Meimonews.com – Komitmen dan kerja keras tanpa mengenal lelah ditunjukkan pimpinan dan staf Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat.

Itu terlihat ketika lembaga yang dipimpin Max RJ Runtuwene (Kepala) dan Easry O. Laoh (Sekretaris) fokus untuk menuntaskan Dokumen Audit Mutu Internal yang diadakan di Villa Emitta Tomohon, Kamis – Sabtu (12-14/2/2026).

Di saat ASN (aparat sipil negara)/PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) menikmati hari tidak masuk kerja karena libur, mereka tetap bersemangat untuk menuntaskan dokumen itu lewat Focus Group Discussion (FGD).

Lebih menarik, semangat Valentine Day menambah semangat mereka untuk mengerjakan tugas dengan penuh kegembiraan walau keseriusan kerja tetap dijaga.

Pimpinan dan staf LPMPP Unsrat memanfaatkan hari kasih sayang (Sabtu,14/2/2026) sebagai bentuk kebersamaan untuk kemajuan Unsrat, dimana pada hari ini LPMPP Unsrat berkomitmen untuk tetap menuntaskan dokumen tersebut.

Dokumen ini menjadi tolak ukur untuk penjaminan mutu Unsrat (yang kini dipimpin Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie) sebagaimana yang di amanatkan Permenristediktisaintek RI No. 39 Tahun 2025.

“LPMPP Unsrat berkomitmen semua kegiatan/program yang telah direncanakan dan telah tertuang dalam anggaran Unsrat outputnya jelas untuk mutu lulusan Unsrat,” ujar Runtuwene seperti dikutip Reynald J. Pakasi (staf) kepada Meimonews.com di Kantor LPMPP Unsrat, Sabtu (14/2/2026). (FA)

Meimonews.com – Memperingati World Marriage Day 2021” (Hari Perkawinan Sedunia), yang sejak 1993 ditetapkan untuk dirayakan pada hari Minggu II dalam bulan Februari atas restu Paus Johanes Paulus II, Komunitas Marriage Encounter (ME) Distrik VIII Manado menggelar Misa Khusus di Kapela Biara MSC Manado, Minggu (14/2/2021).

Sejumlah pasutri (pasangan suami istri) Komunitas ME Distrik Manado mengikuti miss yang dipersembahkan Pastor Berty Tijow MSC (Eklesial Team ME Koordinator Distrik VIII Manado tersebut.

Perayaan Hari Perkawinan Sedunia tahun ini sangat unik, “Karena dirayakan bertepatan dengan Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day),” ujar Pastor Berty salt membawakan kotbah.

Karena itu, tanbahnya, dalam perayaan ini kita menghangatkan kembali dan memperbaharui komitmen kasih sayang yang mendasari keberanian anda berdua melangkah ke depan altar di hari perkawinan anda.

Dikemukakan, walaupun digagas dan diselenggarakan oleh komunitas ME, perayaan itu merupakan bentuk perhatian Gereja secara istimewa kepada keluarga-keluarga di seluruh dunia. “Dalam perayaan ini, selain berdoa dan memohonkan berkat Tuhan untuk keluarga anda masing-masing, dalam kesatuan dengan seluruh Gereja,” jelasnya.

Kita, sambungnya, mendoakan semua keluarga di seluruh dunia, terutama keluarga-keluarga yang mengalami pergumulan dalam relasi suami-istri maupun dalam kehidupan berumahtangga pada umumnya.

Diungkapkan, melalui perayaan ekaristi keluarga yang berhimpun bersama itu menyatakan perhatian dan cinta kepada keluarga mereka dan kepada semua keluarga.

Karena itu, Pastor Berty berharap dan menghimbau agar di tahun-tahun yang akan datang, Perayaan Hari Perkawinan Sedunia seperti ini bisa medapatkan perhatian lebih serius dari para pastor paroki dan komisi keluarga di paroki-paroki.

“Agar semakin banyak keluarga terlibat dan menyatakan kepedulian terhadap pastoral keluarga demi meminimalisir jumlah keluarga-keluarga yang bermasalah dan akhirnya berantakan (cerai),” ujar mantan Supda MSC Sulkaltim ini.

Karena itu, “saya senang bahwa ada paroki-paroki, antara lain, Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi, Manado, yang juga menyelenggarakan Misa Minggu (14/2) sebagai Perayaan World Marriage Day,” tegas Pastor Berty.

Berkaitan denman motto Hari Perkawinan Sedunia yakni Love One Another, dalam misa tersebut diadakan upacara Peneguhan Janji Pernikahan oleh para pasangan suami-istri yang hadir, dan diteguhkan serta didoakan Doa Berkat untuk keluarga oleh imam yang memimpin.

Di akhir perayaan, keluarga-keluarga mempersembahkan diri, sekali lagi, kepada Pasutri Kudus, Santo Yusuf dan Santa Maria, untuk perjalanan hidup keluarga-keluarga di masa yang akan datang. (af)