Meimonews.com – Mengawali kegiatan / kerja di tahun 2022, Walikota Manado Andrei Angouw mengadakan turun lapangan (turlap) yakni melihat parit-parit dan drainase yang ada di sejumlah lokasi di Manado.

Di dampingi Kadis PUPR Johny Suwu, Walikota mengawali kegiatan turun lapangan, Senin (3/1/2022) di Ranomuut Paal II sampai perbatasan dengan Perkamil.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini responsif turun lapangan ketika mendengar laporan warga bahwa di lokasi Ranomuut terjadi luapan air kejalan.

Di lapangan / lokasi, jelas terlihat bahwa parit dan drainase terjadi pendangkalan karena sedimen yang banyak akibat air yang mengalir ikut membawa lumpur dan tanah dari ketinggian.

Ikut terlihat di lokasi, Sekretaris Kecamatan Paal II, Lurah dan beberapa Ketua Lingkungan ketika Walikota bersama Kadis PUPR menyusuri parit-parit di lokasi hingga ke jembatan Maesa. (lk)

Meimonews.com – Pemenang Lomba Lampu Hias bertemakan ‘A Million Ligths from Manado’ diumumkan di Manado, Sabtu (1/1/2022).

Lomba yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini dimaksudkan untuk menyemarakkan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Ada dua kategori yang dilombakan yakni kategori A yang terdiri dari rumah penduduk, ruko, restoran, bangunan yang tidak lebih dari tiga lantai, dan kategori B yang terdiri dari hotel, mall, bangunan yang lebih dari tiga lantai.

Untuk pemenang / juara kategori A, ada lima yakni juara pertama Restoran Nyiur Melambai (Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget; juara kedua, Keluarga Melo Turambi (Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget).

Juara ketiga, Keluarga Montong Tumiwa (Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget); juara keempat, Toko Metro Food (Jl. Martadinata Kecamatan Paal II); kiara ketiga, Keluarga Lontoh Tongahan (Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget).

Khusus untuk kategori B, hanya ada satu pemenang / juara yakni Mega Mall (Kecamatan Wenang).

Untuk pemenang / juara (pertama hingga kelima) di kategori A mendapat hadiah berupa uang masing-masing Rp. 10.000.000, – sedang untuk kategori B mendapat hadiah berupa keringanan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 25 persen. (lk)

Meimonews.com – Kemajuan olahraga dan kesejhateraan atlit di Kabupaten Minahasa Utara mendapat perhatian yang cukup dan menjadi komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Joune Ganda, SE dan Kevin W. Lotulung, SH, MH selaku Bupati dan Wakil Bupati.

Perhatian tersebut dibuktikan dengan diberikannya penghargaan kepada atlit gateball berprestasi di Pendopo Kantor Bupati, Jumat (31/12/2021).

Penghargaan dari Pemkab Minut diserahkan Bupati Joune Ganda usai pelantikan ASN Pemkab Minut dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional.

Para atlit yang mendapat penghargaan tersebut adalah mereka yang berhasil menyabet medali emas dan perak pada Kejuaraan Nasional Gateball di Tangerang Banten, 16 – 20 Desember 2021.

Para atlit berprestasi tersebut adalah Toufan Matindas, Angly Rambing, Tracy Ogy, Aggreany Rambing, Indri Mandagi, Marcelino Liwan dan Djenefier Tambajong. Mereka berhasil merebut tujuh medali emas dan satu medali perak.

Bupati memberikan apresiasi karena para atlit ini berhasil mengharumkan nama Kabupaten Minahasa Utara di tingkat nasional.

Penghargaan yang diberikan dan diserahkan Bupati berupa uang pembinaan langsung kepada tujuh atlit tersebut melalui buku tabungan yang telah ditransfer ke rekening masing-masing.

Kepada para atlit, Bupati berpesan untuk mempertahankan perstasi yang didapatkan dengan perjuangan yang luar biasa, sambil berharap bahwa gateball akan tetap mempertahankan perolehan medali pada Porprov X dan meningkatkan prestasi serta perolehan medali pada Porprov XI Tahun 2022 yang akan datang.

Turut hadir dalam penyerahan penghargaan ini, Sekretaris Daerah Minut Drs Revino WL Dondokambey, Asisten I Setdakab Minut dr. Jeane Simons, M.Kes, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Minut Drs. Dinpersli M. Tapada MSc dan Sekretaris Umum Gateball Minut Johan Mewenengkan, S.Sos, Mkes (Sekretaris Dispora Minut). (af)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, pelantikan pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional adalah bagian dari penyederhanaan birokrasi.

“Pelantikan ini berdasarkan petunjuk dari Pemerintah Pusat, sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Walikota ketika memberikan sambutan pada Upacara Pelantikan Pejabat Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Walikota di dampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Kamis (30/12/2021).

Walikota berharap, agar jabatan fungsional ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan publik. “Saya berharap, lewat jabatan ini, bapak dan ibu menjadi ahli di bidang masing-masing, sesuai jabatan yang anda emban,” ujar walikota.

Upacara pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin Walikota sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan diikuti pejabat yang dilantik, dan saat pengambilan sumpah, pejabat yang dilantik di dampingi rohaniwan masing-masing.

Setelah itu, penandatanganan berita acara pelantikan dan penandatanganan pakta integritas pejabat yang dilantik disaksikan Walikota dan Wakil Walikota serta Sekretaris Kota Manado Micler CS Lakat.

Hadir pada pelantikan yang tetap menggunakan protokol kesehatan (Prokes) ini para pejabat Pemkot Manado. (lk)

Meimonews.com – Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang menghadiri Perayaan Natal Yesus Kritus Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Kamis (30/12/2021).

Selesai ibadah dan sambutan yang disampaikan Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Manado.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw menyampaikan selamat Natal Yesus Kristus mewakili Pemerintah Kota. Walikota berharap agar para pendeta dan jemaat dapat membawa damai untuk masyarakat di sekitar.

“Jika hal ini dapat berjalan dengan baik, bisa menjadi terang kepada siapa saja, maka beban Pemerintah Kota sudah terkurangi,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Walikota juga ikut menyinggung soal perputaran ekonomi di Kota Manado yang butuh kenyamanan warga. Hal ini butuh sentuhan dan dukungan dari tokoh agama agar masyarakat ikut menjaga situasi kenyamanan dan kondusifitas di Kota Manado.

Hadir dalam ibadah ini Sekretaris Pemerintah Kota Manado Micler C.S. Lakat, Pimpinan Sinode GMIM, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Yudi Tunari dan para Ketua-Ketua Wilayah yang ada di Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang (AARS) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Program Nasional menyangkut Sistem Pengendalian Banjir di Ruang Rapat Toar Lumimuut Pemerintah Kota Manado, Kamis (30/12/2021).

Di awal pertemuan, Walikota memberikan pengantar rapat dengan menyampaikan tujuan agar program sistem pengendalian banjir ini berjalan dengan lancar di Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan bahwa akan meminta semua jajaran Pemkot agar dapat mensukseskan program ini baik SKPD, Camat sampai Lurah-lurah.

Pejelasan awal disampaikan oleh Direktur yang mewakili Kementerian PUPR untuk program ini lewat dana yang bersumber dari dari bantuan Bank Dunia. Adapun sasaran di Manado ada tiga sungai yakni Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario.

Penjelasan lainnya secara teknis khususnya soal kondisi dan penanganan Sungai Tondano, Sungai Tikala dan Sungai Sario disampaikan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara.

Ikut juga disampaikan hasil rekapitulasi kegiatan konsultasi publik yang sudah dilakukan selama ini sehubungan dengan pelaksanaan program ini.

Bagi Walikota, segala sesuatu dengan program ini akan disuport sepenuhnya oleh Pemerintah sebab semua ini sangat berguna bagi masyarakat Manado.

“Yang terasa mengganjal adalah hubungan dengan soal pembebasan lahan yang membutuhkan dana yang cukup besar, tapi prinsipnya Pemerintah Kota akan mencari jalan keluar agar hal ini bisa terlesaikan,” ujar Walikota.

Direktur Kementerian mengharapkan agar dalam hal pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ikut juga memperhatikan soal estetika serta ruang terbuka hinjau.

Walikota sendiri mensuport soal estetika di sekitar pembangunan infrastruktur dan siap menata apa yang sudah dibuat oleh Balai Wilayah Sungai.

“Silahkan kerjakan sesuai dengan apa yang harus dilakukan berdasarkan tupoksi, nanti soal estetika akan dilaksanakan oleh pemerintah kota,” tandas Walikota.

Hadir dalam pertemuan yakni perwakilan dari Kementerian PUPR, Kaban Keuangan Dr. Praseno Hadi S.E, M.M., dan Kadis Praskim Sulut Stive Kepel yang ikut menyampaikan beberapa hal sebagai pelengkap dalam diskusi ini.

Turut hadir Pimpinan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulut, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota, Kadis PUPR Kota Manado dan pejabat teknis lainnya baik dari Provinsi Sulut maupun Kota Manado. (lk)

Meimonews.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi mengumumkan secara virtual adanya satu kasus transmisi lokal varian baru Omicron di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Adanya satu kasus transmisi lokal tersebut menambah jumlah kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia menjadi 47 kasus. Dengan demikian sebanyak 46 kasus merupakan kasus impor dan 1 kasus transmisi lokal.

“Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri,” jelas dr. Nadia.

Dalam rilisnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM disebutkan, pasien bersama istri tinggal di Medan, kemudian ke Jakarta setiap satu bulan sekali. Pada 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD.

Selanjutnya, pada 19 Desember 2021 mereka melakukan pemeriksaan antigen di Rumah Sakit Grand Family, Jakarta untuk kembali ke Medan. Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil positif Covid-19 pada pasien, sementara hasil pemeriksaan antigen istrinya negatif.

Kemudian, dilakukan PCR pada 20 Desember 2021. Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium GSI (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium) didapatkan konfirmasi Omicron pada 26 Desember 2021.

Sebagai tindak lanjut, pasien diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI). dr. Nadia menyebut ini adalah kasus pertama transmisi lokal, sehingga diperlukan pengawasan ketat oleh tenaga medis dan fasilitas lengkap untuk meminimalisir kemungkinan penularan yang terjadi. Kondisi klinis pasien hingga saat ini tidak bergejala.

“Pengendalian infeksi di rumah sakit itu akan lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu kita membawa yang bersangkutan ini ke rumah sakit RSPI,” sebut dr. Nadia.

Tracing, menurut dr. Nadia masih dalam proses sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya, kita harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif yaitu 14 hari sebelum19 Desember 2021.

Tracing dilakukan untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di restoran di wilayah SCBD, apartement tempat pasien tinggal, dan aktivitas lainnya selama pasien di Jakarta.

Pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 baik di level provinsi maupun di level kabupaten. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul adanya potensi-potensi cluster.

Hal ini dapat mempercepat investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak.

“Dengan ditemukannya kasus transmisi lokal ini pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan tahun baru ini. Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Utara mengadakan Rapat Bersama untuk finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RAPBD Tahun 2022.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut dr. Andi Fransiskus Silangen, S.Th yang di dampingi dua Wakil Ketua yakni Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH dan Billy Lombok, SH tersebut diadakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (29/12/2021).

Turut hadir Sekretaris Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu yang adalah juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut.

Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH menjelaskan, rapat banggar ini diadakan dalam rangka singkronsasi tentang hasil konsultasi dan evaluasi atas Rancangan Peraturan Daerah Sulut  tentang APBD tahun anggaran 2022 setelah melewati prosesnya di paripurna di mana Ranperda itu ditetapkan menjadi Perda.

“Sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah Tahun 2022, Ranperda tersebut dikonsultasikan ke Mendagri melalui Dirjen Bina Keuangan,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Setelah itu, sambungnya, hasil kajiannya dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Kemudian hasil tersebut dikembalikan ke Pemda Sulut, dan oleh Pemda tentu lewat pengkajian selanjutnya akan dibahas bersama dengan DPRD Sulut.

Politisi Partai Nasdem ini menyebutkan, hari ini kita telah membahas bersama Ranperda APBD Tahun 2022. Hal itu guna singkronisasi tim Banggar dengan TAPD untuk selanjutnya disahkan.

” Apa yang diputuskan dan dikirim banggar DPRD dengan apa yang menjadi keputusan Kemendageri, berdasar apa yang disampailan dan hal itu yang tengah dibahas bersama dalam rapat banggar terkait Ranperda APBD Tahun 2022,” ujarnya.

Selanjutnya, hal-hal yang menjadi catatan tentang jadual berdasar Permendagri No. 13 tahun 2006, di antarahnya dari jumlah 5 tahapan jadual pembahasan ternyata ada 3 tahapan yang tidak sesuai, dan hanya 2 tahapan yang sesuai.

Tiga tahapan yang tak sesuai itu, sebut Ketua DPD GM FKPPI Sulut ini, antara lain pertama, penyampaian Gubernur atas KUA-PPAS kepada DPRD seperti tertera sesuai jadual minggu kedua Juli, sementara itu terjadi pergeseran diajukan minggu ketiga  sehingga hal ini tidak sesuai jadual dari evaluasi Kemendagri.

Kedua, kesepakatan G dan DPRD atas rancangan KUA-PPAS setelah diajukan ke DPR dibahas dan disepakati paling lambat sesuai jjadual minggu kedua Agustus, ternyata disepakati bersama tanggal 19 bulan Oktober dan ini tidak sesuai dengan evaluasi Kemendagri.

Ketiga, penyampaian Ranperda Gubernur kepada DPRD tidak sesuai karena  diajukan 29 oktober padahal seharusnya paling lambat minggu kedua September sudah harus diajukan ke dewan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap,.ke depan tidak terulagi lagi pergeseran jadual tahapan dan pembahasan Ranperda dari Pemerintah Pusat.

“Karena hal ini sudah dari tahun 2006, terjadi pergeseran, karena itu kedepan jangan tidak sesuai lagi dari jjaual pembahasan-pembahasan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya. (lk)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang menerima kehadiran Pimpinan BI dan BNI serta Direksi Pasar Manado di ruang Kerja Walikota, Kamis (30/12/2021).

Hadir dalam pertemuan ini selain unsur pinpinan BI dan BNI Wilayah Sulut, juga Sekretaris Pemerintah Kota Mincler C.S. Lakat, Dirut PD Pasar Manado Roland Roeroe serta Direksi PD Pasar lainnya dan Ketua dan Anggota Badan Pengawas PD Pasar Manado Novie Lumowa dan Marko Tampi.

Pertemuan Pimpinan Pemkot Manado dengan Pimpinan BI dan BNI serta Direksi PD Pasar Manado tersebut dilakukan setelah dilakukannya kerjasama antar BNI dan PD Pasar Manado sekaligus penandatangan MOU (memorandum of understanding) dari kedua pihak.

Penandatangan MOU, sebelum Walikota dan Wakil Walikota menerima kehadiran tersebut, dilakukan di ruang Toar Lumimuut Pemkot Manado, yang turut dihadiri Pimpinan BI Wilayah Sulut. (lk)

Meimonews.com – Guna membangun koordinasi dalam rangka pengawal aspirasi masyarakat, Pengurus Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) Sulut bakudapa deng (bertemu dengan) Pimpinan DPRD Sulut.

Pertemuan tersebut dilakukan di gedung DPRD Sulut, Kairagi Manado, Rabu (29/12/2021). Ketua DPRD Sulut Andi Silangen menerima kunjungan Pengurus Barmas tersebut.

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPD Barmas Sulut Tonaas Defly Brando Lengkey dan Sekretaris DPD Fernando FX. Melo dan di dampingi Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) Barmas J. Victor Mailangkay yang adalah juga Wakil Ketua DPRD Sulut.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk membangun koordinasi bersama para pimpinan DPRD Provinsi Sulut dalam rangka mengawal aspirasi masyarakat, sebab Wakil Ketua DPRD Sulut DR. J. Victor Mailangkay, SH., MH adalah juga Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut,” ujar Defly.

Barmas Sulut melakukan koordinasi sehubungan dengan langkah-langkah sinergitas dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat Sulut ke depan, sebutnya, karena Barmas adalah organisasi yang terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat guna mempersatukan seluruh masyarakat adat Sulut.

Tonaas Defly mengakui, Barmas Sulut saat ini terus berbenah secara administrasi organisasi melalui Sekretaris Fernando FX Melo, namun terus semakin solid dalam melakukan pengawalan aspirasi masyarakat adat Sulut.

“Sebagaimana tujuan berdirinya Barmas adalah untuk mempersatukan masyarakat adat di tiga etnis dan puji Tuhan Barmas DPD Sulut diterima dengan baik oleh Ketua dan Wakil Ketua DPDRD Sulut,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (29/12/2021).

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Barmas Sulut Fernando FX Melo mengatakan, kunjungan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan para pimpinan DPRD Sulut yang didahului dengan arahan dari Ketua Dewan Penasehat Barmas DPD Sulut.

“Sebelumnya, Barmas DPD Sulut sudah bertemu dengan Ketua Dewan Penasehat dan kami sudah dinasehati dengan arahan-arahan yang sifatnya membangun dan mempersatukan masyarakat di tiga etnis sehingga saat ini Barmas DPD Sulut diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulut dalam nuansa persaudaraan,” kata Fernando. (lk)