Keberadaan Komunitas Lantip Sangat Penting dalam Mendorong Kemandirian dan Kebersamaan para Lansia

oleh

Meimonews.com – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, keberadaan komunitas seperti Lantip (Lansia Aktif Peduli Indonesia) sangat penting dalam mendorong kemandirian dan kebersamaan para lansia.

“Kami percaya bahwa lansia bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pilar pembangunan keluarga dan masyarakat,” ujarnya pada Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-1 Lantip di Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Minahasa, Selasa (9/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Koperasi Jahja Gultom, Kepala Kemendukbngga / BKKBN Sulut dan tim, Ketua Lantip Sulut Roosje Kalangi, sejumlah peejabat Pemkab Minahasa seperti Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim, dan Camat Tompaso.

Melalui Lansia Berdaya, sebut Winokan, Kemendukbangga / BKKBN Sulut ingin para lansia tetap berperan sebagai teladan yang menginspirasi.

Peringatan HUT Lantip ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Dengan demikian, lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok rentan semata, melainkan sebagai bagian yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Kemendukbangga / BKKBN melalui program Lansia Berdaya terus memperkuat peran lansia di tengah masyarakat.

Program ini menekankan pentingnya memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, sehat, serta berkontribusi dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Koperasi, Gubernur mengungkapkan, lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dan dukungan.

Dengan bekal pengalaman hidup yang panjang, para lansia dipandang sebagai kaum senior yang masih memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Sulawesi Utara.

“Lansia adalah aset bangsa yang keberadaannya harus dihargai. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pembangunan, tetapi juga teladan bagi generasi penerus,” tegasnya.

Bupati Minahasa menyampaikan apresiasi terhadap peran Labtip sebagai wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, peduli, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Lansia bukan hanya menjadi panutan, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkarya dan menginspirasi generasi muda,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (Afer)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Meimo News di saluran WHATSAPP