Meimonews.com – Berbagai hal terkait kerjasama Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahaaa dibahas dalam rapat bersama di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/1/2026).

Rapat ini dihadiri pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey dan jajaran serta Pemkab seperti Bupat Robby Dondomneyi, Sekretaris Daerah Lynda Watania dan pejabat terkait.

Rapat ini dimaksudkan agar hal-hal terkait kerjasama Unima dan Pemkab Minahasa setelah adanya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Tridharma Perguruan Tinggi bisa berjalan baik dan lancar.

Apalagi, ada hal-hal kerjasama
yang secara apesifik seperti Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano dan pembangunan RS Pendidikan yang memerlukan izin Pemkab Minahasa.

Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano untuk mendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran. Untuk pembangunan RS Pendidikan memerlukan kerjasama untuk bisa mempermudah pengurusan perizinan.

“Selain itu, terkait dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) karena Unima menyiapkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau),” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Watulingas kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2026).

Setelah pembahasan tersebut, diadakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Turut mendampingi, antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita dan Sekda Minahasa Lynda Watania

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini menjadi langkah strategis bagi Unima dan Pemkab Minahasa terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Minahasa.

Bupati Minahasa mengatakan, kesepakatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – Guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, Bank SulutGo (BSG) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami, Senin (8/12/2025).

Launching yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) ini menandai komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Launching ini dimeriahkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BSG Revino M. Pepah dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Turut hadir dan memberikan dukungan Direktur Pemasaran BSG, seluruh pimpinan cabang BSG di wilayah Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, serta puluhan pelaku UMKM beserta offtaker produk-produk unggulan mereka.

Bupati Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BSG, OJK, dan BI atas dukungan penuhnya dalam pengembangan UMKM di Minahasa.

“Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan otoritas keuangan untuk membawa kemandirian dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat kita,” ujar Robby.

Direktur Utama BSG menegaskan kesiapan BSG untuk terus berkolaborasi dengan Pemkab Minahasa. “Program KUR Bohusami ini merupakan wujud nyata komitmen BSG dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Kami tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendampingi UMKM untuk tumbuh dan kompetitif,” jelas Revino.

Launching KUR Bohusami turut dirangkaikan dengan kegiatan Edukasi Keuangan Gencarkan (Gerakan Cerdas Keuangan) yang diinisiasi oleh OJK.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan para pelaku UMKM, agar dapat mengelola pembiayaan dan usahanya dengan lebih optimal.

BSG mencatat kinerja positif dalam penyaluran KUR di Kabupaten Minahasa sepanjang tahun 2025. Dengan target awal sebesar Rp 15 Miliar, realisasi penyaluran hingga periode ini telah mencapai Rp 14,2 Miliar atau 95 persen.

Capaian ini menunjukkan respons yang sangat positif dari dunia usaha dan efektivitas strategi penyaluran yang dilakukan BSG.

Program KUR Bohusami diharapkan dapat semakin mendorong angka realisasi tersebut, sekaligus menjadi stimulus baru bagi terciptanya wirausaha-wirausaha baru dan pengembangan produk UMKM Minahasa yang berdaya saing, baik di pasar lokal maupun nasional. kerakyatan. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, keberadaan komunitas seperti Lantip (Lansia Aktif Peduli Indonesia) sangat penting dalam mendorong kemandirian dan kebersamaan para lansia.

“Kami percaya bahwa lansia bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pilar pembangunan keluarga dan masyarakat,” ujarnya pada Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-1 Lantip di Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Minahasa, Selasa (9/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Koperasi Jahja Gultom, Kepala Kemendukbngga / BKKBN Sulut dan tim, Ketua Lantip Sulut Roosje Kalangi, sejumlah peejabat Pemkab Minahasa seperti Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim, dan Camat Tompaso.

Melalui Lansia Berdaya, sebut Winokan, Kemendukbangga / BKKBN Sulut ingin para lansia tetap berperan sebagai teladan yang menginspirasi.

Peringatan HUT Lantip ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Dengan demikian, lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok rentan semata, melainkan sebagai bagian yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Kemendukbangga / BKKBN melalui program Lansia Berdaya terus memperkuat peran lansia di tengah masyarakat.

Program ini menekankan pentingnya memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, sehat, serta berkontribusi dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Koperasi, Gubernur mengungkapkan, lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dan dukungan.

Dengan bekal pengalaman hidup yang panjang, para lansia dipandang sebagai kaum senior yang masih memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Sulawesi Utara.

“Lansia adalah aset bangsa yang keberadaannya harus dihargai. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pembangunan, tetapi juga teladan bagi generasi penerus,” tegasnya.

Bupati Minahasa menyampaikan apresiasi terhadap peran Labtip sebagai wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, peduli, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Lansia bukan hanya menjadi panutan, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkarya dan menginspirasi generasi muda,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (Afer)

Meimonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus menjalin kerjasama dengan Bank SulutGo (BSG). Itulah sebabnya, kedua pihak kembali melalukan penandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

MoU yang ditandatangani kedua pihak di Rumah Dinas Bupati Minahasa, Rabu (16/4/2025) itu terkait pengelolaan keuangan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Minahasa Robby Dondokambey di dampingi Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, Asisten I Reviva Maringka, Asisten III Vicky Tanor, serta Kepala BPKAD Joice Pua.

Dari pihak Bank SulutGo, hadir mewakili Direksi Pemimpin Divisi Pemasaran Dana Yunike Sumawati Paputungan, Pemimpin Cabang Tondano Maykel Rantung, dan Pemimpin Departemen Jeane Rampi.

Bupati Minahasa menjelaskan, kerjasama ini bertujuan untuk membentuk sinergi yang saling memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengatur penyimpanan dan pelaksanaan pengelolaan uang milik Pemkab Minahasa pada Rekening Kas Umum Daerah (RKUD),” ujarnya.

Hal ini, tambahnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien, serta mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan pihak perbankan. (Afer)