Meimonews.com – Universiras Sam Ratulangi (Unsrat) Mamado mengadakan Rapat Kerja (Raker) dan penandatanganan kontrak kinerja Tahun 2026 di ruang rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (12/3/2026).

Dalam raker dibahas program kerja untuk tahun berjalan ini (2026) termasuk menindaklanjuti program Kementerian Pendidiksn Tinggi, Sains dan Teknologi Republk Indonesia (Kemendiktiaantek RI).

Tema yang diangkat dalam Raker ini adalah Transformasi kampus berdampak menuju Unsrat semakin unggul, berbudaya dan berstandar internasional.

Di momen Raker, diadakan penandatanganan kontrak kinerja tahun 2026 yang dilakukan oleh Pimpinan Unsrat, mulai dari Rektor, Wakil-wakil Rektor hingga para Dekan Fakultas se-Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjelaskan, Rapat Kerja Tahun 2026 ini merupakan forum strategis bagi kita semua untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perumusan langkah-langkah bagi pengembangan Unsrat ke depan.

Terkait tema Raker, Rektor mengatakan, tema ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk terus melakukan transformasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sehingga Unsrat tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pembangunan daerah, serta kemajuan bangsa. (FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan tema Transformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak di Training Center Unima, Tondano, Kamis – Sabtu (21-23/8/2025).

5 (lima) narasumber (narsum) penting dihadirkan pada kegiatan yang diikuti hampir 30O peserta yang merupakan pimpinan dan staf serta perwakilan mahasiswa Unima.

Kelima narsum tersebut adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Irien Kemdiktisaintek Chatarina Muliana, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Irjen Kemeiktisaintek Chatarina Muliana

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemerintah Provinsi Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Jhony Suak.

Acara tiga hari ini dibuka pelaksanaannya oleh Irjen Kemdiktisaintek, yang didahului sambutan Ketua Panitia Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2) dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Rektor Unima Joeeph Philip Kambey

Dalam Raker ini, selain pemaparan dari 5 narsum tersebut, para Wakil Rektor dan perwakilan lembaga/satuan kerja yang ada di lingkungan Unima memaparkan pagu anggaran dan sinkronisasi pagu anggaran.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Foto bersama usai Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memberikan materi

Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, Raker ini merupakan momen penting dalam perumusan arah strategis dan pengembangan institusi kita (Unima – Red) ke depan.

“Rapat kerja ini bukan sekedar agenda tahunan, tetapi merupakan platform bersama untuk merefleksikan pencapaian, mengidentifikasi tantangan serta menyusun langkah-langkah strategis yang konkrit dan terukur dalam mencapai visi dan misi universitas, Unima unggul, mandiri, kompetitif dan enterpreneurial,” ujarnya.

Raker ini, tambah Rektor, bukan sekedar forum evaluasi dan perencanaan. Raker ini merupakan momentum untuk menyatukan visi, menyelaraskam langkah dan membangun komitmen kolektif menuju universitas yang unggul, inklusif dan berdampak.

Terkait tema, Rektor menegaskan, tena yang diangkat yakni Transformasi Tata Kelola Pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak bukan sekedar rangkaian kata.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey saat memberikan sambutan

Tema ini, menurutnya, adalah seruan perubahan, arah kebijakan sekaligus komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola pendidikan tinggi yang relevan dengan dengan tantangan.zaman, berpihak pada keadilan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Irjen Kemdiktisaintek dalam sambutannya mengungkakan, tema Raker ini sangat tepat dan relevan dengan tantangan dunia pendidikan tinggi hari inii, di mana universitas dituntut bukan hanya unggul dalam akademik tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola yang bersih transparan dan akuntabel.

Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Raker Unima

Raker ini, menurutnya, bukan sekedar forun administrasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta memastikan arah pembangunan kampus berjalan seiring dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi.

“Dalam konteks ini, Unima memiliki peran penting sebagai lokomotif transfornasi pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia khususnya di Sulawesi Utara,” tandas mantan Plt. Rektor di tiga universitas termasuk Unima

Sebagai Irjen, Chatarina berharap agar Unima semakin memantapkan langkahnya sebagai PTN BLU (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum – Red). Status BLU adalah peluang untuk mendorong fleksibilitas pengelolaan keuangan yang akuntabel untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas sehingga menuntut komitmen integritas yang tinggi dari pimpinan PTN BLU dan seluruh jajaran dalam mewujudkan tansformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak (tema Raker – Red).

Irien berharap pula seluruh pimpinan Unima segera melakukan sinkronisasi seluruh program kampus dengan kebijakan strategis dan prioritas Kemeiktisaintek. Baik dalam hal transformasi digital penguatan tridharma perguruan tinggi maupun pengembangan ekosistem riset dan inovasi.

“Sinkronisasi ini akan menentukan setiap langkah Unima lebih terarah, terukur, dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Asta Cita Presiden (Prabowo Subianto – Red) untuk penguatan SDM Indonesia yang unggul dan peningkatan kualitas sains dan teknologi,” ujar mantan Kajari Bekasi dan Karo Hukum KPK ini. (FA)

Meimonews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado mengadakan Rapat Kerja (Raker) di aula kantor tersebut, Selasa (22/4/2025).

Raker yang dipimpin Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga di dampingi beberapa pejabat di antaranya Mursid Pangalima (Sekretaris) ini diikuti sekitar 40 orang yakni para PNS, P3K, THL dan magang di lingkungan BPBD Manado.

Hasil rapat kerja mencakup beberapa poin penting yang relevan dengan kinerja BPBD sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan tugas.

Dalam Raker ini, ada 5 poin penting yang dibahas. Pertama, Evaluasi Kinerja BPBD. Realisasi program: membahas capaian program kerja berdasarkan target yang telah ditetapkan dalam SKP.

Identifikasi kendalanya adalah mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, seperti kurangnya sumber daya manusia, peralatan, atau koordinasi lintas sektor.

Solusi perbaikan yakni mengusulkan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi kendala tersebut.

Kedua, perencanaan dan strategi ke depan. Prioritas program adalah menentukan prioritas kegiatan untuk periode berikutnya, seperti pelatihan kebencanaan, simulasi, atau pengadaan alat.

Selain itu, koordinasi antar-Instansi yakni memperkuat kerjasama dengan instansi lain, termasuk TNI, Polri, PMI, dan komunitas lokal.

Terkait anggaran, membahas realisasi dan kebutuhan anggaran untuk memastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan dana.

Ketiga, hal-hal yang perlu diperhatikan yakni pncegahan dan mitigasi berupa memastikan program pencegahan dan mitigasi bencana mendapat perhatian utama.

Selain itu, kesiapan penanganan darurat berupa mengevaluasi kesiapan tanggap darurat, termasuk sistem komunikasi, logistik, dan jalur evakuasi.

Selain itu, meningkatan kapasitas SDM berupa melakukan pelatihan berkala untuk meningkatkan kemampuan personel BPBD dalam menghadapi situasi darurat.

Untuk kepatuhan terhadap regulasi berupa memastikan seluruh program kerja sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku, seperti UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Keempat, evaluasi kejadian bencana. Analisis kejadian yakni membahas data kejadian bencana terbaru, termasuk penyebab, dampak, dan tindakan yang telah dilakukan.

Rekomendasi tindakannya adalah menyusun rekomendasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan di masa depan.

Kelima, rekomendasi dan tindak lanjut yakni mmbuat daftar rekomendasi untuk dilaksanakan oleh semua bagian di BPBD, membuat tim-tim kerja /satgas utk turun ke lapangan mengecek data data bencana

Di kesempatan itu, Kalak mengingatkan kinerja ASN, di mana.sesusai arahan Walikota yang berdasar pada Permenpan RB No. 6 tahun 3023 tentang pengelolaan ASN, ASan harus berkinerjs yang dibuktikan dengan pelaporan kinerjs dan adanya ekspektasi pimpinan. (Afer)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2024 yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (29/2/2024).

Tema yang diangkat dalam Raker yang dihadiri Wakil-wakil Rektor dan pimpinan unit kerja, pimpinan dan staf lembaga Unsrat dan pimpinan Fakultas se-Unsrat dan undangan lainnya ini adalah Academic Discipline and Student Services Towards The Internalization of Unsrat.

Dengan tema ini, sebut Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berusaha mewujudkam Unsrat sebagai universitas yang berada di ekosistim internasional melalui disiplin dalam proses akademik yang berbasis pada layanan mahasiswa.

Dengan tema tersebut, ada empat yang yang diingatkan Rektor. Pertama, para dosen harus memberikan keteladanan dan pedoman serta berusaha menumbuhkan budaya akademik yang bebas berinovasi dalam pengembangan keilmuan mereka melalui peningkatan kompetensi sehingga seluruh mahasiswa dapat mewujudkan cita-cita yang tinggi dan menempa jalannya sendiri di masa depan.

Kedua, para dosen harus membantu mahasiswa untuk menjadi individu yang berpikiran mandiri, menghormati individualitas mereka sambil mendorong  agar mampu bekerjasama dengan kelompok serta memperlakukan mereka setara dengan manusia.

Ketiga, pimpinan fakultas harus dengan jelas tujuan pembelajaran, melakukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan dan mendukung pembelajaran yang berbasis pada peningkatan kemampuan literasi mahasiswa.

Keempat, dosen harus secara terbuka memberikan kriteria penilaian akademik yang jelas kepada mahasiswa dan memberikan penilaian yang adil sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kemampuan pembelajaran  mahasiswa.

Rektor mengemukakan, tahun 2024 ini, Unsrat akan mulai membuka kelas internasional melalui kerjasama dengan Wuhu Institute Technology dan Monash University.

“Dalam upaya untuk mewujudkan internasionalisasi Unsrat maka infrastruktur akan difokuskan pada fasilitas yang berstandar internasional dan pelayanan mahasiswa dan melakukan akreditasi internasional untuk semua program studi yang layak untuk itu,’ ujarnya.

Rektor berharap, tahun 2024 ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Bersama-sama berusaha mencapai internasionalisasi Unsrat yang Unggul dan Berbudaya.

Di awal sambutannya, Rektor mengungkapkan, tahun 2023 telah kita selesaikan dengan capaian baik di bidang akademik, kemahasiswaan dalam pengelolaan administrasi umum.

Oleh karenanya,Rektor menyampaikan terima kasih kepada pimpinan unit kerja, para dosen, tenaga kependidikan dan seluruh mahasiswa yabg telah bersama-sama menunjukkan integritas dalam membangun Unsrat.

Tak lupa pula disampaikan penghargaan kepada Dewan Pengawas yang selalu melakukan evaluasi bahkan memberikan koreksi terhadap proses manajemen di Unsrat. (FA)