Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pemgembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Unsrat Job Fair 2026 di Auditorium Unsrat, Rabu – Kamis (30/9-1/10)2026.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaanya oleh Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus, Rabu (30/9/2026) ini menghadirkan 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh penyelenggaraan Job Fair seperti ini karena kami memahami bahwa penguatan kualitas SDM adalah kunci untuk membangun daerah yang berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus memfasilitasi ekosistem : mulai dari penyediaan pelatihan vokasi, digital literacy hingga kebijakan yang mendukung tumbuhnya industri dan lapangan kerja.

Gubernur yakin, kerjasama ini akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berbasis produktivitas tinggi.

Kepada seluruh mahasiswa, alumni, dan pengunjung Job Fair Unsrat 2026, Gubernur mengajak untuk menjadikan kesempatan ini sebagai pijakan awal menuju karier yang bermakna.

” Tanamkanlah visi bahwa saudara hadir di sini bukan hanya mencari pekerjaan tetapi sedang membangun masa depan. Jadilah teladan inovasi, profesionalisme, dan integritas. Berani bermimpi, berani bertindak, dan berani bersaing dengan hasil nyata,” ujar Wagub mengutip Gubernur.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria mengemukakan, Unsrat Job Fair 2026 memiliki cakupan yang lebih luas.

“Selain mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan, dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, serta perbankan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi mereka untuk memgenal berbagai jalur pengabdian kepada negara melalui TNI,” sebut Plt. Rektor.

Menurut Plt. Rektor, karier dan pengabdian tidak hanya dapat ditempuh melalui sektor swasta. Ada ruang yang luas dalam pemerintahan, dunia indistri, perbankan, berbagai profesi, dan juga melalui pengandian kepada masyarakat.

Karena itu, Plt. Rektor berharap, mahasiswa dan alumni Unsrat dapat melihat kegiatan ini dengan perspektif yang lebih luas. Jangan hanya bertanya : pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan ? Tetapi mari kita mulai bertanya : di mana kompetensi saya dapat memberikan manfaat kontribusi terbaik.

Karena itu, para mahasiswa dan alumni diajak untuk memanfaatkan kesempatan yang tersedia dalam Job Fair ini. “Kunjungi booth perusahaan dan institusi, ikuti company presentation, career talk, talent matching, proses rekruitmen, maupun sesi wawancara yang disediakan,” ujar Wakil Rektor 1 mengutip Plt. Rektor.

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dalam laporannya menjelaskan, Unsrat Job Fair 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya sejak tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Unsrat untuk menjembatani mahasiswa tingkat akhir dan lulusan Unsrat dengan perusahaan, isntansi, perbankan, dan berbagai lembaga penyedia kesempatan kerja.

“Pada Job Fair kali ini, diikuti 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan yang memberikan informasi peluang n kerja sekaligus kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memgikuti proses rekuitmen,” ujarnya.

Yang menarik, sambungnya, pada penyelenggaraan tahun ini, cakupan Job Fair juga semakin luas. Melalui sinergi dengan Kodam XIII/Merdeka dan Kodim 1309/Manado, mahasiswa dan alumni juga memperolrh akses informaai serta kesempatan mengukuti rekruitmen Bintara dan Perwira TNI, sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, menurutnya, Job Fair tidak hanya menjadi ruang untuk mengenal berbagsi pilihan karier dan pengabdian keoada masyarakat.

Usai membuka acara, Wagub di dampingi Wakil Rektor 1 Unsrat, Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Erward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat, Kepala Bapelitbangda Sulut Jani Niklas Lukas, Kadisnakertrans Sulut Deicy Paath, Kadisperindag Sulut, Hendrik Reuben Tendean, sejumlah dekan se-Unsrat, dan undangan lainnya melakukan peninjauan ke booth yang ada, (FA)

Meimonews com – Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 telah sukses digelar Pemerintah Kota Tomohon dengan dukungan banyak pihak.

Kegiatan ini sangat meriah dan mendapat banyak perhatian baik dari daerah Sulut maupun daerah luar Sulut bahkan internasional.

Agenda utama TIFF 2025 adalah Tournament of Mind Blowing (parade kendaraan hias dengan beragam jenis bunga) yang dilaksanakan, Sabtu (9/8/2025)

Parade kendaraan hias diikuti dari Kemenpar, Pemprov DKI Jakarta, dan perusahaan swasta, usaha, sementara parade bunga internasional diikuti oleh beberapa negara yakni Amerika Serikat, Jepang, Turki, Albania, dan Filipina.

TIFF juga dimeriahkan oleh perwakilan beberapa daerah di Sulawesi Utara, sektor, perusahaan swasta, lembaga nasional, serta kolaborasi dengan fashion carnival, kelompok drum band, dan beragam atraksi lainnya.

Ketum DPP RGPI   Danil Hidayat foto bersama Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu saat parade

Rute ToF dimulai dari show window Kakaskasen lalu menuju ke pusat Kota Tomohon, dan berakhir di Stadion Babe Palar Walian Tomohon Selatan.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Wardhana ini bener-benar sebuah turnamen yang menakjubkan.

Ribuan pasang mata yang datang menonton langsung maupun secara live streaming, menyaksikan 29 float kendaraan hias bunga lokal Tomohon yang mempesona, tarian kolosal, marching band, atraksi seni dan budaya serta kostum karya kreatif dan inovatif.

Waketum DPP RGPI Deitje M. Mawuntu foto bersama Walikota Tomohon Carol D. Senduk

Iven ini membanggakan dan menjadi sebuah iven yang inklusif. Olehnya, Kemenpar akan mendorong iven ini ke pasar internasional

Menteri Pariwisata (Mempar) dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi gelaran TIFF ini, memberi apresiasi atas keberlanjutan festival ini. “Kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon khususnya, saya memberi apresiasi atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan festival ini” ujarnya

Semangat kolaborasi in, sebutnya, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun even unggulan pariwisata.

Mempar menegaskan, kalau iven TIFF terpilih kembali sebagai bagian dari Kharisma EventRahawali  Nasional (KEN) untuk ke empat kalinya secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membanggakan.

TIFF, menurut Menpar, telah menciptakan multyplier effect yang berdampak bagi masyarakat langsung yang menarik banyak pengunjung ke-arah festival dan ke destinasi-destinasi wisata lainnya di Tomohon.

Dampak KEN, berdasarkan analisis tahun 2024, TIFF mencatat lebih dari 300 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp. 92 miliar. “Ini membuktikan, TIFF menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kemenpar akan terus mendukung dan melakukan promosi TIFF yang lebih luas ke pasar internasional,” ujarnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan bahwa Tomohon akan terus menjadi Kota Bunga yang menjadi ikon daerah, bahkan ikon Indonesia. Menurutnya, TIFF adalah bukti kekuatan kolaborasi antara petani, pelaku pariwisata dan pemerintah.

Gubernur menekankan pentingnya memperluas akses pasar, teknologi, serta dukungan bagi pelaku ekonomi, sehingga prestasi ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menguungkapkan, parade ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan keindahan bunga, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kerjasama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Tomohon.

Kolaborasi tersebut meliputi pertukaran budaya, promosi pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Menariknya, di iven ini, satu-satunya organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi peserta Tournament of Mind Blowing Meriahkan TIFF 2025 adalah RGPI (Rajawali Garda Pemuda Indonesia).

RGPI merupakan ormas pemuda yang terlahir untuk pemersatu anak bangsa, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, UMKM dan peduli seni dan budaya bangsa Indonesia.

Wakil Ketua Umum DPP RGPI Deitje W. Mawuntu kepada Meimonews.com menjelaskan, RGPI terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam TIFF ke-13 Tahun 2025 ini, karena tergugah dengan temanya yakni United to be Great (Bersatu untuk Menjadi Lebih Hebat).

Tema ini, menurutnya, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan, menjadikan keberagamanan sebagai kekuatan untuk terus berkarya dan membangun negeri. “Hal ini terkait dengan visi dan misi RGPI,” ,ujar Deitje, yang bersama Ketua Umum TB Danil Hidayat mendirikan RGPI 4 tahun lalu.

Kang Danil (sapaan akrab CEO Rajawali Investment ini) dan rombongan dari Jakarta hadir langsung pada TIFF dan rangkaian kegiatannya.

Float RGPI mengambil tema kendaraan hiasnya yaitu lambang burung rajawali yang terletak di atas bukit areal tambang yang merupakan main business dari PT Rajawali Investment dan lambang ormas RGPI sebagai satu kesatuan yang menyalurkan program CSR dari perusahaan PT Rajawali Investment.

Seluruh bunga yang digunakan berasal dari petani Tomohon, sementara para dekorator adalah putra-putri daerah, di mana float RGPI dekoratornya adalah David Wempie Karel Senduk.

Deitje yang adalah salah satu tokoh Pendiri Kota Tomohon 25 tahun silam, mengajak CEO Rajawali Investment untuk turutserta dalam Iven tahunan ini. Karena hampir setiap tahun Iven serupa, ia selalu terundang sebagai bagian dari tokoh pendiri kota ini.

“Saya berterima kasih kepada Ketum DPP RGPI atas kesediaannya hadir dan berpartisipasi untuk yang pertama kalinya di iven TIFF di Kota kami. Semoga di kegiatsnnserupa tahun depan, kami bisa mengambil bagian lagi untuk ikut serta,” ujarnya.

Selain bisa menghadiri iven ini, Danil bisa berwisata menikmati keindahan di kota ini serta menyempatkan hadir di Tondano Kabupaten Minahasa untuk membawa Program Mampir ke Sekolah untuk membantu anak-anak yang kurang mampu, dengan nilai bantuan tunai langsung puluhan juta dan bentuk bantuan lainnya untuk anak-anak didik dan guru atau pendidik di sekolah yang dijambangi Ketum RGPI.

“Selamat Kota Tomohon atas diraihnya Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI yang menegaskan TIFF sebagai ajang kreatif dengan dampak ekonomi dan sosial yang nyata” ujar kang Danil (panggilan akrab CEO Rajawali Internasional)

Di acara penutupan perhelatan yang sangat berkesan ini, Selasa (12/8/2025) , Deitje menyampaikan terima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Tomohon, lewat Ketua Panitia Vonni J. Pangemanan, dan juga kepada rekan-rekan pengurus RGPI Suiut yang dikoordinir Ari Hasan, dibantu para pengurus seperti Jemmy Lumintang, Jusak Poludu, Loy Mawuntu, Yopy Rondonuwu, Fredy Mawuntu, Robby Mawikere, dan Mutiara Monica yang sudah hadir dan berkontribusi dalam menunjang keikutsertaan Float RGPI. (elka)