Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan gerak cepat (gerpat) ketika mendapat informasi soal adanya buaya yang berkeliaran di Teluk Manado, Selasa (4/11/2025) yang menimbulkan kecemasan masyarakat pesisir.

Lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Dinas Perhubungan Kota Manado, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulut, Basarnas dan dari kepolisian (Polairud dan Brimob).

Berdasarkan hasil koordinasi, jelas Kalak (Kepala Pelaksana) BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Jumat (7/11/225), disepakati untuk melakukan survei lapangan bersama pada keesokan harinya, Rabu (5/11/2025)?

Tim gabungan melaksanakan penelusuran lapangan di sejumlah titik pesisir Teluk Manado yakni Kawasan Taman Berkat, Kawasan Megamas Dermaga Manado Bay dan sekitar Kompleks Tugu Lilin.

Sekitar pukul 16.40 Wita, tim lapangan melaporkan penampakan seekor buaya berukuran sekitar 3 meter sedang berenang di perairan dekat Manado Bay.untuk seterusnya dilaporkan kepada pimpinan untuk tindaklanjuy koordinatif antarinstansi.

Rencana lanjutnya adalah pemataan area sebaran buaya melalui bantuan drone dan patroli laut serta pemasangan papan peringatan di pesisir rawan.

Selain itu, kordinasi penangkapan/pemindahan satwa liar dengan BKSDA Sulut serta Edukasi dan imbauan kepada masyarakat pesisir untuk berhati-hati dan melaporkan segera jika terjadi penampakan ulang

“Intinya, kami terus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak terkait untuk penangganan masalah ini, sesuai arahan pak Walikota Manado dan pak Wawali (Andrei Angouw dan Richard Sualang),” ujar Sambuaga.

Atas nama Pemkot Manado, Sambuaga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi adanya buaya yang berkeliaran di Teluk Manado dan berharap bila melihat keberadaan buaya tersebut untuk segera melaporkan lewat call center 112 atau instansi terkait. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menyelenggarakan Seminar Nasional di Hotel Luwansa Manado, Jumat (14/6/2024).

Bahasan seminar sehari ini terkait dengan Pengelolaan Berkelanjutan Wilayah Pesisir Teluk Manado.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU Asean Eng dalam sambutannya mengatakan, seminar ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberi ruang kepada para pengambil kebijakan, para peniliti, para pemerhati dan pegiat lingkungan serta LSM untuk berinteraksi dan memberikan gagasan terbaik secara santun dalam bingkai akademis.

Rektor berharap,  pembicara dan peserta dapat berbagi informasi sebagai bentuk pencerahan kepada masyarakat atas simpang-siurnya berita/informasi yang beredar saat ini. (FA)

Meimonews.com -Sebanyak duapuluhan karyawan Freshmart Superstore di Manado terlihat bersih-bersih muara sungai Sario, Teluk Manado,  Sabtu (21/5/2022) pagi.

Di bawah koordinasi Marthen Sapangalo, karyawan-karyawan tersebut dengan gembira hati memungut, mengangkat dan memasukkan sampah-sampah tersebut dalam karung yang sudah disediakan untuk seterusnya diangkut dan dibuang di tempat pembuangan akhir.

Baca juga : Pertama kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Sekitar tiga jam, mulai dari jam 06.00 – 09.00 Wita, karyawan-karyawan pusat perbelanjaan besar di Kota Manado ini melakukan gerakan peduli lingkungan. Mereka adalah perwakilan dari Freshmart-freshmart yang ada di Manado.

“Kegiatan ini merupakan kepedulian kami (Freshmart) terhadap lingkungan karena kami melihat cukup banyak sampah-sampah baik plastik maupun sampah lainnya berserakan di tempat ini,” jelas Sapangalo kepada Meimonews.com di sela kegaitan.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Kegiatan ini, tambah Manager Freshmart Manado itu, merupakan petunjuk pimpinan untuk dilaksanakan, sebelum para karyawan melaksanakan tugas masing-masing. (af)