Meimonews.com – Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC menahbiskan seorang imam dan 14 diakon. Tahbisan ini dilakukan pada misa mulia yang diadakan di Kapel Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng, Senin (30/6/2026).

Ratusan imam baik diosesan Manado maupun dari beberapa Tarekat/Kongregasi di antaranya Pemimpin Dunia MSC Pastor Alvarado Tovar Mario Absalon MSC, Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Maranresy MSC, Rektor Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng Pastor Amri Wuritimur Pr, Vikjen Keuskupan Manado Wilhelmus Thome Pr dan Sekretaris Keuskupan Manado Laurentius Paulus Pitoy Pr.

Ribuan tokoh/umat dari paroki-paroki asal calon imam/diakon dan keluarga tertahbis, para suster, frater dan bruder serta undangan lainnya termasuk beberapa umat muslim hadir pada acara penuh kekeluargaan/kebersamaan ini.

Seorang imam yang akan ditahbiskan berasal dari Tarekat Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu (MSC) yakni Devid Fransiskus Abram MSC sementara 14 diakon tersebut terdiri dari 7 frater Tarekat MSC dan 7 frater diosesan Manado (Pr/projo).

14 Diakon yang ditahbiskan adalah dari diosesan Manado adalah Diakon Micharl Mefri Kewo Pr, Diakon Jecklin Carol Mononimbar Pr, Diakon Beato Dionesius Pasakin Pr, Diakon Wandelinus Gleko Pr, Diakon Christoano Mandagi Pr, Diakon Frederic Leonardo ZE Pr dan Diakon Marcelino Ronaldo Pr.

Dari Tarekat MSC adalah Diakon Argonius Fokas MSC, Diakon Belly Yoakhim Resubun MSC, Diakon Jenner Bernardus Senduk MSC, Diakon Petrus Eki Lehalima MSC, Diakon Yofalandus Litong TAA MSC, Diakon Yohanes Esserey MSC dan Diakon Yohanes Jeng MSC.

Mewakili yang tertahbis, Diakon Jecklin mengungkapkan bahwa mereka bisa ditahbiskan saat ini bukan karena kemampuan atau kepintaran mereka tapi karena hasil dan dukungan banyak pihak. “Tahbisan yang kami terima saat ini adalah hasil dari kita semua,” ujarnya.

Lewat tahbisan ini, sambungnya, .mereka bisa berhasil seperti saat ini karena adanya dukungan dan doa dari banyak orang.

Oleh karena itu, atas nama mereka yang ditahbiskan, ia menyampaikan terima kepada semua pihak mulai dari Uskup, pimpinan tarekat, pembina/dosen hingga keluarga dan umat yang telah memberikan dukungan termasuk doa sehingga mereka bisa ditahbiskan hari ini.

Mewakili orangtua yang ditahbiskan (Pastor Devid), Dei Pontoh menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan/mendukung sehinggs anak dan teman-temannya bisa ditahbiskan saat ini.

Kalau ditanyakan, apa yang kami rasakan saat ini, maka jawabannya adalah kita bersyukur kepada Tuhan karena para frater bisa ditahbiskam sebaga imam dan diakon.

Dia mengakui bahwa pada proses sehingga bisa sampai saat ini (imam dan diakon) pasti banyak tantangan yang dihadapi. “Tapi bila telah sampai pada saat ini (menjadi imam dan diakon) itu berarti Tuhan telah memanggil dan memilih untuk menjadi pelayan Tuhan dan melayani umat,” ujarnya.

Dia memohon dukungan dan doa agar mereka yang ditahbiskan mampu menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi nanti baik sebagai diakon maupun imam.

Saat memberikan sambutan sebelum mengumumkan tempat penugasan mereka yang ditahbiskan, Mgr. Rolly menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang ikut terlibat termasuk para dosen dan pembimbing para frater sehingga mereka bisa ditahbiskan saat ini baik sebagai imam maupun diakon.

Kepada imam baru dan diakon, mantan Provinsial MSC Indonesia ini menyampaikan selamat karena bisa ditahbiskan menjadi imam dan diakon, yang diraih dengan proses panjang. (elka)

Meimonews.com – Besok, Sabtu (13/4/2024), Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC akan mentahbiskan 7 (tujuh) imam/pastor baru di dampingi imam/pastor se-Keuskupan Manado.

Acara pentahbisan yang dilakukan dalam perayaan ekaristi ini akan dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado mulai jam 09.00 Wita.

Di penghujung misa tahbisan, akan diumumkan penempatan tugas para imam/pastor baru tersebut baik di wilayah Keuskupan Manado ataupun wilayah tertentu, yang sesuai aturan tarekat.

Dari ketujuh calon imam tersebut, 5 (lima) adalah calon imam/pastor Diosesan Manado, dan 2 (dua) merupakan anggota Tarekat MSC (Missionarii Sacratissimi Cordi Jesu/ Misionaris Hati Kudus Yesus).
Keempat calon imam/pastor Diosesan Manado itu adalah Frater Diakon Aloisius Wazi Pr, Frater Diakon Fransiskus Ivandi Panda Raja Pr, Frater Diskon Edward Eduardo Salilo Pr,  Frater Diakon Brelianus Susu Ndana Pr dan Frater Diakon Ekaristho Gerhani Silap Pr.

Untuk calon imam/pastor Tarekat MSC adalah Frater Diakon Rexi Alfrids Baptisma Kawuwung MSC dan Frater Diakon Zakarias Mayabubun MSC.

Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr dalam surat pemberitahuan kepada Pastores, Biarawan/ti dan Umat Katolik Keuskupan Manado tentang pentahbisan tertanggal 3 April itu, turut pula memberikan catatan.

Catatan tersebut adalah apabila ada yang mengetahui adanya halangan tahbisan imamat bagi ketujuh calon tahbisan imam tersebut, kiranya sesegara mungkin memberitahukan kepada Uskup Keuskupan Manado, Rektor Seminari Pineleng atau Superior Skolastikat MSC Pineleng. (lk)

Meimonews.com – Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolky Untu MSC menahbiskan tujuh imam baru Keuskupan Manado di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (22/5/2023).

Sekitar 100 imam baik diosesan (Projo/Pr) maupun dari beberapa tarekat/ordo seperti MSC, CSE, OCD mendampingi Uskup dalam misa tahbisan yang turut dihadiri sejumlah suster, frater, bruder, ribuan umat dan undangan lainnya.

Turut hadir pula orang/keluarga para frater diakon (lima projo dan dua MSC (Missionarii Sacratissimi Cordi/MSC) yang akan ditahbiskan, yang antara lain berasal paroki Toli-Toli (Sulteng) dan dari beberapa paroki di Sulut.

Para pastor baru tersebut adalah Pastor Dedianus Pati Pr, Pastor Ray Legio Angelo Lolowang Pr, Pastor Theodorus Michael Palit Pr,  Pastor Marciano Joseph Pantow Pr, Pastor  Billy Leonardo Tendean Pr,  Pastor Marcelinus Lilo MSC dan  Pastor Richardo Bill Lira MSC.

Dalam sapaannya kepada calon imam baru, Mgr. Rolly mengatakan, kamu (calom imam baru) akan diangkat masuk ke dalam kalangan para imam. Kamu akan menjalankan tugas suci yaitu mengajar di dalam Kristus, Sang Pengajar.

“Wartakanlah kepada semua orang Sabda Allah yang kamu sendiri telah terima dengan suka hati. Seraya merenungkan hukum-hukum Tuhan, jagalah agar kamu tetap percaya akan Sabda Tuhan dan menjadi teladan dari pengajaranmu,” ujar Mgr. Rolly.

Di akhir sapaannya, mantan Provinsial MSC Indonesia ini meninta agar dalam menjalankan tugas Kristus, Kepala Gereja dan Gembala, hendaklah kamu senantiasa berada dalam persatuan dengan uskupmu dan di bawah bimbingannya.

Selain itu, berusaha mengumpulkan umat beriman menjadi satu keluarga; agar sangguplah kamu mengantar mereka dengan pengantaraan Kristus kepada Allah Bapa dalam Roh Kudus.

“Teladanilah selalu Gembala yang baik itu,; yang datang untuk mencari  dan menyelamatkan yang hilang,” pinta uskup kelahiran Lembean, Minahasa Utara (dulu masuk wilayah Minahasa), 4 Januari 1957 ini.

Setelah ditahbiskan, para imam baru tersebut mendampingi Uskup untuk kegiatan misa selanjutnya. Dan, saat perutusan, para imam baru memberikan berkat kepada Uskup, kepada orang tua dan kepada para pastor.

Usai tahbisan imam baru ini, dilanjutkan dengan syukuran di Pastoran, samping gereja, yang juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-28  Imamat Pastor Revi Rafaeli Pr, Pastor Harrry Singkoh MSC, Pastor Johanis Pinontoan Pt dan Pastor Lexy Nangoy Pr. (Fer)