Meimonews.com – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat menggelar Puncak Acara Dies Natalis ke-58 di kompleks fakultas, Kamis (7/9/2023).

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie,Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc mengatakan, momentum dies natalis ini merupakan bentuk evaluasi diri fakultas dan program studi terkait ketercapaian program kerja yang telah disusun oleh pimpinan FIB.

Rektor mengajak civitas FIB untuk saling merangkul, memberi motivasi dan semangat karena itu merupakan budaya cerdas dalam membangun kebersamaan mencapai tujuan yang diharapkan.

Dekan FIB Maya Pingkan Warouw, SS, M.Hum, M.Ed, Ph.D dalam laporannya mengatakan, Dies Natalis ke-58 ini, Fakultas Ilmu Budaya menyadari dengan tantangan eksistensi bahasa dan budaya yang menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia perlu ada tindakan pelestarian sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

Acara puncak peringatan dies diawali Sidang Senat Terbuka yang turut dihadiri sejumlah undangan termasuk Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH, MH. (FA)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut dan Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil KB) Sulut menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) dan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang CJ Rantung Lantai 2 Kantor Gubernur, Kamis (7/9/2023) ini dibuka pelaksanaannya oleh Asisten 1 Setdaprov Sulut Denny Mangala mewakili Sekdaprov Sulut Steve Kepel di dampingi Kadis Dukcapil-KB Sulut Christodharma Sondakh dan Plh.Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, S.Pd, MAP mewakili Kaper Ir. Diano Tino Tandaju M.Erg.

Tampil sebagai pemateri kegiatan adalah Kepala Bappeda Sulut Elvira M. Katuuk, ST, ME dan Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Lady Ante, S.Pd, MAP dengan moderator Ketua Satgas PPS Sulut Muphy Kuhu, STP.

Katuuk membawakan materi Strategi Konvergensi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam Percepatan Penurunan Stunting sementara Ante membawakan materi Akselerasi Penyerapan Dana DAK Fisik Subbidang KB dan  BOKB Tahun Anggaran 2023.

Ketua Panitia Alfira Dilapanga, SKM dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari Sekda Kabupaten/Kota se-Sulut, Kadiskes Sulut, Kadiskes Kabupaten/Kota se-Sulut, Kadis PPKB Kabupaten/Kota se-Sulut, Bappeda Sulut, Dinas Dukcapil Sulut dan BKKBN Sulut.

Tujuan dari kegiatan ini, sebutnya, pertama, mengevaluasi strategi konvergensi dalam percepatan penurunan stunting; kedua, menguatkan sinergitas Tim Percepatan Penurunan Stunting; dan ketiga, meningkatkan realisasi pelaksanaan anggaran dan kegiatan DAK fisik Subbidang KB dan BOKB Tahun Anggaran 2023.

Terkait dengan penyerapan dana untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di daerah Sulut, Mangala salam.sambutannya menegaskan, dalam rangka memaksimalkan penyerapan anggaran untuk mendukung semua program pemerintah tersebut diharapkan semua pemerintah kabupaten/kota untuk melaksanakan fungsi konsultasi, fasilitasi koordinasi dan penguatan penyediaan satu data secara maksimal sesuai arahan dan instruksi Ketua Pelaksana PPS.

“Pemerintah Kabupaten dan Kota memiliki akses  koordinasi dan kapasitas untuk memberikan pemantauan, penguatan dan dukungan teknis kepada berbagai pemangku kepentingan terkait penyerapan dana BOKB dan PPS di tingkat daerah,” ujar Mangala.

Pemerintah Provinsi Sulut yakin melalui kegiatan   ini pemerintah kabupaten/kota akan solid dan dapat bekerjasama dan memberikan manfaat dan kontribusi demi menciptakan SDM di Provinsi Sulawesi Utara yang hebat, unggul dan dapat bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. (Fer)

Meimonews.com – Polsek Bunaken berhasil menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi antara Selvi Daud, seorang ibu berusia 54 tahun dengan anaknya, Valen Daud yang berusia 35 tahun. Perbedaan pendapat ini terjadi di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Kamis (7/9/2023).

Selvi, yang bekerja sebagai petugas MRT, dan Valen Daud, yang berprofesi sebagai sekuriti, awalnya terlibat dalam sebuah kesalahpahaman yang mempengaruhi hubungan keluarga mereka. Namun, berkat tindakan bijaksana dari Polsek Bunaken, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Kronologis kejadian bermula pada  Kamis, (7/9/2023) di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken. Perbedaan pendapat antara ibu dan anak ini mengganggu kedamaian keluarga mereka. Untuk mengatasi masalah ini, Polsek Bunaken mengambil tindakan yang bijak.

Pertama-tama, kedua belah pihak yaitu Selvi dan Valen diundang ke kantor Polsek Bunaken untuk melakukan mediasi. Mediasi tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bunaken Aiptu Suharto Baba dan anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Jefrison Manuas.

Melalui mediasi ini, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Mereka bersedia mengakhiri kesalahpahaman yang terjadi selama ini dan bahkan menandatangani surat pernyataan bersama sebagai bukti komitmen untuk memperbaiki hubungan mereka.

Tindakan yang diambil oleh Polsek Bunaken dalam mengundang kedua belah pihak dan memfasilitasi mediasi membantu mengakhiri pertikaian ini dengan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan keluarga mereka tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengapresiasi kedua belah pihak atas sikap bijak dan kematangan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat ini secara damai.

Keberhasilan mediasi ini, sebutnya, merupakan contoh positif bagaimana penyelesaian masalah dapat dicapai melalui dialog dan kerjasama yang baik antara pihak berkonflik.

Polsek Bunaken berharap bahwa kejadian ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menyelesaikan perbedaan mereka dengan cara yang sama, yaitu melalui dialog dan kekeluargaan. (AF)

Meimonews.com – Sebanyak 2277 mahasiswa Unsrat mengikuti program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 136. Setelah mendapat pembekalan, mereka dilepas untuk ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan.

Penutupan dan pelepasan mahasiswa program KKT ini dilakukan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. Asean IPU di Auditorium Unsrat, Senin (4/9/2023).

Para mahasiswa program KKT ini akan ditempatkan di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan tujuan 9 kelurahan dan 135 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek lewat program KKT Merdeka

Diketahui, KKT adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan untuk melaksanakan KKT sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diakhir kegiatan, mahasiswa diwajibkan membuat laporan yang isinya adalah kegiatan, informasi atau gambaran serta program dari sejak perencanaan, pelaksanaan serta hasil yang dicapai. (FA)

Meimonews.com – Plt.  Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr. dr. Ivonne E  Rotty, M.Kes dengan tegas menyampaikan Instruksi Menteri Kesehatan No KH.02.01/Menkes/1512/2023 terkait dengan pencegahan dan penanganan perundungan terhadap peserta didik pada rumah sakit pendidikan di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Instruksi tersebut ditekankan dokter Ivonne (sapaan akrabnya) saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS), serta penanganan Covid-19 di Aula Komkordik RSUP Kandou Manado, Selasa (5/9/2023).

Pada kegiatan yang dihadiri mahasiswa profesi ners dari Fakultas Keperawatan Universitas Klabat Airmadidi (Unklab) Minahasa Utara ini, dokter menjelaskan pentingnya perilaku baik dalam pelayanan kesehatan, terutama kepada peserta didik yang memasuki lingkungan rumah sakit pendidikan.

Dokter Ivonne menekankan bahwa sikap baik dan penuh empati harus dijunjung tinggi di setiap lapisan masyarakat, terutama dalam konteks pelayanan kesehatan.

Dalam RS Pendidikan, sebutnya, peserta didik harus menjadi contoh yang baik, memastikan lingkungan yang aman, dan menghindari segala bentuk perundungan terhadap sesama. Instruksi ini mengingatkan semua pihak tentang tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi semua peserta didik. (Fer)

Meimonews.com – Restorative Justice (RJ) lagi-lagi menjadi cara yang digunakan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara  dalam menyelesaikan perkara. Penyelesaian perkara melalui RJ diberikan kepada 70 tersangka pencuri sawit.

RJ memang menjadi program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Sebagaimana yang ditekankan Kapolri, penanganan kasus dengan pendekatan RJ merupakan langkah untuk mengikuti dinamika perkembangan dunia hukum yang mulai bergeser dari positivisme ke progresif untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.

“Sebab itu, merupakan prinsip utama dalam keadilan restoratif, yakni penegakan hukum yang selalu mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat,” ujar Kapolres Simalungun AKBP Ronald F. C. Sipayung kepada wartawan, Selasa (5/9/2023).

Dalam kasus pencurian sawit ini, 70 tersangka melakukan aksinya pada kurun waktu 2021-2023. Delapan dari 70 tersangka merupakan ibu rumah tangga dan sisanya laki-laki berusia 15-56 tahun.

RJ diberikan kepada 70 tersangka tanpa cuma-cuma. Mereka tetap mendapatkan sanksi sosial yang harus dijalani berupa membersihkan rumah ibadah.

“Tentu, kegiatan sanksi sosial ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kegiatan ini hanya dilaksanakan dua kali seminggu, Senin-Kamis dari jam 09.00 sampai jam 10.30 WIB,” jelasnya.

70 tersangka tersebut ada yang mendapat sanksi sosial selama satu sampai tiga bulan, yakni membersihkan rumah ibadah, kantor instansi pemerintah, dan kantor PTPN dua kali dalam seminggu setiap hari Senin dan Kamis.

“Putusan ini sesuai permintaan PTPN IV bahwa tersangka agar melakukan kegiatan sosial dengan membersihkan masjid, gereja, kantor desa, dan kantor PTPN,” ujar Kapolres.

Ditegaskan, pemberlakuan keadilan restoratif diterapkan oleh Polsek Tanah Jawa terhadap perkara yang memenuhi enam syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Polri (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif. Syarat itu antara lain kasus tersebut bukan perbuatan pidana yang dilakukan secara berulang, tidak menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 juta, tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat, serta bukan merupakan tindak pidana terorisme dan narkoba.

“Sanksi sosial ini tentunya kami harapkan memberikan efek jera, dengan menggunakan rompi khusus tentu akan menimbulkan rasa malu dari para tersangka, karena disaksikan oleh masyarakat,” ujar Kapolres. (AF)

Meimonews.com – Plt Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Dr, dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes, membuka pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) dan Covid-19 bagi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis I Faked Unsrat Manado, di Auditorium lantai 2 RSUP Kandou, Senin (4/9/2023).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Manajer Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, Ketua Komkordik dr Fandy Gosal, Sp.PD, dan dr Reamur Moudy Rawung, M.Kes.

Dalam sambutannya, Ivonne menjelaskan, kegiatan ini merupakan rutinitas atau mutlak untuk diikuti bagi semua peserta didik sebagai proses pendidikan menjadi seorang dokter spesialis.

“Sudah menjadi regulasi bagi peserta didik yang akan melakukan magang di RSUP Kandou harus mengikuti kegiatan ini. Dan, terima kasih kepada pimpinan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado yang sudah mengantar dokter residennya untuk mengikuti pendidikan di RSUP Kandou,” ujar Ivonne.

Ivonne mengingatkan kepada peserta didik agar pergunakan kesempatan ini dengan sebaik baiknya. “Tidak semua bisa mencapai hal seperti ini. Banyak yang ikut tes, tapi sedikit yang terpilih untuk menjadi dokter spesialis,” tegasnya.

Dalam proses pendidikan, sambungnya, banyak tantangan yang akan dihadapi baik internal maupun eksternal. “Namun karena niat dan semangat untuk mencapai tujuan, kita harus optimis. Jangan sampai ada yang mundur, saya berharap ke 85 peserta didik harus lulus semua,” ujarnya.

Dengan demikian, Ivonne berharap, dengan adanya Diklat ini peserta mampu memahami dan mengerti konsep bantuan hidup dasar, sehingga bisa terwujudnya mutu pelayanan dan keselamatan pasien di RS sesuai dengan standar akreditasi, tetapi juga peserta mampu mengelola pasien secara mandiri sesuai dengan kompetensi dalam upaya pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi di RS, dan mengerti tentang kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit.

“Dengan mengikuti kegiatan ini peserta nantinya dapat melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan penunjukan Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUP Prof Dr. R.D Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado

Dalam peran barunya, Ivonne akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Memfokuskan upayanya untuk meningkatkan kualitas layanan, khususnya di Executive Class, serta memperbaiki berbagai aspek internal rumah sakit.

Menurut dr. Ivonne, pelayanan yang berkualitas adalah prioritas utama. “Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, terutama di Executive Class untuk memenuhi harapan pasien dan keluarga mereka,” ujar Ivonne, usai memimpin apel pagi RSUP Kandou, Senin (4/9/2023).

Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki sarana dan prasarana rumah sakit untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi semua pengunjung.

Salah satu perubahan yang akan segera terjadi, sebutnya, adalah perbaikan sistem parkir di RSUP Kandou. “Kami akan mengatur ulang parkiran agar pengunjung merasa nyaman dan tidak mengalami kesulitan saat mencari tempat parkir. Keamanan juga akan ditingkatkan dengan peningkatan pengawasan dan pengendalian akses,” ujarnya.

Selain itu, antrian pasien akan diatur lebih efisien untuk mengurangi waktu tunggu dan memastikan proses pendaftaran dan pemeriksaan berjalan lancar.

Ia  juga menekankan pentingnya komunikasi internal yang baik di antara staf rumah sakit untuk memastikan pelayanan yang konsisten dan berkualitas.

“Kami menghargai kepercayaan masyarakat kepada RSUP Kandou, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan kami. Dengan perubahan ini, kami berharap RSUP Kandou akan menjadi rumah sakit pilihan utama bagi masyarakat,” ujarnya.

Perubahan-perubahan ini mencerminkan upaya RSUP Kandou untuk terus menjadi lembaga perawatan kesehatan yang dapat diandalkan dan mendekati visi mereka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Operasi Zebra Samrat 2023 dimulai Senin (4/9/2023) dan akan berakhir Minggu (17/9/2023).

Apel gelar pasukan dilaksanakan Senin (4/9/2023) di kawasan Megamas Manado yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto ini turut dihadiri pejabat utama (PJU) Polda dan Polresta Manado.

Operasi ini digelar dalam rangka menjaga dan memelihara kondusifitas kamtibmas menjelang Pesta Demokrasi Pemilu Tahun 2024.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Operasi Zebra Samrat 2023 juga bertujuan untuk mengurangi angka pelanggaran lalulintas di wilayah Polresta Manado.

Ditambahkan, pelanggaran lalulintas seperti pengguna kendaraan roda dua harus menggunakan helm standar SNI; tidak diperbolehkan berboncengan lebih dari satu orang; menghindari pelanggaran jalur,; tidak mengizinkan pengemudi di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan,

Selain itu, tidak boleh menggunakan knalpot bronk (knalpot bising) dan pengemudi kendaraan roda empat harus menggunakan sabuk pengaman (seat belt).

Operasi ini juga, sambung Kapolresta Manado, bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas. Kecelakaan lalulintas dapat menyebabkan kerugian material dan korban jiwa, dan operasi ini berusaha mencegahnya.

Menurutnya, keselamatan berlalulintas menjadi fokus utama operasi ini. Upaya seperti penegakan hukum yang edukatif dan persuasif, serta teguran yang simpatik, dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi bertemakan Mewujudkan kamseltibcarlantas yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024 menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban lalulintas dalam rangka mendukung pemilihan umum yang damai pada tahun 2024. Dengan pemilihan umum yang akan datang, operasi ini berusaha untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib.

Dengan pelaksanaan operasi ini, sebut Kombes.Pol. Sirait, diharapkan, kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas di wilayah hukum Polresta Manado akan meningkat, dan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat berkurang, sehingga dapat mengurangi kerugian material dan korban jiwa. (AF)

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut mengadakan Touring Jumat Berkah dalam rangka percepatan penurunan stunting dengan menyalurkan bantuan untuk beberapa keluarga yang memiliki anak stunting, Jumat (1/9/2023).

Kegiatan yang dipimpin Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Eng ini di dampingi Satgas PPS (Satuan Tugas Percepatan Penurunan Stunting), Kepala Dinas PPKB Kota Manado Drs. Sammy Kaawoan, MAP,  PLKB Kota Manado dan staf BKKBN Sulut.

Touring ini dimaksudkan untuk menyukseskan program PPS  ASN Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut  dengan memberikan bantuan bagi anak anak stunting dari rumah ke rumah.

Bantuan yang diberikan merupakan kumpulan sukarela dari komunitas BKKBN Sulut.

Bantuan diberikan kepada Miguel Batutoneng (lahir pada 13 Oktober 2018 dengan berat badan 3,2 kg), Minho KS Sanger (lahir pada 31 Maret 2021 dengan berat badan 3,2 kg), Kamelia Mokoagouw (lahir pada 31 Mei 2022 dengan berat badan 2,6 kg), dan Syakila Tangkilisan (lahir pada 30 Maret 2021dengan berat badan 2,7 kg) yang diterima orangtua mereka. (Fer)