Meimonews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat Manado dan Unima Tondano mengadakan Lomba Debat Mahasiswa Tahun 2025.

Lomba yang diadakan di Hotel Luwansa Manado ini dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kamis (27/11/2025), didampingi Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang.

Lomba yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulut ini diikuti 25 mahasiswa dari berbagai kampus di Sulut termasuk Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado dan Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano,

Di sela kegiatan pembukaan, Gubernur, Rektor Unsrat, Wakil Rektor 1 Unima dan Wakil Rektor 3 Unsrat meriahkan acara dengan membawakan lagu secara bersama.

Persembahan lagu (Rumah Kita) ini mendapat apresiasi dari peserta dan hadirin.

Makna lagu yang dinyanyikan dijelaskan Gubernur untuk memotivasi mahasiswa agar menghargai ‘rumah kita yang ada di sini.’ (FA)

Meinonews.com – Dalam dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks, tenaga kependidikan memegang peranan penting sebagai pilar utama pendukung keberhasilan tridharna perguruan tinggi.

“Tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis tapi juga kemampuan soft skill seperti komunikasi efektif, kerjasama tim, etika pelayanan, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Royke Montolalu ketika membacakan sambutan tertulis Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie pada acara pembukaan Workshop Soft Skill Tenaga Kependidikan Unsrat.

Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Penjanintan Mutu dan Pengembangan Pembelaharan (LPMPP) Unsrat di Aula B LPMPP Unsrat Manado ini berlangsung Rabu-Jumat (5-7/11/2025).

Pemaparan materi oleh beberapa narasumber

Soft skill menurut Rektor, bukan sekedar pelengkap, tetapi merupakan fondasi yang menentukan bagaimana seorang apartur melayani bekerja dan berkontribusi dalam lingkungan akademik yang profesional dan humanis.

Dengan soft skill yang baik, tenaga kependidikan akan mampu membangun suasana kerja yang harmonis, meningkatkan kualitas pelayanan kepada dosen, mahasiswa dan masyrakat, serta menjadi bagian dari budaya kerja unggul di Unsrat.

Rektor berharap workshop ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan tetapi juga wahana refleksi diri dan pembelajaran bersama. ” Jadikan kesenpatan ini untuk saling berbagi pengalaman, membangun jejaring profesional dan memperkuat semangat pengabdian sebagai apartur sipil negara yang berintegritas dan berorientasi pada pelaynan publik yang prima,” ujar Montolalu membacakan sambutan Rektor.

Kepala LPMPP Unsrat Max Runtuwene dalam laporannya menyebutkan bahwa workshop ini menampilkan Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan beberapa dosen sebagai narasumber.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengupdate pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas sesuai penugasan masing-masing,” ujar Runtuwene.

Secara khusus, jelasnya, pelatihan mengharapkan peserta mendapat meningkatkan kualitas layanan pelayanan akaremik dan administrasi; Meningkatkan kepuasan penguna layanan.

Selain itu, membangun budaya kerja yang profesional dan ramah; mampu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan teknologi dan globalisasi; serta mampu meningkatkan produktivitas dan kinerja tenaga kependidikan. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat untuk Pengukihan 8 guru besar di Auditorium Unsrat Manado, Senin (29/9/2025).

Sidang senat yang dipimpin RALF Kairupan ini turut dihadiri Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang dan istri dr. Merry Mawardi, Sp.A (mewakili Walikota Manado Andrei Angouw) dan undangan lainnya.

Kedelapan guru besar yang dikukuhkan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU berdasarkan SK Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran (1 orang), Fakultas Teknik (3 orang), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (1 orang), Fakultas Hukum (1 orang) dan Fakultas Peternakan (2 orang).

Mereka adalah Prof. Dr. dr. Jeanette Irene Christiene Manoppo, Sp.A(K), Prof. Ir. Isri Ronald Mangangka ,M..Eng, Ph,D, Prof. Dr. Eng Ir. Liany Amelia Hendrata, M.Si, Prof. Dr. Eng Meita Rumbayan, ST, M.Eng, Prof. Dr Eng Ir. Lusia Manu, M.Sc, Prof. Dr. Emma Valentina Teresha Senewe SH, MH, Prof. Dr. Ir Jola Josephien M. Roosje Londok M.Si, IPU, ASEAN Eng dan Prof . Dr. Ir .Lusia Toar, MP.

Sebelum dikukuhkan para guru besar tersebut menyampaikan orasi ilmiah. Prof. Manoppo memaparkan orasi ilmiah dengan judul Peran gut brain axis pada tumbuh kembang bayi prematur. Prof. Isri tentang Bangunan terjun miring USBR tipe IX dengan stulling basin. Prof. Hendrata tentang Perubahan penggunaan lahan di daerah tangkaan air tantangan dan strategi pengelolaan berkelanjutan.

Prof. Rumbayan tentang Pengembangan energi terbarukan yang berdampak dan berkelanjutan dari peta jalan ke penerapan. Prof. Manu tentang Integrasi oseanografi dan marikulutur : strategi adaptif budiadaya lobster tropis dalam dinamika perubahan iklim.

Prof. Senewa tentang Harmonisasi kebijakan luar negeri Indonesia dalam menangani perdagangan manusia melalui kerjasama kawasan Asean regional coorperation. Prof. Londok tentang Optimalisasi potensi fitobiotik dalam pakan pada produksi daging ayam fungsional. Prof. Toar tentang Inovasi pemanfaatan serangga sebagai pakan ternak yang ramah lingkungan.

Rektor Unsrat dalam sambutannya mengungkapkan, Universitas Sam Ratulangi berdiri di tanah Minahasa yang diwarisi falsafah luhur (dari GSSJ Sam Ratulangi – Red) Si Tou Timou Tumou Tou/ST4 (Manusia hidup untuk memanusiakan manusia).

“Falsafah ini sejalan dengan hakikat guru besar bahwa ilmu pengetahuan bukan hanya untuk dikumpulkan melainkan untuk dimanfaatkan demi membangun sesama, bangsa dan dunia,” ujar Prof. Sompie.

Ditegaskan, dengan bertambahnya 8 guru besar hari ini, kita semakin percaya diri untuk memperkuat Unsrat dalam tiga hal.

Pertama, meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi akademik. Kedua, mendorong penelitian unggulan yang relevan dengan kebutuhan bangsa khususunya kawasan Timur Indonesia. Ketiga, memberi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global – transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, dan kesehatan masyarakat – dengan tetap berpijak pada kearifan lokal.

“Peran ini sejalan dengan visi Universitas Sam Ratulangi yaitu menjadi Unsrat unggul dan berbudaya berstandar internasional,” ujar Rektor.

Visi ini, sambung Rektor, hanya dapat diwujudkan bila para guru besar tampil sebagai garda terdepan dalam memimpin pengembangan ilmu, menjaga integritas akademik dan memperkuat budaya universitas yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.

Sejalan dengan itu, komitmen Unsrat juga mendukung agenda nasional yang digariskan dalam Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, khususnya Asta Cita ke-4 yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

“Universitas Sam Ratulangi melalui peran para guru besar siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut, sekaligus berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rektor berharap, momen pengukuhan guru besar ini sebagai semangat baru untuk terus berkarya berinovasi dan mengabdi.

Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, sebutnya, Universitas Sam Ratulangi akan semakin kokoh – bukan hanya sebagai rumah ilmu tapi juga rumah pengabdian yang menebar terang bagi bangsa dan dunia. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Tingkat Unsrat di Gedung Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsrat Manado, Selasa-Rabu (14-15/5/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng dalam sambutannya menjelaskan, Peksiminas tingkat Unsrat dilaksanakan dalam rangka Program Manajemen Talenta Nasional.

Program dimaksud dilaksanakan melalui Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan melakukan pembinaan berkelanjutan untuk menghasilkan bibit-bibit talenta unggul di bidang seni dan budaya.

Pusprenas ke-17 akan dilaksanakan di Jakarta pada September mendatang.

Rektor berharap, mahasiswa mampu meningkatkan dan mengembangkan prestasi dan kreasi seni untuk memperkaya budaya bangsa berdasarkan Bhineka Tunggal Ika. (FA)

Meimonews.com – Gubernur Sulawesi Utara Prof. (Hc) Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE menghadiri Perayaan Natal Yesus Kristus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (3/1/2024).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, lewat orang Majus kita mendapat hikmat supaya jangan kembali ke Herodes tetapi melalui jalan lain, seperti yang terdapat dalam bacaan alkitab Matius 2:12.

Menurutnya, ada tiga hikmat Tuhan dari orang Majus yakni bersukacita, bersaksi, dan melayani.

Gubernur bersyukur karena sumber daya manusia yang ada, banyak dari Universitas Sam Ratulangi (yang kini dipimpin Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng) sehingga ekonomi di Sulawesi Utara maju dan berdampak positif bagi perkembangan yang ada di daerah ini.

Perayaan Natal ini diwarnai pula dengan pemasangan lilin Natal oleh Gubernur, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, perwakilan Forkopimda dan undangan lainnya.

Tema yang diangkat pada perayaan ini adalah Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi. (FA)