Meimonews.com – Kepedulian Pemerintah Kota Manado terhadap ketersediaan listrik di wilayah kepulauan yang ada di Kota Manado diwujudkan dengan mendatangi Kantor Wilayah PLN Suluttenggo di Jalan Bethesda Manado, Senin (29/8/2022).

Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Kadis Perkim Piter Eman menemui General Manager PLN Suluttenggo di kantornya, yang terletak di depan Mapolda Sulut.

Kedatangan mantan Ketua DPRD Sulut (dari daerah pemilihan Manado) ini langsung diterima oleh GM PLN Suluttenggo Leo Basuki Brehmani bersama jajarannya.

Dalam kunjungan ini dibicarakan hal-hal terkait dengan dukungan PLN dalam menyediakan listrik di kepulauan yakni Manado Tua, Bunaken dan Siladen.

Pihak PLN juga mensuport untuk penerangan jalan umum (PJU) di Kota Manado baik itu penambahan meter dan jaringan baru dan juga untuk lokasi-lokasi perdagangan di Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Sebanyak 30 perwakilan SMA/K baik negeri maupun swasta di daerah ini mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Penggiat P4GN yang diselenggarakan BNN Sulut di Hotel Mercure Tateli, Kamis-Jumat, 24-25/8/2022).

Perwakilan yang hadir ada yang berstatus kepala sekolah, wakil kepala sekolah atau staf pengajar/guru.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. VJ Lasut di dampingi Sam G. Repy dan Terry Tikoalu (Bidang P2M BNN Sulut) serta Dian Yuni Seria (Panitia) membuka kegiatan tersebut. Sementara moderator adalah Michel Singkoh (penggiat P4GN).

Sejumlah narasumber dihadirkan yakni Brigjen Pol. Lasut, Kabid P2M Repy, Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut Raswin B. Sirait, Ketua KTN Lexie Kalesaran, Dosen Politeknik Negeri Manado Beldi Tombeg, Psikolog Lengkana Nasman, Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan,  Prestasi dan SDM  Jeanner J. Rawung, serta Balai Bahasa Sulut  Dya Erta  Damayanti.

Brigjen Lasut dalam sambutannya menjelaskan tentang upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN) yang dilakukan institusi yang dipimpinnya.

Sejumlah program telah dilakukan baik dalam konteks pencegahan dan pemberdayaan, pemberantasan maupun rehabilitasi.

Khusus di lingkungan pendidikan, pihaknya berusaha agar lingkungan ini bersih dari narkoba (bersinar). Oleh karena itu, peranserta pimpinan dan staf termasuk guru-guru sekolah diharapkan berperan untuk upaya P4GN.

“Banyak upaya yang bisa dilakukan dalam P4GN agar sekolah menjadi bersinar (,bersih dari narkoba,” ujar Brigjen Pol. Lasut seraya menyebutkan, untuk itu, BNN Sulut melaksanakan Bimtek ini. (af)

Meimonews.com – Di sela kegiatannya di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, Selasa (23/8/2022), Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengambil waktu untuk mengunjungi beberapa umat di Stasi St. Rafael Paroki Hati Kudus Yesus (HKY,) Tanawangko.

Dengan berjalan kaki, setelah mengikuti Pelatihan Eco Enzym yang diselenggarakan CU Kamberu Tanawangko di rumah salah satu anggota, Keluarga Dareda Sumelang untuk menuju ke Kantor Desa Tambala dalam rangka menyerahkan bantuan paket sembako, Mgr. Rolly (sapaan akrab uskup), mendatangi rumah untuk memberikan berkat kepada beberapa umat yang menderita stroke dan lansia.

Dua umat yang mendapat kesempatan langka tersebut, jelas Jonas Adam (Sekretaris CU Kamberu Tanawangko) adalah Martje Makahekung dan Yance Wowor. Selain itu, diberkati pula seorang lansia bernama Bertin Kaligis (73 tahun).

Martje mengalami stroke sudah sekitar dua tahun sementara Yance tiga tahun. Bahkan ada yang sudah beberapa bulan tidak bisa ke gereja karena kesulitan berjalan.

Dengan kunjungan/kehadiran dan berkat dari Mgr. Rolly yang adalah juga Delegatus Karya Kesehatan KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), beberapa umat tersebut merasa terharu, senang, bersyukur dan berterima kasih karena mendapat kunjungan kegembalaan dari Mgr. Rolly, yang tahun ini memasuki lima tahun kepemimpinannya di Keuskupan Manado.

“Saya sangat bersyukur karena bisa diberkati Bapa Uskup karena sudah beberapa bulan tidak ke gereja karena kesulitan berjalan,” ujar Yance.

Jarak rumah Yance ke gereja Stasi St. Rafael hampir 1 kilometer. Di rumahnya, bapak berusia 62 tahun tinggal bersama istri dan cucunya.

“Saya merasa terharu karena Bapa Uskup boleh mampir di rumah dan memberkati saya yang lagi stroke. Sungguh Roh Kudus hadir dan menyapa serta menguatkan saya,” ujar Martje.

Ibu berusia 62 tahun ini tinggal di rumah bersama suami dan seorang anak yang menjaganya. (af)

Meimonews.com – Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulawesi Utara membuka kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknik) Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Instansi Pemerintah yang diadakan di Hotel Mercuri Tateli, Minahasa, Selasa – Rabu (23-24/8/2022).

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Lasut menjelaskan tentang pentingnya upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dalam kaitannya dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di samping pemberantasan yang dilakukan BNN dan Kepolisian.

Dijelaskan tentang pentingnya hal tersebut karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah sangat memprihatinkan. Ada peningkatan yang cukup signifikan penyalahgunaan / peredarannya baik secara nasional maupun di daerah termasuk di Sulut.

Di Sulut, ungkap Lasut yang di dampingi Kordbid P2M Sam G. Repy dan Subkorbid Berdaya Terry Tikoalu, ada peningkatan kasus penyalahgunaannya. “Berbagai upaya kami lakukan. Ada sejumlah kasus berhasil kami ungkapkan, diproses,” tandas Lasut.

Itulah sebabnya, sambung mantan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini, perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak termasuk instansi Pemerintah baik dalam upaya pencegahan maupun pemberdayaan masyarakat. Maka dalam rangka pemberdayaan masyarakat, BNN Sulut melakukan Bintek bagi Penggiat P4GN.

Kegiatan Bimtek yang digelar BNN Sulut dua hari tersebut diikuti 30 peserta utusan instansi- instansi pemerintah baik provinsi, kabupaten/kota di daerah ini.

Sejumlah narasumber ditampilkan yakni Kepala BNN Sulut yang membawakan materi Strategi Pencegahan dalam P4GN, Koorbid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) tentang Action Plan,  Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut AKBP Raswin Bachtiar Sirait tentang Aspek Hukum dalam P4GN, Kerua KTN Lexie Kalesaran tentang Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN.

Dosen Politeknik Negeri Manado Beldie Tombeg tentang Group Dynamic, Psikolog Lengkana Nasman tentang Pengetahuan Dasar Adiksi Dasar Konseling dan Rehabilitasi, Direktur Lembaga Bimbingan Psikologi, Pendidikan,  Prestasi dan SDM  Jeanner J. Rawung tentang Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN, serta Balai Bahasa Sulut  Dya Erta  Damayanti tentang Public Speacking dalam  rangka Penyampaian P4GN. (af)

Meimonews.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pelbagai cara dan upaya dilakukan baik pemerintah, swasta, organisasi/lembaga atau kelompok dan masyarakat lewat berbagai kegiatan untuk memperingati momen penting dan istimewa tersebut.

Memperingati HUT Kemerdekaan Tahun ini, Viri Gregoriani Musica Sacra dan dan Pueri Cantores Musica Sacra Keuskupan Manado pimpinan Junior Melo menggelar Vesper (Ibadat Sabda) Mulia di Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Selasa (16/8/2022).

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi Direktur Musica Sacra Pastor Harry Singkoh MSC dan Frater Diakon Dedianus Pati Pr memimpin kegiatan yang dihadiri terbatas oleh sejumlah umat tersebut.

Dalam kotbahnya, Mgr. Rolly (sapaan uskup) menegaskan, Tuhan telah memberikan Indonesia kekayaan berupa susu dan madu yang melambangkan kesejahteraan. Makanya diajak merayakan peringatan HUT Kemerdekaan ini, sambil mengenang apa yang telah dibuat para perintis, pejuang, pahlawan sehingga kita boleh menikmati kesejahteraan yang Tuhan kehendaki.

“Para pahlawan telah berjuang bukan untuk kompoknya atau kaumnya sendiri tetapi kesejahteraan dan kemerdekaan bangsa kita. Mereka (para pahlawan – Red) tidak saja hanya melihat jauh ke depan tapi juga tindakan nyata yang kita tahu bahkan sampai mengorbankan diri, nyawa mereka demi, semata-semata, untuk kesejahteraan dan kemerdekaan Indonesia,” paparnya.

Mantan Provinsial MSC Indonesia kelahiran Lembean ini mengingatkan agar kita bersyukur karena pemberian anugerah Tuhan, yang torang jaman ini terima dengan cuma-cuma. Dan, dengan tantangan jaman sekarang ini, untuk mengambil bagian di dalam mengisi kemereekaan ini  agar bangsa kita menjadi lebih sejahtera, menikmati kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh perintis dan para pahlawan kita .

Kita mensyukuri apa yang sudah kita terima secara cuma-cuma itu dan tergerak seperti para perintis, para pahlawan memberikan kepada orang lain. Kita mengambil bagian, bersama- sama meneruskan apa yang menjadi tujuan, yang sudah diperjuangkan dari awal oleh  para perintis, para pahlawan. Kita  mengisinya dan mengembangkannya terus-menerus lewat kebersamaan, baik bersama pemerintah, masyarakat maupun LSM-LSM yang ada di dalam bangsa ini.

“Agar kita mengambil bagian dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan ini supaya bangsa kita semakin cerdas, bukan hanya cerdas otaknya tapi juga cetdas hati dan rohaninya. Kita menjadi cerdas dan peka terhadap apa yang menjadi kebutuhan mereka yang ada di sekitar kita.

Kita bersama- bersama dari kekurangan dan dari kekayaan, sebut Mgr Rolly,  kita  memberi perhatian terhadap kebutuhan orang-orang yang ada di sekitar;  orang-orang yang miskin, yang tidak saja miskin harta, miskin pikiran, miskin kehidupan bersama, miskin penghayatan rohani, itu yang menjadi visi kita untuk mengisi kemerdekaan ini.

Dalam kata penutupnya, Direktur Musica Sacra Keuskupan Manado Pastor Harry Singkoh MSC mengungkapkan harapan agar kegiatan vesper mulia ini menjadi agenda tetap Keuskupan Manado. “Tahun lalu kita sudah buat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi agenda tetap di tahun- tahun mendatang,” ujarnya.

Vesper dimulai dengan perarakan dari sakristi menuju altar. Ketika hendak berarak, uskup dan para petugas membungkuk ke arah salib sakristi . Musik organ mengiringi prosesi masuk.

Salib dan pembawa lilin berarak paling depan, diikuti para penyanyi, pastor Harry dan frater Dedianus, kemudian uskup yang didampingi caeremoniarius, yang di belakangnya petugas pembawa mitra dan tongkat uskup.

Lagu/madah pujian dan syukur serta doa untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia yang kini berusia 77 tahun mewarnai vesper mulia ini. Saat mengheningkan cipta, Mgr. Rolly mengajak kita mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Diajak pula untuk mengenangkan sosok mereka yang telah meninggal dan berjasa bagi kita. “Semoga kemurahan Tuhan terbuka atas mereka,” ujar Mgr. Rolly.

Dalam doa penutup, uskup mengajak mendoakan bersama di antaranya agar Tuhan Allah yang Mahaesa melindungi tanah air Indonesia agar tetap merdeka dan aman sentosa.

“Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati agar di seluruh wilayahnya berkuasalah keadilan dan damai, kesejahteraan dan kesehatan, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih,” pinta uskup dalam doanya.

Setelah berkat episkopal dan sebelum perarakan keluar, dinyanyikam secara bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya. (elka)

Meimonews.com – Menindaklanjuti beberapa laporan terkait adanya bugs pada Aplikasi Dapodik versi 2023 yang dapat mengganggu kelancaran Satuan Pendidikan dalam melakukan pemutakhiran data semester 1 Tahun Ajaran 2022/2023, Kemendikbudristek, dalam hal ini Dirjen AUD Dikdasmen melakukan pemutahiran aplikasi Dapodiknya.

“Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddikdasmen) Kemendikbudristek telah melakukan pemutakhiran Aplikasi Dapodik versi 2023.b yang telah dilakukan perbaikan,” sebut rilis Perbaikan Aplikasi Dapodik Versi 2023.b yang diposting, Selasa (16/8/2022).

Informasi perbaikan tersebut ditujukan
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala BBPMP dan BPMP, Kepala Satuan Pendidikan di seluruh Indonesia

Untuk memperbarui aplikasi dapodik 2023.a ke versi 2023.b, dapat mengikuti beberapa langkah berikut yakni unduh file patch dapodik 2023.b di sini; Install patch dapodik 2023.b; Refresh browser (ctrl+F5); Login Aplikasi Dapodik. Pastikan tampilan aplikasi sudah versi 2022.b;
Selesai.

Satuan Pendidikan dapat juga melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2023.b secara otomatis dengan langkah yakni pastikan sudah terpasang aplikasi Dapodik versi 2023.a;
Pilih menu pengaturan pada aplikasi dapodik versi 2023.a; Pilih tombol cek pembaruan; Pastikan semua proses pembaruan “Berhasil”;
Refresh browser (ctrl+F5); Login aplikasi dapodik; Pastikan tampilan aplikasi sudah menggunakan versi 2023.b; Lakukan proses Tarik data; Selesai.

Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik versi 2023.b : Perbaikan bugs validasi pada kelas tingkat 3,6,9,12 bagi sekolah bukan penyelenggara IKM; Perbaikan bugs validasi JJM maksimal per rombel bagi kurikulum merdeka pada jenjang SD;

Perbaikan bugs saat pemilihan kurikulum merdeka bagi jenjang SMALB dan sekolah dibawah naungan Kemenag; Perbaikan saat menyimpan C2 dan C3 bagi kurikulum 2013 pada jenjang SMK; Perbaikan bugs saat memetakan peserta didik pada rombongan belajar mata pelajaran pilihan.

Unduh Aplikasi Dapodik Versi 2023.b pada tautan : https://cdn-dapodik.kemdikbud.go.id/rilis/Patch_Dapodik_2023.b.exe. http://ringkas.kemdikbud.go.id/dapodik2023b, https://bit.ly/dapodik2023b,  https://s.id/dapodik2023b,
https://cutt.ly/dapodik2023b. (elka)

Meimonews.com -Kehadiran Tim Animator Laudato Si (LSi) di Keuskupan Manado disambut postif dan diapresiasi Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Hal tersebut terungkap saat Tim yang diantar Ketua Komisi JPIC (Justice, Peace and Integrity of Creation = Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan) Keuskupan Manado Sr. Regina Fofid DSY bertemu Uskup di ruang tamu Keuskupan Manado, Jl. Samrat Manado, Senin (8/8/2022).

“Hari ini merupakan hari yang istimewa bagi Tim Animator LSi-KM karena bapa Uskup Mgr. Rolly menyambut dengan penuh senyum dan kehangatan sebagai seorang gembala akan domba-dombanya,” ujar Sr. Regina.

Kepada Meimonews.com via WhassApp, usai pertemuan itu, Sr. Regina menambahkan Mgr. Rolly menyambut gembira dan memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah tim animator mulai, dengan harapan tim ini menjadi wadah untuk membangun satu kesadaran bersama untuk merawat bumi.

Badan Pengurus, sebut Uskup seperti dikutip suster Regina, tidak saja hanya pioner tetapi menjadi saksi untuk menjaga dan merawat ibu bumi sebagai suatu kesadaran dengan menghidupi tujuh goals dari Laudato Si Action Platform.

“Mungkin banyak orang sudah tahu tentang Ensiklik Laudato Si, namun mereka belum tentu mengerti dan sadar secara bersama-sama demi masa depan anak cucu kita !” ujar Mgr. Rolly, sapaan uskup yang barusan genap 5 tahun kegembalaannya di Keuskupan Manado.

Uskup mengajak untuk bersama Komisi JPIC Keuskupan Manado menyebarkan spiritualitas ekologis dan Laudato Si ke seluruh paroki yang ada di Keuskupan Manado.

Mantan Provinsial MSC ini mengingatkan, apapun gerakan dan karya baik yang kita lakukan semuanya beralaskan doa. “Jangan lupa berdoa,” tandasnya.

Di akhir pertemuan, Mgr. Rolly menyerahkan buku Ensiklik Laudato Si kepada Ketua Pengurus LSi-KM Fongky Ponomban.

Sesudah pertemuan tersebut, Tim Animator LSi-KM bersama Komisi JPIC Keuskupan Manado mengadakan rapat di ruang rapat Puspa Kusuma untuk menyusun program kerja akhir tahun 2022.

Tim Animator LSi-KM dibentuk pada April 2022 karena ketergerakan hati dari beberapa orang yang prihatin dengan “jeritan ibu bumi” dan kesediaan untuk merawat “bumi rumah kita bersama”  dengan mengikuti pelatihan animator secara online yang dilaksanakan Tim Animator LSi  Movement Indonesia.

“Dari pelatihan inilah melahirkan Tim Animator Laudato Si Keuskupan Manado,” ujar Sr. Regina. (elka)

Meimonews.com – Gema Dua Abad Menjadi Saudara telah berkumandang di daerah-daerah di mana Kongregasi Suster-suster Jesus Maria Joseph (SJMJ) berkarya. Termasuk di dalamnya adalah Provinsi Makassar dan Manado.

Di dua provinsi di Indonesia ini, panitia lokal peringatan mewujudnyatakan tema peringatan yakni Becoming Sisters (Menjadi Saudara) dengan alam ciptaan Tuhan lewat kegiatan menamam pohon.

“Di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam wilayah karya SJMJ Provinsi Makassar, menjadi saudara dengan alam ciptaan Tuhan dikemas dalam kegiatan menanam mangrove,” ujar Ketua Panitia Puncak Peringatan 200 Tahun Kongregasi SJMJ Sr. Monika Kalangi kepada Meimonews.com via WashApp, Minggu (7/8/2022).

Penanaman di pesisir pantai Desa Bour Kecamatan Nubatukan Lembata, baru-baru dihadiri Uskup Larantuka Mgr. Frans Kopong Kung, Vikjen Pastor Gabriel Unto da Silva, beberapa pastor, Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dan jajarannya, umat Riang Dua dan pendukung kegiatan PT Triwana yang Direkturnya Lidwina Anungan adalah Anggota Asosiasi Awam SJMJ.

Sekitar 250 pohon ditanam di lokasi tersebut. Kepada masyarakat setempat diharapkan dapat memeliharanya sehingga dapat menghindari pengikisan tanah pada daerah pesisir pantai akibat ombak dan arus laut. Selain itu, adanya pohon mangrove ini juga menjadi sumber oksigen bagi masyarakat.

“Semoga Lembata menjadi hijau dan karena itu dapat menghapus plesetan nama daerah ‘Lembakar’ menjadi sungguh Lembata (Lomlen),” harap Anggota Dewan Pimpinan Umum Kongregasi SJMJ Dunia ini.

Masih di Provinsi Makassar,.penanaman mangrove juga dilakukan di Kampung Nelayan Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya, Makassar (Sulawesi Selatan).

Sebanyak 500 pohon mangrove ditanam pada kegiatan yang melibatkan suster SJMJ serta guru, pegawai dan siswa persekolahan Yayasan Yoseph Yeemye, Yayasan Ratna Miriam, Stikes Stella Maris dan Asosiasi Awam SJMJ.

Selain itu, sebanyak 25 mahasiswa dan doeen bersama suster SJMJ di Loang dan umat bersatu menanam pohon di Bukit Doa Maria Bintang Laut, Bunda Segala Bangsa, Lembata.

Diharapkan, dengan adanya penanaman pohon di tanah kering ini tumbuh tanaman yang meredahkan panasnya alam Lembata dan menghijaukan Bukit Doa sehingga umat yang berziarah mendapat tempat berteduh.

Di Provinsi Manado, gerakan menanam pohon dilakukan di Lolah, Airmadidi, Tomohon dan Malendeng. Panitia lokal mewujudkan persaudaraan dengan alam ciptaan Tuhan di lokasi badan amal milik Keuskupan Manado.

Ribuan pohon buah dan kayu ditanam. Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, para pastor dan umat di lokasi sasaran terlihat antusias dan mendukung kegiatan penanaman ini.

Sr. Kalangi berharap, semoga bumi ini menjadi rumah kita bersama yang nyaman dihuni. “Laudato Si’ : terpujilah Tuhan !” tandasnya.

Dalam percakapan terpisah, Pemimpin Umum Komgregasi SJMJ Dunia Sr. Theresia Supriyati menjelaskan, Menjadi Saudara, bukan hanya dalam komunitas, provinsi dan seluruh kongregasi tapi juga bagi Gereja dan sesama serta alam ciptaan Tuhan.

Perwujudan dari Menjadi Saudara dengan alam ciptaan Tuhan, sebutnya, Kongregasi lewat panitia mengadakan penanaman pohon di beberapa lokasi. (elka)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Kandou Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD melalui Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr.Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS memastikan tindakan transplantasi ginjal segera dilakukan di RSUP Prof. Kandou.

“Tindakan perdana itu rencananya pada bulan September mendatang,” sebut dr. Jehezkiel Panjaitan kepada wartawan di kompleks rumah sakit, Kamis (4/8/2022).

Penanggung Jawab Tim Transplantasi Ginjal RSUP Prof Kandou ini menjelaskan, tim medis untuk pelayanan transplantasi ginjal tersebut sudah siap. Nantinya ada pendampingan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dan lainnya.

Terobosan baru ini untuk perkembangan RS agar pelayanan makin prima buat masyarakat. “Kebetulan kasus di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Maluku bahkan Maluku Utara khan banyak, sehingga kami berupaya menjamin keberlangsungan hidup penduduk melalui tindakan transplantasi ginjal ini,” ujar dokter Jehezkiel.

Ditambahkan, proses tindakan ini tidak mudah. Selain penerima ginjal harus disiapkan juga pendonor. “Jadi, kami harus berhati-hati dalam melakukan ini baik itu regulasi atau status hukum bahkan sistem pelayanannya,” tegasnya (elka)

Meimonews.com – Kolaborasi beberapa organisasi yakni Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Tim Penggerak PKK Sulut, Badan Narkotika Nasional, Kementerian Kominfo dan Pemprov Sulut menggelar Sosialisasi Anti Narkoba di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (4/8/2022).

Ratusan siswa, mahasiswa dan masyarakat hadir dalam kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Ketua Umum OASE KIM Tri Suswati Karnavian, yang ditandai pemukulan tetengkoren.

Laporan kegiatan disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara dr. Kartika Devi Kandouw Tanos (Sekretaris TP PKK Sulut dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulut, sementara sambutan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw dan Ketua Umum  OASE KIM Tri Suswati Karnavian.

Di momen pembukaan, ada penampilan choir yang membawakan mars BNN serta fragmen peserta Ketahanan Keluarga 2022 bersama dengan BNNP Sulut (Dian Yuni Seria, S.I.Kom) dan TP PKK Prov. Sulut (Dr. Preysi Siby, M.Psi).

Setelah itu, pembahasan mengenai Program Ketahanan Keluarga oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya Rotua Sihotang dari Direktorat Advokasi BNN RI dan diskusi panel Anti Narkoba oleh Direktur Advokasi BNN RI  Drs. Jafriedi M.M, dan Deputi Rehabilitasi BNN RI Dra. Riza Sarasvita, MHS., M.Si., Ph.D.

Diangkatnya tema sosialisasi anti narkoba dan literasi digital, menurut Tri Suswati Karnavian adalah karena narkoba saat ini sudah menjadi bencana nasional dan sudah mencapai level yang paling menguatirkan pada tingkat anak-anak muda. Bahkan juga didapati pada anak-anak di tingkat Sekolah Dasar.

“Kita juga di sini membuat literasi digital di mana ini penting karena kita juga tahu bersama bahwa teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan kita sebagai manusia. Di mana setiap orang umumnya sudah mempunyai gadget atau alat informasi. Ini menjadi sasaran yang paling sering dicari oleh para pengedar narkoba dikarenakan mereka sangat rentan dan mudah untuk diajak menggunakan,” ujar.

Ketum OASE KIM ini mengingatkan seluruh generasi muda agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Kepada anak-anak semua, ingat kalian harus mengetahui bahwa kalian adalah sasaran utama dari penyalahgunaan narkoba ini,” tandasnya.

Jadi, sambungnya, kalian harus betul-betul sadar dan melindungi diri kalian untuk terhindar dari penyalahgunaan narkoba ini. Mudah-mudahan dengan sosialisasi anti narkoba ini kalian lebih paham lagi bagaimana efek negatifnya.

Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw dalam sambutannya menegaskan, penyalahgunaan narkoba harus diberantas dengan penanganan holistik atau berhubungan dengan sistem keseluruhan yang mampu melibatkan semua komponen masyarakat sehingga tak parsial atau hanya menjangkau penggunaannya saja tapi mampu memberantas narkoba hingga ke bandarnya.

“Saya percaya untuk penanganan dan antisipasi terhadap narkoba ini perlu tindakan-tindakan yang holistik tidak hanya parsial, termasuk ada keterlibatan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat,” ujarnya. (elka)