Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Starry Homenta Rampengan mendampingi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua lokasi di Manado, Selasa (7/4/2026).

Setelah menyambut kedatangan Wamenkes RI dan rombongan di Bandara Sam Ratulangi, Dirut RSUP Kandou lanjut mendampingi Wamenkes saat melakukan rangkai agenda kerja di daerah ini.

Lokasi yang pertama didatangi adalah Universitas Katolik De La Salle Manado (UKDLSM) yang dipimpin RP Gregorius Hertanto Dwi Wibowo.

Di kampus ini, Wamenkes RI membahas persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) UKDLSM sebagai upaya penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan di wilayah Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Wamenkes melanjutkan agenda kunjungan ke Polda Sulawesi Utara untuk menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan serta pengembangan pendidikan kedokteran di daerah. (“/Fer)

Meimonews.com – Pasca gempa bumi yang berkekiatan 7,6 Skala Richter yang dirasakan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampailan imbauan penuh empati kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Kapolresta menekankan bahwa situasi seperti ini membutuhkan ketenangan dan kewaspadaan bersama sertq diingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat memicu keresahan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi seperti BMKG dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Kapolresta juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau berpotensi roboh, serta segera menuju tempat terbuka apabila kembali terjadi guncangan.

Perhatian terhadap keselamatan keluarga, sebutnya, menjadi hal utama. Masyarakat diimbau memastikan anak-anak, orang tua, dan anggota keluarga lainnya berada dalam kondisi aman, serta menyiapkan perlengkapan darurat sebagai langkah antisipasi.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir atau berencana menuju kawasan tersebut, diingatkan untuk terus memantau perkembangan informasi resmi terkait potensi tsunami dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan komitmen pelayanan, Polresta Manado mengoptimalkan layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, kerusakan, korban, maupun situasi yang membutuhkan kehadiran aparat secara cepat.

“Kami siap hadir untuk masyarakat. Jangan ragu untuk menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai kearifan lokal, Kapolresta Manado mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli, saling membantu, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Mari kita hadapi situasi ini dengan tenang, saling menguatkan, dan tetap waspada. Bersama kita jaga Manado tetap aman — Mapalus Torang Jaga Manado Aman,” imbaunya. (AF).

Meimonews.com – Catatan bersejarah dan penting ditorehkan Sintya Nindya Christin Bojoh, seorang wartawati Tomohon pada pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konorov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara Tahun 2026.

Di forum tertinggi organisasi profesi tingkat provinsi lima tahun sekali yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (31/3/2026) tersebut, Sintya terpilih sebagai Ketua PWI Sulut.

Sintya berhasil menjadi orang nomor satu di organisasi PWI Sulut ketika memenangkan pemilihan Ketua untuk masa jabatan 2026 – 2031,

Sintya berhasil mengalahkan dua calon lain yang maju bersaing dalam kompetisi yang berlangsung demokratis tersebut.

Dari 261 anggota biasa yang memiliki hak suara dalam pemilihan sebagaimana tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang totalnya berjunlah 265 anggota yang ditetapkan PWI Pusat tersebut Sintya berhasil unggul lebih dari 50 persen suara yakni 149 suara sementara dua calon lainnya yakni Marson Simbolon dan John Paransi masing-masing mendapat 109 suara dan 4 suara. 3 suara dinyatakan tidak sah.

Dengan demikian, Sintya berhasil mencatatkan sejarah dan menorehkan hal penting karena menjadi perempuan pertama Ketua PWI Sulut dan menunjukkan kesetaraan gender di Bumi Nyiur Melambai.

Tanda-tanda keterpilihan dan dukungan yang banyak untuk Sintya telah terdengar dan terlihat saat pemaparan visi dan misinya serta ketika pembacaan hasil perhitungan suara.

Ini jo, sah dan sejumlah kata-kata penegasan lainnya terlontar dari mulut para pendukungnya dalam jumlah suara yang banyak.

Mereka ingin agar Sintya menjadi Ketua PWI perempuan pertama di Sulut dan adanya reformasi menuju kemajuan PWI ke depan.

Di akhir agenda Konprov yang juga menghasilkan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut dan keputusan lainnya, Sintya menerima pataka PWI sebagai bentuk pengakuan organisasi, yang diserahkan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, mewakili Ketua PWI Pusat Akhmad Munir. (elka)

Meimonews.com – Guna menyerap aspirasi maayarakat, Anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm mengadakan Reses di Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang diadakan di Aula Kelurahan Bailang yang diikuti puluhan warga dan turut dihadiri Lurah Bailang Aldo Kanon Erikson Sumerah dan staf termasuk sejumlah Ketua Lingkungan serta aktivis/wartawan Lexie Kalesaran (fasilitator).

Sejumlah aspirasi masyarakat diungkap/disampaikan para ibu dan bapak yang ada di kelurahan tersebut.

Mereka sangat berharap agar aspirasi/kondisi faktual di lapangan, yang sangat membutuhkan perhatian dan penanganan bisa cepat terwujud.

Permasalahan yang ada, yang menjadi aspirasi masyarakat di antaranya soal akses jalan, perlunya penerangan dan aspal jalan di lokasi tertentu dan soal pendidikan disampaikan sejumlah masyarakat tersebut di momen jarang terjadinya.

Mereka juga sangat mengapresiasi bila program Pemerintah Pusat yakni Sekolah Rakyat bisa hadir di Bailang, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado.

Sejumlah aspirasi/harapan dari masyarakat seperti terbatasnya akses jalan puluhan warga yang berdomisili di pinggir sungai, yang harus menggunakan rakit/perahu tanpa mesin (menggunakan tali untuk menyeberang), kebutuhan penerangan jalan, adanya jalan aspal didengar secara cernat dan diseriusi Schraam.

Aspirasi tersebut siap ditandaklanjuti oleh wakil rakyat dari Partai Gerindra tersebut termasuk berkoordinasi dengan satuan kerja terkait dan Pemerintah Kota Manado.

Menariknya, ada aspirasi/kebutuhan mendesak masyarakat langsung direspons dengan akan membiayainya secara pribadi, yang langsung mendapat tepuk tangan dari peserta pertemuan.

Respons Schramm atas aspirasi yang disampaikan sejumlah masyarakat langsung diapresiasi peserta pertemuan dengan memberikan aplaus berupa tupuk tangan.

Lurah Bailang berterima kasih kepada Anggota DPRD Sulut Louis Schramm yang berkenan mengadakan reses di kelurahan Bailang, mendengar dan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakatnya.

Lurah mengungkapkan, di Kelurahan Bailang ada banyak kebutuhan yang diperlukan penanganannya. Ada yang sudah dimasukkan di Musrembang dan ada yang ditangani Pemerintah Kota Manado.

Lurah berharap “kolaborasi” ini (anggota Dewan Provinsi dan Pemerintah) akan semakin memajukan Kelurahan Bailang ke depan. (*)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menerima kunjungan Rektor Unima Joseph Philip Kambey di ruang rapat Rektor, Kamis (26/3/2026).

Mendampingi Rektor Unsrat adalah Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan staf sementara mendampingi Rektor Unima adalah Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita dan staf.

Pertemuan strategis ini difokuskan pada pembahasan perluasan kolaborasi, khususnya dukungan Unsrat terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran (Faked) Unima.

Dalam suasana penuh keakraban Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Unima untuk mempererat kemitraan antar-perguruan tinggi di Sulawesi Utara.

Menurut Rektor Unsrat, sebagai institusi yang memiliki Fakultas Kedokteran dengan akreditasi unggul, Unsrat memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pengembangan pendidikan kesehatan di daerah.

Kerjasama ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan wujud nyata sinergitas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Rektor Unima berterima kasih karena Unsrat berkenan menerima kehadiran mereka terkait dengan pembukaan/peengembangan Faked Unima. “Trima kase banya so trima pa torang (terima kasih banyak sudah menerima kami,” ujar Rektor Unima.

Rektor Unima dalam kesempatan tersebut memaparkan maksud kedatangan timnya yang ingin menggali potensi kolaborasi seperti pemanfaatan laboratorium. (FA)

Meimonews.com – Serius melakukan perubahan agar RSUP Kandou menjadi lebih baik, berbagai upaya dilakukan Starry Homenta Rampengan sebagai Dirut RSUP Kandou.

Upaya seperti kegiatan telusur terus dilakukan untuk mengetahui keadaan atau permasalahan yang ada dan segera bertindak untuk melakukan perbaikan bila ditemukan adanya masalah.

Seperti terlihat, Selasa (17/3/2026), Dirut Starry di dampingi Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang serta pejabat terkait melakukan telusur ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit untuk memastikan progres perbaikan fasilitas dan peningkatan sistem pelayanan.

Telusur dilakukan di sejumlah ruangan, di antaranya Irina D, NICU, PICU, Irina E Bawah, Irina E Atas, serta Ruang Estella.

Dalam telusur/peninjauan itu, jajaran direksi memeriksa berbagai aspek pelayanan mulai dari ketersediaan alat kesehatan, kondisi fisik bangunan, hingga sarana dan prasarana penunjang.

Hasil dari telusur yang dilakukan menunjukkan adanya progres perbaikan yang cukup signifikan, sebagai tindak lanjut dari monitoring yang terus dilakukan oleh Dirut Starry.

Selain meninjau fasilitas, tim juga melakukan pengecekan terhadap sistem pelayanan, administrasi, hingga pelayanan farmasi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Dirut juga menyempatkan diri menyapa pasien dan keluarga pasien yang ditemui di ruang perawatan.

Ia memberikan dukungan serta motivasi kepada para pasien, sekaligus mendengarkan secara langsung kondisi pelayanan yang mereka rasakan.

Di sela-sela kunjungan, Dirut juga mencermati berbagai kebutuhan fasilitas yang masih perlu ditingkatkan di ruang rawat inap.

Penataan ruang perawatan, peningkatan sarana prasarana, serta pemenuhan tenaga dokter spesialis menjadi bagian dari fokus pembenahan yang terus dilakukan manajemen rumah sakit

Dengan berjalan menyusuri selasar rumah sakit dan keluar masuk ruang perawatan, Dirut bersama jajaran direksi memastikan bahwa proses perubahan dan peningkatan kualitas layanan di RSUP Kandou terus berjalan secara nyata demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/Fer)

Meimonews.com – Saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran dan Validasi Data yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/3/2026), Walikota Manado Andrei Angouw memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan terkait proses pendataan masyarakat.

Itulah sebabnya, Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang antara lain menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara para pelaksana di lapangan, mulai dari Camat, Lurah, Ketua Lingkungan hingga petugas pendata, khususnya dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima pelayanan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurutnya, penentuan kategori kesejahteraan masyarakat melalui sistem desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10, memang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Namun, proses tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan akurat, tanpa didasarkan pada penilaian subjektif dari pendata.

Ditegaskan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi prioritas penerima bantuan, terutama kelompok miskin ekstrem yang masuk dalam kategori Desil 1.

Walikota meminta agar para Camat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan menggelar rapat atau musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme pendataan serta penentuan kategori desil masyarakat.

Dalam Rakor tersebut Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo dan Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa memberikan pemaparan terkait proses integrasi dan validasi data. Rapat koordinasi kemudian diakhiri dengan sesi dialog bersama para peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Sekdakot teaven Dandel sejumlah Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erwin Kontu, Kadis Kominfo Noviyanti Ningsih Mongkau, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – IDEA Consultant Jepang mengunjungi Taman Energi Terbarukan Biogas Unsrat, Kamis (12/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung teknologi pengolahan limbah eceng gondok menjadi energi biogas yang efisien.

Inisiatif lingkungan yang visioner, yang menjadi bukti upaya untuk terus memperkokoh posisinya sebagai pionir dalam pengembangan energi terbarukan ini diprakarsai Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Program ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menciptakan kampus hijau (Green Campus) dan memberikan solusi nyata atas permasalahan ekologis di Sulawesi Utara.

Selama kunjungan, delegasi Jepang melihat secara mendetail proses konversi eceng gondok, yang sering dianggap sebagai gulma pengganggu di perairan menjadi gas metana yang dapat digunakan untuk kebutuhan energi sehari-hari.

Rektor Unsrat yang didampingi Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Dedie Tooy menjelaskan, proyek ini bukan sekadar riset laboratorium, melainkan model implementasi energi bersih yang berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah yang selama ini menjadi masalah lingkungan, seperti eceng gondok, memiliki potensi besar jika dikelola dengan teknologi yang tepat,” ujar Rektor.

Kehadiran IDEA Consultant dari Jepang ini, sebutnya, membuktikan bahwa inovasi Unsrat diakui di level internasional. (FA)

Meimonews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonsia (BI) Gorontalo, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Gorontalo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo luncurkan program Literasi Bersama Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah (Lebegacor) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas keluarga dan generasi masa depan, Selasa (10/3/2026).

Peluncuran program yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) BI Gorontalo Bambang Setya Permana, Kaper BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju, Wakil Bupati Gorontalo H. Tonny S. Junus, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo serta berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo, Selasa (10/3/2026).

Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas literasi mengenai Cinta, Bangsa dan Paham (CBP) Rupiah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam menjaga kesehatan dan gizi anak sekalgus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang bijak serta penggunaan rupiah dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.

Stunting masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) karena dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik anak, kemampuan koqnitif dan kesehatan jangka panjang.

Berbagai fakta seperti keterbatasan ekonomi, kurangnya akses terhadap pangan bergizi, sanitasi yang belum memadai serta rendahnya literasi gizi menjadi penyebab utama munculnya resiko stunting di tingkat keluarga.

Sejalan dengan itu, literasi pengelolaan uang rupiah yang bijak juga penting diperkuat agar keluarga semakin berdaya dalam membangun generasi sehat dan SDM yang gemilang serta semakin sadar untuk senantiasa menjaga dan merawat uang rupiah yang merupakan simbol nasionalisme NKRI.

Melalui program Lebegacor selain mendapatkan literasi CBP Rupiah para keluarga penerima manfaat, juga akan mendapatkan bantuan nutrisi ,

Program ini direncanakan akan konsisten dilaksanakan dua kali sebulan sepanjang tahun 2026 dengan lokasi berbeda untuk pemerataan.

Program ini menyasar para tenaga PKB (penyuluh keluarga berencana) yang akan diberikan pengembangan kapasitas di bidang literasi CBP Rupiah dan sistem pembayaran dalam bentuk training of trainer,

Para penyuluh BKKBN yang tersebar di desa dan kelurahan di provinsi Gorontalo akan memberikan edukasi pencegahan stunting dan CBP Rupiah kepada para orangtua secara rutin setiap bulan, (lex)

Meimonews.com – Guna memastikan kondisi sarpras (sarana dan prasarana) serta mutu pelayanan kepada pasien tetap terjaga, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan melakukan kegiatan telusur fasilitas dan pelayanan rumah sakit, Selasa (10/3/2026).

Mendampingi Dirut pada kegiatan ini Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Dalam telusur tersebut, Dirut memantau langsung berbagai perbaikan yang sementara berjalan di sejumlah ruangan rawat inap dan poliklinik, mulai dari peralatan kesehatan, troli, wastafel, toilet, pintu hingga atap bangunan.

Dirut juga mengecek kondisi jaringan internet guna memastikan kelancaran sistem pelayanan dan administrasi di rumah sakit.

Dirut menginstruksikan agar seluruh fasilitas yang mengalami kerusakan segera didata dan dilakukan perbaikan serta menekankan pentingnya gerak cepat dalam menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.

“Setiap telusur harus ada hasilnya. Jangan hanya telusur tetapi tidak ada tindak lanjut. Setiap minggu kita telusur sekaligus melihat hasil perbaikan dari temuan sebelumnya,” ujarnya.

Instruksi yang diberikan langsung ditindaklanjuti oleh tim terkait, sementara Dirut sendiri terus mengawasi secara langsung sejauh mana proses perbaikan yang sedang berlangsung.

Selain memantau sarana prasarana, Dirut juga meninjau langsung pelayanan kepada pasien dengan mengunjungi beberapa ruangan perawatan. Dirut berdiskusi dan melakukan evaluasi bersama dokter serta tim medis mengenai kondisi pasien dan pelayanan yang diberikan.

Sikap humanis Dirut terlihat saat berinteraksi dengan pasien. Orang nomor satu di Rumah Sakit Pendidikan Pengelpla Utama (RSPPU) ini sesekali menyapa dan menanyakan langsung pengalaman pasien terkait pelayanan di RSUP Kandou.

“Cepat sembuh ya,” ujar Dirut kepada pasien sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada pasien.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut juga mengecek absensi dokter dan perawat sebagai bagian dari upaya menjaga disiplin serta kualitas pelayanan di rumah sakit.

Kepada tenaga kesehatan, Dirut juga mengingatkan pentingnya bekerja dengan integritas dan panggilan hati.”Kita bekerja untuk Tuhan, bukan untuk manusia,” pesannya kepada para tenaga kesehatan saat berinteraksi di sela-sela kegiatan telusur. (Fer)