Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sulawesi Utara Tahun 2024 dengan mengundang langsung Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara untuk memberikan Kuliah Umum bagi mahasiswa Unsrat Manado.

Kuliah umum yang bertema Peran Mahasiswa dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan: Membangun Kesadaran Finansial” ini dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (16/10/2024).

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa Unsrat ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan keuangan bangsa.

Mirza Adityaswara dalam paparannya menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Pengetahuan dan kesadaran finansial yang kuat akan membuat kalian mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, baik untuk diri sendiri maupun untuk masa depan bangsa,” tegasnya.

Mirza juga menjelaskan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan saat ini, seperti perkembangan teknologi finansial (fintech) yang begitu pesat. Di satu sisi, fintech memberikan kemudahan akses terhadap produk dan jasa keuangan, namun di sisi lain juga membawa risiko baru. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki literasi digital yang memadai untuk dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak.

Rektor Unsrat Oktavian Berty Alexander Sompie menyambut baik inisiatif OJK dalam menggelar acara ini. Menurutnya, pendidikan keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Universitas Sam Ratulangi berkomitmen untuk mendukung program literasi keuangan yang digagas oleh OJK. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa kami dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rektor.

Kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan ini juga diramaikan oleh para Industri Jasa Keuangan dengan menghadirkan umkm-umkm andalan masing-masing.

Bank SulutGo yang turut hadir memeriahkan acara menghadirkan 2 UMKM dan memberikan bantuan kepada 25 mahasiswa berprestasi.

BSG juga memberikan kesempatan untuk membuka rekening tabungan, dengan produk andalan BSGtouch dan BSGqris Bank SulutGo yakin dapat bersaing dengan industri jasa Keuangan lainnya.

OJK berharap kegiatan OJK Mengajar ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Utara. Dengan semakin meningkatnya kesadaran finansial masyarakat, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. (afer)

Meimonews.com – Wanita Angkatan Udara (Wara) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, Kamis (12/8/2021). Acara diselenggarakan baik fisik namun terbatas dan memgikuti prokes serta secara virtual.

Upacara puncak peringatannya dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S dihadiri perwakilan Perwira Tinggi, Perwira Menengah dan Perwira Pertama Wara dalam ruang Auditorium Markas Besar TNI AU Cilangkap, Jakarta serta secara virtual diikuti oleh Wara se-Indonesia, termasuk Wara di Pangkalan TNI AU (Lanud) Sam Ratulangi, yang mengikuti rangkaian acara dari ruang Rapat Mako ‘Tentara Langit’ Lanud Sam Ratulangi, Manado.

Lima Srikandi Udara Lanud Sam Ratulangi Manado sebagai Lanud yang berada di bawah komando Koopsau II, menyimak dengan seksama sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., yang dibacakan oleh Wakasau di hadapan seluruh Wara Indonesia.

Kasau berharap, Wara dapat senantiasa mengembangkan potensi diri sebagai prajurit TNI AU sekaligus mampu menjaga kehormatan diri sebagai wanita Indonesia.

Perjalanan bangsa Indonesia, menurut Kasau, tidak pernah lepas dari peran kaum wanita. Tidak sedikit wanita Indonesia yang turut berjuang bahu-membahu bersama prajurit pria untuk meraih kemerdekaan Negara Indonesia,” ungkap Kasau.
.
Dikemukakan, dalam organisasi TNI AU sendiri keterlibatan wanita juga sudah dimulai sejak tahun 1963, dalam berbagai bentuk penugasan militer baik langsung maupun tidak langsung di berbagai misi operasi TNI AU.

Seiring berjalannya waktu, peran tersebut pun semakin meningkat dan beragam. “Kini, prajurit wanita tidak hanya dilibatkan dalam tugas administratif belaka tetapi juga di berbagai bidang lainnya, mulai dari operasi militer hingga misi perdamaian dunia,” papar Kasau seperti dikutip Wakasau.

Pada awal tahun ini, TNI AU juga telah mengirimkan perwakilan Wara dalam kegiatan Women Peace and Security Symposium di Hawai.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, diharapkan menambah pengalaman dan wawasan serta meningkatkan profesionalisme Wara. Terlebih lagi, Wara dapat berdiri sejajar dengan para wanita hebat di berbagai Angkatan Udara negara lainnya.

“Seiring dengan peran Wara serta tantangan tugas TNI AU ke depan, maka penguasaan terhadap Iimu pengetahuan serta peningkatan wawasan menjadi sebuah kewajiban untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan. Oleh karena itu, setiap Wara harus menumbuhkan budaya untuk belajar sepanjang hayat serta mendorong diri untuk meningkatkan literasi. Sehingga kalian dapat menjawab berbagai tantangan tugas di masa depan!,” sebut Wakasau mengutip sambutan Kasau.

Turut hadir secara online dalam acara ini adalah Inong Fadjar Prasetyo selaku Ketua Umum PIA Ardhya Garini sekaligus sebagai Ibu Winayadhati Kanya Sena. Sedangkan hadir secara fisik, Wakil Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ana Fahru Zaini, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, serta Kabagbinwara Letkol Kal Rachmi Restiani S.E.

Sebelumnya, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Daerah II Lanud Sam Ratulangi, Reni Satriyo Utomo di dampingi Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., memberikan kado istimewa bagi lima Wara Lanud Sam Ratulangi berupa bingkisan bagi Wara yang adalah seorang Ibu namun militan.

“Selamat Ulang Tahun Srikandi Udara Lanud Sam Ratulangi. Semoga makin kesatria, militan, loyal dan profesional,” pesan Reni Satriyo Utomo saat penyerahan bingkisan HUT kepada Mayor Sus Sanra Michiko Moningkey (Kapen); Mayor Sus Yeni Fitriana Luntungan, SH (Kakum), Kapten Sus Miryam Trivenny Manoppo (Kaurluhgakkum), Letda Pom Gesti Magdalena Sarante, S. Tr.Han (Danunitpaspom) serta Serda Salsabila Devina Riyadi (Bintara Perawat Umum) sebagai Wara paling yunior di Lanud Sam Ratulangi. (lk)