Meimonews.com – Satuan-satuan kerja dan pereonil di lingkungan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Manado yang melakukan prestasi membanggakan mendapat anugerah berupa penghargaan.

Penghargaan diserahkan Kapolresta Manado saat apel di halaman Mapolresta Manado.

Penghargaan kali ini (Senin, 14/4/2025) diserahkan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait kepada dua Satker yakni Polsek Pineleng dan Polsek Pelabuhan Manado sementara personil yang mendapat penghargaan berjumlah 8 (delapan) orang.

Satuan kerja (Satker) yang diberikan penghargaan karena kinerja dan dedikasi yang menonjol dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Untuk personil yang diberikan penghargaan adalah bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kapolresta Manado menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang telah menunjukkan kinerja terbaik.

Penghargaan ini adalah bentuk motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh personil agar terus berprestasi dan menjaga nama baik institusi,” ujarnya pada apel yang dihadiri para pejabat utama Polresta Manado, Kapolsek jajaran, dan seluruh personil yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut. (AF)

Meimonews.com – Ratusan liter minuman keras (miras) jenis captikus yang berasal dari kepulauan Ternate berhasil diamankan tim Polsek Pelabuhan Manado, Minggu (12/1/2025).

Miras dalam bentuk kemasan 8 dus tersebut diamankan tim Polsek Pelabuhan saat melaksanakan operasi peredaran minuman beralkohol dan berbahaya di kapal yang baru tiba dari pelabuhan Ternate.

Operasi yang dilaksanakan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengungkapkan, dalam operasi ini pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras jenis cap tikus.

“Operasi ini kami lakukan sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat terkait maraknya peredaran minuman keras di wilayah hukum Polresta Manado. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga,” ujarnya.

Barang bukti tersebut telah diamankan di Mako Polsek Pelabuhan dan pemilik sudah diserahkan ke Unit Narkoba Polresta Manado dan dibuatkan laporan polisi.

Dijelaskan, operasi semacam ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi gangguan keamanan yang ditimbulkan oleh peredaran miras dan barang berbahaya.

Kepada masyarakat diimbau untuk melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Operasi ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan upaya Polsek dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah mereka. (AF)

Meimonews,com – Polsek Pelabuhan Manado yang dipimpin Kapolsek Ipda Rinto RM Langi melaksanakan operasi razia terhadap minuman keras (miras), barang ilegal, dan barang berbahaya lainnya di kawasan Pelabuhan Manado, Minggu (15/12/2024, pukul 08.00 hingga 10.00 Wita.

Operasi ini meliputi pemeriksaan beberapa kapal yang sedang bersandar dan baru tiba dari Kepulauan Tahuna dan Talaud.

Dalam pemeriksaan di Dermaga 3 Pelabuhan Manado, petugas menemukan tujuh dus minyak tanah yang dikemas dalam berbagai wadah.

Rinciannya adalah enam dus berisi botol aqua ukuran 1.500 ml dengan total 135 liter, dan satu dus berisi kemasan plastik bening sebanyak 20 liter. Total barang bukti yang diamankan adalah 155 liter minyak tanah.

Barang bukti tersebut telah diserahkan kepada Kanit 3 Reskrim Polresta Manado Iptu Putut Wiyono untuk proses lebih lanjut. Namun, pemilik barang hingga kini belum diketahui, dan penyelidikan masih terus dilakukan.

Kegiatan razia ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Siraih untuk menekan gangguan keamanan dan pencatatan masyarakat (Kamtibmas) akibat peredaran miras di wilayah hukum Polsek Pelabuhan. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Pelabuhan Polresta Manado menggelar Operasi Terpadu yang melibatkan instansi terkait yakni KSOP Manado, KKP Manado, Badan Karantina Indonesia Pelabuhan dan Pelindo IV, Rabu (20/9/3023).

Operasi ini dilakukan sebagai langkah serius untuk meminimalisir peredaran minuman keras ilegal yang menjadi ancaman bagi masyarakat.

Mereka menyisir beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan minuman keras ilegal yang akan diselundupkan.

Dan, dalam pelaksanaan operasi ini, sejumlah miras siap diselundupkan berhasil disita tim Operasi Terpadu.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kapolsek Pelabuhan Iptu Bintang Yudha mengatakan, operasi ini telah melibatkan sekitar 30 petugas dari berbagai instansi.

“Kami telah melaksanakan operasi ini sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang peredaran minuman keras ilegal di sekitar wilayah pelabuhan yang akan diselundupkan. Hasil operasi ini sangat memuaskan,” kata ujar Bintang.

Dalam operasi tersebut, sebutnya, petugas berhasil menyita sejumlah besar miras ilegal jenis cap tikus yang akan diselundupkan melalui kapal ke daerah kepulauan dan miras ilegal tersebut disita sebagai barang bukti dan akan dijadikan alat bukti dalam proses hukum.

Dijelaskan, operasi terpadu ini, menurutnya, menjadi bukti komitmen pihak kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat.

Pihak berwenang berharap, tindakan seperti ini akan memberikan efek jera kepada para pelaku peredaran minuman keras ilegal dan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman. (AF)

Meimonews.com – Langkah antisipatif dilakukan Polsek Pelabuhan Polresta Manado menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Rabu (21/12/2022).

Langkah antisipasi tersebut berbentuk pengawasan terhadap mobilisasi penumpang dan barang keluar dan masuk di Pelabuhan Manado.

Sejumlah personil Polsek Pelabuhan Manado diterjunkan dalam patroli rutin guna mengawasi lonjakan arus penumpang dan penumpukan barang menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru) tersebut. Tercatat, ada empat personil yang diterjunkan.

“Tujuan patroli ini untuk mewaspadai penumpukan penumpang, kelebihan jumlah penumpang di kapal dan barang-barang berbahaya lainnya,” ujar Kapolsek Pelabuhan Manado Iptu Repy Samel.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, kegiatan yang dilakukan Polsek Pelabuhan ini merupakan bentuk pencegahan dini, mengingat Kota Manado merupakan kota paling banyak dikunjungi masyarakat untuk sekedar liburan dan berbelanja.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi prokes serta imbauan kamtibmas sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Kapolresta Manado. (AF)