Meimonews.com – Kerjasama yang sudah terjalin antara Wuhu Institute of Technologi (WHIT) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diharapkan tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan di daerah ini (Sulawesi Utara) tetapi juga menjadi simbol konkrit dari semangat kolaborasi dan pertukaran ilmu pengetahuan antara negara Republik Indonesia dan negara Tiongkok (RRC).

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si pada acara Launching Luban Workshop dan Program Student Exchange, Sabtu (27/4/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 5 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini dihadiri President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu, Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia dan Direktur Utama Conch North Sulawesi Clement Mr. Chen Xiaobing, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B-KBD, Komisaris BSG.

Hadir juga para Wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan, sejumlah tamu/undangan lainnya serta sejumlah mahasiswa yang ikut dalam Program Student Exchange.

Dikemukakan, kerjasama yang telah terbangun antara Wuhu Institute of Technology dengan Unsrat Manado memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama dalam bidang pendidikan dan teknologi.

Kegiatan ini, menurut gubernur, menjadi bukti nyata kerjasama antar lembaga pendidikan dan industri yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pengembangan SDM yang berkualitas, serta memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama di bidang pendidikan dan teknologi.

“Melalui program ini, telah dilahirkan sebuah platform untuk mahasiswa kedua institusi ini, di mana dengan semangat kebersamaan dan kerja keras kita yakin akan mencapai prestasi-prestasi yang membanggakan,” ujar Kepel mengutip sambutan gubernur.

Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE

Memperkuat pernyataan itu, gubernur mengutip kalimat bijak dari seorang filsuf dari China yakni Lao Tzu yang mengatakan kebaikan di dunia menciptakan keyakinan. Kebaikan dalam berpikir menciptakan kehebatan. Kebaikan dalam memberi akan menciptakan cinta.

“Mari kita sambut dengan tangan terbuka kesempatan berharga ini untuk membuka peluang baru bagi generasi muda kita,” ajak gubernur yang mendapat gelar Profesor Honoris Causa dari WHIT ini.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng

Gubernur yakin melalui kolaborasi yang kuat dan semangat kebersamaan kita akan mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng di awal sambutannya menjelaskan, kegiatan yang disepakati antara Unsrat dan Wuhu Institute of Technology adalah pertukaran mahasiswa sebanyak 35 mahasiswa Unsrat dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Mahasiswa ini akan mengikuti Program Kuliah E-Commerce selama 1,5 Tahun, demikian pula mahasiswa dari Wuhu Institute of Technology akan berkuliah di Unsrat.

Unsrat, sebut Rektor, berterima kasih atas bantuan dari PT Conch Cement berupa laboratorium (Luban Workshop) yang diresmikan saat itu.

Rektor berharap, kerjasama ini memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan modal pengetahuan dan teknologi yang terdepan.

“Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat baik Unsrat, Wuhu Institute of Technology maupun PT Conch Indonesia,” ujar Rektor dan berharap pula agar alumni Unsrat dapat dapat diterima bekerja di PT Conch Cement.

President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu saat memberikan sambutan

President WHIT Mr. Gao Wu dalam sambutannya mengurai bagaimana awal mula kerjasama antara WHIT dengan Unsrat Manado dan apa saja hal-hal yang diharapkan dalam kerjasama ini.

Ia berharap, kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini akan terus berjalan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia Mr. Chen Xiaobing dalam sambutannya mengatakan, dengan terjalinnya kerjasama ini, akan memberikan sumbangsih yang besar di bidang pendidikan antara RRC dan Indonesia.

Mr. Chen percaya, dengan kerja keras dua perguruan tinggi ini, hasil yang dicapai dapat menjadi contoh yang baik bagi dunia pendidikan kedua negara.

“Tentunya Conch Cement akan selalu me jadi teman yang selalu hadir dan turut membantu dalam kerjasama ini, mewujudkan pertukaran informasi, saling melengkapi,” ujarnya. (FA)

Meimonews com – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak  (PPPK) Tahun  Anggaran 2022 yang selama ini bertugas di BKKBN Perwakilan Sulut dikembalikan/dimutasi ke wilayah kerja sesuai dengan preferensi penempatan pertama.

Berdasarkan laporan Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, ada sebayak 82 PPPK yang bertugas di BKKBN Perwakilan Sulut yang dimutasi. Perinciannya, 11 orang  ke Sulawesi Barat, 89 orang ke Sulawesi Selatan dan  2 orang ke Sulawesi Tenggara.

Pengembalian atau mutasi ini berdasarkan Nota Dinas dari Sekretaris Utama BKKBN RI (Sestama) Nomor : 481/KP.04.06/B2/2024 tentang Penyampaian SK Mutasi Wilayah Kerja  (MWK) PPPK formasi Tahun 2022.

Oleh karena itu, BKKBN Perwakilan Sulut  menggelar pelepasan mereka yang acaranya dilaksanakan di Sentra Hotel Manado, Senin (5/2/2024).

Penyerahan SK mutasi dilakukan Sekretaris Utama BKKBN RI Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si di dampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia Viktor Hasiholan Siburian, SE, M.Si, Direktur Bina Lini Lapangan I Made Yudhistira Dwipayama, S.Psi, M.Psi, Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberikan laporan

Turut hadir dalam acara pelepasan ini, Kadis Dukcapil Sulut Christodharma Sondakh, SH (mewakili Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si) serta para Kadis OPD-KB Kabupaten/Kota se-Sulut.

Dalam sambutannya, Rayanto menjelaskan optimalisasi manajemen pegawai terhadap seluruh pegawai terus dilakukan mulai dari perbaikan prosedur seleksi PPPK, menambah jumlah wilayah menjadi 14 regional dan redistribusi penyuluh secara merata sesuai dengan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk menyusun kekosongan tenaga di suatu wilayah.

Terkait mutasi wilayah kerja ini, Rayanto berharap dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai. “Penempatan wilayah kerja saat ini lebih dekat dengan keluarga, semangat dan lebih produktif dalam bekerja tentu meningkat, mendukung kinerja organisasi  BKKBN,” ujarnya.

Kepel dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sondakh mengapresiasi kepada BKKBN Perwakilan Sulut dengan segenap jajaran yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan yang bernilai ini.

“Kiranya kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dalam upaya mendukung berbagai program pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat atau daerah,” sebut Kepel.

Dijelaskan, tugas penyuluh KB yaitu melakukan pengelolaan perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga, dan keluarga berencana yang terdiri atas komunikasi, informasi dan edukasi; analisis penyuluhan; fasilitasi pelayanan;  analisis pelayanan; kemitraan; analisis kemitraan; pengembangan model pelayanan; dan pengembangan model pergerakan

Menurutnya, dengan adanya program KB berskala nasional yang merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan membentuk keluarga berkualitas, peran dari penyuluh KB sangatlah diperlukan.

“Karena penyuluh keluarga berencana menjadi garda terdepan yang turun langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait program keluarga berencana,’ jelasnya. (Fer)