Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri Wisuda Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Kamis (4/11/2025.
Wisuda yang dilaksanakan dalam sidang terbuka senat UKIT ini dilaksanakan di aula UKIT, Tomohon.
Kehadiran Rektor Unsrat di acara tersebut menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dan kolaborasi akademik antar perguruan tinggi di Sulawesi Utara.
Kehadiran Rektor Unsrat ini disambut hangat oleh segenap civitas academica UKIT dan menjadi simbol penting penguatan sinergi antara dua institusi pendidikan terkemuka di daerah ini.
Kehadiran Rektor Unsrat ini merupakan juga bentuk dukungan penuh terhadap kemajuan UKIT dan komitmen untuk terus bekerjasama, terutama dalam hal riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. (FA)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Pimpinan.Senat Unsrat mengadakan pertemuan dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) Supratman Andi Agtas.
Rektor dan rombongan diterima langsung Menkumham RI di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat (P2M) khususnya terkait pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi.
Pertemuan ini juga membuka momentum baru bagi Unsrat untuk memperkuat tata kelola inovasi, memperluas jejaring nasional, dan meningkatkan relevansi akademik agar inovasi yang dihasilkan dapat memberi dampak nyata bagi publik.
Menteri memberikan dukungan penuh atas rencana pembukaan Program Studi Magister Kenotariatan di Unsrat sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan notaris profesional di Indonesia.
Selain itu, Menteri menyoroti pentingnya hilirisasi kekayaan intelektual, mengingat banyak paten universitas belum diimplementasikan secara nyata.
Menteri nendorong Unsrat untuk mengembangkan inovasi yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan industri dan masyarakat. (FA)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memiliki 11 fakultas yakni Fakultas Kedokteran (Faked), Fakultas Teknik (Fatek), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).
Dari keduabelas fakultas tersebut, masa jabatan dekannya akan berakhir awal tahun depan yakni Faperta, FPIK, Fatek, FH, FIB dan Fapet.
Sesuai dengan Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018 maka untuk penggantian dekannya ada mekanisme yang harus dilalui sebelum pelantikannya, yang akan dilakukan bersama pada 26 Februari 2025.
Perkembangan saat ini, tiga fakultas telah selesai melakukan proses pemilihan dekan (Pikdek)nya. Ketiga fakultas tersebut adalah Faperta, FPIK dan Fatek.
Tiga fakultas lainnya yakni FH, FIB dan Fapet sementara berproses Pildeknya. Lima fakultas yang akan berproses sesuai akhir masa jabatan empat tahunnya adalah Faked, FISIP, FEB, FMIPA, dan FKM.
Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dan Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (berseragam Korpri)
Ketiga fakultas yang telah melakukan proses Pildek dan telah berhasil menetapkan nama dekan terpilih dalam sidang senat masing-masing (waktu pemilihannya berbeda) adalah Faperta yang diadakan Pildek pada Jumat (21/11/2025), FPIK Rabu (26/11/2025) sementara Fatek Jumat (27/11/2025)
Untuk Faperta, Dekan yang sementara menjabat yakni Dedie Tooy terpilih kembali dengan suara mutlak. Dari 38 suara yang memilih, Tooy mendapat 35 suara sementara dua calon lainnya yakni Tinneke Marlyn Langi mendapat 2 suara dan Meldi Tieneke Sinolungan 1 suara. Suara-suara tersebut sudah termasuk 35 persen suara Rektor.
FPIK, dari 3 calon yang lolos penyaringan, Ockstan Kalesaran meraih suara terbanyak untuk menggantikan dekan Roike Iwan Montolalu, yang saat ini telah menjadi Wakil Rektor 3 (Bidang Umum.dan Keuangan) Unsrat.
Ockstan mendapat 56 suara sementara Markus Talintukan Lasut 5 suara dan Novie Pankie Lukas Pangemanan 1 suara. Suara Rektor (35 persen) telah pula digunakan dalam.proses pemilihan tersebut.
Untuk Fatek, Liany Amelia Hendrata mendapat suara mayoritas dan mengungguli dua calon lainnya. Liany mendapat 24 suara sementara Steenie E. Wallah dan Steeva G. Rondonuwu masing-masing memperoleh 3 suara. Suara 35 Rektor, juga telah digunakan di pildek tersebut. Liany akan menggantikan Fabian J. Manoppo.
“Proses Pemilihan Dekan yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2025 telah dan sementara berjalan. Tiga fakultas telah berhasil terpilih dekannya sementara tiga fakultas lainnya sementara berproses,” ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu kepada Meimonews,com di ruang kerjanya, Selasa (2/12/2025).
Proses Pildek berjalan sesuai Statuta Unsrat No. 44 Tahun 2018. Hal ini, sesuai petunjuk/arahan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie. “Pak Rektor berkehendak agar proses Pildek tidak bermasalah baik saat proses Pildek maupun setelah itu,'” jelasnya.
Diketahui, pasal 46 ayat 1 UU tersebut telah mengatur tahapan Pildek yakni penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan.
Tahap penyaringan calon dekan dilakukan melalui penilaian oleh Rektor untuk mendapatkan tiga orang calon dekan. Penilaian oleh Rektor dilakukan berdasarkan penilaian portofolio dan dapat dilakukan asesmen bakal calon dekan.
Tahap pemilihan dekan dilakukan dalam rapat senat fakultas bersama dengan Rektor. Tahap pemilihan dekan terdiri atas penyampaian visi, misi, dan program kerja calon dekan di hadapan rapat senat fakultas yang bersifat terbuka; dan pemilihan calon dekan dalam rapat senat fakultas yang bersifat tertutup.
Pemilihan dekan dilakukan melalui pemungutan suara dengan ketentuan Rektor memiliki 35 persen hak suara dari total pemilih; dan senat fakultas memiliki 65 persen hak suara dan masing-masing anggota senat fakultas memiliki hak suara yang sama. Rektor dapat memberi kuasa kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan pemberian suara
“Proses sesuai Statuta Unsrat itu yang diminta Rektor untuk dilaksanakan. Pikdek saat ini telah berjalan sebagaimana statuta tersebut,” jelas Montolalu. (Lexie Kalesaran)
Meimonews.com – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) berusia 54 Tahun pada Selasa (2/12/2025). Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) tahun ini diangkat tema Bersatu, berdaulat, bersama Korpri mewujudkan Indonesia Maju.
Tema ini mencerminkan tekad apatur sipil negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas dan mandiri dalam pengandian, menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan Korpri sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, berdaya saing berkeadilan, dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota Korpri.
“Harus kita ingat dan sadari bersama bahwa pengabdian serta perjuangan Korpri bagi negeri ini memiliki arti yang sangat mendalam,’ ujar Wakil Rektor 2 Unsrat Manado Royke Iwan Montolalu mewakili Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie ketika membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudang Arif Fakrulloh pada Upacara Peringatan HUT ke – 54 di halaman Kantor Pusat Unsrat Mansdo, Selasa (2/12/2025).
Dalam setiap langkah dan karya, menurutnya, Korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus melayani masyarakat dengan NOBARTV sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.
Oleh karena itu, kesejahreraan anggota Korpri harus menjadi perhatian utama. “Pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat menganggu netralitas,” tandasnya.
Kemandirian dan netralitas Korpri, sebutnya, harus senantiasa dijaga, karena dua hal ini dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif dan berwibawa.
Semua anggota Korpri, menurutnya, patut berbangga karena di manapun tugas negara memanggil, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote anggota Korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Hadir pada upacara ini, para Wakil Rektor, para Kepala Biro, Staf dan ASN/PPPK/THL dalam lingkungan Kantor Pusat Unsrat. (FA)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat integritas dan kualitas sumber daya manusia dengan menjalin kerjasama strategis bersama lembaga penegak hukum tertinggi di Indonesia.
Itu terlihat ketika Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie berkunjung ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Rektor diterima Jaksa Agung RI ST Burhanuddin di ruang kerjanya.
Kunjungan yang berlangsung hangat dan produktif ini bertujuan untuk membahas kerjasama antara kedua institusi.
Sinergi ini difokuskan pada tiga pilar utama yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta peningkatan kesadaran hukum.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Unsrat dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa di Indonesia. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-65 di JG CenterCenter Minahasa Utara, Senin (1/12/2025).
Puncak peringatan diadakan dalam sidang senat terbuka yang turut dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, 65 tahun FEB Unsrat memberikan kontribusi nyata, dari mencetak pemimpin, pengusaha hingga pengabdian bagi bangsa dan negara.
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie bersama Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat/Bupati Minahasa Utata Joune JE Ganda
Rektor mengajak untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan dan penelitian di FEB serta terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman yang semakin cepat di era digitalisasi.
Ketua Panitia Dies Natalis ke – 65 FEB Unsrat Joune JE Ganda dalam sambutannya mengatakan, momentum 65 tahun ini tentu bukan sekedar peringatan usia, tetapi merupakan tonggak perjalanan panjang FEB sebagai salah satu pilar pendidikan yang melahirkan pemimpin-pemimpin ekonomi, birokrat, pengusaha, akademisi, inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi Sulawesi Utara dan Indonesia.
Terkait tema, Ganda yang adalah Bupati Minahasa Utara ini menjelaskan dengan tema Bertumbuh bersama dan berdampak, ini mengajak kita semua untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan di bidang akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat tetapi juga untuk memastikan bahwa pertumbuhan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat bangsa dan daerah. (FA)
Meimonews.com -Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie buka the 16th Governing Council Meeting of the Postgraduate Programme on Tropical Fisheries with International Linkage yang dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Unsrat Manado, Sabtu (29/11/2025).
Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peran lembaga pendidikan tinggi kebanggaan Bumi Nyiur Melambai ini di level akademik internasional.
Pertemuan bergengsi ini menjadi platform krusial untuk memperkuat kurikulum dan kolaborasi internasional dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang perikanan tropis.
Kehadiran Rektor dalam pertemuan Dewan Pengurus ke-16 ini menyoroti komitmen kuat Unsrat, khususnya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dalam memajukan pendidikan pascasarjana yang memiliki daya saing global.
Diharapkan, hasil dari pertemuan Dewan Pengurus ke-16 ini akan membawa inovasi KUBET signifikan bagi Program Pascasarjana Perikanan Tropis dengan Linkage Internasional, menjadikannya pusat keunggulan akademik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri perikanan dunia. (FA)
Meimonees.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie mengungkapkan, di tengah perkembangan teknologi yang serba cepat, kita turut menyaksikan sejumlah dinamika moral pemuda zaman ini.
Nilai gotong royong perlahan bergeser oleh perilaku individualistik. Media sosial yang sejatinya alat komunikasi berubah menjadi arena pertunjukkan popularitas.
Tantangan moral seperti intoleransi, ujaran kebencian, penyalahgunaan teknologi, hingga fenomena hedonisme mulai mengikis karakter luhur bangsa. Ini bukan gambaran menyeluruh, tetapi sebuah peringatan bahwa kita harus memperbaiki arah pembentukan jati diri pemuda.
Meski demikian Rektor percaya pemuda Indonesia khususnya para mahasiawa semester 1 Fakultas Pertanian Unsrat memiliki kemampuan untuk membalik keadaan.
Mahasiswa harus menunjukkan kematangan moral, menegakkan kejujuran, menumbuhkan empati, meningkatkan rasa kepedulian sosial, serta mengedepankan etika dalam setiap kesempatan.
“Jika karakter dan moral kokoh menjadi fondasi maka tidak ada tantangan yang tidak dapat dilakukan,” tegas Rektor dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado pada pembukaan Seminar Pendidikan Karakter yang diselenggarakan Faperta) Unsrat di Auditorium Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, Sabtu (29/11/2025).
Sebagai generasi penerus bangsa, sambung Rektor, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mewarisi dan menjaga nilai-nilai luhur warisan para pendiri bangsa : Pancasila sebagai pedoman etika dan cara hidup, kejujuran dalam sikap, integritas dalam perilaku serta dedikasi terhadap kepentingan masyarakat.
Para narasumber foto bersama Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy dan Panitia Seminar Ruland A. Rantung dan Adaleyda MV Lumingkewas (Ketua dan Sekretaris)
Nilai tersebut, menurut Rektor, bukan sekedar slogan, melainkan kekuatan identitas yang harus terus dijunjung tinggi. Tidak hanya sebagai penerus, mahasiswa juga adalah generasi pengganti yang kelak memegang peranan strategis dan kepemimpinan bangsa. Karena itu, perguruan tinggi harus menjadi tempat untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membangun karakter.
“Selain menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mahasiswa harus senantiasa memperkuat kecerdasan spiritual, sosial dan emosional. Pemimpin masa depan yang hebat tidak hanya cerdas berpikir tetapi juga bijaksana bertindak,” ujar Tooy mengutip sambutan Rektor.
Lebih jauh dari itu, tambah Rektor pada seminar yang mengusung tema Mahasiswa Unsrat berkarakter Pancasila yang semakin unggul, inovatif, bermakna dan berkelas internasional, mahasiswa adalah generasi pembaharu yang ditunggu kontribusinya. Dalam dunia yang terus berubah, mahasiswa harus menghadirkan gagasan-gagasan baru dan berani melakukan inovasi.
“Persoalan bangsa yang begitu kompleks membutuhkan solusi kreatif yang hanya dapat lahir dari keberanian intelktual pemuda Indonesia. Dan di atas semua itu, mahasiswa adalah semangat bangsa,” sebutnya.
Dikemukakan, energi yang mampu membangkitkan optimalisme nasional. Fisik yang prima, pemikiran yang progresif serta hasrat belajar yang tinggi adalah modal besar untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Mar kita bulatkan tekad, melangkah bersama sebagai mahasiswa yang semakin unggul, inovatif, bermakna dan berkelas internasional. Dengan ilmu di kepala, karakter di dada dan semangat di setiap langkah kita, mari kita wujudkan Indonesia yang maju, adil dan sejahtera,” ajak Rektor.
Seminar yang diikuti sekitar 300 mahasiswa Semester 1 Faperta Unsrat ini menghadirkan tiga narasumber yakni Kezia Theresia Mandagi (mantan Putri Tomohon) dan Marsda TNI Jorry S. Koloay (Komandan Sesko AU) di sesi yang membahas Pendidikan karakter bela negara, serta Maya Rumantir (Anggota DPD RI) di sesi yang membahas Pendidikan karakter untuk pengembangan diri.
Mandagi membawakan materi Generasi muda yang berkarakter sebagai fondasi untuk keutuhan bangsa, Marsda Koloay tentang Menanam semangat bela negara dan cinta Tanah Air di kalangan generasi muda pertanian sementara Rumantir tentang Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila bagi kaum generasi muda untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. (FA)
KMeimonews.com – Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat melaksanakan pemilihan dekan (Pildek) untuk masa jabatan tahun 2026 – 2030.
Acara pildek dilakukan dalam sidang senat fakultas yang dipimpin Ketua Senat Jeremias Tjakra di ruang rapat fakultas, Kamis (27/11/2025) dan turut dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, pengguna 35 persen suara.
Dari 3 calon yang ikut dalam kontestasi ini, Liany Amelia Hendrata meraih suara terbanyak sehingga terpilih sebagai Dekan Fatek Unsrat untuk masa empat tahun, menggantikan Fabian J. Manoppo (dekan saat ini).
Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie saat menggunakan hak pilihnya (35 persen)
Liany mendapat 24 suara sementara sedangkan Steenie E. Wallah dan Steeva G. Rondonuwu masing-masing memperoleh 3 suara.
Suara yang memilih tersebut sudah termasuk 35 persen suara dari Rektor Unsrat yang langsung digunakan oleh Rektor. Ada dua anggota senat yang tidak hadir dalam pemilihan tersebut. (FA)
Meimonews.com – Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berharap melalui Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 akan lahir pemikir-pemikir muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.
Selain itu, membawa solusi nyata dan aktif berkontribusi dalam mewujudkan visi Ekonomi Biru dan Hijau untuk Sulawesi Utara yang lebih makmur dan lestari.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Liga Debat Mahasiswa Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat dan Unima di Luwansa Hotel Manado, Kamis (27/11/2025).
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berjabat tangan dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie
Mendampingi Gubernur pada acara pembukaan tersebut adalah Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, Wakil Rektor 1 Unima Mister Gideon Maru (mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey) dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang
Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Sulut untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, dan menyuarakan ide-ide konstruktif.
Harapan yang disampaikan Gubernur tersebut sesuai tema yang diangkat dalam kegiatan itu yakni Menenun masa depan ekonomi biru dan hijau : Peran mahasiswa Sulawesi Utara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Tema ini mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk fokus pada dua pilar utama pembangunan masa depan Sulut yakni ekonomi biru (blue economy dan ekonomi hijau (green economy).
Pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan, mengingat Sulut memiliki potensi maritim yang sangat besar. Pembangunan yang berfokus pada kelestarian lingkungan, efisiensi sumber daya, dan inklusivitas sosial.
Gubernur menekankan bahwa mahasiswa adalah motor penggerak utama yang akan membawa ide-ide segar dan inovatif untuk memastikan pembangunan di Sulut tidak hanya pesat, tetapi juga bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kehadiran orang penting di Sulut menunjukkan dukungan kuat pemerintah daetahbfan institisi akademik terhadap pengembangsn potensi kepemimpinan dan kemampuan komunikasi mahasiswa, (FA)