Meimonews.com – Sejumlah keluarga dari beberapa kelurahan yang ada di Kota Manado mendapat sembako dari PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob.

Penyerahan bantuan sembako tersebut dilakukan Pengurus PPP Brimob dengan mengunjungi langsung rumah-rumah keluarga yang akan dibantu, Sabtu (17/9/2022).

Keluarga-keluarga tersebut tinggal di Kelurahan Sario Kotabaru, Teling, Wenang dan Tikala Ares. Ada keluarga yang tadinya tinggal di dekat rusunawa namun sudah tidak di lokasi tersebut.

Keluarga yang dikunjungi terlihat kaget dengan kunjungan Pengurus PPP Brimob yang tiba-tiba datang dan memberikan bantuan, tanpa memberitahukan terlebih dahulu.

Keluarga yang mendapat bantuan sangat berterima kasih dengan kedatangan langsung ini sekaligus memberikan bantuan yang sangat bermanfaat bagi mereka.

“Terima kasih atas kunjungan tiba- tiba ini. Terima kasih sudah memberikan bantuan ini, yang terus terang sangat bermanfaat bagi kami,” ujar seorang bapak penerima bantuan. Penerima bantuan lainnya mengungkapkan hal senada.

Kegiatan berbagi kasih ini dilaksanakan PPP Brimob menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut Tahun 2022. Sumbangan ini berasal dari Agustinus Revo K dan Frans Hendrik K.

Kegiatan berbagi kasih ini, merupakan wujud kepedulian PPP Brimob bagi keluarga yang memang membutuhkan bantuan, apalagi Pandemi Covid-29 belum berakhir.

Kegiatan seperti ini, pernah pula dilakukan PPP Brimob saat awal-awal Pandemi Covid-19. Penyerahan bantuan dilakukan pula dari rumah ke rumah oleh pengurus PPP Brimob.

Ketua PPP Brimob berterima kasih kepada Ibu Marietha Kuntag, Ibu Elisabet Kambey, Ibu Yuni Wahyuni Srikandi dan Pak Ciprianus Larira yang telah merekomendasikan nama-nama keluarga yang perlu dibantu tersebut. (**)

Meimonews.com – Sekitar 250 siswa kelas tiga SMA Negeri 3 Tondano mendapat Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob bekerjasama dengan pimpinan sekolah tersebut, Jumat (9/9/2022).

Narasumber kegiatan yang diadakan di aula sekolah tersebut adalah Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulut Brigjen Pol. Drs. Victor Jefry Lasut, MM dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Dalam pemaparan materinya, Brigjen Pol. Lasut menjelaskan tentang apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya serta bagaimana peredarannya dan upaya yang telah dilakukan BNN dalam kaitannya dengan pencegahan dan pemberantasan serta upaya rehabilitasi bagi mereka yang telah dipapar narkoba.

Terkait dengan pengedaran narkoba, mantan Direskrimum Polda Sulut ini menegaskan, peredaran gelap narkoba di Indonesia khususnya di Sulut, ada yang melalui udara, laut maupun darat. “Dan, banyak modus pengedarannya,” ujar Brigjen Lasut

Sasaran pengedaran narkoba, sebutnya, bukan hanya orang dewasa tapi juga ada anak-anak. Belum lama ini, ungkapnya, ada anak SD berusia 10 tahun telah diketahui menggunakan barang berbahaya ini.

Oleh karena itu, Brigjen Lasut senang dan mengapresiasi di sekolah ini ada kegiatan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba. “Saya berharap, sekolah ini akan ada pencanangan sebagai sekolah bersinar (bersih dari narkoba),” pintanya.

Dalam penyampaian materinya, Kalesaran berharap para siswa di sekolah ini tidak coba-coba pakai, apalagi pakai teratur. Sebab, hal itu akan merusak masa depan para siswa sendiri.

“Bila para siswa sudah menggunakan narkoba, maka masa depan adik-adik akan terganggu, akan rusak. Kasihan, orangtua kirim adik-adik ke sekolah untuk mendapat bekal masa depan, menjadi orang yang berguna di masa mendatang, namun bisa terganggu bila adik-adik  menyalahgunakan narkoba itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk fokus belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyak di sekolah, aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler serta memperkuat keimanan dan rajin beribadah, masuk gereja/tempat ibadah.

Sebelum penyampaian materi, Kepala SMA Negeri 3 Tondano Deny Pakasi di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Willem Yanrewav dan guru Joubert Supit memberi kata pengantar kegiatan.

Pakasi menegaskan, pihaknya merespon kerjasama dengan PPP Brimob untuk mengadakan kegiatan sosialisasi itu karena adanya keinginan untuk membuat sekolah ini terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Makanya, ketika Rabu (7/9/2022) dihubungi pak Lexie Kalesaran, Pengurus PPP Brimob dan penggiat anti narkoba untuk rencana mengadakan sosialisasi di sekolah ini, saya langsung meresponsnya,,” ujar Pakasi.

Mengapa langsung diresponsnya ? “Supaya sekolah ini bersih dari narkoba. Siswa-siswa di sekolah ini tidak ada yang memakai narkoba, apalagi menjadi pengedar,’ tambah pimpinan sekolah yang kreatif dan enerjik ini.(af)

Meimonews.com – Belasan Bunda dan Yanda (pendidik) Pembinaan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Gugus 4 Kecamatan Mapanget ikut Diseminasi Informasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dan Tiblantas (Tertib Berlalulintas).

Kegiatan yang diadakan di PAUD Pinaesaan, Griya Paniki Indah, Mapanget, Selasa (6/9/2022) itu diselenggarakan Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dengan pembicara/narasumber  Lexie Kalesaran (Pengurus PPP Brimob).

Kegiatan yang dipandu Elinda Rugian (Ketua PAUD Gugus 4 Kecamatan Mapanget dan Pengurus PPP Brimob) ini turut dihadiri Ketua PKG PAUD Kecamatan Mapanget Meilan Lengkong.

Kalesaran memaparkan tentang pentingnya upaya pencegahan dini baik masalah narkoba maupun masalah terkait dengan ketertiban berlalulintas (tiblantas) dan keamanan dan keselamatan (kamsel).

Diungkapkan, lebih baik mencegah terjadinya penyalahgunaan  dan peredaran gelap narkoba serta dampak yang ditimbulkan karena tidak tertib berlalulintas daripada hal-hal tersebut sudah terjadi, baru kemudian disadari karena pengaruhnya yang sangat merugikan.

Dan sebagai lembaga pendidikan dini, Kalesaran berharap, para Bunda dan Yanda berkepentingan pula (di samping tugas pembelajaran pendidikan PAUD) untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dan tiblantas bagi anak-anak di PAUD masing-masing.

“Kiranya Bunda dan Yanda berkenan menyempatkan waktu untuk adanya sosialisasi bahaya narkoba dan tiblantas di PAUD,” harapnya, yang langsung mendapat respons dari pimpinan PUAD. (af)

Meimonews.com – Sebanyak 50-an siswa SD GMIM 34 Manado mendapat sosialisasi tentang  Tiblantas (tertib berlalulintas) dan Kamsel keamanan dan ketertiban) yang dilaksanakan PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob, Jumat (26/8/2022).

Kegiatan sosialisasi diadakan di dalam ruangan kelas dan di halaman sekolah yang terletak di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Manado.

Pembicara/narasumber sosialisasi adalah Staf Satlantas Polresta Manado Ipda Noviandy Hiola dan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Pemaparan materi dilakukan dengan peragaan rambu-rambu lalulintas di dalam kelas dan diisi pula dengan praktik menyeberang zebra cross oleh semua siswa baik perseorangan, berdua, bertiga bahkan berempat di halaman sekolah.

Para siswa terlihat antusias baik saat pemaparan materi di kelas karena dilakukan pula dengan dialog/tanya-jawab serta praktik langsung di lapangan (halaman sekolah).

Kepala SD GMIM 34 Manado Telly Timpaulu sangat berterima kasih dengan adanya sosialisasi yang dilakukan PPP Brimob dengan menghadirkan dua pembicara/narasumber termasuk dari Satuan Lantas Polresta Manado (pimpinan AKP Noldy Undap).

“Terima kasih atas kesediaan ini. Terima kasih karena sudah memberikan informasi berkaitan dengan keamanan dan keselamatan berlalulintas dan tertib berlalulintas,” ujar Timpaulu di awal kegiatan.

Informasi dalam bentuk sosialisasi ini, sebut Timpaulu, sangat penting bukan hanya untuk saat ini tapi juga untuk ke depannya. (af)

Meimonews.com – Setelah terhenti karena pandemi Covid-19 maka di situasi yang kondusif ini, kembali PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob mengadakan sosialisasi Tiblantas (Ketertiban Berlalulintas) dan Keselamatan Berlalulintas (Kamsel) bagi anak usia dini.

Kali ini, yang mendapat sosialisasi.adalah siswa SD Katolik 21 Gunung Tabor Pakowa Manado. Kegiatan yang dilaksanakan, Jumat (19/8/2022) di kompleks sekolah diikuti 70-an siswa kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, yang di dampingi sejumlah guru.

Kegiatan yang menampilkan narasumber/pemateri Lexie Kalesaran (Ketua PPP Brimob) dan Ipda Noviandy Hiola ini diawali pengantar kata oleh Kepala SD Katolik 21 Gunung Tabor Pakowa Linda Lelet.

Lelet menyambut positif kegiatan ini yang bertujuan memberi informasi dini dan bermanfaat jangka panjang kepada para siswa di sekolahnya, walau baru untuk kelas 1 sampai kelas 3.

“Terima kasih kepada PPP Brimob yang berkenan mengadakan sosialisasi Tiblantas dan Kamsel di sekolah kami. Terima kasih pula untuk para pembicara,” ujar Lelet.

Kegiatan ini, penting bukan hanya saat ini tapi juga untuk ke depannya. Pemberian informasi secara dini ini, menurutnya, sangat penting baik untuk bekal masa depan tapi sekaligus juga bisa langsung dirasakan saat ini, untuk keselamatan siswa itu sendiri karena sedari dini mereka sudah mengetahuinya dan bisa langsung diterapkan sepulang sekolah.

Pemaparan materi tidak hanya secara lisan tapi diikuti pula dengan pemaparan alat-alat peraga rambu-rambu lalulintas dan praktik berlalulintas diberikan pembawa materi kepada para siswa yang terlihat senang.

Lebih menarik, saat praktik menyeberang jalan melewati zebra cross yang dipandu Ipda Hiola di dampingi Kalesaran dan Lelet, terlihat para siswa merasa gembira/senang, bahkan ingin mengulangi lagi, namun karena keterbatasan waktu maka hanya diberikan sekali saja tapi diikuti semua siswa.

Orangtua/wali siswa, karena merasa senang, terlihat mengambil gambar dan membuat video ketika para siswa praktik menyeberang jalan yang dipandu pemateri.

Kasat lantas Polresta Manado AKP Noldy Undap  memberikan respons positif terhadap kegiatan ini dan menugaskan personilnya yakni Ipda Noviandy Hiola untuk hadir dan memberikan materi pada kegiatan sosialisasi tersebut. (elka)

Meimonews.com – Tahun 2022 baru saja dimasuki. Sejumlah harap ingin dicapai / terwujud di tahun baru ini.

Sejumlah resolusi tentu diharap baik perorangan maupun kelompok orang atau organisasi.

Perhimpunan Putra Putra (PPP) Brimob, lewat Linda Rugian berharap ada sejumlah hal bisa terwujud di tahun 2022.

“Ada empat resolusi dari PPP Brimob di tahun 2022,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, baru-baru.

Keempat resolusi tersebut adalah pertama, Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) terpelihara dengan baik. Kedua, penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba berkurang.

Ketiga, Pelanggaran lalulintas berkurang. Keempat, kerukunan makin mantap.

Sementara itu, Komunitas Tolak Narkoba (KTN) lewat Jenny Kombaitan mengungkapkan, ada resolusi KTN untuk tahun 2022.

“Resolusi 2022, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba berkurang. Stop, tolak, brantas rame-rame,” ujar Kombaitan, ketika ditemui terpisah. (af)

Meimonews.com – Pengurus Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob dan Pengurus Komunitas Tolak Narkoba (KTN) menyampaikan selamat Natal kepada umat Kristiani di manapun berada.

“Atas nama Pengurus dan Anggota PPP Brimob, saya menyampaikan selamat Natal Yesus Kristus kepada mereka (umat Kristiani) yang merayakannya,” ujar Linda Rugian (Pengurus PPP Brimob) di Manado, Sabtu (25/12/2021).

Ditemui Meimonews.com, Linda berharap, semoga Natal Yesus Kristus yang dirasakan ini akan membawa sukacita bagi kita sekalian.

“Semoga momen kelahiran Yesus, Sang Juru Selamat akan membawa damai sejahtera pa torang samua (kita semua – Red),” sebut Linda.

Hal yang sama disampaikan Jenny Kombaitan di kesempatan terpisah. Salah pengurus KTN ini menyampaikan Selamat Natal Yesus Kristus bagi mereka yang merayakan.

“Selamat Natal bagi mereka yang merayakan. Semoga damai dan sukacita Natal menyertai mereka yang merayakannya. Tuhan memberkati ! kata Jenny.

Baik Linda maupun Jenny mendukung keluarnya surat edaran dari Pemerintah yang berharap tidak ada open house di momen Natal sebagai upaya pencegahan penyebarluasan Covid-19. (af)

Meimonews.com – Puluhan warga khususnya generasi muda dan perangkat desa Kobar (Koha Barat) Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa mendapat sosialisasi Bahaya Narkoba yang dilaksanakan PPP (Perhimpunan Putra Putri) Brimob.

Tampil sebagai narasumber/pembicara adalah Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran yang membawakan materi Bahaya Narkoba dan Kepala Seksi Pencegahan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Sulut Melky D. Kakomore tentang Upaya Pemerintah/BNN dalam P4GN.

Kegiatan yang diadakan di tenda depan kantor desa yang dihadiri Bripka Tri Purba (Bhabinkamtibmas desa setempat) itu diawali kata pengantar oleh Hukum Tua Anthonius Sulu

Dalam kata pengantarnya, Hukum Tua Kobar Anthonius Sulu, mengungkapkan, sosialisasi ini sangat penting dan sangat bermanfaat bagi pemerintah dan warga di desa Kobar. Itulah sebabnya, pihaknya mengapreasi dan berterima kasih kepada pimpinan PPP Brimob yang telah berinisiatif, memprakarsai sosialisasi ini.

“Saya berharap, dengan adanya sosialisasi maka tidak akan ada warga di desa Kobar yang menggunakan narkoba, yang menyalahgunakan narkoba karena sudah tahu tentang bahaya narkoba tersebut,” ujarnya.

Dalam pemaparan materinya, Ketua PPP Brimob antara lain menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenisnya, dampak yang ditimbulkan termasuk sanksi pidana bagi penyalahguna dan pengedar/bandar, peranserta masyarakat dalam P4GN (pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba).

Penggiat dan Relawan Anti Narkoba Sulut ini berharap, warga Kobar tidak akan ada yang menyalahgunakan narkoba karena dampak yang diakibatkan sangat berbahaya.

“Lbih baik jangan coba-coba pakai narkoba. Sebab akibat yang ditimbulkan sangat besar. Antara lain merusak otak atau saraf dan kesehatan bagi yang menggunakan tapi juga keluarga, masyarakat, bahkan daerah/bangsa akibat dari penyalahgunaan narkoba,” harap Kalesaran.

Diharapkan kepada warga yang telah ikut sosialisasi ini untuk memberikan informasi atau sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada saudara, teman atau warga lainnya.

“Dengan semakin banyak warga atau orang yang mengetahui tentang bahaya narkoba dan tidak coba-coba pakai maka diharapkan penyalahgunaan narkoba semakin berkurang, bahkan tidak ada lagi di daerah ini, ” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kasie Pencegahan Bid. P2M BNN Sulut Melky D. Kakomore. “Semoga tidal ada warga di desa ini yang menggunakan narkoba karena sangat berbahaya,” ujarnya.

“Lebih baik jangan coba-coba pakai. Sebab akan merugikan diri sendiri, keluarga bahkan bangsa,”ujar Kakomore.

Pada kesempatan tersebut, Kakpmore menjelaskan pula tentang Inpres No. 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

Pada momen tersebut, Kalesaran menyampaikan pula soal kamtibmas dan upaya pencegahan penyebaran covid-19 termasuk menjelaskan upaya Polri dalam pencegahan tersebut termasuk pencegahan kaster baru dalam momen Pilkada Serentak 2020 sebagaimana dituangkan dalam Maklumat Kapolri No. 3 Tahun 2020 yang dikeluarkan 21 September 2020.

Pelaksanaan sosialisasi ini tetap mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. (AF)