Meimonews.com -:Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU menegaskan, Unsrat terus- menerus memperbaiki diri dan terus mengembangkan sistem akademik dan administrasi yang baik untuk mewujudkan visi Unsrat sebagai Universitas unggul dan berbudaya menuju World Class University.

“Sekalipun demikian, saya menyadari Unsrat perlu melakukan berbagai terobosan kreatif dan inovatif,” ujar Prof. Sompie ketika memberikan sambutan pada Sidang Terbuka Senat Unsrat dalam rangka wisuda 700 lulusan Unsrat periode IV Tahun Akademik IV 2022/2023, di Auditorium Unsrat, Kamis (13/4/2023).

Kadis Kebudayaan Sulut Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si saat membawakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Terobosan dan inovatif tersebut, menurut Rektor, adalah dalam meningkatkan layanan pendidikan untuk menjawab keluhan maupun kritik dari mahasiswa sehingga mahasiswa dapat merasa lebih nyaman belajar dengan atmosfir akademik yang sangat mendukung keberhasilan studi.

Prof. Sompie mengungkapkan, sangat bangga sebab banyak wisudawan yang menyelesaikan pendidikan dengan mengambil 20 – 40 satuan kredit semester (SKS) melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Bahkan, ada yang diwisuda hari ini telah menyelesaikan 20 SKS selama 6 bulan lewat keikutsertaan dalam program magang di Universitas ternama di luar negeri.

“Saya juga bangga dengan 700 wisudawan dalam menyelesaikan pendidikan sehingga membuktikan Unsrat mampu mencetak sumber daya manusia yang diperlukan untuk membangun bangsa dan negara. Dan tentu saja membangun karir sendiri,” tandas Rektor.

Rektor berharap nilai luhur “Si Tou Timou Tumou Tou” dapat mengakar dalam kehidupan para wisudawan dan tetaplah berusaha untuk sedapat mungkin menjadikan hidup para wisudawan berguna bagi orang lain.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si berharap para wisudawan menjadi SDM unggul yang akan memberikan sumbangsih dan turut dalam membangun daerah.

Selain itu, “Jadilah orang yang memiliki integritas dan berbuat yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ujar Lukas mengutip harapan Gubernur.

Gubernur berharap pula, ke depan para wisudawan menjadi pribadi yang dapat berkontribusi di masyarakat dan negara, serta mendukung arah pembangunan pemerintah.

Lulusan Unsrat yang diwisuda tersebut terdiri dari program Magister 87 orang, PPDS 119 orang, Profesi 32 orang, Sarjana 562 orang. Dengan wisuda tersebut, jumlah lulusan Unsrat secara keselurahan saat ini berjumlah 106.434 orang.

Tampak hadir, Ketua DPRD Manado Altje Dondokambey dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, seluruh pimpinan Unsrat serta orangtua wisudawan/wisudawati. (FA)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 Manado menggelar Presentasi Esai untuk kelulusan siswa dengan menggunakan dua ruang kelas sekolah, selama lima hari mulai Rabu (12/4/2023).

Sebanyak 286 siswa kelas 12 baik jurusan IPA, IPS maupun bahasa mengikuti kegiatan portofolio dan penugasan akhir ini untuk kelulusan mereka.

Sesuai jadual yang dikeluarkan sekolah, ada pengelompokkan untuk pelaksanaannya. Jurusan IPA ada beberapa kelompok, jurusan IPA ada beberapa kelompok, demikian pun jurusan bahasa ada beberapa kelompok.

“Ada siswa yang mempresentasikan esainya secara sendiri-sendiri tapi ada pula esai itu dibuat dan dipresentasikan dengan berkelompok,” ujar Kepala SMA Negeri 8 Manado Dra. Mediatrix Maryani Ngantung, M.Pd dalam percakapan dengan Meimonews.com di selà pemantauannya pada kegiatan itu, Kamis (13/4/2023).

Demikian pun para guru penguji. Mereka, sebut Ngantung, dibuat berkelompok. Semua guru mata pelajaran kelas 12 menjadi penguji tapi waktu bertugasnya sudah diatur.

Diungkapkan, sampai dengan hari kedua (Kamis, 13/4/2023), pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Pantauan Meimonews.com, para siswa (yang kebetulan berkelompok tiga orang) mempresentasikan esainya dengan baik dan lancar. Demikian pun guru-guru penguji (ada beberapa orang) mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan materi yang dipresentasikan dan mendapat jawaban sesuai dengan yang diharapkan di samping ada masukkan-masukkan untuk maksud memperkuat/memperdalam materi yang dibuat dan dipresentasikan para siswa.

Mantan Kepala SMA Negeri 7 Manado dan SMA Negeri 9 Manado ini menjelaskan, sebelum para siswa mengikuti program kelulusan ini, mereka telah dibimbing dan dilatih selama tiga bulan oleh beberapa guru pembimbing dan di dampingi pimpinan sekolah.

Dari lima sekolah penggerak yang ada di Sulut (2 Manado, 2 Bitung dan 1 Bolmong) baru sekolah ini yang menggunakan cara kelulusan siswa yang menggunakan portofolio dan penugasan akhir, sebagaimana termuat dalam program Merdeka Belajar, tidak seperti sekolah-sekolah lain yang masih menggunakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). (Fer)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Manado yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Manado, Sario, Selasa (11/4/2023).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt ini memiliki tiga agenda yakni Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Manado Tahun Anggaran 2022; Penandatanganan Persetujuan Bersama Penetapan Anggaran Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2023-2043; serta Penetapan Perubahan Alat Kelengkapan DPRD Kota Manado.

Dalam Penyampaian LKPJ, Walikota memaparkan berbagai program Pemerintah Kota Manado dan penganggarannya, serta realisasi APBD Tahun 2022 dengan pencapaian 1,55 triliun rupiah dan target pendapatan 1,66 triliun rupiah.

Dilaporkan pula pencapaian PAD sebesar 357 miliar rupiah, Pajak Daerah 318 miliar rupiah, Pendapatan Retribusi 18,7 miliar rupiah, Transfer 1,127 triliun rupiah, Belanja Pendapatan Lainnya yang Sah 53 miliar rupiah, Belanja Daerah 1,69 triliun rupiah, Belanja Operasional 1,208 triliun rupiah, Belanja Modal 884 miliar rupiah, Belanja Tidak Terduga 5,52 miliar rupiah, dan Pembiayaan Daerah 266,8 miliar rupiah.

Rapat dilanjutkan dengan Penandatanganan Persetujuan Bersama Penetapan Anggaran Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2023-2043 antara Walikota Manado dan Pimpinan DPRD Kota Manado.

Hadir dalam Rapat Paripurna ini, Sekretaris Daerah Kota Manado Dr. Micler Lakat, SH., MH, Forkopimda Kota Manado, Kepala SKPD, Staf Ahli Walikota, Staf Khusus Walikota, para Camat, serta undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU menghadiri Rapat Kerja dan Penandatangan Kontrak Kinerja Tahun 2023 yang dilaksanakan di Aula LP3 Unsrat Manado, Selasa (11/4/2023).

Dalam sambutannya, Prof. Sompie menegaskan, Unsrat perlu melakukan transformasi pendidikan tinggi, sehingga dapat sejalan dan harmonis mencapai target delapan IKU-PTN yang ditetapkan Kemenristekdikti.

Rektor berharap, kontrak kinerja yang dilakukan menjadi panduan bagi setiap koordinator pusat untuk mencapai target kinerja sesuai tugas dan fungsinya.

Selain itu,, “mampu mewujudkan visi Rektor Unsrat yaitu Perguruan Tinggi Unggul Berbudaya menuju World Class University,” ujar Prof. Sompie.

Usai kegiatan, Prof. Sompie mewakili Unsrat melakukan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) dengan Dirut PT. Bank SulutGo Revino D. Pepah yang dilakukan di Ruang Rapat Kantor Pusat Unsrat, Selasa (11/4/2023).

Mendampingi Prof. Sompie adalah Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc, Wakil Rektor 2 Dr. Ronny Maramis, SH, MH dan Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi.

Dalam sambutannya, Prof. Sompie menjelaskan, penandatanganan MoU ini wajib dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama di tingkat fakultas atau lembaga dengan intensitas implementasi aktif untuk menunjang program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Rektor mengapresiasi upaya yang dilakukan Direktur Utama PT Bank SulutGo yang telah menginisiasi terwujudnya kerja sama ini. Itulah sebabnya, Rektor berharap penandatanganan ini memberikan manfaat dalam hal pengelolaan keuangan dan menunjang Tridharma Perguruan Tinggi.

Secara khusus Rektor berterima kasih kepada PT Bank SulutGo yang telah memberi CSR berupa hibah sebuah sarana transportasi bagi mahasiswa dan dosen dalam bentuk bus untuk menunjang kegiatan pembelajaran di luar kampus.

Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino M. Pepah dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman antara Unsrat dan PT Bank SulutGo akan mendorong kinerja pihaknya.

“Karena Bank SulutGo mempunyai komitmen memberikan layanan yang terbaik,” ujar Pepah. (FA)

Meimonews.com – Setidaknya, ada tujuh keuntungan bagi wajib pajak (WP) bila telah mengurus balik nama kendaraan bermotor (BNKB) menjadi atas nama sendiri.

“Ada beberapa keuntungan jika wajib pajak (WP) sudah mengurus balik nama kendaraan bermotor menjadi atas nama sendiri,” ujar Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June Silangen kepada Meimonews.com di Manado, Senin (10/4/2023).

Ketujuh keuntungan tersebut adalah pertama, terjamin legalitas kendaraan bermotor; kedua, mempermudah persyaratan administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB); ketiga, bisa memanfaatkan banyak kemudahan/inovasi layanan Samsat Bapenda Sulut.

Keempat, mempermudah penemuan kembali apabila dokumen STNK/BPKB terjadi kehilangan; kelima, mempermudah klaim asuransi kecelakaan; keenam, menghindari dampak penyalahgunaan kendaraan oleh pihak lain; ketujuh, berkontribusi positif dalam program pembangunan di Sulawesi Utara.

Itulah sebabnya, June mengajak masyarakat wajib pajak untuk memanfaatkan Program Tiga Hebat Bebas BNKB dari Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang telah dimulai pada 28 Maret dan akan berakhir pada 26 Mei mendatang.

“Marijo torang bayar pajak kendaraan bermotor karena sekarang ada Keringanan Ramadhan 3 Hebat yakni bebas denda administrasi, diskon PKB 5 – 10 persen, serta bebas bea balik nama kendaraan bermotor,” ajak June.

Disebutkan, untuk poin pertama dan dua, bisa cek di Apk. TIM SALUT (potong otomatis) dan dibayarkan secara online atau di Samsat dan atau apabila jatuh tempo pajak tahunan. Untuk poin tiga, berproses di Samsat asal domisili STNK. Dan untuk ganti STNK / pajak 5 tahunan proses di Samsat asal STNK. (elka)

Meimonews.com – Guna menjaga agar stok pangan seperti beras aman dan dengan harga terjangkau, Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) Kanwil Sulutgo pimpinan Abd. Muis S. Ali terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Itulah sebabnya, masyarakat diimbau untuk tidak panik dalam berbelanja. “Stok beras Perum Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo (Bulog Sulutgo) cukup dengan harga terjangkau,” ujar Kabid Pengadaan Pangan Kanwil Perum Bulog Sulutgo M.Syaukani dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (6/4/2023).

Di dampingi Staf Pemasaran Ireneus Kevin, Syaukani menambahkan, Perum Bulog Kanwil Sulutgo menjangkau hingga ke pelosok negeri dan selalu hadir untuk masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.

Dikemukakan, menyambut Bulan Suci Ramadhan, Paskah, dan Idul Fitri, Perum Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo menggelar Operasi Pasar di dua provinsi tersebut.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemda dan Dinas terkait, di mana Perum Bulog Kanwil Sulutgo sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) turut berperan aktif dalam rangka mengendalikan inflasi di Provinsi Sulutgo melalui operasi pasar murah.
.
Diharapkan, Operasi Pasar dapat meredam kenaikan harga bahan pangan pokok serta untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan pokok khususnya beras selama Bulan Suci Ramadhan, Paskah, dan Idul Fitri.


.
“Nantikan Operasi Pasar Perum Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo di lingkungan anda,” ujarnya.

Selain melakukan operasi pasar, Bulog juga membuka Gerai Pangan Manado di kompleks kantor (Jalan Diponegoro 7 No. 8 Kelurahan Mahakeret Barat Kecamatan Wenang Manado) dengan harga terjangkau.

Pantauan Meimonews.com, gerai ini terus didatangi warga untuk berbelanja bahan pangan, antara lain beras, gula, minyak goreng, tepung. Petugas dengan ramah dan gerak cepat melayani masyarakat pembeli. (Fer)

Meimonews.com – Langkah responsif dilakukan Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota dan  Wakil Walikota Andrey Angouw dan Richard Sualang (AARS) terkait dengan kerusakan jalan di dekat jembatan Bailang – Molas.

Lewat Dinas PUPR Kota Manado telah diadakan supervisi terkait dengan perbaikan ruas jalan tersebut bersama instansi terkait/berwewenang pada Rabu (5/4/2023).

Berdasarkan kewenangan, ruas jalan ini merupakan jalan nasional sehingga untuk perbaikannya merupakan kewenangan Pemerintah Pusat dan telah dikoordinasikan Dinas PUPR Kota Manado dan Dinas PUPR Provinsi Sulut ke Balai Jalan sebagai pelaksana teknis pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan jalan.

“Intensitas koordinasi ini merupakan wujud pelaksanaan tugas  Pemerintah Kota Manado menjamin keberlangsungan aktivitas dan mobilitas warga agar dapat berlangsung lancar melalui ketersediaan infrastruktur yang memadai,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (5/3/2023).

Diketahui, cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado selang empat bulan terakhir pada periode Januari – April 2023 telah menyebabkan beberapa konstruksi jalan dan jembatan mengalami kerusakan. Sebut saja ruas jalan Mapanget – Molas dan Jembatan Bailang – Molas.

Terhadap kerusakan fasilitas ini, sebagian besar masyarakat berharap banyak Pemerintah Kota Manado dapat segera melakukan perbaikan. Benarkah seluruh jalan dan jembatan di Kota Manado menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Manado ?

Kontu menjelaskan, berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022, sesuai kewenangannya, jalan umum dikelompokkan dalam 5 klasifikasi yaitu jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, dan jalan desa.

Untuk jembatan, menurut fungsinya dapat diklasifikasikan sebagai jembatan jalan raya, jembatan jalan rel, jembatan untuk talang air/aquaduk, dan jembatan untuk menyeberangkan pipa-pipa (air, minyak, gas). Sedangkan berdasarkan struktur atasnya jembatan dikategorikan sebagai  jembatan balok/gelagar, jembatan pelat, jembatan pelengkung, jembatan rangka, jembatan gantung, dan jembatan cable stayed.

Dalam Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, tambahnya,  penanganan urusan jalan dan jembatan bagi pemerintah dilaksanakan melalui program Penyelenggaraan Jalan dengan kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota/Provinsi.

“Berdasarkan regulasi tersebut, kerusakan jalan dan jembatan di ruas jalan Mapanget – Molas dan jembatan Bailang – Molas, telah ditindaklanjuti Pemkot Manado sesuai kewenangannya,” jelas Kadis Kominfo Manado.

Disebutkan, koordinasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Di ruas jalan Mapanget – Molas misalnya, sejak Senin (3/4/2023) lalu telah dilakukan tender pekerjaan perbaikan jembatan sebesar 2,75 miliar, yang diperkirakan pekerjaan sudah dapat dimulai pada 1 Mei 2023. Sementara itu untuk pekerjaan perbaikan jalan sebesar 1,35 akan dilakukan tender dalam waktu dekat. (lk)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU mendapat kepercayaan dari Universitas  Udayana Bali. Kepercayaan itu berbentuk penunjukkannya sebagai penguji tamu ujian tesis Strata 3 (doktor).

Penguji tamu dalam ujian disertasi pada universitas lainnya merupakan suatu kehormatan, kredibilitas dan kebanggaan bagi penguji.

“Saya respek dan berterima kasih karena dipercayakan oleh Universitas Udayana menjadi dosen penguji  promosi doktor. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang guru besar,” ujar Prof. Sompie.

Kehadirannya di Bali untuk menjadi penguji tamu, terkait pula dengan kesempatan untuk melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan dua universitas di Bali.

“Ibarat pepatah Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlewati, kehadiran di Bali untuk menjadi dosen penguji, dimanfaatkan pula dengan melakukan MoU dengan Universitas Mahasaraswati dan Universitas Warnadewa,”
ujar Rektor.

MoU dengan Universitas Mahasaraswati Bali, khususnya beberapa laboratorium Fakultas Pertanian seperti Laboratorium Tanaman dan Lingkungan, Laboratorium Agroteknologi dan Laboratorium Teknik Pangan dan Gizi. (FA)

Meimonews.com – Di awal kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) sebagai Walikota dan Wakil Walikota pada 8 Mei 2021, Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi masalah pelik karena masih terbatas jumlahnya.

Menurut data, hingga tahun 2020, penyediaan taman lingkungan, kelurahan, kecamatan, dan taman kota belum memenuhi target. Baru mencapai 6,13 hektar, sementara dalam Peraturan Daerah Kota Manado tentang RTRW 2014-2034, ditetapkan 237 hektar.

“Awalnya kondisi eksisting 54 taman kelurahan/kecamatan/kota dan 13 titik taman gantung, sebatas taman biasa yang kurang terawat,” ujar Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu kepada Meimonews.com, Senin (3/4/2023).

Berkat kecintaan terhadap keindahan kota, sebutnya, Walikota dan Wakil Walikota Manado (AARS) mulai membenahi dan memprioritaskan perawatan dan memperindah 67 taman eksisting secara kontinyu.

Tak berhenti di situ, AARS kemudian membangun 7 taman baru yang representatif yakni 3 taman pada tahun 2022 (Median Taman Patung Piere Tendean,  RTP bapenda, dan RTP Tikala TVRI), dan membangun 4 taman pada tahun 2023 (Median Taman Sario, RTP Ranomut, Taman Median Ringroad, dan Taman Median KONI.

Di penghujung tahun 2022 dan awal 2023, AARS kemudian secara sporadis menyulap pedestrian jalan Piere Tendean sepanjang 2,4 km dan  memperlebar pedestrian dari 2 meter hingga 8 meter sehingga menjadi ruang terbuka hijau dan taman ke – 7 bagi warga Manado.

“Kini, jalan Piere Tendean bukan lagi sekadar pusat kawasan bisnis (Boulevard on Bussines) tetapi menjelma menjadi taman dan tempat bercengkerama warga sambil menikmati keramahan dan keindahan tepian teluk Manado atau sekadar melepas kepenatan sehabis beraktivitas,” tandasnya.

Hadirnya 74 taman dengan 67 taman dirawat instensif dan 7 taman baru di tahun 2022-2023, sambungnya, menjadi karya konkrit AARS menata lingkungan kota yang lebih baik sehingga lebih asri, indah, dan menyenangkan menuju Manado Maju dan Sejahtera. (lk)

Meimonews.com – Penegakan terhadap Peraturan Daerah (Perda) No. 2 tahun 2019 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perda No. 1 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah kembali dilaksanakan Jumat (31/3/2023).

Satuan Tugas Operasi Gabungan (Satgas Opsgab) kali ini melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kecamatan Sario.

Di lapangan, Satgas Opsgab menemukan jumlah pelanggar di Kecamatan Sario dengan rincian Perda Trantibum 2 pelanggar dan Perda Pengelolaan Sampah 3 pelanggar.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Manado Herry Ratu, pihak Satpol PP Kota Manado sebelumnya juga telah mengadakan OTT di beberapa tempat yang ada di Kota Manado dan menemukan pelanggar.

“Beberapa waktu yang lalu kami telah melakukan OTT di beberapa tempat dan menemukan beberapa pelanggar. Pelanggar-pelanggar tersebut selanjutnya membuat surat pernyataan untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. Namun beberapa hari kemudian, kami kembali menemukan mereka melakukan pelanggaran yang sama. Mereka pun langsung kami arahkan untuk mengikuti Sidang Tipiring,” katanya.

Secara keseluruhan, ada 7 pelanggar yang diarahkan untuk mengikuti Sidang Tipiring di Kecamatan Sario. Namun yang hadir pada Sidang Tipiring hanya 3 pelanggar. Adapun yang menjadi majelis hakim pada Sidang Tipiring ini adalah Maria Sitanggang, SH. MH yang di dampingi oleh Jaksa, PPNS, dan Panitera.

Selama persidangan, para pelanggar bersifat kooperatif dengan mengikuti jalannya persidangan dan membayar denda sesuai yang diputuskan oleh Hakim yaitu sebesar Rp100.000. Untuk pelanggar yang tidak hadir, masing-masing tetap dikenakan sanksi dengan pilihan denda Rp100.000 atau kurungan 2 hari.

Jika dibandingkan pada OTT dan Sidang Tipiring sebelumnya, jumlah pelanggar mengalami penurunan. Maria pun mengapresiasi turunnya angka pelanggar ini. Menurutnya, masyarakat telah mengetahui mengenai penegakan terhadap kedua perda yang ada.

Namun terlepas dari itu, Maria tetap berharap agar masyarakat Kota Manado tetap mematuhi perda-perda yang ada sehingga tidak ada lagi pelanggar-pelanggar lain yang ditemukan ke depannya. (lk)