rumbayan MSC serta sejumlah pihak termasuk KBK Paroki Gorontalo.

Magretha Johana Tinangon (Ketua KIK Sta. Faustina Paroki St. Kristoforus Gorontalo), sangat senang dan berterima kasih karena kegiatan yang mendapat dukungan banyak pihak termasuk Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki Gorontalo dan pastor di dua paroki bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Kegiatan yang difasilitasi Talulembang Sule (aktivis awam Paroki Gorontalo) ini diharapkan menjadi pemacu semangat ibu-Ibu Katolik yang di Paroki St. Kristoforus Gorontalo. Diharapkan pula agar ada aksi / kegiatan lanjutan / lain, setelah kegiatan Peduli Covid-19 ini.

Sejumlah umat / warga yang diwawancarai Meimonews.com sangat senang dan berterima kasih atas perhatian / kepedulian dari KIK Paroki St. Kristoforus Gorontalo ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kaum Ibu Katolik (KIK) Paroki Kristoforus Gorontalo yang telah memberikan bantuan berupa masker dan sembako. Tuhan memberkati ” ujar salah satu penerima bantuan. (lk)

Meimonews.com – Cabang olahrqga (cabor) tinju targetkan mendapat dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua. Target demikian dikarenakan persiapan yang dilakukan sudah cukup memadai.

“Untuk PON Papua (tahun 2021, kami menargetkan atlit / petinju kita mendapat dua medali emas,” ujar Ketua Umum Pengprov Pertina (Persatuan Tinju Nasional) Sulut Reyno Franciano Bangkang kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (23/9/2021) siang.

Target demikian, menurut Bangkang, tidak muluk – muluk karena persiapan yang dilakukan sudah cukup memadai. Apalagi Sulut adalah gudang petinju nasional dan sangat diperhitungkan di kancah nasional.

Dikemukakan,. Pengprov Pertina Sulut menargetlan demikian agar para petinju berusaha untuk mencapai target tersebut. “Dengan demikian, para petinju akan fokus bertanding dan berusaha meraih prestasi tertinggi (medali emas),” ujar Bangkang.

Ketika disinggung dari kelas mana saja yang akan mendapat medali emas, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Manado ini enggan menyebutkan. “Rahasia,” tegasnya singkat sambil tertawa.

Kendati demikian, Bangkang menyebutkan, semua petinju berpeluang mendapat medali emas. Apalagi nereka semua (para petinju Tim PON Sulut) sudah berlatih keras di bawah koordinasi Ketua Komtek dan Kepelatihan Bonix Saweho.

Semuanya, jelas Bangkang adalah hasil seleksi yang ketat dari petinju – petinju terbaik di daerah ini.

Menyinggung tentang daerah – daerah mana saja yang menjadi lawan terberat, Bangkang menegaskan, “semua daerah. Apalagi semua daerah .baik DKI, Papua, Sumatera dan lain terlihat cukup siap dan tak mau kalah dengan target medali emas.

“Itulah sebabnya kita tidak boleh pandang enteng. Harus fokus, full perhatian, harus mengerahkan semua kekuatan yang ada,” tandas mantan Kapolsek Malalayang ini.

Lima petinju Sulut yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang PON Papua 2021adalah Veronika Nicolas (54 kg putri), Juandly Abbas (46 kg putra), Adrianus Salamisy (60 kg putra), Farrand Papendang (64 kg putra) dan Toar Sompotan (81 kg putra).

Mereka dilatih oleh Bonyx Saweho, I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo. (lk)

Meimonews.com – Lima petinju Sulawesi Utara dipersiapkann untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Kelima petinju tersebut akan turun di kelas .54 kg putri (Veronika Nicolas), kelas 46 kg putra (Juandly Abbas), kelas 60 kg putra (Adrianus Salamisy),.kelas 64 kg putra (Farrand Papendang), dan kelas 81 kg putra (Toar Sompotan).

Pantauan Meimonews, kelima petinju tersebut lagi intens melakukan di Kompleks GOR Wolter Robert Mongisidi, Sario Manado baik fisik maupun teknis.

Mereka dilatih oleh Bonyx Saweho, I Wayan Sudia dan Patrick Timbowo.

Tim Sulut pada PON 2016 Jawa Barat meraih dua perunggu dari kelas 49 kg atas nama Irvan Tetonda dan kelas 52 kg atas nama Novly Engkeng.

Untuk PON 2021 Papua, sebut Bonix Saweho (Pelatih Tim Tinju Sulut), Pengprov Pertina Sulut menargetkan petinju Sulut mendapat 1 medali perunggu.

“Kalau Tuhan sayang dan berkenan, target tersebut bisa dicapai. Bahkan, bila dimungkinkan semua atlit bisa membawa pulang medali karena semua berpeluang mendapat medali,” ujar Camat Tuminting itu dalam percakapan dengan Meimonews.com di sela latihan, Rabu (22/9/2021) pagi. (lk)