Meimonews.com – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado rutin menggelar pengawasan terhadap tahanan terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan mereka.

“Pemeriksaan kesehatan tahanan merupakan bagian dari perawatan tahanan, dan hal ini dilakukan setiap hari guna memastikan kesehatan dari para tahanan,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).

Diungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pada Kamis (24/11/2022) tidak ditemukan tahanan yang mengalami gangguan kesehatan.

Selain pemeriksaan rutin, pihaknya juga menyediakan obat-obatan serta selalu siap 24 jam ketika ada tahanan yang sakit, serta melakukan pengawalan jika ada tahanan di rujuk ke rumah sakit.

“Tenaga medis, selalu siap jika dibutuhkan, bahkan hingga pengawalan apabila tahanan di rujuk ke rumah sakit,” jelas Kombes Pol Sirait.

Kegiatan pemeriksaan ruang tahanan dan kondisi kesehatan para tahanan yang berada di ruang tahanan Polres Manado memang wajib dilakukan dan pelaksanaannya rutin dilakukan namun untuk waktunya memang dengan sistem random atau tidak teratur untuk antisipasi tahanan menghafal jadual pemeriksaan ruang tahanan.

“Pemeriksaan rutin kami lakukan namun secara acak supaya tahanan tidak mudah menghafal jadual kami untuk melakukan kegiatan. Artinya, setiap melakukan kegiatan kami lakukan secara mendadak, kadang pagi, siang bahkan malam hari,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Team Bravo ROTR Polresta Manado mengamankan pelaku kejahatan perlindungan anak yang terjadi di Kelurahan Teling Kecamatan Wanea, Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 00.30 Wita.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, pelaku tindak kejahatan tersebut adalah dua orang laki-laki berinisial FR (16), warga Kel.Bumi Nyiur Kecamatan Wanea dan WL (17), warga Kecamatan Paal Dua.

“Kejadiannya terjadi pada Selasa  (22/11/2022) di SMA Even Haezer Teling di mana korban Gabriel Palar (15), warga Paniki Kecamatan Mapanget berpapasan dengan pelaku dan bersenggolan, hingga membuat pelaku merasa tersinggung dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan kepalan tangan di bagian kepala sehingga membuat korban merasakan sakit di kepala,” ujarnya.

Adanya laporan masuk tentang kejadian tersebut, team Bravo merespon cepat dengan melakukan penyelidikan dan langsung mengamankan pelaku yang berada di rumahnya masing-masing dan dibawa ke Mako Polresta Manado.

“Kedua pelaku sudah kami amankan di Mako Polresta Manado untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Satuan Reskrim Umum Polresta Manado melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM Bersubsidi jenis Solar. Sebanyak 750 liter BBM bersubsidi jenis solar dan satu unit mobil truk diamankan.

Kasat Reskrim Umum Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, kasus ini terungkap saat pihaknya melakukan penyelidikan di Kelurahan Kairagi Satu Lingkungan Tiga Kecamatan Mapanget dan menemukan adanya tindak pidana penyalahgunaan BBM Bersubsidi dan mengamankan terduga pelaku MS, warga Kecamatan Mapanget.

MS, sebut Sugeng kepada wartawan, Selasa (22/11/22), diamankan lantaran diduga melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis bio solar.

Modusnya, MS melakukan pengisian BBM di SPBU Kairagi degan mengisi sekitar 160 liter seharga Rp. 1.090.000, setelah itu menuju TKP dan menghisap BBM tersebut menggunakan selang ke dalam 2 galon ukuran 25 liter.

“Kita mengamankan kendaraan jenis truk yang digunakan dalam perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selain itu juga sejumlah jeriken yang berisi puluhan liter BBM bersubsidi jenis bio solar,” ujar Kompol Sugeng.

Disebutkan, pelaku MS saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Yang kita amankan dan sita barang bukti berupa truk Trailer warna putih dan 26 galon ukuran 25 liter, 3  galon ukuran 30 Liter, dan satu selang ukuran  2 meter.

‘Untuk para pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan. Karena kita masih melakukan pengembangan atas kasus ini,” ujarnya di dampingi Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono. (AF)

Meimonews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut menggelar Informasi dan Edukasi melalui Talkshow/Tatapmuka dI SMA Katolik Karitas Tomohon. Sebanyak 30 siswa sekolah pimpinan Bonifacius Pantouw menjadi peserta.

Kegiatan yang diadakan di salah satu ruangan sekolah, Selasa (22/11/2022) tersebut menghadirkan narasumber Plt. Kepala BNN Sulut Kombes Pol. Devi Romelo, ST, MM dan Psikolog Klinis Elis Ratnawati, S. Psi, M.Si dengan moderator Ketua Komunitas Tolak Narkoba Lexie Kalesaran.

Kegiatan dibuka Kombes Pol. Romelo di dampingi Koord Sub Dayamas Terry Tikoalu dan Koord Sub Cegah Dian Yuni Seria.

Kombes Pol. Romelo dalam sambutannya mengungkapkan,  war on drugs merupakan slogan yang sedang digemakan BNN-RI untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (bersih dari narkoba) dimulai dari terciptanya sekolah bersinar.

“Propaganda melawan narkoba, war on drugs terus dikumandangkan agar masyarakat Indonesia khususnya generasi muda untuk terus waspada akan ancaman narkoba yang mengintai para generasi muda,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kombes Pol. Romelo berharap kita semua termasuk para siswa di sekolah ini dapat terus berjuang memerangi kejahatan narkoba dengan berkontribusi aktif sebagai pelajae yang berprestasi dan menolak narkoba.

Usai acara pembukaan, dengan dipandu Lexie Kalesaran, para narasumber menyampaikan materinya. Kombes Pol. Romelo membawakan materi dengan judul Strategi P4GN dalam Menciptakan Sekolah Bersinar, sementara Elis membawakan materi Komunikasi Efektif.

Di awal pemaparan materinya, Kombes Pol. Romelo menjelelaskan mengapa Indonesia menjadi pangsa narkotika. Ada delapan alasannya yakni demand tinggi, bisnis menguntungkan, entry poijt yang terbuka, kontrol peredaran masih dapat dilakukan dari dalam lapas.

Selain itu, gaya hidup, kemampuan finasial dan ekonomi yang memadai, tekanan pekerjaan yang menuntut untuk overtime, dan pandangan yang keliru tentang narkoba.

Disebutkan pula alasan remaja atau pemuda mencoba pakai narkoba. “Ada sepuluh alasannya,” ujarnya.

Sepuluh alasan tersebut adalah tekanan teman sebaya, ingin tampak dan merasa ‘dewasa,’ meniru perilaku orangtua, pengaruh media massa, pelarian dan self-medication, ingin memperoleh kepuasan instan, bosan, pemberontakan, kurang percaya diri, dan miss-informasi.

Elis dalam pemaparan materinya antara lain menjelaskan apa itu komunikasi efektif, syarat-syarat komunikasi, hukum komunikasi efektif, sifat komunikasi, faktor pendukung komunikasi yang efektif, cara komunikasi yang efektif, bentuk komunikasi yang efektif. (Fer)

Meimonews.com – Gerak cepat dan wujud kepedulian terhadap korban gempa berkekuatan magnitudo 5,6 SR di Cianjur, Senin (21/11/2022), ditunjukkan Ketua Umum Bhayangkari Pusat  Ny. Juliati Sigit Prabowo.

Dengan mendatangi langsung korban di tempat pengungsian, istri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo itu menyerahkan sejumlah bantuan seperti selimut, kasur, pakaian, dan celana.

Secercah senyum para pengungsi korban di Markas Polres Cianjur terlihat ketika dikunjungi dan mendapat bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat, Selasa (22/11/2022).

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, sejak mengungsi di tenda-tenda darurat, mereka tidur beralaskan tikar. “Alhamdulillah bermanfaat semoga bertambah rejekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan alasan mengungsi di tenda pengungsian karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu, mereka takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah sekarang tidur lebih hangat ada kasur dan juga selimut,” ujarnya.

Kapolri pun ikut memberikan bantuan berupa sembako untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. “Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu berasal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bantuan diberikan secara simbolis,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan, pada hari ini, Kapolri juga akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur. “Bantuan ini sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” sebut Dedi.

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat. “Yang menjadi fokus penanganan kita adalah evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr.  D.R. Kandou (sering disebut RSUP Kandou – red) dan Kologium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia (JPDI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), Senin (21/11/2022).

Penandatangan MoU penyelenggaraan fellowship dan visitasi ini disaksikan dan dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Dalam sambutannya, Menkes mengungkapkan target tahun 2024, sebanyak 514 Kabupaten/Kota di Indonesia harus bisa melakukan tindakan pasang ring, dan 34 Provinsi sudah boleh melakukan kateterisasi jantung terbuka.

Menkes menyebutkan, angka kasus penyakit jantung dan pembuluh darah cenderung meningkat dari tahun ke tahun. “Kematian yang disebabkan penyakit jantung cukup banyak memakan korban, tercatat 200 ribu pertahunnya,” ujarnya.


Menkes berharap, rumah-rumah sakit yang ada di Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia bisa melakukan pelayanan kesehatan jantung yang maksimal. “Saya akan memberikan sertifikat khusus bagi rumah sakit Provinsi yang melakukan tindakan bedah jantung terbuka, dan Kabupaten Kota yang bisa lakukan tindakan pasang ring. Tapi syaratnya yang pertama kali,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan syukur RSUP Kandou boleh dipercayakan bisa melaksanakan pendidikan fellowship bagi teman-teman spesialis jantung. Kegiatan ini tentu saja untuk menuntaskan program tranformasi dari kementerian kesehatan.

“Dengan SDM yang cukup, kita butuh tindakan yang cepat dan tetap, sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, masalah yang terjadi berkaitan dengan pelayanan ini akan teratasi,” ujarnya.

Ditambahkan, RSUP Kandou juga nantinya akan melakukan penandatanganan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk pendidikan dokter spesialis urologi.

“Saya berharap ke depan, untuk menambah SDM yang berkompeten dan berlegitimasi. Itu bisa diraih dalam waktu yang sesuai dengan regulasinya. Dan, semoga implementasi dari kegiatan ini bisa berlangsung lancar baik,” ujarnya.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia, dr. Renan Sukmawan, SpJP(K), PhD, MARS mengatakan, dengan adanya percepatan dan perluasan pendidikan fellowship ini, Kolegium JPDI bergerak dengan cepat untuk membuka tempat tempat telusif, dan salah satunya adalah RSUP Kandou Manado, yang mempunyai sarana prasarana pada bidang sub spesialisasi jantung dan pembuluh darah.

“RSUP Kandou sesuai ketersediaan SDMnya, ada 3 bidang yang akan dibuka yaitu kardiologi Intervensi, kardiologi perawatan intensif dan kardiologi kegawatan kardiovaskuler,” jelasnya.

Disebutkan, sesuai arahan Menteri Kesehatan, tahun 2024, nantinya 258 Kabupaten/Kota sudah dapat melakukan intervensi non bedah. “Ini merupakan bagian dari proses percepatan untuk mencapai target operasi bedah jantung terbuka di 34 Provinsi,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Personil Polsek dan TNI Wori berkolaborasi melaksanakan Sibulan (sikat pemabuk jalanan), Minggu (20/11/2022)

Sibulan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk sinergitas dalam mencegah gangguan kamtibmas serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Manado.

Dalam pelaksanaan Sibulan, personil mendapati anak-anak muda, kemudian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas seperti menjauhi miras, narkoba, dan obat keras. Anak-anak muda tersebut juga diajak berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kapolsek Wori Ipda Nicky Winerungan mengatakan, patroli ini digelar secara rutin.

“Dengan harapan dapat menekan tindak kriminalitas yang diakibatkan oleh pengaruh miras, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Sejumlah personil Polresta Manado diterjunkan ke lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Teling Kota Manado, Jumat (18/11/2022) sore.

Ketika mendapat laporan warga tentang adanya kebakaran dua unit rumah di Kelurahan Teling tersebut, personil Polresta dibantu Pemadam Kebakaran Kota Manado dan warga sekitar dengan sikap memberikan bantuan memadamkan api.

Ketika sampai di lokasi kebakaran, personil Polri langsung mengamankan lokasi kebakaran dan melaksanakan pengaturan lalulintas serta bersama petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga memadamkan api.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus, SH menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sebesar 50 juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa. Api dapat dengan cepat dipadamkan berkat kerjasama petugas damkar, bersama personil Polresta Manado dan juga warga sekitar,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, ungkap Ipda Agus, api bersumber dari dapur yang diduga penyebab kebakaran akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan kompor gas di mana rumah semi permanen ini yang terbuat dari kayu/triplek sehingga dengan cepatnya si jago merah melahap dua unit rumah milik warga.

Dengan adanya kejadian tersebut, Ipda Agus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada agar tidak terjadi kebakaran.

‘Diharapkan warga untuk selalu memperhatikan keamanan dalam rumah dengan mengecek kembali instalasi listrik dan benda-benda elektronik lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait (Kapolresta) dan AKBP Faisol Wahyudi (Wakapolresta) memiliki beberapa program unggulan. Salah satunya, Silau Mata (Siaga Lampu Biru di Keramaian Kota).

Program unggulan dari Satuan Lalulintas pimpinan Kompol Benyamin Noldy Undap ini dilakukan tanpa memandang cuaca karena ingin memberikan yang terbaik bagi warga yang ada di wilayah hukum Polresta Manado.

Salah satunya terlihat Kamis (27/11/2022) malam. Sejumlah personil Polresta Manado tanpa segan turun melakukan patroli Silau Mata walau ada guyuran hujan. Mereka tetap semangat melakukan patroli walau semenjak sore hingga malam ada guyuran hujan.

Silau Mata merupakan suatu bentuk tugas kepolisian yang bergerak secara dinamis dari suatu tempat ke tempat tertentu untuk mencegah suatu tindak kriminal dan memberikan rasa aman sebagai bentuk perlindungan, pengayoman dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Dalam Patroli Silau Mata ini, lampu mobil patroli selalu dinyalakan agar masyarakat mengetahui kehadiran polisi di tengah tengah masyarakat. Selain itu, apabila ada pelaku kejahatan akan menghentikan niat untuk melakukan kejahatan.

Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Benyamin Noldi Undap menjelaskan,  Patroli Silau Mata ini dilaksanakan secara rutin untuk mencegah terjadinya laka lantas (kecelakaan lalu lintas) dan kriminalitas. Ini (Patroli Silau Mata – Red) adalah salah satu tugas pelayanan kepada masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman kondusif di wilayah hukum Polresta Manado,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kehadiran polisi khususnya dari Satuan Lalu Lintas Polresta Manado di tengah-tengah masyarakat sangat diharapkan dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban, seperti halnya dalam pengaturan lalu lintas (lalin) di pagi hari.

Aktivitas masyarakat pagi hari mengalami peningkatan dikarenakan bersamaan jam masuk kantor dan jam masuk sekolah. Seperti terlihat Kamis (17/11/2022) pagi.

Oleh karena itu,  Srikandi Polresta Manado  melakukan pengaturan arus lalu lintas melalui Pos Cakalang (polisi cegah kemacetan dan pelanggaran).

Selain di pagi hari, jelas Kasie Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono, personil Lantas juga disebar di berbagai daerah atau titik titik rawan kecelakaan dan kemacetan di sore dan malam hari. Untuk itu, penggelaran personil di beberapa titik rawan kecelakaan sangat diperlukan guna menekan angka kecelakaan yang cenderung meningkat setiap tahunnya.

Ipda Agus menambahkan, penggelaran personil setiap hari bukan hal baru melainkan sudah menjadi program dan rutin dilakukan setiap hari.

“Kita berharap dengan adanya Pos Cakalang ini dapat mengoptimalkan pelayanan kepolisian terhadap seluruh lapisan warga masyarakat, apakah pengemudi, pengendara, pedagang, karyawan, pegawai kantoran, anak sekolah, dan sebagainya. Dengan demikian stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.(AF)