Meimonews.com – Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026-2027 di SMA Negeri 9 Manado mengacu kepada Peraturan Mendikdasmen RI, Peraturan Gubernur Sulut dan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Sulut.

Oleh karenanya, Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra J. Massie menegaskan, pihaknya dan jajarannya berkomitmen dalam pelaksanaannya baik saat masa penerimaan maupun saat pendaftan kembali.

“Kami tetap mengacu kepada aturan yang berlaku baik saat pemerimaan maupun saat pendaftaran kembali,” ujar Massie dalam percakapan dengan Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (30/6/226).

Massie memberi contoh, saat pendaftaran kembali yang berlangsung Senin (29/6) – Senin (3/7), calon siswa dan orangtua calon siswa harus membawa kelengkapan dan keaslian berkas siswa. Bila tidak atau belum lengkap atau tidak asli berkas tersebut diberikan kesempatan sebelum batas akhir.

Namun sqmbungnya, bila berkas tersebut tidak lengkap atau tidak asli saat memasukkan pada pendaftaran di batas akhir waktu pendafataran maka calon siswa tersebut tidak bisa diterima untuk belajar di sekolah unggulan ini.

Dikemukakan, bila calon siswa yang telah dinyatakan lulus saat penerimaan siswa baru namun tidak bisa melengkapi data-data yang dibutuhkan saat pendaftan kembali maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki rangkin di bawah batas yang diterima.

Massie memberi contoh, bila calon siswa tersebut masuk dalam quota suatu jalur yang jumlahnya 284 siswa namun dinyatakan gugur karena tidak lengkap berkasnya maka penggantinya adalah calon siswa yang menduduki urutan 285.

Diketahui, SMA Negeri 9 Manado mendapat 17 rombongan belajar (rombel) di mana setiap rombel 36 siswa sehingga total siswa yang akan diterima di sekolah ini berjumlah 612 siswa. Mereka terjaring lewat 4 jalur yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi. (FA)

Meimonews.com – Setelah menjalani libur Natal Yesus Kristus Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024, SMA Negeri 9 Manado  melaksanakan apel perdana memulai aktivitasnya lagi.

Apel yang dipimpin Kepala Sekolah Drs. Meidy R. Tungkagi, M.Si dengan komandan pasukan Hendra Massie, S.Pd. ini dilaksanakan di halaman sekolah, Kamis (4/1/2024).

Kurang lebih 70 ASN, THL dan pegawai honorer mengikuti apel yang diawali doa yang dipimpin pendeta Paulina AR Mengko, S.Th, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu P.  Enggelina Supit, S.Pd, M.Pd (guru).

“Menjadi sekolah yang mengutamakan kemerdekaan baik guru maupun para siswa, kita harus berani bertindak lebih untuk kemerdekaan bersama,” ujar Tungkagi dalam arahannya.

Khusus kepada para siswa, Tungkagi berharap agar bisa menjadi agen generasi muda yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain secara sehat dengan bakat dan prestasi-prestasi yang ada.

Di kesempatan itu, Tungkagi membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Prof.
(Hc) Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE, yang menekankan beberapa hal penting, di antaranya berkaitan dengan anti bulling dan profesionalitas guru.

Usa apel yang berlangsung sekitar dua jam, dilaksanakan temu kangen dengan berjabat tangan, bertegur sapa dan bercengkrama setelah libur panjang.

Setelah itu, para wali kelas bersama pendamping wali kelas, menuju ke kelas masing-masing untuk melaksanakan kebersihan. (*)

Meimonews.com – SMA Negeri 9 Manado mengadakan rapat bersama dengan orangtua siswa kelas 12 tahun pelajaran 2021/2022 di ruang pertemuan sekolah, Jumat (14/9/2023).

Rapat diadakan bergelombang/. Ada empat gelombang/sesi yang diikuti sebanyak 600-an orangtua siswa dari 721 siswa yang tercatat.

Tiga pembicara tampil pada rapat yang dipandu Wakil-wakil Kepala Sekolah yakni Kepala.SMA Negeri 9 Manado Meidy Tungkagi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Vera Mekikui dan Johanes Bosco dari Komite Sekolah.

Ada beberapa hal terkait persiapan ujian sekolah dan masuk ke perguruan tinggi  tahun 2024 serta persiapan Dies Natalis dan EduFair 2023 dibahas dalam rapat bersama tersebut.

Di sela rapat, ditampilkan paduan suara siswa SMA Negeri 9 Manado, yang membawa nama harum sekolah di iven tertentu.

Tungkagi menjelaskan, pihak sekolah mengundang orang tua siswa supaya siap memberikan waktu untuk persiapan baik ujian sekolah maupun persiapan masuk ke perguruan tinggi.

Selain itu, diharapkan adanya kerjasama yang baik antara sekolah dan orangtua termasuk dalam kaitannya dengan beberapa kegiatan seperti penyelenggaraan EduFair, Dies Natalis dan kegiatan donor darah. (Fer)