Meimonews.com – Kota Manado menjadi pilot project program kolaborasi penyediaan bantuan pembangunan rumah susun (rusun) serta menjadi satu-satunya kota dari 7 Pemda yang menerima bantuan ini.

Itulah sebabnya, Pjs Walikota Manado Clay June Dondokambey menghadiri Seremoni Penandatanganan Nota Kesepakatan atau Perjanjian Kerja Sama tentang Penyelenggaraan Bantuan Pembangunan Rumah Susun TA 2024 di Bali Sunset Road Convention Center, Denpasar (Bali), Jumat (25/10/2024).

Kehadiran dari Pjs. Walikota Manado ini didasarkan pada peraturan dari Kementerian PUPR RI di mana menurut
Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Bapak Aswin Grandiarto Sukahar, Kota Manado menjadi pilot project dalam Program Kolaborasi Penyediaan Bantuan Pembangunan Rumah Susun melalui Gerakan 1 Tower 1 Program,serta Kota Manado juga menjadi satu-satunya kota dari 7 Pemerintah Daerah yang menerima bantuan ini.

Adapun aturan tentang hal ini terdapat dalam Peraturan Menteri PUPR No. 7 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus serta SK Menteri PUPR No.1052/KPPS/2024 tentang Penerima Bantuan Pembangunan Rumah Susun dan Rumah Susun Khusus Tahun 2024 beserta Rencana Perubahannya, Program Kolaborasi Gerakan 1 Tower 1 Program, dan Percepatan Pembangunan Otsus Papua.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprajitno dalam sambutannya mengharapkan agar dalam realisasinya, program ini tidak mendapatkan permasalahan.

Ditambahkan bahwa dalam pembangunannya, pihaknya akan terus mengawasi dari awal hingga akhir pembangunan.

Hadir mendampingi Pjs. Walikota Manado, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Manado Peter A. Eman dan Kabid Perumahan Semart Palebangan. (afer)

Meimonews.com – Senda gurau mewarnai pertemuan Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycky Harry Langie, SIK, MH saat bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di Wisma Keuskupan Manado, Jalan Sam Ratulangi Manado, Kamis (24/10/2024).

Suasana tersebut tercipta karena pada pertemuan tersebut ada teman seangkatan Kapolda semasa di persekolahan Katolik Manado yakni Pastor Paroki Sta. Maria Ulu Siau Pastor Adrianus Jefri Bogia MSC (teman SMP) dan Hengky Carolus (teman SMA).

Turut hadir pada pertemuan tersebut
Kabid TIK Polda Sulut Kombes Pol. Winardi Prabowo, Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol. Dr. Set Stephanus Lumowa, Dan Intelrem 131/Stg Mayor Inf. Heru Selfanus Pata, dan Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Bitung Drs. Plato Rawung, M.Si.

Di awal pertemuan, Kapolda menjelaskan maksud kunjungannya ke Keuskupan Manado untuk bertemu dengan Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dan beberapa harapan terkait dukungan Keuskupan Manado terhadap tugas dan fungsi Polri khususnya di Polda Sulut yang kini dipimpinnya.

Mgr. Rolly menyambut positif kehadiran Kapolda yang di dampingi Kabid TIK dan Karo Ops dan memohon maaf karena tidak bisa hadir pada acara pisah-sambut Kapolda Sulut beberapa waktu lalu karena berada di luar daerah (sudah terjadual lebih dahulu).

Mgr. Rolly juga mengungkapkan kesiapan dukungan Keuskupan Manado terkait dengan program Polda Sulut untuk kemajuan daerah ini.

Pertemuan sekitar 30 menit tersebut di akhiri penyerahan plakat dari Kapolda Sulut kepada Uskup Manado serta foto bersama. (AF)

Meimonews.com – Komitmen dan kerja keras yang ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado terkait penyelenggaraan statistik membuahkan prestasi membanggakan.

Dengan kategori Baik, Pemkot Manado dianugerahi penghargaan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) tahun 2024.

Acara penganugerahan dilaksanakan di Hotel Manado Tateli Resort, Senin (21/10/2024). Penghargaan diserahkann oleh Inspektur Utama Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia Dadang Hardiawan kepada Pjs. Walikota Manado Clay June Dondokambey.

Penganugerahan ini merupakan wujud aresiasi Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara atas komitmen dan capaian Pemerintah Daerah dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

Hadir mendampingi Pjs. Walikota dalam acara ini, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado Erwin S. Kontu dan Kepala Bapelitbang Kota Manado Liny Tambajong, (afer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) saat ini dan ke depan dperhadapkan kepada tugas dan panggilan tanggung jawab yang sangat besar dan berat

Unima menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan kepercayaan untuk melakukan revitalisasi PTN menuju PTN Badan Hukum (PTNBH).

“Tidak semua PTN diberi kepercyaan ini. Unima bersykur untuk semua itu,” ujar Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan pada acara syukuran memperingati Dies Natalis ke-69 Unima yang diadakan di Kantor Pusat Unima, Tondano, Senin (14/10/2024).

Disebutkan, tuntutan mutu dan budaya mutu masih menjadi tantangan yang sangat berat untuk mewujudkan perguruan tinggi dan program studi yang unggul. Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi sudah harus diterapkan.

Pada akhir Agustus yang lalu, ungkap Rektor, Unima telah mengajukan permohonan untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan dalam waktu dekat ini, akan dilakukan asesmen lapangan.

“Kita bersyukur bahwa beberapa program studi telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan peringkat akreditasi Unggul (terakhir kemarin kita menerima SK Prodi Ilmu Geografi memperoleh peringkat unggul menyusul dua prodi sebelumnya,” ujarnya.

Demikian juga, sambingnya banyak yang sudah memperoleh peringkat Akreditasi Sangat Baik, dan saat ini sedang dalam proses konversi Unggul yaitu Prodi PPKN dan 4 (empat) prodi lainnya konversi menjadi Prodi dengna Peringkat Sangat Baik.

Peringkat akreditasi ini sangat penting karena akan menjadi ukuran mutu suatu program studi atau perguruan tinggi. “Kita semua berharap Unima akan menjadi PT Unggul bersama-sama dengan 11 LPTK lainnya,” tandas mantan Wakil Rektor 1 Unima sebelum menjadi Rektor dua periode ini.

Tetapi di pihak lain, sebutnya, masih terdapat program studi yang masih harus terus dipacu. Masih banyak prodi yang peringkat akreditasinya perlu ditingkatkan. Bahkan ada prodi yang sudah kadaluarsa dan tidak terakreditasi. Kami dan atas persetujuan Senat Unima, telah mengusulkan penutupan beberapa prodi yang tidak lagi memenuhi syarat atau tidak terakreditasi.

Oleh sebab itu, Rektor mengajak, dengan semangat Dies Natalis ke 69 tahun ini, civitas akademika Unima terus bangkit, maju bersama, bekerja bersama dan bersama-sama bekerja menuju Unima unggul dan inovatif.

Di awal sambutannya, Rektor mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena Unima sebagai sebuah perguruan tinggi, dalam.sejarah perjalanan panjangnya mengalami beberapa momentum penting.

Dimulai dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Tondano pada 22 September 1955, kemudian menjadi FKIP Unhas di tahun 1956, dan di tahun 1961 berubah menjadi Unsulutteng, dan di tahun 1965 menjadi IKIP Manado Cabang Jogyakarta, bahkan di tahun yang sama ditetapkan menjadi IKIP Manado.

Sampai dengan tahun 2000 tanggal 14 Oktober, keluar Keputusan Presiden yang menetapkan konversi IKIP Manado menjadi Universitas Negeri Manado (Unima), sebagai Satuan Kerja (Satker) pada Kementerian Pendidiikan dan Kebudayaan RI.

Unima terus maju dan pada tahun 2022, menjadi Instansi Pemerintah pada Kemeneterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang menerakan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

“Kita mengalami dua tanggal penting yaitu tanggal 22 September1955 dan tanggal 14 Oktober 2000, dan kita mensyukuri semua itu, sehingga di tahun ini, syukur kita, kita rangkaikan menjadi bulan Syukur Dies Natalis dimulai tanggal 22 September (Pembukaan), dan 14 Oktober Penutupan) bulan syukur Dies Unima ke 69 tahun,” ujar Rektor.

Disebutkan, d usia yang ke 69 tahun ini, telah banyak yang dicapai oleh Unima. Proses panjang sejarah perjalanan Unima telah menunjukkan peran dari semua pimpinan dan dosen mulai dari PTPG hingga menjadi Unima BLU sekarang ini. Semua telah mengukir sejarah dan bersama-sama membangun Unima.

Oleh sebab itu, Rektor menyampaikan terima kasih kepada semua Rektor sebelumnya, semua pimpinan fakultas, program studi, dosen, pegawai, mahasiswa.

Banyak di antara mereka telah mendahului kita semua, tetapi semangat dan deikasi pengabdian mereka untuk membangun Unima masih terus memotivasi dan menyemangati kita semua untuk terus membangun Unima menuju Unima Unggul, Inivatif dengan berbasiskan kearifan lokal Mapalus.

Acara syukuran yang di awali ibadah, diwarnai pemasangan lilin ulang tahun oleh Rektor disaksikan para guru besar dan Anggota Senat Unima, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, Direktur, Ketua SPI, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Unit Penunjang Akademik, Kepala Biro dan seluruh pimpinan unit kerja, sejumlah dosen dan mahasiswa, seluruh staf administrasi, tenaga honorer, security. (Lexie)

Meimonews.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan tentang pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi lewat metode pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Nawawi ketika memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Manado (Unima) yang diadakan di Auditorium Unima Tondano, Senin (7/10/224).

Sekitar  2000 orang mahasiswa dan dosen, Dekan serta pimpinan Unima di antaranya
Wakil Rektor 1 Mister Giideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal M. Ratu Wakil Rektor 3 Joseph Kambey, Sekretaris Senat Beatrix Podung, para Dekan, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana serta para Kepala Biro dan Kepala UPA hadir pada kegiatan ini.

Ketua KPK Nawawi Pomolango saat membawakan materi pada kuliah umum

Dalam pemaparan yang dimoderatori Goinpeace Tumbel (Dosen FISH), Nawawi mengangkat materi Pembangunan integritas melalui pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi.

Banyak hal terkait upaya pemberantasan korupsi dijelaskan Nawawi disertai contoh-contoh konkrit seperti yang dilakukan selama ini oleh KPK.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk memberikan cenderamata/plakat kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango

Setelah menjelaskan sekilas korupsi dan kondisi saat ini, sekilas tentang KPK, Nawawi mengurai strategi pemberantasan korupsi termasuk penegakan hukum tipikor, pencegahan dan pendidikan anti korupsi dan lain-lain sebagaimana materi kuliah umum.

Alumni SMA Negeri 1 Manado dan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menjelaskan, strategi pemberantasan korupsi terdiri dari membangun nilai, perbaikan sisten, efek jerah serta partisipasi masyarakat.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk saat memberikan sambutan

Pendidikan antikorupsi, menurutnya, sangat penting karena efektif dan efisien. Terkait dengan itu, Nawawi menyarankan untuk belajar dari (negara) Hongkong yang sudah menerapkannya dan menjadi role model.

“Di sana (Hongkong), masyarakat sudah tahu bahwa korupsi itu merusak, culas, curang sehingga mereka tidak mau melakukannya. Itu sudah ditanamkan sejak awal lewat pendidikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Pendidilan antikorupsi, menurutnya, harus dimulai dari PAUD (pendidikan anak usia dini), SD sampai perguruan tinggi. Itulah sebabnya ia (dan tim KPK) datang ke Unima untuk memberikan kuliah umum tentang pendidikan anti korusi di perguruan tinggi.

“Mari belajar dari Hongkong yang telah menerapkan pendidikan antikorupsi. Adik-adik mahasiswa harus punya keberanian menanamkan anti korupsi dalam diri, tolak segala praktik korupsi,” ajak Nawawi.

Ia mengakui, pemberantasan korupsi memang tidak mudah dan perlu waktu, tapi tidak boleh kenal lelah.

Ada 9 nilai antikorupsi yang dipaparkan yang disingkat Jumat Bersepeda KK yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Sembilan nilai tersebut diminta Ketua KPK untuk disebutkan satu persatu secara bersamaan dengan suara keras oleh peserta kuliah umum.

Rektor Unima Deitje Adolfien Katuuk, dalam sambutannya berterima kasih kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango yang bersedia memberi waktu yang sangat amat berharga bagi Unima dalam kegiatan Kuliah Umum.

“Melalui kuliah umum ini, kita semua ingin mengenal lebih jauh dan dalam mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi. Kita tidak saja memperoleh pengetahuan tentang kebijakan pemberantasan korupsi tetapi lebih jauh dari itu, kita semua dapat mengambil bagian dan memperkuat komitmen bersama kita dalam upaya bersama memberantas korupsi di tanah air tercinta ini,” ujar Rektor.

Dalam upaya bersama memberantas korupsi, ungkap Rektor, Unima sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KPK karena beberapa tahun yang lalu Unima dipercayakan menjadi salah satu perguruan tinggi khususnya LPTK melaksanakan kegiatan Pembangunan Zona Integritas Kampus, melatih mahasiswa dandosen dalam upaya membangun integritas di kampus Unima, dan beberapa alumni kegiatan ini telah menjadi pegiat-pegiat anti korupsi.

Diungkapkan, di awal kepemimpinannya sebagai Rektor, salah satu komitmen Unima adalah membangun kampus bebas korupsi. Oleh sebab itu, pada April 2021, telah dicanangkan Unima sebagai zona Integritas Kampus menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Pencanangan
dilakukan oleh Irjen Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang.

Foto bersama beberapa mahasiswa yang bertanya pada sesi tanya-jawab

Disebutkan, kerjasama dan kuliah umum seperti ini juga akan meningkatkan kinerja akademik. Dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) kuliah umum seperti ini merupakan salah satu indijator mutu, ketika suatu perguruan tinggi mengundang narasumber yang berasal dari luar institusi seperti Komisi Pemberantas Korupsi.

Ketua KPK dan Rektor Unima duet menyanyi dua lagu untuk memperingati Dies Natalis ke-69 Unima

“Oleh sebab itu,kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua KPK yang berkenan memberikan kuliah umum hari ini, dalam upaya bersama meningkatkan kinerja institusi Universitas Negeri Manado,” ujar Rektor.

Di penghujung acara, Rektor dan Ketua KPK berbagi cenderamata/plakat, duet menyanyi dua buah lagu sebagai persembahan memperingati Dies Natalis ke-69 Unima dan foto bersama. (FA)

Meimonews.com – Cuaca ekstrim yang berlangsung pada Selasa (1/10/2024) membuat beberapa titik di Kecamatan Malalayang tergenang air.

SMP Negeri 8 Manado dan SMA Negeri 9 Manado terkena imbasnya karena kondisi jalan di kedua sekolah tersebut lebih rendah dari jalan raya.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado langsung bergerak cepat.

Asisten II Atto Bulo, SH, MH pun segera menghubungi Dinas PUPR Kota Manado bekerjasama dengan BPJN 1.2 Provinsi Sulawesi Utara agar segera mengatasi permasalahan ini.

Menindaklanjuti hal ini, Kepala Dinas PUPR telah mengarahkan tim dan alat berat untuk mengeruk Daerah Aliran Sungai (DAS) di depan Freshmart Bahu dan beberapa titik di DAS yang ada di Kecamatan Malalayang.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan BPJN 1.2 Provinsi Sulawesi Utara dalam hal pengerukan saluran drainase.

Kepala Dinas PUPR Kota Manado mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini menurutnya adalah salah satu penyebab munculnya genangan air. (Afer)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara menggelar Workshop Tematik P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di The Sentra Hotel Minahasa Utara, Rabu (18/9/2024).

Sejumlah narasumber ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaan oleh Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, SIK, MM di dampingi Terry Tikoalu, S.Sos dengan moderator Selfie PJ Ulaen, S.Pd, S.Si, M.Kes.

Narasumber tersebut yakni Brigjen Pol. Pitra yang membawakan materi tentang Strategi P4GN dalam menciptakan Indonesia Bersinar, Ketua Tim Kerja Pengelolaan dan Pembinaan Tenaga Lini Lapangan BKKBN Sulut dr. Cyndi Taloko, M.Kes (mewakili Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, ST M.Erg) tentang Kolaborasi antar BKKBN dan BNN Sulut dalam menjadikan generasi berencana yang bersih dari narkoba.

Selain itu, Ketua Pokja 1 PKK Sulut/Psikolog Preysi Siby, M.Psi tentang Program ketahanan keluarga dapam meningkatkan daya tangkal keluarga terhadap ancaman narkoba, dan Staf Program Penyusunan Anggaran dan Pelaporan BNN Sulut Christian Nataludin, SE, M.Si (mewakili Korbid P2M BNN Sulut/Penyuluh narkoba ahli madya Drs! Sam G! Repy tentang rencana aksi untuk mendukung program ketahanan keluarga.

Sebanyak 30 peserta yang merupakan utusan dari lembaga pemerintah baik provinsi Sulut maupun kota Manado dan Bitung, undangan lainnya yakni PKK Manado dan Bitung serta Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ikut dalam kegiatan ini.

Brigjen Pol. Pitra dalam sambutan dan penyampaian materinya menjelaskan keberadaan penyalahgunaan termasuk kelompok umurnya dan peredaran narkoba termasuk di Sulut serta upaya pemberantasan dan rehabilitas yang telah dilakukan BNN Sulut.

Mengingat dampak negatifnya yang tidak saja dirasakan oleh para pengguna dan keluarga tapi juga bagi masyarakat dan negara maka Brigjen Pol. Pitra menegaskan perlunya sinergitas dari semua stake-holder (pemangku kepentingan).

Mantan Wadir Reserse Narkoba dan Direktur Reserse Umum Polda Sulut ini lantas memaparkan data-data perkembangan prevalensi penyalahgunaan narkoba dan upaya-upaya yang telah dilakukan.

“Sulawesi Utara berada di urutan 16 dengan jumlah 21 kawasan bahaya dan 92 kawasan waspada,” ujar Brigjen Pol. Pitra.

Mengingat keterbatasan personil dan anggaran yang dimiliki maka ia berharap lewat workshop ini sinergitas dalam upaya P4GN semakin kuat sehingga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di daerah ini semakin berkurang.

Dijelaskan pula tentang target yang hendak dicapai. Untuk jangka pendek, tercapainya output sesuai bidang; untuk jangka menengah, meningkatnya kepedulian dan peran masyarakat terhadap P4GN; untuk jangka panjang, menciptakan Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba). (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado menggelar Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi (Prodi) Biologi dan Kimia Program Doktor yang pembukaanya diadakan di Ruang Senat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Kamis (12/9/2024).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd ini menghadirkan Tim dari Direktorat Kelembagaan Kemendikbudristek RI yakni Osvaldo Sativa AmasthaAmastha, Henriette Minerva Wenno, Deny Kurniawan, Dwi Rosmalasari dan LL Dikti Wilayah XVI.

Selain itu, Niken Subekti (Universitas Negeri Semarang), Eko Hadi Sujiono (Universitas Negeri Makassar) dan Novri Youla Kamdowangko (Universitas Negeri Gorontalo).

Dalam kegiatan ini, setelah acara pembukaan, diadakan presentasi dari Tim Kemendikbudristek, presentasi dari pengusul, diskusi serta evaluasi lapangan.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, kunjungan dan visitasi pembukaan program studi (prodi) baru baik S3 Biologi maupun Kimia merupakan peristiwa yang sangat menentukan dan bersejarah bagi Unima. “Visitasi hari ini akan menentukan boleh tidaknya prodi-prodi baru tersebut dibuka,” ujar Rektor.

Oleh karena itu, Rektor memberikan beberapa pertimbangan dan upaya yang dilakukan dalam membuka prodi-prodi tersebut.

Pembukaan prodi baru di Unima, menurut Rektor, adalah dalam rangka menjawab isu-isu strategis pengembangan Unima yaitu perluasan akses pendidikan Tinggi.

Disebutkan, dalam rangka perluasan akses tersebut Unima telah menatanya di dalam Rencana Strategis Bisnis 2020-2025 Unima yaitu rencana perluasan akses pendidikan tinggi melalui pembukaan prodi-prodi baru, pembukaan prodi untuk program baik sarjana, magister maupun doktor.

Disebutkan, implementasi RSB tersebut Unima telah melakukan upaya-upaya baik dalam bentuk kajian-kajian kebutuuan, spesifikasi yang menjadi ciri dan visi keilmuankeilmuan, ketersediaan sumber daya baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun ketersediaan pembiayaan yang ditata dalam RBA Unima.

“Untuk itu, telah dibentuk Tim Kerja atau task force dalam melakukan kajian dan menyusun serta menyiapkan semua dokumen yang diperlukan termasuk menyiapkan sarana dan prasarana,” ujar Rektor.

Dikemukakan, kebutuhan utama yang menjadi pertimbangan adalah pengembangan visi keilmuan dalam menjawab kebutuhan-kebutuuan baik kebutuhan dunia kerja maupun kebutuhan pengembangan visi keilmuan yang nerujuk pada bidang science, tecnology, engenering dan math (STEM).

“Oleh sebab itu, kami menetapkan prodi biologi dan kimia program S3 untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan biologi dan kimia sekaligus penyiapan tenaga-tenaga ahli dan kompeten yang menjamin pengembangan visi keilmuan,” jelas mantan Rektor 1 Unima ini. (FA)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandou menggelar Discovery North Sulawesi (DNS).

Sejumlah aneka produk unggulan UMKM dan potensi pariwisata Sulut dipamerkan secara nasional dan internasional ini.

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat memberi sambutan

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulut turut hadir pada acara pembukaannya, Di antaranya, Bupati Joune JE Ganda dan istri Rizya Davega, Wakil Bupati Kevin W. Lotulung dan istri Kristi Karla Arina, Sekda Minut Novly Wowiling dan beberapa pejabat eselon 2 lainnya.

Sejumlah aneka produk unggulan UMKM dan potensi pariwisata Sulut dipamerkan secara nasional dan internasional ini.

Menariknya, dalam gelaran DNS ini, Daerah Super Prioritas (DSP) Pariwisata Likupang dipuji oleh Menteri Sandiaga Uno dan ini membanggakan di Sulawesi Utara .

“Menarik banyak Wisatawan mancanegara dan Nusantara, saya ingin memberikan informasi pada pak Gub (Olly Dondakambey) dan jajarannya, bahwa Likupang membukukan peningkatan kunjungan wisata tertinggi dari 5 destinasi super prioritas lainnya untuk tahun 2023, selamat untuk pak Gub. Mari kita berkontribusi bersama,” ujar Menteri dalam sambutannya.

Pesona wisata Likupang ini pun dijadikan pantun Menteri Parekraf mengakhiri sambutannya. “Di Likupang makan sambel teri. Paling enak kalau ditemani nasi. Kita promosikan pariwisata negeri bersama pak Gub sukseskan Discovery North Sulawesi. Mari jo piknik ke Sulut. Torang Samua Basudara,” ujar Menteri, yang disambut riuh dan tepuk tangan hadirin dan undangan. (GL/*)

Meimonews.com – Fakultas Hukum Unsrat Manado mengadakan Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Prof. Dr. Ronald Mawuntu, SH, MH (Ketua Senat) dalam rangka Dies Natalis ke-66 Fakultas Hukum Unsrat Manado di lobi fakultas, Kamis (5/9/2024).

Pimpinan Unsrat, Dekan-dekan Fakultas se-Unsrat Manado, serta mantan Dekan, sejumlah alumni, pimpinan, staf dan perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat serta sejunlah undangan lainnya hadir pada kegiatan ini.

Ketia Panitia Pelaksana Dies Dr. Lusi Gerungan, SH, MH dalam laporannya menjelaskan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan panitia dalam rangka dies tahun ini, yang diawali pembukaan kegiatan pada beberapa waktu lalu.

 

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng saat memberikan sambutan

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Dr. Emma VT Senewe, SH, MH dalam laporannya menjelaskan bahwa peringatan dies kali ini dilaksanakan sscara sederhana, tidak aama seperti waktu-waktu sebelumnya.

Mengenai tema yang diangkat dalam peringatan kali adalah Fakultas Hukum yang Unggul, Berbudaya Menuju Excellent University. Tema ini, jelasnya, bersinergi dengan visi dan misi Unsrat Manado.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Dr. Emma VT Senewe, SH, MH saat memberikan laporan

“Tema ini sekaligus menjadi tantangan bagi kita untuk mewujudkan Fakultas Hukum yang unggul dan berbudaya di tengah perkembangan dunia, globalisasi yang sangat cepat,” ujarnya.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng di awal sambutannya berharap Fakultas Hukum Unsrat semakin maju, berkembang dan lulusannya terus berperan penting dalam penegakan hukum yang adil, terutama bagi mereka yang tersisih.

 

Tamu/undangan serta civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat Manado

Momen dies ini, menurut Rektor, menjadi ajang refleksi dan langkah awal untuk untuk menatap masa depan yang lebih gemilang, dengan tujuan menjadi Fakultas Hukum yang unggul, berbudaya dan menuju excellent university.

Rektor mengajak seluruh civitas akademika fakultas yang berdiri pada 1 Agustus 1958 ini untuk terus bersinergi dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Mari kita jaga semangat kolaborasi, saling mendukung dan berkomitmen untuk menciptakan Fakultas Hukum yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin kita dapat mencapai tujuan yang kita impikan, menjadikan Fakultas Hukum sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berbudaya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar mantan Wakil Rektor 3 Unsrat Manado ini. (FA)