Meimonews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen menjadi narasumber Kongko-kongko Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Manado yang diadakan di ruang rapat Bapenda Sulut, Rabu (30/9/2026).
Materi yang dibawakan Kepala Bapenda Sulut tersebut adalah Pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulut 5 Tahun Terakhir.
Hadir pada acara ini, sekitar 60 orang yakni Pengurus dan anggota ISEI Manado di antaranya Joy Elly Tulung (Ketua), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat Victior PK Lengkong, mahasiswa-mahasiswa FEB Unsrat, pimpinan dan Staf Bapenda Sulut di antaranya Filma D. Kepel (Sekretaris).
Dalam pemaparan materinya, June menjelaskan tentang apa itu pendapatan daerah yang terdiri dari PAD, yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.
Menurutnya, pajak daerah terdari dari pajak kemdaraan bermotor (ranmor), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak permukaan air permukaan (PAP), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak rokok, pajak alat berat, dan opsen mineral bukan logam dan batuan.
“Pendapatan daerah Sulut tahun 2026 berjumlah Rp. 3,168 miliar, dan untuk PAD berjumlah Rp. 1,435 miliar,” ujarnya seraya merincikan proporsi PAD 2026.
June lantas menguraikan realisasi indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja kunci (IKK) Bapenda Sulut tahun 2026. (elka)





